Pewaris Tahta Surgawi

Pewaris Tahta Surgawi
Kembali pulang ke Kerajaan Xuan Yan


__ADS_3

"Kamu sangat lah hebat nak, dan kau adalah kebanggaan dari Kekerajaan Xuan Yan, " ucap mereka


"Para guru, kalian tidak perlu berkata seperti itu kepada ku, aku melakukan hal ini karena kewajiban sebagai penduduk dari Kerajaan Xuan Yan,, kerajaan itu adalah tempat asal ku, "


"Bagus bagus, jika begitu ayo kita kembali ke penginapan dan beristirahat "


Lalu mereka semua pun pergi menuju ke penginapan,sesampainya di penginapan Yunzhi dan Chen Feng pun masuk kedalam kamar mereka, lalu Chen Feng menyerah kan pil untuk Yunzhi,


"Pil apa ini suami ku? " tanya Yunzhi


"Ini adalah Pil pelebur nadi tingkat 2,yang aku dapatkan tadi dari yang mulia raja, " jawab Chen Feng


"Tapi ini adalah milik mu, dan akan sangat berguna untuk mu, "


"Tidak , itu untuk mu saja kamu harus menjadi lebih kuat agar aku bisa sedikit lebih tenang, " jawab Chen Feng menatap Yunzhi lama


"Baiklah suamiku jika ini perintah mu, maka aku akan meminumnya"


Kemudian Yunzhi pun menelan pil itu dan langsung berkultivasi untuk memulihkan kekuatan nya kembali,


Setelah melihat apa yang dilakukan oleh Yunzhi, Chen Feng pun ikut berkultivasi untuk memulihkan kekuatan nya juga, di dalam hati nya ia berpikir jika kultivasi yang di miliki raja langit utara dan kedua ajudan nya sangat lah kuat, ia tidak yakin bisa mengalahkan nya,


"Aku harus menjadi lebih kuat, dunia ini rupanya sangat lah luas, pasti banyak di luar sana orang orang yang kuat, kalau aku tidak menjadi lebih kuat, bagaimana aku bisa melindungi Yunzhi dan membalas kan dendam guru, ketika aku kembali, aku harus berkultivasi menaikkan ranah ku " ucap Chen Feng di dalam hati nya..


Tidak terasa pagi pun telah tiba datang menyapa, dan Chen Feng baru saja selesai dalam kultivasi nya, dia pun membuka mata nya dan melihat ke sekeliling tapi tidak dapat menemukan Yunzhi


"Emmm..... kelihatan nya Yunzhi sedang keluar saat ini" gumam Chen Feng di dalam hati


Lalu ia pun bangkit dah menuju keluar dari kamar, sedangkan di bawah orang orang di Akademi Xuan Yan sedang berkumandang, dan Chen Feng yang baru saja mendekati mereka semua pun tiba-tiba di peluk oleh Yunzhi dari arah belakang

__ADS_1


"Suamiku, kau sudah bangun rupanya" ucap Yunzhi


"Iya, untuk apa kita mempersiapkan barang barang? apakah kita akan kembali sekarang?" tanya Chen Feng


"Benar, kita akan kembali pulang, karena elang berbulu emas sudah tiba untuk menjemput kita " jelas Yunzhi


"Kalau begitu ayo kita turun kebawah untuk bergabung bersama mereka" ajak Yunzhi


Chen Feng pun mengikuti Yunzhi u untuk turun ke bawah,


"Chen Feng" sapa para guru


Chen Feng pun menangkup kan kedua tangan nya memberi hormat kepada para guru


"Karena sekarang kita sudah berkumpul, ayo sekarang juga kita kembali Kerajaan Xuan Yan,


Ketika mereka sampai dibawah, mereka pun terkejut melihat apa yang bercahaya tersebut, karena ternyata itu adalah buah dari sebuah pohon, para guru yang melihat nya langsung melangkah mendekati pohon itu,


"Ini, ini adalah buah ruang dan waktu, ini sangat berguna untuk menaikkan ranah dan untuk memahami dimensi yang tak terlihat, dan ini adalah berkah untuk kerajaan kita, benar benar berkah" ucap guru


Mereka pun memutuskan untuk memetik buah itu


"Hei, ingat lah petik yang sudah matang saja, " ucap tetua Ji


Ia takut jika pohon itu memiliki seorang pemilik,


"Kalau sudah selesai, kita harus meninggalkan tempat ini" ajak Tetua Ji,


Dan tak lama kemudian, mereka pun selesai memetik buah itu dan langsung naik kembali ke atas elang berbulu emas dan pergi dari tempat itu dengan kecepatan tinggi

__ADS_1


Tapi Chen Feng , ketika semua orang sudah pergi dia malah mencabut pohon itu dan memasukkan nya kedalam cincin ruang, kemudian dengan secepat kilat Chen Feng melesat kembali ke atas elang berbulu emas itu tanpa ada yang menyadari, jika Chen Feng mengambil pohon itu karena ada bisikan dari api hitam dan pedang ilahi nya


Di lain sisi, para guru bertanya kepada tetua Ji,


"Tetua mengapa kita sangat terburu buru, aku takut jika pohon itu ada pemiliknya, kalua memang ada pemilik nya, tapi kenapa tidak ada aura kehidupan didekat pohon tersebut"


"Sudah tidak usah dipikirkan, mungkin hanya pemikiran ku saja, berapa semua buah yang kita dapatkan?


" Sekitar 90 buah tetua, tapi sayang karena masih banyak lagi sisa buah yang ada dipohon itu, padahal tinggal l beberapa hari lagi semua buah itu akan matang sempurna "


"Sudah sudah, 90 itu sudah banyak," jawab tetua Ji, "ketika kita sudah sampai kita akan membagikannya kesemua para orang yang ada disini dan sisanya kita berikan kepada raja" ujar tetua Ji


Disaat mereka asyik mengobrol sambil menuju pulang ke tempat nya, disisi lain tepat nya ditempat pohon itu berada, ada 5 orang yang berjubah merasa terkejut ketika melihat pohon ruang dan waktu itu sudah lenyap tidak berbekas,


"Kurang ajar, siapa yang telah berani mencabut pohon ini? pasti orang orang kuat yang telah mengambil nya, kalau tidak mana mungkin formasi tingkat 3 ini bisa sangat mudah diterobos tanpa sepengetahuan kita, tapi siapa mereka? " ucap salah satu orang berjubah itu,


"Tidak, bukan itu yang menghancurkan formasi ini, pasti buah ruang itu sudah matang dan aura yang terkandung di dalam buah itu sudah berhasil menghancurkan formasi yang kita buat, " ucap salah seorang lagi


"Benar, karena buah ruang dan waktu mempunyai kekuatan untuk menghancurkan penghalang ketika ia sudah matang dari pohon nya"


"Kurang ajar, sekarang cepat cari pencuri itu, atau tidak kita bisa dalam bahaya " ucap salah satu orang yang tampak nya adalah pemimpin dari kelompok tersebut..


Kelima orang itu pun langsung melesat keberbagai arah. untuk mencari siapa orang yang mengambil buah dan mencabut pohon nya juga


Sedangkan di atas elang berbulu emas, Chen Feng yang larut dalam kultivasi nya, menyadari kalau pedang ilahi dan api hitam sudah mulai menghisap energi kekuatan yang terkandung di dalam pohon ruang dan waktu itu.


"Akan jadi sekuat apa pedang ilahi ini, dan juga api hitam setelah selesai menyerap kekuatan dari pohon ruang dan waktu ini? " gumam Chen Feng di dalam hati nya..


"Aku yakin setelah menghisap kekuatan dari pohon buah ruang dan waktu, kedua senjata milikku akan semakin bertambah hebat," gumam Chen Feng kembali sambil terus melakukan kultivasinya.

__ADS_1


__ADS_2