
Kemudian tidak lama berselang, ketika Chen Feng dan para leluhur pendiri klan utama dari alam surga sedang berbincang-bincang. Disaat itulah lubang hitam teleportasi yg dikunci oleh tiga boneka iblis tampak bergetar hebat.
Chen Feng yang memang tersambung dengan lubang hitam teleportasi itu pun, menyadari bahwa ketua klan iblis darah alam bawah Fan hai kemungkinan telah memasuki lubang hitam teleportasi yang ada di dalam klan iblis darah.
Lalu dengan cepat Chen Feng segera melesat ke arah lubang hitam teleportasi yang dijaga oleh tiga boneka iblis. Ling Ling dan para leluhur pendiri klan utama dari alam surga pun menyadari ada sesuatu yang ingin Chen Feng lakukan.
"Kalian bertiga! Cepat buka lubang hitam teleportasi ini." perintah Chen Feng kepada 3 boneka iblis.
Di saat mendapatkan perintah dari Tuannya itu, ketiga boneka iblis pun langsung membuka kunci dari lubang hitam teleportasi itu. Dan dalam sekejap Dan Hai dan beberapa orang dari klan iblis darah muncul keluar dari lubang hitam teleportasi tersebut.
"Maaf Tuan. Karena telah membuat anda menunggu terlalu lama." ucap ketua klan Fan Hai menunduk hormat.
"Tidak. Tidak terlalu lama Fan Hai." jawab Chen Feng.
"Maaf Tuan. Iniilah teman-teman yang hamba ceritakan kepada Tuan sebelumnya." ujar ketua klan iblis darah alam bawah Fan Hai kembali.
"Oh mereka."
Dengan cepat Chen Feng mulai mengidentifikasi teman-teman Fan Hai dengan menggunakan kekuatan jiwa miliknya. Tanpa disadari sedikitpun oleh mereka semua.
"Mereka semua orang yang cukup baik. Tidak memiliki sifat yang jahat. Benar-benar ada orang yang baik di dalam klan iblis darah rupanya." gumam Chen Feng di dalam hatinya.
Melihat Chen Feng yang tampak terdiam, ketua klan Fan Hai kemudian bertanya.
"Tuan. Tuan ada apa Tuan? Apa yang sedang Tuan pikirkan?" tanya ketua klan Fan Hai penasaran.
Mendengar pertanyaan dari ketua klan Fan Hai, Chen Feng pun tersadar dari lamunannya.
"Oh tidak tidak ada apa-apa Fan Hai. Mereka! Apakah mereka semua ini adalah teman-teman yang kau bicarakan kepadaku sebelumnya?" Tanya Chen Feng menatap tegas.
__ADS_1
"Benar benar Tuan, mereka adalah teman-temanku dari alam atas yang dibuang bersamaku ke alam bawah ini." Jawab ketua klan Fan Hai dengan sopan.
Lalu Chen Feng mengamati mereka satu persatu, tampak dari raut wajah yang mereka tampilkan, mereka sedang ketakutan dikarenakan mereka menyadari kekuatan anak muda yang ada di depannya sangatlah mengerikan.
Kemudian salah satu dari orang-orang tersebut memulai pembicaraan.
"Maaf Tuan. Maafkan kelancangan kami ini. Kami mendapatkan kabar dari saudara Fan Hai bahwa Tuan dapat menolong kami untuk meninggalkan klan iblis darah?" tanya orang tersebut
Lalu teman yang berada di sampingnya juga berkata.
"Ya Tuan. Apakah benar ucapan dari saudara Fan Hai itu?"
Kemudian Chen Feng menyadari bahwa orang-orang ini telah mengalami tekanan batin yang amat sangat karena berada di dalam klan iblis darah.
Chen Feng tidak tahu apa yang mereka alami di dalam klan iblis darah sebelumnya, sampai-sampai membuat mereka begitu sangat ketakutan. Kemudian Chen Feng pun mulai berbicara.
"Iya tentu. Aku dapat menolong kalian guna mencarikan sebuah tempat yang dapat kalian tinggali untuk memulai kehidupan yang baru. Namun apakah itu yang benar-benar kalian inginkan? Apakah benar kalian tidak ingin sesuatu hal yang lain.?" tanya Chen Feng menatap lekat.
"Membunuh dan terus membunuh! Apa maksud dari perkataanmu itu?" tanya Chen Feng sedikit heran ketika mendengar ucapan dari teman-teman Fan Hai tersebut.
Dan rupanya bukan hanya Chen Feng yang keheranan mendengar pernyataan dari teman-teman Fan Hai itu. Tapi kelima leluhur pendiri klan utama dari alam surga pun ikut keheranan. Dan mereka berlima langsung melesat ke arah Chen Feng berada dan langsung berdiri di samping Chen Feng.
"Hei kau! Cepat jelaskan kepada kami, apa maksud dari ucapanmu sebelumnya?" tanya leluhur pendiri klan pedang surgawi Qian Bou Bou.
"Maaf Tuan. Maaf, tolong maafkan perbuatan kami ini. Sebenarnya kami sudah lelah sekali. Kami semua merasa berdosa karena telah melakukan sebuah tindakan yang menurut hati kami ini sangatlah bertentangan dengan nilai-nilai keadilan. Kami mendapatkan perintah dari komandan iblis dari alam atas untuk mencari tumbal manusia untuk dijadikan makanan para iblis-iblis yang berada di klan iblis darah alam atas. Jika kami tidak bersedia melakukannya maka kami akan dibunuh." jawab teman-teman Fan Hai menjelaskan.
Chen Feng menyadari begitu tertekannya teman-teman Fan Hai, dan semua itu terlihat jelas dari raut wajah mereka yang seperti orang linglung.
"Benar-benar bejat! Tidak tahu diri, dasar makhluk rendahan. Lihatlah bagaimana orang tua ini nanti akan menghukum kalian semua." maki kaisar surgawi pertama Lee Gong Ge.
__ADS_1
"Kakak-kakak sekalian tenanglah! Tanpa sadar, kalian membuat orang-orang ini ketakutan." ucap Chen Feng mengingatkan
Setelah itu Chen Feng kembali bertanya kepada orang-orang tersebut.
"Sekali lagi aku bertanya kepada kalian semua. Apakah kalian memang benar-benar ingin pergi meninggalkan klan iblis darah alam bawah ini dan memulai hidup yang baru di tanah yang tidak dapat satupun orang-orang dari klan iblis darah pusat mengetahuinya? Atau kalian dapat menjadi anggota kelompokku dan membalaskan dendam kalian kepada klan iblis darah alam atas suatu hari nanti?" tanya Chen Feng kembali.
Mendengar pertanyaan dari Chen Feng yang berdiri tepat di hadapan mereka semua. Satu dari teman-teman Fan Hai memberanikan diri untuk maju ke depan dan menjawab pertanyaan dari Chen Feng.
"Maaf Tuan. Maafkan kami, kami sudah cukup lelah dengan keadaan ini. Sekarang ini kami hanya ingin hidup tenang dan damai. Lalu mendapat tempat yang baru yang jauh dari hiruk pikuk dunia bela diri ini. Dan kemudian membangun keluarga kecil kami masing-masing. Kami sudah tidak ingin lagi berkecimpung di dalam dunia beladiri ini. Jadi maafkan kami Tuan maafkan kami sekali lagi, kami tidak dapat mengikuti ajakan Tuan. Karena kami benar-benar ingin hidup dengan damai." jawab salah satu teman Fan Hai mewakili suara temannya yang lain.
Dengan mendengus pelan Chen Feng lalu berkata.
"Baiklah jika itu memang keinginan kalian. Jika kalian ingin kehidupan yang baru sudah tentu kalian juga harus memiliki status yang baru dan aura yang baru. Jika tidak iblis-iblis dari alam atas akan mengetahui posisi dari kalian." ujar Chen Feng.
"Lalu bagaimana ini Tuan? Apakah Tuan muda ini memiliki cara agar kami tidak dapat terdeteksii oleh iblis-iblis dari alam atas itu?" tanya teman-teman dari Fan Hai.
"Tentu. Tentu aku memiliki cara agar kalian tidak diketahui oleh siapapun yang berada di dalam klan iblis darah alam atas." ucapnya sambil berbalik arah dan langsung melesat ke arah di mana Ling Ling dan Qian Xue berada.
Melihat Chen Feng yang melesat pergi, ke 5 leluhur pendiri klan utama dari alam surga itu pun mengikutinya dari belakang. Sedangkan Fan Hai, memberi instruksi kepada teman-temannya untuk mengikuti kemana Chen Feng pergi. Dan pada akhirnya mereka pun pergi dan mendarat di mana kedua istri Chen Feng tengah berada.
Ling Ling dan Qian Xue yang melihat Chen Feng turun tepat di hadapan mereka berdua langsung menyambut Chen Feng sambil meraih kedua tangan Chen Feng.
Lalu Qian Xue pun berkata kepada Chen Feng.
"Tidak dapatkah kamu beristirahat walau hanya sebentar? Aku tidak tega melihatmu yang terus-terusan melesat ke sana kemari sambil menggunakan kekuatan spiritualmu secara terus-menerus." ucap Qian Xue mengkhawatirkan keadaan Chen Feng sambil mendekap tubuh Chen Feng.
"Benar yang dikatakan oleh adik Qian Xue. Toonglah beristirahat walaupun hanya sejenak. Apakah dirimu tidak ingin mendengarkan nasehat yang diberikan oleh istri-istrimu ini?" tanya Ling Ling menambahkan perkataan dari Qian Xue sambil mencubit perut Chen Feng dengan manja.
Chen Feng yang mendapat perlakuan manja dari kedua istrinya itu pun tidak dapat berbuat banyak. Dan Chen Feng hanya bisa menuruti perkataan dari kedua istrinya tersebut.
__ADS_1
"Baiklah baiklah,.aku akan beristirahat sejenak. Setelah itu aku akan membantu orang-orang itu untuk mencarikan tempat yang bagus yang dapat mereka tinggali." jawab Chen Feng sambil melangkah ke sebuah kursi batu dan kemudian duduk di atasnya.
Melihat hal itu, Ling Ling dengan cepat menuangkan minuman sedangkan Qian Xue memijat manja kedua bahu Chen Feng.