Pewaris Tahta Surgawi

Pewaris Tahta Surgawi
Mendapatkan Batu Prasasti


__ADS_3

Lalu Chen Feng pun mulai merasakan prasasti yang ia pegang itu dengan menggunakan kekuatan jiwa miliknya. Ia terkejut ketika ia masuk kedalam prasasti itu.


"Tekanan kekuatan spiritual yang sangat mengerikan," gumam Chen Feng sambil melihat kearah sekelilingnya.


Lalu tak lama kemudian, Chen Feng pun melihat hamparan ruang kekosongan yang dipenuhi dengan aura spiritual yang begitu murni.


"kelihatannya aku mendapatkan harta yang bagus kali ini." ucap Chen Feng tersenyum senang.


Sedangkan tidak jauh dari Chen Feng berdiri, kelompok pangeran Zhou berteriak keras kepada Chen Feng.


"Hei bocah! Cepat kembalikan prasasti itu kepada pangeran kami. Jika tidak, maka kau akan menyesal seumur hidupmu." ancam seorang prajurit dari pangeran Zhou


Mendengar tuannya diancam oleh prajurit itu, Fan Mouji pun langsung melesat menyerang prajurit itu menggunakan kekuatan spiritual miliknya


Namun siapa sangka, jika ternyata prajurit itu dapat menahan serangan yang dilayangkan oleh Fan Mouji.


"Cari mati kalian!" teriak prajurit itu sambil mengeluarkan kekuatan spiritual miliknya dan melayangkan pukulannya kearah Fan Mouji.


Tapi dengan sigap, Fan Mouni pun menghindari serangan dari prajurit itu.


"Kelihatannya kalian memang sengaja ingin membuat masalah dengan kami. Apakah kalian tidak mengetahui bahwa pangeran Zhou ini adalah seorang pewaris Tahta dari kerajaan Ling Yang? Aku pastikan kalian semua akan menyesalinya jika terjadi sesuatu pada pangeran Zhou." ancam prajurit itu memberikan peringatan.


Namun Fan Mouji yang mendengar ancaman itu, tidak mengindahkan perkataan dari prajurit tersebut. Dengan sigap dia pun mengeluarkan senjata pusaka miliknya dan langsung melesat ke arah prajurit itu.


Lalu prajurit yang melihat Fan Mouji telah melesat menggunakan senjata pusaka miliknya, prajurit itu pun juga ikut mengeluarkan senjata pusakanya guna menghadang penyerangan Fan Mouji.


Hingga akhirnya pertarungan di antara dua kultivator itu tidak dapat terhindarkan lagi, pukulan demi pukulan silih berganti mereka tunjukkan dan saling menyakiti.


Para orang orang yang melihat pertarungan itupun langsung bergumam di hati mereka.


"Berasal dari mana para bocah-bocah itu? Mengapa mereka berani sekali beradu pukul dengan orang-orang dari pangeran Zhou?" tanya mereka merasa heran.


Terjadi perbincangan di daerah sekitar mereka bertarung. Lalu pangeran Zhou pun berkata kepada beberapa dari prajurit miliknya.

__ADS_1


"Kalian semua, cepat selesaikan para hama yang ada dihadapanku ini. Jangan sampai terlalu mencolok menimbulkan kegaduhan." titah pangeran Zhou kepada para prajuritnya.


Mendapat perintah dari pangeran Zhou, para prajurit itu pun langsung menyerang ke arah Chen Feng.


Melihat hal itu, Fan Kiyoung dan Fan Hai lalu melesat menghadang para prajurit itu. Dan terjadilah pertarungan di antara para prajurit dari pangeran Zhou yang melawan anggota kelompok Chen Feng.


Melihat kejadian itu, Tuan putri Xiao Xuan pun melangkah mendekati Chen Feng.


"Apa yang kamu lakukan?" tanya tuan putri Xiao Xuan menatap tidak suka.


"Tenanglah Xuan Er, selama aku ada di sini seluruh tindakan yang aku lakukan tidak ada hubungannya dengan kerajaan Xuan." jawab Chen Feng terlihat santai.


"Tapi pengawal Chen. Mereka bukanlah orang yang mudah dihadapi." timpal pangeran Lin kepada Chen Feng.


"Benar Pengawal Chen, lalu bagaimana jika aku ikut membantu para saudara-saudaramu untuk mengalahkan prajurit prajurit itu!" pinta pangeran Lan dengan wajah memelas.


"Tenanglah para pangeran. Keiha saudaraku itu sudah cukup untuk melawan mereka." jawab Chen Feng menolak.


Mendengar jawaban dari Chen Feng, pangeran Lan dan pangeran Lin menjadi gusar. Kedua pangeran itu saling menatap lekat, sedangkan di dalam hati nya mereka sedikit tidak percaya dengan apa yang diucapkan oleh Chen Feng.


Sementara itu pertarungan masih terus berlanjut antara para prajurit dari pangeran Zhou dan para anggota kelompok Chen Feng yaitu Fan Mouji dan Fan Kiyong serta Fan Hai.


Pertarungan di antara mereka semakin intens, jual beli serangan serta teknik mereka keluarkan untuk saling menjatuhkan lawan-lawan mereka, namun kekuatan milik mereka sangat seimbang. Prajurit dari pangeran Zhou merasa sangat terkejut melihat mereka dapat dihadang hanya oleh tiga orang yang berada di tingkat kedua dari ranah alam dewa.


"Bagaimana mungkin mereka dapat menahan kita? Aku yakin, pasti mereka memakai suatu teknik terlarang."


"Benar, aku juga berpikir seperti itu, itu artinya jika kita dapat mengalahkan mereka bertiga, maka rahasia dari teknik-teknik mereka akan menjadi milik kita." tukas para prajurit dari pangeran Zhou itu.


Timbul niat serakah dari para prajurit pangeran Zhou yang ingin menguasai teknik dari Fan Mouji dan Fan Kiyoung serta Fan Hai.


Sementara itu pangeran Zhou berteriak kepada para prajuritnya karena merasa geram.


"Hei kalian semua! Apa yang sedang kalian lakukan hah! Menghadapi para semut rendahan seperti mereka saja kalian harus membutuhkan waktu yang lama untuk mengalahkan mereka." teriak pangeran Zhou dengan nada yang keras.

__ADS_1


Mendapat teguran dari pangeran Zhou, para prajurit itu kemudian mengeluarkan kekuatan spiritual mereka dengan cara gila-gilaan dan kemudian mereka merilis teknik yang menjadi andalan dari mereka semua.


Lalu, tampak aura biru muncul dari semua prajurit itu dan menjadi satu, hingga pada akhirnya cahaya biru itu mengeluarkan sebuah bayangan raksasa.


"Saatnya untuk kalian benar-benar mati bocah-bocah sialan!" maki para prajurit itu dengan nada emosi.


Melihat para prajurit itu yang telah menggabungkan kekuatan spiritual milik mereka. Fan Mouji, Fan Kiyoung serta Fan Hai juga ikut menggabungkan kekuatan mereka bertiga, yang di mana mereka memiliki garis keturunan yang sama yaitu keturunan dari klan iblis darah.


Lalu ketiga kekuatan dari gabungan aura spiritual yang memiliki kesamaan yang kental membuat getaran demi getaran terjadi di sekitar wilayah itu yang membuat para prajurit itu bahkan pangeran Zhou pun menjadi terkejut melihatnya.


"Sebenarnya berasal dari mana mereka ini? Mengapa hanya berada di ranah alam dewa tingkat kedua, dapat memiliki getaran aura yang sangat mengerikan!" gumamnya bingung.


Hingga pada akhirnya, keterkejutan pangeran Zhou dan seluruh orang orang yang berada di tempat itu mencapai kepada puncaknya, di saat melihat tiga orang yang menggabungkan kekuatannya itu mengeluarkan aura merah darah yang berisikan ria-riak petir.


"Bukankah itu aura dari iklan iblis darah! Apakah jangan jangan mereka bertiga berasal dari klan iblis darah?"


Terjadi perbincangan di antara orang orang yang melihat aura spiritual yang dikeluarkan oleh ketiga orang yang berada di atas udara itu.


Bahkan pangeran Zhou sendiri sempat gemetar melihat aura spiritual yang dilepaskan oleh ketiga orang yang menjadi lawan dari para prajuritnya itu.


"Itu itu adalah aura dari klan iblis darah. Mengapa mereka bisa sampai ke tempat ini? Apakah aku tidak salah melihat? Tapi tidak tidak itu memang benar aura merah darah kental yang menjadi ciri khas dari klan iblis darah." Gumam pangeran Zhou kembali.


Sementara itu, para prajurit dari pangeran Zhou pun ikut merasal terkejut, ketika melihat lawan di depan mereka telah mengeluarkan aura merah darah kental yang mereka juga mengetahuinya bahwa aura itu adalah ciri khas dari klan iblis darah.


"Apakah kita telah menyinggung orang yang tidak patut kita singgung?" tanya para prajurit dari pangeran Zhou.


Lalu ketika Fan Mouji dan Fan Kiyoung serta Fan Hai yang melihat para prajurit dari pangeran Zhou itu tidak fokus dalam menggunakan teknik yang mereka siapkan, dengan cepat mereka pun langsung melepaskan kekuatan gabungan mereka, hingga cahaya merah darah yang kental yang berisikan riak riak energi petir itu pun langsung melesat dengan kencang ke arah para prajurit dari pangeran Zhou tersebut.


Hingga detik kemudian.....


iBoommmmmmmmmm boommmmmmmm boommmmmmmmmm....


Ledakan yang keras pun terjadi akibat cahaya merah darah yang menghantam sosok bayangan raksasa itu hingga hancur menjadi ketiadaan, diikuti oleh para prajurit dari pangeran Zhou yang ikut lenyap tidak tersisa sedikitpun.

__ADS_1


Dan kejadian itu pun sangat mengguncang hati para jenius jenius muda dari kerajaan Xuan. Mereka semua yang melihat hal itu juga menyadari bahwa ketiga saudara dari pengawal Chen itu ialah orang orang dari klan iblis darah dari keluarga utama di alam atas ini.


__ADS_2