Pewaris Tahta Surgawi

Pewaris Tahta Surgawi
Nasehat Dari Para Leluhur Pendirian Klan


__ADS_3

Lalu para bawahan itu pun mengangguk setuju mendengar penjelasan dari pemimpinnya mereka. Kemudian sosok pemimpin itu langsung memerintahkan kepada bawahannya untuk segera pergi mencari informasi di mana Fan Ji Hoo berada.


Dengan cepat para bawahnya itu pun melesat kearah yang telah ditunjuk oleh sosok pemimpin mereka. Dan kemudian sosok pemimpin itu juga ikut melesat pergi untuk mencari keberadaan dari Komandan iblis Fan Ji Hoo.


Sementara di tempat Chen Feng berada. Ia pun melihat para anggota kelompoknya sedang beristirahat dan melepaskan beban yang mereka tanggung selama berkultivasi menyerap esensi murni dari kesengsaraan Guntur naga Surgawi.


Pada saat itu mereka tidak dapat beristirahat seperti sekarang ini. Mereka semua harus berjuang untuk memurnikan esensi murni dari kesengsaraan naga Guntur surgawi yang mereka serap.


Sedangkan Chen Feng yang melihat hal itu pun merasa senang di dalam hatinya.


"Akhirnya mereka semua dapat beristirahat seperti sekarang ini." gumam Chen Feng menatap mereka lekat.


Ling Ling dan Qian Xue yang melihat wajah Chen Feng yang terlihat seperti sedang memikirkan sesuatu pun, langsung memberanikan diri mereka untuk bertanya kepada suaminya tersebut.

__ADS_1


"Apa yang sedang kamu pikirkan suamiku?"


"Iya benar suamiku.Apakah ada sesuatu hal yang mengganjal di dalam pikiranmu saat ini?" tanya Ling Ling dan Qian Xue menatap lekat.


Chen Feng yang mendengar pertanyaan yang diajukan oleh kedua istrinya itu pun sedikit tersentak dari lamunannya.


"Oooo…Tidak. Aku tidak memikirkan sesuatu yang penting, aku hanya merasa senang ketika melihat saudara-saudara kita. Coba lihatlah mereka semua yang sedang beristirahat itu. Aku tidak pernah melihat mereka beristirahat, karena dalam beberapa pekan ini aku sudah terlalu memaksa tubuh mereka untuk mengeluarkan banyak tenaga. Namun sekarang melihat mereka dapat beristirahat seperti ini alangkah tenangnya hatiku ini. Melepaskan sedikit beban yang ada di pundak kita terasa sangat nyaman walaupun hanya sekejap saja." jawab Chen Feng menjelaskan kepada kedua istrinya.


Ling Ling dan Qian Xue yang mendengar perkataan dari suaminya itu pun berkata.


"Benar yang diucapkan oleh kakak Ling Ling. Tapi ini semua kami lakukan hanya demi bisa berdiri di sampingmu suamiku. Kami ingin agar kita semua dapat melewati suka dan duka bersama-sama." ucap Qian Xue menimpali.


Mendengar perkataan yang keluar dari kedua istrinya itu, hati Chen Feng menjadi sangat damai.

__ADS_1


"Terima kasih! Terima kasih kepada kalian semua, karena selalu berada di sampingku dalam bahaya sebesar apapun itu. Tapi maaf, karena aku belum bisa membuat kalian semua hidup tenang dan bahagia. Karena masih terlalu banyak hal-hal yang sangat berbahaya yang akan aku lalui, bahkan akan lebih sangat berbahaya ketika kita semua mencapai kealam atas nanti. Tapi tenanglah! Di masa depan nanti, aku berjanji kepada kalian semua, bahwa aku akan memberikan kehidupan yang layak bagi kalian semua. Dan inilah janjiku untuk kalian berdua dan seluruh anggota saudara-saudaraku yang lain." ucap Chen Feng dengan sangat tulus.


Ling Ling dan Qian Xue merasa tersentuh mendengar perkataan yang keluar dari mulut suaminya itu. Dengan cepat mereka berdua pun bergegas melangkah mendekati suaminya yang sedang duduk. Lalu ikut duduk bersandar di samping suaminya sambil merebahkan kepala mereka di atas pundak kanan dan kiri Chen Feng.


Kelima leluhur pendiri klan utama dari alam surga, yang saat ini telah menjalin tali persaudaraan dengan Chen Feng, yang awalnya sedang duduk berkultivasi pun dapat mendengar perbincangan antara Chen Feng dengan Ling Ling dan juga Qian Xue.


"Adikku Chen Feng. Hatimu begitu mulia. Seseorang yang memiliki kekuatan yang amat dahsyat haruslah mempunyai hati sepertimu, yang selalu tidak memikirkan dirinya sendiri. Namun harus lebih mengutamakan kehidupan dari anggota kelompoknya sendiri. Itu adalah sifat pemimpin yang seharusnya." puji pendiri kaisar surgawi pertama Lee Gong Gi.


"Ya adikku Chen Feng. Kamu harus selalu memiliki sifat seperti itu, karena anggota keluarga adalah yang segalanya. Jadi ktika seseorang tidak memikirkan keluarganya sendiri, maka sesungguhnya dia adalah orang yang sangat hina. Walaupun dia mempunyai kekuatan seluas langit, pada akhirnya ia juga akan binasa. Namun jika kita memiliki saudara yang kita prioritaskan paling utama,maka dapat dipastikan hidup kita akan lebih panjang dan bermakna serta akan terasa bahagia, tenang dan juga damai." tambah leluhur pendiri pil tower Mao Yuan.


"Dunia ini luas adikku. Jika di setiap alam kita memiliki saudara yang dapat berbagi suka dan duka dan selalu berdiri di samping kita ketika bahaya menghampiri. Apakah kehidupan kita akan lebih bermakna dan lebih mudah. Tentu saja jawabannya Ya. Maka dari itu ketika kamu tiba di alam atas nanti, lebih baik kau mencari persaudaraan daripada memperbanyak musuh. Karena di alam atas tidak sama seperti di alam bawah yang kamu dapat seenaknya saja bertarung dan membunuh. Hanya sedikit orang orang yang memiliki teknik kekuatan dan kemampuan yang kecil di alam atas, karena mereka semua memiliki kekuatan dan kemampuan yang besar, ditambah lagi dengan dukungan orang-orang dari fraksi-fraksi dan keluarga-keluarga utama yang tidak dapat diremehkan kekuatannya. Jadi jika kamu menyinggung atau mengganggu ketentraman mereka, maka dapat dipastikan itu adalah suatu kerugian. Aku tidak ingin kamu dan kedua istrimu serta anggota kelompokmu mengalami hal tersebut. Karena jika sampai itu terjadi maka dirimu pasti akan kerepotan menghadapi mereka semua." ucap leluhur Ling Ba Ti An.


"Benar adik, dan apakah kau tahu apa yang selanjutnya akan kau lalui? Hari-hari dirimu akan selalu bertarung dan terus bertarung tiada henti. Maka dari itu ketika dirimu dan kita semua tiba di alam atas nanti, aku berharap kita selalu berhati-hati dalam bertindak. Tidak selalu menonjolkan kekuatan kita dan jangan sekali-kali berbuat yang tidak perlu." ujar leluhur pendiri klan pedang surgawi dari alam surga Qian Bou Bou.

__ADS_1


"Tapi perlu kau ingat juga adik Chen Feng. Ketika keadaan tidak seperti yang kita inginkan, maka karena kita harus melawan jika kita terlalu diremehkan. Kita harus melawan dengan cepat dan jika dapat membunuh orang-orang tersebut maka bunuhlah tanpa meninggalkan jejak sedikitpun. Dan jika kita tidak dapat mengalahkan mereka, lebih baik kita pergi dari tempat itu secepat mungkin. Karena dari yang aku tahu semasa hidupku selama tinggal di sana, orang-orang dari alam atas selalu bertindak berkelompok. Jadi jika kita tidak dapat mengalahkan mereka dengan cepat, maka akan sangat merepotkan kalau sampai mereka memanggil lagi kelompok-kelompok Sekutu mereka. Jadi kalau memang tidak dapat mengalahkannya dengan cepat, akan lebih bagus setibanya kita di alam atas, lebih baik pergi menghindar secepat kilat." ucap leluhur pendiri kuil artefak Song Jian mengingatkan.


__ADS_2