Pewaris Tahta Surgawi

Pewaris Tahta Surgawi
Chen Feng bertemu Dewa Asura


__ADS_3

Mendengar penjelasan dari Qian Yue leluhur Qian Mo bertanya kembali.


"Sekarang tepatnya di mana keberadaan dari Qian Xue?" tanya leluhur Qian Mo.


"Kelihatanya Qian Xue masih berada di domain tengah," jawab Qian Yue.


"Apa..! Di domain tengah. Jadi sampai saat ini Qian Xue belum kembali ke klan kita? Bagaimana kalau terjadi sesuatu dengannya di domain tengah!" Seru leluhur Qian Mo menatap panik.


"Tenanglah kak, aku yakin saat ini Qian Xue sudah bersama dengan lelaki yang dia sukai, pasti dia aman bersama lelaki yang dia cintai itu, karena menurut Qian Xue pria yang dia sukai jauh lebih kuat darinya."


"Namun kita tidak mengetahui asal usul dari pria itu, bisa saja pria itu hanya memanfaatkan Qian Xue, karena Qian Xue memiliki status tertinggi do Domain atas."


"Tenanglah kak, aku yakin dengan pilihan Qian Xue, ingatkah kakak ketika dulu menasehatiku, orang baik akan berjodoh dengan orang baik pula, jadi aku yakin kalau pria itu adalah pria terbaik untuk menjadi pelindung Qian Xue." ucap guru Qian Xue yang mencoba meyakinkan leluhur.


"Baiklah kalau itu telah menjadi pertimbanganmu, namun aku tidak akan memaafkan jika Qian Xue dilukai oleh pria itu," jawab leluhur Qian Mo.


Sementara itu di dalam gua tempat Chen Feng dirawat, Ling Ling dan Qian Xue masih setia menemani Chen Feng.


"Kakak… ! Kapan Chen Feng akan sadar, mengapa sudah hampir sepekan Chen Feng belum juga sadar?" tanya Qian Xue sedih.


"Entahlah, namun kekuatan spritualnya telah kembali seutuhnya,namun sepertinya ada suatu hal yang menyebabkan Chen Feng masih belum sadar,"

__ADS_1


Sementara itu Chen Feng yang tertidur, di dalam tidurnya kesadarannya telah ditarik oleh sebuah aura merah hitam yang amat sangat pekat, dia di tarik ke ruangan yang sangat megah, di dalam ruangan itu tidak ada satupun orang,lalu Chen Feng memperhatikan ruangan itu sambil berkata.


"Tempat apa ini? Mengapa aku berada di tempat ini? Sebenarnya aku ada di mana? Mengapa aku tidak memiliki kekuatan? Apakah kekuatanku telah hilang?" tanya Chen Feng merasa panik.


Kemudian Chen Feng mendengar ada suara yang memanggil dirinya.


"Hei anak muda..! Ternyata kaulah yang telah menerima warisanku,ternyata pedang iblis Asura telah memilihmu sebagai tuannya. Hebat kau..! Diusia yang begitu muda kau telah menjadi kuat, kalau boleh tahu siapa namamu anak muda?" tanya suara itu.


Kemudian Chen Feng menjawab pertanyaan dari suara itu.


"Namaku Chen Feng tuan, kalau boleh aku tahu, siapa tuan ini?" tanya Chen Feng kepada suara itu.


"Hhahahahaa… … .!"


"Aku! Siapa aku? Diwaktu jayaku orang orang sering memanggilku dengan sebutan Asura. Tapi kau boleh memanggilku Nejha, aku lebih suka dipanggil dengan nama Nejha karena nama itu adalah nama dari pemberian kedua orang tuaku,"


Kemudian suara itu semakin terdengar jelas, hingga pada akhirnya sebuah sosok pria tegap muncul di hadapan Chen Feng dengan aura ganas, aura itu sama persis seperti aura yang ada kepada Chen Feng.


Chen Feng yang melihat aura itupun langsung tersadar dan bersujud menyatukan kedua tangannya kepada sosok itu.


"Maaf anda adalah dewa iblis Asura! Maafkan junior ini yang terlambat mengenali senior," ucap Chen Feng

__ADS_1


"Sudah, sudah, tidak usah begitu formal Chen Feng, aku bukan lagi dewa iblis Asura, aku hanyalah secercah kesadaran yang lambat laun pasti akan menghilang, sekarang kaulah si Dewa iblis Asura,"


"Tidak senior, aku telah kehilangan kekuatanku, sekarang aku hanyalah orang biasa yang tidak memiliki kekuatan sedikitpun." ucap Chen Feng merendah.


Sambil tertawa dewa iblis Asura berkata kepada Chen Feng.


"Kau bukan kehilangan kekuatan, itu adalah reaksi tubuhmu ketika tubuhmu mendapatkan langsung warisan dari kekuatanku, sekarang tenanglah lambat laun kau akan tersadar dari tidurmu, lalu kau akan terlahir kembali menjadi sosok yang baru, namun ingatlah memiliki kekuatan yang besar sudah tentu juga memiliki tanggung Jawab yang besar," ucap dewa iblis Asura.


"Namun senior, sebelumnya apa yang membuat senior mau memberikan warisan kepadaku? Apa yang menjadi pertimbangan senior melakukan hal itu?" tanya Chen Feng penasaran.


"Kebaikanmu lebih sedikit dari pada kejahatanmu, karena asal kau tahu saja di dunia yang kejam ini kita tidak boleh terlalu baik, karena kebaikan itu salah satu kunci kelemahan, ingatlah Chen Feng kata kataku ini, kau hanya perlu berbaik hati kepada orang-orang yang menyayangimu tulus, dan kau harus lebih jahat ketika ada orang yang menjahatimu," ucap Dewa iblis Asura.


Lalu Chen Feng pun bertanya kepada dewa iblis Asura.


"Maaf senior, satu hal lagi yang membuat junior ini bingung, anda adalah seorang dewa, selama ini yang ku tahu dewa itu abadi, tidak akan mati namun kenapa anda bisa jatuh seperti saat ini?"


Sambil tertawa Dewa iblis Asura pun menjawab pertanyaan Chen Feng.


"Ya… , memang Dewa itu abadi,namun ketika kau sudah muak akan dunia ini, kau tidak akan mau untuk hidup kembali Chen Feng, dan itulah yang aku alami, aku sudah muak dengan semua yang ad di dunia ini, karena sifat baikku semua orang orang di klan ku telah menderita, jadi aku tidak ingin hidup hanya untuk menanggung malu kepada mereka, masalah balas dendam aku serahkan kepadamu, balaskanlah dendam ini jika kau mau, tentunya empat komandan iblis telah menjelaskannya kepadamu, apa yang terjadi di tahun itu karena aku tidak ingin membahas masalah itu lagi, karena masalah itu bukan semakin membuatku marah akan tetapi masalah itu membuatku semakin sedih, karena kesalahanku orang orang di klan ku yang tidak bersalah menanggung akibatnya. Dan mengenai kehidupan abadi para dewa, sebenarnya jika kau bisa menghancurkan inti suci yang tertanam di tubuh Dewa, kau bisa saja membunuh Dewa itu Chen Feng, karena di dunia ini tidak ada keabadian mutlak, semua pasti mengalami hidup dan mati," ucap dewa iblis Asura menjelaskan.


Lalu Chen Feng pun kembali bertanya kepada dewa iblis Asura.

__ADS_1


"Inti suci! Apa itu inti suci senior?"


__ADS_2