Pewaris Tahta Surgawi

Pewaris Tahta Surgawi
Kedatangan Chen Feng dan api hitam kecil


__ADS_3

Melihat tatapan mata Ling Ling yang sangat tajam. Lalu Chen Feng pun bertanya kepada kedua istrinya itu.


"Kalian berdua baik baik saja bukan? Apakah ada yang terluka dari tubuh kalian berdua?" tanya Chen Feng memancarkan wajah khawatir.


Kemudian Ling Ling dengan cetus menjawab pertanyaan dari Chen Feng.


"Tentu banyak yang terluka! Tetapi ada yang sangat sangat terluka." ucap Ling Ling menatap lekat.


"Benar yang dikatakan oleh Kak Ling Ling. kalau di dalam tubuh kami berdua ada yang terasa sakit sangat sakit." ujar Qian Xue menatap nanar kearah Chen Feng.


Mendengar penjelasan dari kedua istrinya itu, Chen Feng pun bertanya kembali dengan serius kepada kedua istrinya tersebut.


"Di mana? Bagian mana yang terasa sakit? Siapa orang yang melakukannya? Apakah naga-naga kurang ajar itu yang telah melakukannya kepada kalian berdua? Cepat istri istriku, katakan kepada Suamimu ini! Agar Suamimu ini langsung menghajar siapapun yang telah membuat kalian terluka!" seru Chen Feng bertanya dengan memasang sangat serius.


Melihat kemarahan Chen Feng yang tersirat jelas di depan mata mereka berdua, Lalu Ling Ling dan Qian Xue pun berkata sambil tangan mereka berdua menyentuh dada milik mereka.


"Hati kami berdua yang sangat sakit! Karena ada seseorang yang pergi meninggalkan rumah tanpa pamit sedikitpun kepada kami. Seakan-akan kami berdua ini tidak dianggap oleh orang itu. Jadi kalau kamu bertanya siapa pelakunya! Seharusnya kamu sudah tahu bukan? Benarkan apa yang ku katakan ini Adik?" tanya Ling Ling sambil melirik ke arah Qian Xue?"


"Benar Kak! Kamu memang Kak benar. Jika orang itu benar-benar tidak bisa mengerti perasaan kita berdua, andai saja sampai terjadi sesuatu hal kepadanya! Menurutnya kita berdua akan menjadi seperti apa? Dasar orang yang tidak bertanggung jawab." tukas Qian Xue memasang wajah tak kalah kesal dari Ling Ling.


Mendengar perkataan dari kedua istrinya itu, Chen Feng menjadi gugup dan terdiam. Di dalam hatinya ia pun bergumam.


"Dasar wanita! Mereka benar-benar makhluk yang sangat merepotkan. Baiklah kali ini aku akan mengaku salah kepada kalian berdua." gumam Chen Feng sambil menyunggingkan senyuman kepada kedua wanita itu.


"Oh ya sudah, ya sudah! Aku minta maaf kalau perbuatanku itu sudah menyakiti hati kalian berdua. Tapi yang harus kalian tahu, kalau aku melakukan hal ini tentu dengan alasan yang jelas." ucap Che Feng yang tampak menjelaskan sambil menatap wajah Ling Ling dan Qian Xue.

__ADS_1


"Sudah seharusnya kalian mengerti! Karena aku pergi bukan untuk bermain-main tetapi untuk mencari sesuatu yang sangat penting dan aku tidak ingin membuat kalian berdua terluka karena mengikutiku." ucap Chen Feng kembali sambil terus menatap ke arah kedua istrinya itu.


Mendengar perkataan dari suaminya, Ling Ling dan Qian Xue hanya diam tidak menjawab dan tampak membuang wajahnya kearah samping seperti tidak memperdulikan perkataan suaminya itu.


Chen Feng yang melihat hal itu hanya menggelengkan kepalanya dengan senyum kecil di bibirnya, kemudian Cen Cen pun mendekati Chen Feng.


"Ayah, ayah! Bagaimana dengan kesengsaraan Guntur itu?" tanya Cen Cen si api hitam kecil penasaran sambil menunjuk kearah kesengsaraan guntur yang berada di atas mereka semua.


"Benar anakku, benar yang kamu ucapkan. Daripada melayani kedua Ibumu itu, lebih baik Ayah menyelesaikan permasalahan ini pada naga-naga sialan itu." jawab Chen Feng sambil melesat santai ke atas udara.


Di belakangnya tampak Cen Cen si api hitam kecil mengikuti dirinya, lalu Chen Feng pun melemparkan pertanyaan kearah naga-naga Guntur yang berada tepat di hadapan mereka.


"Hai kalian semua! Aku memberikan kalian dua pilihan dan seharusnya kalian tahu itu. Aku perintahkan kalian segeralah menjadi esensi dari energi murni kalian lalu masuklah ke arah orang-orang itu untuk pilihan yang pertama,sedangkan untuk pilihan kedua! Kalian pilih untuk aku hancurkan atau mengikuti perkataanku dengan patuh yaitu pilihan yang pertama tadi." tawar Chen Feng sambil menunjuk ke arah naga-naga Guntur itu.


Itu artinya para naga-naga Guntur itu sudah mengerti akan kekuatan yang Che Feng miliki yang berada jauh dari mereka sendiri.


"Hei,hei…!Mengapa kalian hanya diam saja? Apakah perkataanku kurang jelas ? Masuk kedalam tubuh mereka atau aku hancurkan kalian semua." ancam Chen Feng kembali sambil mengeluarkan pedang Dewa iblis Asura pembunuh para dewa miliknya.


Melihat Chen Feng yang sudah mengeluarkan niat membunuhnya, para naga-naga itu mulai kocar-kacir dan bergerak lalu berubah menjadi esensi murni dan mengarah ke arah Ling Ling, Qian Xue, kiansu dan para anggota milik Chen Feng yang lain.


Setelah itu Chen Feng pun yang melihat hal itu langsung berkata kepada semua orang untuk segera berkultivasi guna memurnikan esensi murni dari kesengsaraan Guntur 9 Naga Guntur Surgawi itu, perintah Chen Feng kepada para saudara-saudaranya.


Mendengar Tuannya memerintahkan mereka, seluruh anggota kelompok dari Chen Feng pun segera berkultivasi untuk memurnikan esensi murni dari energi 9 Naga Guntur surgawi. Namun tidak dengan Ling Ling dan Qian Xue, Mereka tampak tidak memperdulikan perkataan dari Chen Feng dan mereka berdua hanya berdiri sambil memalingkan wajah mereka ke sisi yang lain.


Chen Feng yang melihat hal itu mengerti bahwa kedua istrinya masih marah atas perbuatan dirinya yang telah pergi meninggalkan mereka berdua tanpa kata-kata sedikit pun. Lalu Chen Feng pun melangkah berjalan ke arah kedua istrinya itu dan berkata.

__ADS_1


"istriku Ling Ling dan kamu Istriku Qian Xue. Maafkan suamimu ini. Di masa depan aku akan selalu berpamitan kepada kalian terlebih dahulu ketika aku akan pergi. Jadi aku mohon mulailah berkultivasi untuk menyerap esensi murni dari kesengsaraan Guntur 9 naga surgawi ini, karena ini sangat berharga untuk kalian ketika akan menginjakkan kaki kalian ke langit atas sana. Apakah kalian berdua tidak ingin mendampingiku naik ke alam atas sana?" ujar Chen Feng bertanya sambil membelai rambut dari kedua istrinya itu.


Kemudian Ling Ling pun menjawab pertanyaan dari suaminya itu.


"Kalau aku berkultivasi untuk menyerap esensi murni dari kesengsaraan Guntur ini! Pasti kau akan pergi lagi dan meninggalkanku lagi. Aku tidak mau itu terjadi." ucap Ling Ling memancarkan wajah cuek.


"Benar yang dikatakan oleh Kakak. Apakah kamu akan meninggalkan kami ketika kami sedang berkultivasi?" tanya Qian Xue menatap nanar.


"Tentu tidak! Aku akan menemani kalian hingga selesai di sini." jawab Chen Feng tersenyum.


"Bohong! Kamu pasti berbohong." sangkal Ling Ling yang tidak percaya.


"Tidak. Aku tidak berbohong, aku akan menemani kalian semua hingga kalian berhasil menyerap esensi murni dari kesengsaraan Guntur ini." kata Chen Feng meyakinkan sambil memeluk tubuh Ling Ling dan Qian Xue.


"Ayo cepat kalian berkultivasi. Aku akan mengawasi kalian semua di sini." perintah Chen Feng kepada Ling Ling dan Qian Xue.


Mendengar perkataan dari suaminya Ling Ling dan Qian Xue pun akhirnya berkultivasi untuk menyerap esensi murni dari kesengsaraan guntur Sembilan naga guntur surgawi. Melihat semua orang telah berkultivasi untuk menyerap esensi murni dari kesengsaraan guntur Sembilan naga guntur surgawi, Chen Feng memerintahkan kepada Chen Cen si api hitam kecil untuk membantu semua orang.


Lalu Chen Cen pun menuruti perintah dari Ayahnya itu untuk membantu semua orang dalam menyerap esensi murni dari kesengsaraan guntur Sembilan naga surgawi itu.


Chen Cen melesat ke atas semua orang dan berubah bentuk menjadi teratai api hitam yang sangat besar, lalu dari dalam kelopak-kelopak teratai api hitam itu keluar sebuah Aura kekuatan yang menyegarkan bagi semua orang yang berada di bawahnya. Dan itu sangat bermanfaat sebagai penyembuhan dari mereka semua yang terluka akibat pertempuran melawan kekuatan dari naga-naga Guntur itu yang sebelumnya telah mereka lawan dan kalahkan.


Hay hay para readers setiaku. Malam ini pukul 3 malam Author baru aja selesai up lagi ya, jam segini belum tidur karena kebetulan anak author yang paling kecil lagi sakit diare. mohon doanya ya temen temen semuanya, semoga anak author cepet sembuh... makasih semuanya πŸ₯°πŸ₯°πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™


selamat membacaπŸ™πŸ™πŸ™

__ADS_1


__ADS_2