Pewaris Tahta Surgawi

Pewaris Tahta Surgawi
Chen Feng Melawan Tetua Agung


__ADS_3

"Maaf kak! Kalau boleh aku tahu apa tingkatan ranah dari sosok yang baru muncul dari awan gelap itu? Aku ingin mengetahui apa tingkatan basis kultivasi miliknya itu kakak?" tanya Ling Ling kepada para leluhur itu.


"Tingkatan kultivasi dari sosok Tetua Agung dari klan iblis darah itu ya! Biasanya setiap para pemimpin klan utama dari alam atas, berada di tingkat ranah alam roh dewa, jadi kemungkinan besar tingkatan basis kultivasi dari Tetua Agung itu pastilah berada di ranah alam roh dewa."


Ling Ling, Qian Xue dan seluruh anggota kelompok Chen Feng yang mendengar penjelasan yang diucapkan oleh leluhur Mau Yuan pun langsung terkejut.


"Apa! Alam roh dewa? Bagaimana mungkin Chen Feng dapat mengalahkannya!" gumam Ling Ling merasa khawatir.


"Tenanglah adikku. Kau percayalah kepada apa yang merasuki tubuh Chen Feng saat ini, karena jangan kan Tetua Agung itu, bahkan kami berlima saja belum tentu mampu untuk menaklukkan Chen Feng yang saat ini telah dirasuki oleh niat jahatnya sendiri. Jadi kau tidak perlu khawatir, kita hanya perlu menunggu di saat kekuatan jahat yang merasukinya menjadi lemah." jelas Leluhur Mau Yuan kembali.


Sedangkan di tempat Chen Feng berada, terlihat sosok yang baru turun dari awan gelap itu yang ternyata dia adalah Tetua Agung dari klan pusat iblis darah alam atas, Tetua Agung itu sambil mengeluarkan tekanan spiritualnya bertanya kepada anak muda di hadapannya itu.


"Hei kau anak muda! Apa maksud dan tujuanmu membantai seluruh orang orang dari klanku? Aku rasa kami tidak memiliki masalah denganmu?" tanya sosok Tetua Agung itu kepada Chen Feng.


Sambil tertawa Chen Feng pun menjawab pertanyaan tersebut.


"Membunuh seluruh orang orang dari klanmu? Jangan suka mengada ngada kau pak tua! Aku baru saja tiba di tempat yang sudah kacau ini, dan tujuanku hanyalah mencari orang yang kuat, lalu bertarung dengannya. Sangat kebetulan aku melihat anggota keluargamu itu, yang sedang berada di sana dan bertarung dengan beberapa orang, karena aku pikir dia adalah orang yang kuat jadi aku menantangnya untuk bertarung melawanku, sedangkan masalah atas kematian anggota keluargamu yang lain! Jangan kau limpahkan kepadaku kakek tua!" ucap Chen Feng dengan nada tidak suka.


Mendengar perkataan dari anak muda yang dihadapannya, sosok Tetua Agung itu sejenak terdiam dan berfikir di dalam benaknya.


"Ternyata bukan dia yang membunuh seluruh anggota kelompok yang telah aku kirim ke alam bawah ini, sepertinya masih ada Kelompok yang lain lagi." pikir sosok tua itu di dalam hatinya.


Sedangkan Chen Feng yang melihat kakek tua di hadapannya tampak terdiam, dia pun langsung berteriak lantang.


"Hei kakek tua! Karena kau sudah ada disini, mari kita bertarung!" ajak Chen Feng lalu melesat kearah sosok kakek tua itu dengan niat membunuh yang mengerikan.


Tetua itu yang melihat tindakan dari anak muda dihadapannya pun, ia hanya diam sambil memperhatikan, sementara itu Chen Feng yang tiba-tiba sudah muncul dihadapan kakek tua itu langsung melayangkan teknik pukulan miliknya secara membabi buta, namun dengan mudah sosok kakek tua dihadapan Chen Feng pun dapat menghindari pukulan yang dilayangkan oleh Chen Feng.


"Ayo serang! Serang kakek Tua!" tantang Chen Feng berteriak dengan aura kekuatan yang membara.


"Dasar anak muda tidak tahu diri,


tanpa kau suruhpun aku memang akan menyerangmu, karena kau telah membunuh salah satu dari anggota klanku, maka kau juga harus mati untuk menebus kematiannya itu." ucap sosok kakek tua itu sambil tersenyum.


Lalu hanya dengan menggunakan jentikkan tangannya ia menghadang serangan dari Chen Feng, hingga kemudian saat hentikan tangan dari sosok kakek tua itu mengenai kepalan tinju milik Chen Feng, dia pun berteriak,


"Mati kau!" teriak sosok kakek tua itu dengan serius, hingga hanya dalam sekejap jentikan tangan yang mengenai kepalan tinju dari Chen Feng telah membuat Chen Feng terpental ,hingga beberapa ratus meter jauhnya.


Hingga akhirnya tubuh Chen Feng pun menabrak sebuah perbukitan.


Boommm....brakkkrakkk.

__ADS_1


Terdengar suara ledakan yang terjadi akibat tubuh Chen Feng menabrak bongkahan batu pada perbukitan itu, Ling Ling, Qian Xue dan para anggota kelompok Chen Feng menjadi terkejut ketika melihat Chen Feng yang dapat dikalahkan dengan mudah oleh sosok kakek tua itu.


Lalu mereka semua pun hendak mengambil tindakan untuk menolong Chen Feng, namun tindakan mereka pun langsung di hentikan oleh kelima Leluhur dari alam surga itu.


"Kalian semua hentikan! Jangan alda yang bergerak sedikitpun, kalian pikir sosok Tettua dari klan pusat iblis darah alam atas itu adalah sosok kultivator yang biasa! Kalian salah, karena lawan kalian saat ini benar-benar hebat, bahkan hanya dengan hentakan kakinya saja dapat membunuh kalian, maka jiika sesuatu terjadi kepada kalian pasti akan mengerti bagaimana perasaan Chen Feng nantinya. apakah itu yang kalian mau! " gumam leluhur Lee Gong Gi mengingatkan.


Mendengar penjelasan dari para leluhur itu, Ling Ling pun kembali bertanya.


"Kakaj pertama Lee Goong Gi? Namun bagaimana dengan Chen Feng, aku tidak tega melihat dirinya seperti itu ucap Ling Ling meneteskan air mata.


" Bukankah sudah aku katakan adikku, tenanglah serang. Seperti itu tidak akan terpengaruh sama sekali oleh Chen Feng yang telah dirasuki oleh kekuatan jahatnya sendiri." jelas leluhur Mao Yuan


.


Dan benar saja terbukti, dimana tempat Chen Feng terjatuh, Chen Feng pun keluar dari bawah bongkahan batu dan melayang ke udara sambil memainkan lehernya dan lalu membersihkan bajunya dari debu debu kotoran yang melekat di tubuhnya. Lalu dia pun kembali berkata.


" Tidak buruk kau kakek tua! Tidak buruk sama sekali, ternyata kau memang memiliki kekuatan yang hebat, dan baguslah Jika begitu, maka aku menjadi sangat bersemangat untuk bertarung melawanmu." ucap Chen Feng kemudian meledakkan kekuatan Bloodline miliknya.


.


Setelah itu Chen Feng kembali melesat kearah sosok kakek tua, melihat apa yang di lakukan olehChen Feng, kakek tua itupun bergunam pelan.


"Pantas antas Fan Xing dak dapat membunuhnya, karena ada sesuatu hal yang aneh dengan anak muda ini, kelihatannya dia bukanlah orang yang berasal dari alam bawah ini. "


Namun kembali saja sosok Tetua agung dari klan pusat iblis darah alam atas itu dapat menghindari semua serangan yang dilayangkan oleh chen Feng .


Lalu dengan mudah, sambil terus memikirkan anak muda yang sedang melawan nya saat ini Dia pun kembali bergumam di dalam hatinya.


"Benar! Anak ini bukanlah kultivator yang berasal dari alam bawah ini, tapi dari mana asal bocah ini? Aku sendiri bahkan tidak dapat melihat tingkatan dari basis kultivasi miliknya." gumam kakek tua itu.


"Begitu juga dengan riak-riak Guntur ini, tidak salah lagi ini adalah energi kekuatan dari kesengsaraan Guntur Surgawi, tapi bagaimana mungkin ada seorang Kultivator yang memiliki Bloodline yang memiliki aura kekuatan dari kesengsaraan Guntur Surgawi? Kelihatannya memang benar jika anak muda ini pasti bukanlah kultivator dari alam bawah ini." gumam sosok Tetua Agung dari klan pusat iblis darah itu lagi.


Melihat sosok tua itu yang masih diam saja, Chen Feng pun langsung berteriak kepada sosok kakek tua dihadapanny tersebut.


"Hei kakek tua! Mengapa kau terus menghindar? Ayo bertarunglah melawanku. buatlah diriku merasa puas!" teriak Chen Feng menantang.


"Baiklah anak muda, kalau itu memang mau mu, maka aku akan menerima tabtanganmu ini."


kemudian sosok Tetua Agung dari klan pusat iblis darah itu pun mulai melancarkan pukulan demi pukulan miliknya kearah Chen Feng,tapi dengan cepat Chen Feng dapat menangkis seluruh pukulan demi pukulan yang dikeluarkan oleh sosok Tetua Agung dari klan pusat iblis darah itu,


Tak lama Chen Feng pun berkata.

__ADS_1


"Tidak buruk, benar benar tidak buruk, ayo lagi lagi Tetua! Keluarkan seluruh kekuatanmu untuk bertarung melawanku." tantang Chen Feng sambil mengeluarkan seluruh energi kekuatan dari Bloodline Guntur surgawi miliknya.


Setelah itu terjadilah fluktuasi energi Guntur surgawi yang memancar dengan begitu mengerikan dari dalam tubuh Chen Feng, yang membuat sosok Tetua Agung dari iklan pusat iblis darah itu harus mundur hingga beberapa meter kebelakang, diakibatkan oleh tekanan fluktuasi dari energi Guntur Surgawi yang dipancarkan oleh tubuh Chen Feng.


"Anak ini tidak normal! Bahkan dia berani meledakkan kekuatan Bloodline miliknya, Cari mati anak ini." Gumam sosok Tetua Agung dari klan pusat iblis daerah itu.


Hingga tanpa kakek tua itu sadari, tiba-tiba Chen Feng telah hadir tepat didhadapan tetua Aung itu dan langsung melayangkan kepalan dari tinjunya tepat di wajah dari sosok ketua agung itu.


Walaupun sempat menangkis tinju yang dilayangkanakan oleh Chen Feng, kana tetapi sosok Tetua Agung itu tetap terhempas terkena pukulan dari Chen Feng.


Dan tidak sampai di situ, Chen Feng pun kembali melaju kencang mengejar sosok kakek tua yang menjadi lawannya itu.


"Tidak buruk bocah! Sudah sangat lama kakek tua ini tidak pernah terpukul seperti ini dan kaulah orang yang pertama dapat membuatku seperti ini." puji sosok kakek tua itu sambil menenangkan dirinya.


"Cih, bukan hanya akan memukulmu kakek tua. Bahkan aku akan membunuhmu." ancam Chen Feng tampak tertawa bahagia.


Kemudian sosok kakek tua yang melihat anak muda di hadapannya tertawa bahagia, menjadi sangat marah. Setelah itu dia pun mengeluarkan senjata pusaka berbentuk sabit yang mengeluarkan energi dingin mencekam.


"Ayo kita lanjutkan kembali pertarungan ini! " ucap sosok kakek tua itu sambil menghunuskan Sabit panjang di tangannya kearah tanah.


"Oh keluar juga senjata milikmu ya. Aku ingin melihat seberapa hebat senjata pusaka milikmu atau pedang milikku." ucap Chen Feng sambil mengambil pedang kuno legendaris miliknya dari dalam cincin ruang miliknya.


Dan kemudian, mereka berdua akhirnya pun saling menyerang satu sama lain menggunakan senjata milik mereka masing-masing, tabrakan demi tabrakan dari senjata pusaka milik mereka akhirnya tidak dapat terhindarkan lagi, setiap tabrakan dari dua senjata pusaka milik sosok kakek tua dan senjata pusaka milik Chen Feng beradu pukul puklan.


bahkan terdengar suara yang sangat memekakkan telinga, karena fluktuasi dari dua energi kedua senjata yang aling bertabrakan itu yang dapat menghancurkan ruang kekosongan yang berada di sekitar mereka berdua.


Hingga semakin lama, pertempuran antara ketua Agung Dari klan pusat iblis darah yang berasal dari alam atas melawan Chen Feng semakin sengit, terjadi keduanya saling mengeluarkan tehnik teknik mereka yang tidak pernah terlihat oleh siapapun yang berasal dari alam.


Bahkan anggota para kelompok Chen Feng pun tidak pernah mengetahui bahwa Chen FengFeng memiliki teknik serangan yang mengerikan itu. Bahkan mereka tidak menyangka bahwa Tuannya begitu sangat kuat, dan dapat menandingi seorang Tetua Agung yang memiliki posisi teratas dari klan pusat iblis darah alam atas.


Seluruh anggota Chen Feng terkesima melihat betapa mengerikannya kekuatan orang yang mereka anggap adalah pemimpin mereka itu.


Kembali ke tempat di mana Chen Feng sedang bertarung.


"Kakek tua! Kelihatannya kekuatanmu hanya biasa-biasa saja, bahkan di masa lalu seorang pelayan di kediamanku memiliki kekuatan yang lebih besar dibandingkan dengan kekuatan yang kau miliki sekarang ini." ucap Chen Feng sambil melesat melancarkan serangan pedang miliknya ke arah sosok tua yang berada tepat di hadapannya.


Sambil menahan gempuran dari teknik pedang milik Chen Feng, kakek tua itu terus berpikir .


"Apa maksud perkataan dari anak ini? Apa benar anak ini mempunyai identitas yang tidak biasa? Bahkan jika aku bertarung dengan waktu yang lama, kelihatannya aku tidak akan mampu bertahan menghadapi serangan guntur surgawi memiliki pemuda itu."


Lalu sambil menahan serangan pedang dari Chen Feng dengan sisa kekuatannya, Tetua Agung itu merilis teknik dengan membuat segel di tangan kirinya, hingga tak lama kemudian sebuah lingkaran sihir muncul tepat di atas kepalanya, yang mengeluarkan energi dingin yang menyayat kekuatan jiwa bagi yang melihat.

__ADS_1


Setelah itu muncul sebuah rantai dengan kekuatan merah darah yang berisikan niat membunuh yang sangat mengerikan dan langsung rantai-rantai yang keluar dari lingkaran sihir itu menyerang ke arah Chen Feng, dengan sigap Chen Feng melayang ke udara mencoba menghindar dari kejaran rantai-rantai yang merupakan teknik dari Tetua Agung dari klan pusat iblis darah itu.


__ADS_2