Pewaris Tahta Surgawi

Pewaris Tahta Surgawi
Rencana Chen Feng


__ADS_3

Sementara itu Chen Feng dan seluruh jenius jenius dari kerajaan Xuan kini telah menemukan tempat peristirahatan yang nyaman bagi mereka.


Kemudian pangeran Lan menghampiri Chen Feng.


"Pengawal Chen!" sapa pangeran Lan.


"Ada apa pangeran? Apakah ada sesuatu hal yang penting?" tanya Chen Feng penasaran.


"Tidak, tidak pengawal Chen."


Kemudian dengan nada yang lirih dan terbata-bata, pangeran Lan pun meminta maaf kepada Chen Feng.


"Pengawal Chen. Maafkan aku karena sebelumnya aku telah berbuat sesuatu yang tidak menyenangkan kepadamu." mohon pangeran Lan meminta maaf.


"Oh ternyata soal itu, pangeran tidak perlu menganggapnya serius, aku bahkan tidak memikirkan hal itu. Dan lagi Kamu adalah putra dari yang mulia raja. Tenanglah pangeran, lupakan masalah itu. Akan tetapi ingatlah jika kita adalah saudara satu kerajaan, jadi aku ingin di kemudian hari ddi masa depan nanti, kau akan mengerti bahwa pentingnya menjaga orang-orang di sekitarmu yang berasal dari kerajaan yang sama denganmu." jawab Chen Feng memberi peringatan.


"Baiklah pengawal Chen, aku pasti akan mengingat apa yang kau katakan ini, dan aku harap kita akan selamat sampai akhir di dalam kompetisi beladiri ini." jawab pangeran Lan.


"Ya benar pangeran, aku juga akan berusaha sekuat tenagaku untuk menjaga kalian seperti yang telah aku janjikan kepada yang mulia raja." kata Chen Feng menjawab tegas.

__ADS_1


"Kalau begitu aku permisi dahulu pengawal Chen." pamit pangeran Lan lalu pergi meninggalkan Chen Feng.


Kemudian Chen Feng pun masuk ke dalam ruangan miliknya untuk beristirahat. Di dalam ruangannya, iya memanggil seluruh anggota kelompok yang bersembunyi di dalam ruang kekosongan. Hingga tak lama berselang mereka semua hadir menghadap Chen Feng


"Tuan! Apakah ada tugas untuk kami?" tanya seluruh anggota kelompok Chen Feng.


"Saudara-saudaraku, aku ingin kalian pergi untuk mencari informasi tentang seluruh kerajaan dan keluarga bangsawan yang memiliki praktisi-praktisi hebat dan kuat di benua Barat ini. Ingat, jangan sampai menimbulkan keributan, dan jika terjadi sesuatu hal yang tidak bisa kau selesaikan, maka cepat segera menggunakan kertas teleportasi yang telah aku berikan agar tidak terlalu banyak masalah yang datang di kemudian hari, ingatlah lakukan itu dengan sembunyi sembunyi." perintah Chen Feng kepada para anggotanya.


"Baik Tuan. Kami akan pergi melaksanakan tugas yang telah Tuan berikan kepada kami. " jawab seluruh anggota kelompok Chen Feng serempak dan lalu mereka pun pergi menghilang dari ruangan tempat peristirahatan Chen Feng.


Setelah itu Chen Feng memanggil ketiga saudara lebah penyerap Qi.


"Cepat kalian cari orang-orang kuat yang hadir di dalam kota kerajaan Chang'An ini, kumpulkan informasi tentang mereka." perintah Chen Feng.


"Baik kak." jawab tiga lebah penyerap dengan kompak dan langsung terbang keluar dari tempat peristirahatan Chen Feng.


Melihat seluruh saudara-saudaranya telah pergi. Chen Feng kemudian berkultivasi.


Dan dia mulai teringat akan apa tujuannya ketika sudah berada di alam atas ini, yaitu menepati janjinya kepada sang guru. Setelah itu Chen Feng berniat kembali teknik teknik baru yang diberikan oleh sang guru, dan harus dia pelajari ketika sudah tiba di alam atas.

__ADS_1


"Aku rasa sudah saatnya untuk aku membuka lanjutan dari kitab yang telah diberikan guru kepadaku."


Lalu dengan menggunakan kekuatan jiwa miliknya, keluarlah sebuah kitab di dalam lautan spiritual yang ada di dalam pikiran Chen Feng. Kitab itu terbuka dengan sangat kencang disertai dengan cahaya keemasan yang menyilaukan mata dan tiba-tiba sebuah teknik kekuatan tergambar jelas di atas kitab itu.


"Ini adalah lanjutan dari langkah kilatan cahaya petir. Dan dan ini adalah lanjutan dari teknik tinju langit menelan surga. Dan ini adalah lanjutan dari niat pedang tertinggi yaitu penyatuan pedang dengan manusial, kelihatannya dengan teknik ini pasti aku dapat menahan orang-orang kuat yang berada di dalam benua barat ini kalau begitu aku harus segera datang menyelesaikan pelajaran dari kitab ini."


Kemudian Chen Feng pun segera memusatkan pikirannya untuk mempelajari tiga teknik yang telah muncul di dalam kitab yang diberikan oleh guru Chen Feng.


Sementara itu kedua pangeran serta Putri Xiao Xuan, saat ini tengah berbincang-bincang di dalam satu ruangan.


"Apakah kalian menyadari sesuatu tentang pengawal Chen?" tanya pangeran Lin.


"Menyadari apa kak? Aku tidak melihat ada sesuatu yang mencurigakan dari gerak-gerik pengawal Chen dan seluruh anggota kelompoknya." jawab pangeran Lan.


"Benar kak, aku rasa Chen Feng adalah orang yang baik, karena jika tidak karena dirinya, aku rasa kita tidak akan mudah mencapai kota kerajaan Chang' An ini kak." ucap tuan putri Xiao Xuan menimpali


"Bukan, bukan itu maksudku, tentu aku mengetahui tentang pengawal Chen adalah orang yang baik. Tetapi yang aku maksud adalah apakah mungkin pengawal Chen adalah salah satu anggota dari klan iblis darah? Seperti yang kita tahu orang-orang dari klan iblis darahemiliki jenius jenius yang amat sangat mengerikan kekuatannya, apakah tidak mungkin kalau pengawal Chen adalah salah satu dari jenius jenius yang ada di klan iblis darah!" terka pangeran Lin merasa curiga.


"Tentang masalah itu, kita tidak harus mengetahuinya juga, yang terpenting sekarang ini adalah Chen Feng sudah banyak membantu kita, bahkan jika dia benar-benar jenius dari klan iblis darah, maka itu suatu keberuntungan bukan bagi kerajaan Xuan kita." sanggah tuan putri Xiao Xuan tersenyum.

__ADS_1


__ADS_2