
Tak lama berselang, tibalah Pangeran Hua Ling di lokasi, tepat di mana Fan Mouji dan Fan Kiyoung berada. Dia yang melihat keberadaan Chen Cen pun, langsung turun dan mendekati Tuan mudanya itu.
"Hormat saya Tuan muda!" sapa Pangeran Hua Ling yang melihat ke arah Chen Cen si bayi api hitam kecil itu.
"Paman Hua Ling! Anda telah kembali setelah melakukan tugas untuk mengawal para teman-teman Fan Hai menuju ke tempat yang telah ditentukan oleh ayahku." ujar Chen Cen si bayi api hitam kecil.
"Benar Tuan muda. Setelah selesai melaksanakan tugas, hamba pun langsung kembali ketempat ini. Namun ketika hamba baru keluar dari lubang teleportasi itu, hamba langsung merasakan aura dari saudara Fan Mouji dan saudara Fan Kiyoung yang telah melemah, itu sebabnya hamba memutuskan untuk pergi ke mari guna mencari keberadaan para saudara hanba yang Tuan muda!" jelas Pangeran Hua Ling kepada Chen Cen.
"Kau benar paman. Memang pada awalnya keadaan dari paman Fan Mouji dan Fan Kiyoung sangat mengkhawatirkan, namun sekarang mereka berdua telah melewati masa-masa kritis itu, jadi paman Hua Ling tidak perlu mengkhawatirkannya lagi." jawab Chen Cen si bayi api hitam kecil itu.
"Oh, ternyata begitu, sekarang hamba tenang mendengarnya Tuan muda." ucap Pangeran Hua Ling sambil menatap kearah Fan Mouji dan juga Fan Kiyoung yang sedang ber kultivasi guna memulihkan tubuh mereka.
"Oh iya paman! Sebaiknya Paman pergi ke arah keempat paman komandan iblis, karena saat ini aku merasakan aura dari mereka berempat telah sedikit melemah." titah ucap Chen Cen si bayi api hitam kecil itu kepada Pangeran Hua Ling.
Mendendengar perintah dari Tuan mudanya, Pangeran Hua Ling pun langsung undur diri, hendak pergi ke arah keempat komandan iblis dari ras iblis Asura itu berada.
"Kalau begitu hamba mohon izin Tuan muda." ucap Pangeran Hua Ling.
"Ya paman."
Setelah melihat kepergian Pangeran Hua Ling, kini tatapan Chen Cen tertuju kearah Fan Hai yang tampaknya telah berhasil memurnikan inti suci milik dua komandan utama dari klan pusat iblis di darah alam atas itu.
"Paman! Sekarang paman sudah selesai memurnikan inti suci ini. Selanjutnya aku akan segera pergi menuju ke arah keempat para paman-paman komandan iblis berada saat ini." ucap Chen Cen si bayi api hitam kecil.
Tak lama kemudian, Chen Cen pun pergi menyusul Pangeran Hua Ling yang sudah melesat pergi ke arah keempat komandan iblis dari ras iblis Asura itu berada.
****
Sementara itu, di tempat yang lain, saat ini Ling Ling dan Qian Xue yang tengah bertarung melawan para bawahan dari Fan Xing, akhirnya memutuskan untuk mengeluarkan teknik dari kekuatan spiritual miliknya, guna melawan teknik-teknik dari para bawahan Fan Xing yang tampaknya akan di lesatkan kearah mereka berdua.
Lalu Ling Ling dengan pedang kuno legendaris miliknya pun menebaskan kekuatan spiritual dari pedang itu ke arah tengkorak-tengkorak setan yang menjadi teknik-teknik dari para bawahan Fan Xing yang sedang menyerang dirinya.
Sedangkan Qian Xue juga mengeluarkan tekniknya dengan pedang bulan sabit miliknya yang lalu dia lepaskan dari niat pedang membunuhnya untuk membantu ling-ling dalam mengalahkan teknik tengkorak setan milik para bawahan Fan Xing.
Melihat para teknik tengkorak mereka telah musnah, para bawah Fan Xing pun mendengus marah.
"Kurang ajar! Dasar wanita j*l*ng! Padahal kedua wanita ini hanya berada di tingkat ranah alam suci puncak, tapi mengapa mereka berdua memiliki kekuatan spiritual yang sangat besar dan seakan-akan kekuatan mereka tidak ada habisnya, sedangkan kita yang telah berada di ranah alam Dewa tingkat 4 masih dapat ditahan oleh mereka, ternyata rumor itu benar adanya, jika mereka pasti orang-orang dari sisa-sisa ras iblis Asura yang berada di alam bawah ini."
"Benar yang kau katakan, tapi andai saja kalau kita dapat menangkap mereka berdua, aku yakin pasti kita akan dipromosikan, serta akan mendapatkan hadiah yang besar dari Tetua Agung."
"Ya benar yang kau katakan saudaraku. Jika begitu, tunggu apa lagi,sekarang juga ayo kita lakukan serangan itu." ajak salah satu dari kelompok bawahan Fan Xing tersebut.
Hingga detik kemudian, langsung saja keseluruhan dari mereka pun mengelilingi Ling Ling dan Qian Xue, setelah itu mereka pun membuat segel di tangannya yang kemudian dari bawah kaki mereka serta dari atas kepala mereka, muncul sebuah lingkaran sihir yang memiliki tekanan spiritual yang menakutkan.
"Kali ini kalian berdua pasti mati!" teriak salah satu dari kelompok bawahan Fan Xing itu sambil berteriak serentak.
"Formasi pembersihan darah! Aktifkan!"
Lalu tak lama berselang lama muncullah sebuah Aura merah darah yang keluar dari setiap lingkaran hitam itu, yang memiliki tekanan yang mengoyak jiwa.
"Menyerahlah sebelum kalian mati menjadi ketiadaan!" ancam salah satu dari anggota kelompok Fan Xing itu kepada Ling Ling dan Qian Xue.
Melihat teknik yang dikeluarkan oleh para bawahan komandan iblis tersebut, Qian Xue pun merasa sedikit panik.
"kakak! Sepertinya formasi ini dapat mengikis kekuatan jiwa milik kita." ucap Qian Xue kepada Ling Ling.
"Jangan panik adik. Tidak mungkin kita akan kalah hanya dengan serangan seperti ini, bagaimana harga diri kita dapat dikalahkan oleh orang orang bawahan seperti mereka, sementara para bawahan suami kita yang lain, sepertinya telah menyelesaikan tugas mereka untuk mengalahkan para komandan iblis darah itu," jawab Ling Ling menyiratkan aura yang sangat mengerikan.
Setelah itu Ling Ling pun langsung menghunuskan pedangnya dan mengeluarkan teknik pembantaian miliknya.
__ADS_1
Hingga beberapa detik kemudian langsung saja di belakang tubuh dari Ling Ling muncullah seekor ular piton surgawi raksasa yang memancarkan Aura warna-warni yang begitu menyilaukan mata, serta mengeluarkan aura mistik yang dapat melelehkan setiap Aura merah darah milik teknik pembersihan darah itu.
Lalu Qian Xu pun juga ikut mengeluarkan kekuatan dari niat Pedang Pembunuh miliknya, hingga tepat di belakangnya tubuhnya muncul sebuah pedang suci yang berbentuk raksasa yang mengeluarkan energi surga yang begitu murni, yang dapat menetralisir seluruh Aura merah darah yang mengarah kepadanya.
Melihat teknik dari kedua wanita itu, mereka para bawahan Fan Xing langsung menatap terkejut.
"Apa itu? Bagaimana mungkin ada kekuatan yang begitu murni? Bahkan teknik terlarang dari pasukan utama dari klan iblis darah kita tidak dapat menandingi teknik mereka berdua, sungguh niat pedang yang sangat mengerikan." ucap para anak buah Fan Xing.
Setelah itu Ling Ling dan Qian Xue langsung melancarkan dua teknik niat pedang miliknya untuk menghantam formasi pembersihan darah milik anggota kelompok bawahan Fan Xing tersebut.
Hingga pada akhirnya seekor ular piton surgawi dan sebuah pedang Suci Surgawi milik teknik dari Ling Ling dan Qian Xue akhirnya menabrak dinding dari formasi milik para bawaan dari Fan Xing.
Dan tabrakan dari teknik-teknik itu pun mengakibatkan ledakan yang cukup besar dan seperti terdengar suara pecah-pecahan yang sangat menggelegar di telinga mereka.
"Hei kalian semua! Cepat perkuat formasi kita. Bagaimana mungkin formasi kebanggaan milik pasukan kita dapat dihancurkan hanya dengan satu tebasan pedang ini, sungguh ini benar-benar tidak mungkin!" ucap para bawahan Fan Xing yang lama-kelamaan, akhirnya seluruh formasi dinding itu pun retak dan pada akhirnya Ling Ling menekankan teknik niat pembantaian miliknya.
Sampai beberapa saat kemudian, akhirnya dinding dari formasi itu pun hancur luluh lantak, seluruh anggota bawahan Fan Xing pun terpental mundur hingga beberapa meter ke belakang.
Setelah itu, mereka berusaha untuk bangkit kembali, namun belum sempat mereka menetralkan tubuh mereka, tiba-tiba saja Qian Xue telah muncul di hadapan mereka dan langsung menebaskan energi pedang miliknya yang berisikan niat Pedang Pembunuh tang sangat mengerikan.
Hingga dalam sekejap saja, beberapa dari anggota dari kelompok bawaan Fan Xing itu mati menjadi ketiadaan.
Lalu sisa-sisa dari para bawahan Fan Xing yang melihat kejadian itu pun, menjadi terkejut melihat pada teman-temannya telah mati hanya dalam sekali tebasan olleh wanita cantik di hadapan mereka.
Akan tetapi belum sempat mereka menghilangkan keterkejutan mereka, dengan cepat Ling Ling telah muncul di belakang mereka hanya dalam sekedipan mata dan langsung menebas beberapa orang itu menggunakan pedang kuno legendaris miliknya yang berisik yang niat pedang pembantaian.
Hingga seketika saja, sisa-sisa dari para bawahan Fan Xing itu pun mati menjadi ketiadaan akibat tebasan pedang Ling Ling.
Setelah semua selesai, Ling Ling pun mengajak Qian Xue untuk pergi ke arah Chen Feng suami mereka berdua.
Tapi di saat Ling Ling dan Qian Xue sudah dekat dengan lokasi Chen Feng, tiba-tiba saja di dalam pikiran mereka mendengar suara yang ditransmisikan oleh Chen Feng.
"Memangnya kenapa! Kenapa aku tidak boleh mendekat. Bukankah akan lebih cepat jika aku datang membantumu! Apakah kau tidak percaya dengan kekuatan milikku?" tanya Ling Ling kecewa setelah mendengar suara Chen Feng.
"Bukan! Bukan itu maksudku. Musuh kali ini lebih jauh kekuatannya berkali-kali lipat dari musuh-musuh yang kalian lawan sebelumnya, aku tidak ingin kalian menjadi terluka jika bertarung membantuku di sini," jelas Chen Feng.
Namun dengan watak keras dari Ling Ling, dia tidak sedikitpun mendengarkan perkataan dari suaminya itu. Dan dia tetap ingin melesat pergi ke arah suaminya.
Chen Feng yang menyadari hal itu pun langsung mengeluarkan bendera-bendera formasi suci yang berada di dalam cincin penyimpanan ruangan miliknya.
Dan dalam sekejap saja, Chen Feng mengaktifkan formasi 9 area suci miliknya itu, hingga secepat kilat Aura kuning langsung muncul membungkus di mana tempat pertarungan antara Chen Feng melawan Fan Xing saat ini.
Melihat hal itu, Fan Xing pun langsung tertawa dengan keras. Lalu berkata lantang kepada Chen Feng.
"Hai bocah! Apa maksudmu dengan membentuk dinding pertahanan seperti ini? Apakah kau pikir dengan membuat dinding pertahanan aku dapat kau penjarakan! Sungguh menggelikan niatmu itu bocah! Bisa bisanya kultivator hebat di tingkat ranah alam Dewa ingin kau kurung seenak hatimu? Dasar sampah!" maki Fan Xing dengan sangat marah.
Lalu ia pun mengarahkan senjata Trisula yang ada di tangannya kearah Chen Feng, setelah itu dia juga menambahkan senjata trisula itu dengan kekuatan spiritual miliknya dan langsung dia lepaskan ke arah dinding formasi yang dibuat oleh Chen Feng.
Namun sungguh mengejutkan, karena pada akhirnya senjata Trisula itu terpental akibat tidak dapat menembus formasi suci yang dibentuk oleh Chen Feng.
"Kurang ajar! Formasi apa itu? Mana mungkin seorang kultivator di alam bawah memiliki tingkat formasi yang begitu mengerikan seperti itu!" gumam Fan Xing merasa heran dan juga kesal.
Sedangkan Chen Feng yang melihat kebingungan dari wajah Fan Xing pun tersenyum miring.
"Bukankah dengan begini kita akan dapat bertarung secara adil? Aku jamin tidak akan ada yang dapat membantu atau mengganggu pertarungan kita berdua. Jadi kau tidak akan berkata bahwa kau nantinya akan dikalahkan dengan tidak adil, disebabkan para anggota kelompokku yang bergabung bersamaku untuk melawan dirimu, karena yang pastinya kau tahu para anggota kelompokmu telah keseluruhannya mati di tangan para anggota kelompokku bukan!" sarkas Chen Feng dengan tersenyum tipis.
"Benar-benar merepotkan. Bagaimana mungkin mereka semua bisa kalah oleh kultivator kultivator dari alam bawah ini? Dasar sampah!" maki Fan Xing yang telah menyadari dan mengetahui jika para teman-teman dan para bawahnya telah dikalahkan oleh para anggota kelompok dari anak muda yang berada di hadapannya.
Sementara itu Pangeran Hua Ling yang menuju ke arah keempat komandan iblis. Akhirnya telah sampai di tempat keempat komandan iblis dan Fan Miao yang sedang bertarung.
__ADS_1
Hingga pada akhirnya Pangeran Hua Ling pun menemukan keberadaan keempat komandan iblis yang sudah sangat terluka parah, akibat melawan komandan utama dari klan pusat iblis darah Fan Miao.
"Saudara-saudaraku!" panggil Pangeran Hua Ling sambil turun melihat keadaan para komandan iblis itu.
Lalu dia mengeluarkan sebuah botol giok dari dalam cincin penyimpanannya, setelah itu dia keluarkan keempat butir pil yang langsung dia masukkan ke setiap mulut dari para keempat komandan iblis itu.
Tak lama berselang, akhirnya keempat komandan iblis itu pun dapat bangkit walaupun tubuh mereka masih dalam keadaan yang sangat lemah.
"Terima kasih saudara Hua Ling. Sekarang juga, tolong saudaraku cepat bunuh Fan Miao komandan iblis darah itu sebelum dia dapat bangkit kembali." mohon komandan iblis Fan Mo sambil merintih kesakitan.
"Baiklah saudara Fan Mo, aku akan melaksanakan tugas yang telah kau berikan. Dan untuk kalian semua, sebaiknya kalian memulihkan keadaan kalian terlebih dahulu," ucap Pangeran Hua Ling sambil memalingkan pandangannya ke arah yang tidak jauh dari tempat dia berdiri.
Setelah itu dia mengeluarkan pedang miliknya dan langsung melesat ke arah tersebut, kemudian dia pun melihat satu sosok tubuh yang sedang ingin memulihkan keadaannya itu.
"Oh Ternyata kau yang bernama Fan Miao!" sapa Pangeran Hua Ling yang langsung menebaskan kekuatan dari dari pedang miliknya ke arah Fan Miao.
Menyadari serangan yang ditunjukkan ke arahnya, Fan Miao yang telah kehabisan kekuatan spiritual miliknya tidak dapat menghindar lagi, dia hanya menahannya dengan kekuatan dari tubuhnya yang masih tersisa.
"Dasar hina! Ternyata seperti ini kelakuan dari manusia rendah seperti kalian!" maki Fan Miao dengan emosi di wajahnya.
"Cih! mengatakan kami manusia rendah! Bukankah kau lebih rendah daripada kami! Yang berani menyerang orang yang jelas-jelas jauh tingkatannya dari dirimu sendiri. Sungguh tercela kau iblis!" jawab Pangeran Hua Ling kemudian mengeluarkan teknik dari pedang miliknya dan langsung saja pedang miliknya itu terbagi menjadi 5 yang akhirnya dia lesatkan kembali untuk menyerang Fan Miao.
Walaupun pada awalnya Fan Miao dapat beberapa kali menangkis beberapa pedang yang mengarah kepadanya, namun pada akhirnya dia pun berhasil tertembus serta tertusuk oleh teknik pedang milik Pangeran Hua Ling.
Hingga Fan Miao pun menjerit kesakitan diakibatkan tubuhnya tertusuk oleh pedang milik Pangeran Hua Ling.
Detik kemudian, Pangeran Hua Ling pun sudah muncul kembali di hadapan Fan Miao, dan dia langsung dengan menggunakan pedang di tangannya untuk menebaskan pedangnya itu tepat di leher Fan Miao.
Dan lagi lagi, Fan Miao tidak bisa menghindar, hingga kepala Fan Miao langsung lepas dari tubuhnya.
Fan Miao dengan sisa-sisa tenaga miliknya pun berkata marah.
"Kalian semua akan mati mengenaskan oleh orang-orang kuat di klan iblis darah milikku"
Mendengar ancaman tersebut, Pangeran Hua Ling pun mendekati kepala dari Fan Miao dan kemudian berkata.
"Sebenarnya tujuan kami memang adalah untuk membantai keseluruhan dari anggota klan iblis darah milikmu. Karena mereka semua sudah berani mengusik keberadaan dari Tuanku." ucap Pangeran Hua Ling.
Sambil menginjakkan kakinya ke kepala Fan Miao yang telah terlepas dari tubuhnya itu.
Hingga pada akhirnya Fan Miao mati menjadi ketiadaan, lalu yang tersisa dari Fan Miao hanyalah inti suci yang keluar dari dalam tubuhnya setelah menjadi ketiadaan.
.
Dan kemudian Pangeran Hua Ling pun mengambil inti suci milik Fan Miao dan dia pun langsung melesat ke arah keempat komandan iblis.
"Saudara Hua Ling! Akhirnya kau telah berhasil membunuh komandan utama iblis darah itu." puji komandan iblis Dixin terlihat senang.
"Tidak! Bukan, bukan aku yang telah membunuh mereka, melainkan kalianlah yang telah berjuang serta bersusah payah untuk mengalahkannya, sedangkan aku yang datang terlambat saudara-saudaraku." ucap Pangeran Hua Ling dengan penuh rasa penyesalan.
"Tidak apa Pangeran Hua Ling. Bukankah setiap kita masing-masing telah memiliki tugas sendiri yang diberikan oleh Tuan yang harus segera kita jalankan dengan sebaik mungkin? Dengan ini saudara Hua Ling sudah sangat berperan besar kepada keberhasilan kami." jelas komandan iblis Fan Mo.
"Terima kasih para saudara-saudaraku." ucap pangeran Hua Ling tersenyum senang.
Kemudian dia pun tampak mengeluarkan inti suci milik Fan Miao yang telah dia dapatkan.
"Saudaraku! Ambil ini dan cepat murnikan inti suci ini, karena kiita harus segera menuju ke arah Tuan. Aku yakin jika saat ini Tuan pasti sedang melawan musuh yang sangat kuat yang menjadi pemimpin dari mereka semua." ajak ucapan Pangeran Hua Ling kepada keempat komandan iblis.
Mendengar perkataan dari pangeran Hua Ling, keempat komandan iblis dari ras iblis Asura itu pun langsung memurnikan inti suci milik Fan Miao, agar Fan Miao tidak dapat bangkit lagi untuk selamanya.
__ADS_1