
Kelompok kultivator kultivator yang berasal dari beberapa kekuatan yang ada di benua menengah itu pun, merasa seolah-olah dipermalukan oleh para anggota kelompok Chen Feng.
Lalu salah satu dari mereka mulai membuat rencana.
"Ketika kita semua sudah berada di dalam kota kerajaan Jin Jun, maka kita harus membuka kedok dari orang orang berasal dari benua Barat itu. Sehingga mereka semua dapat dikeluarkan dari kompetisi kenaikan level yang diadakan oleh kerajaan Jin Jun ini."
"Kau benar. Biar semua orang tahu, bagaimana nanti kita membongkar tipu muslihat dari orang orang dari benua barat itu. Ingin menipu kita semua dengan ranah alam roh suci! Sungguh konyol. Jika itu adalah orang-orang di benua kecil seperti benua barat, mereka mungkin akan tertipu. Tapi tidak dengan kita." timpal para kultivator kultivator dari benua menengah.
Sedangkan di dalam kota istana kerajaan Jin Jun, seluruh anggota kelompok Chen Feng tengah mencari tempat penginapan bagi mereka semua untuk beristirahat.
Hingga tak lama, berhentilah mereka di di depan rumah penginapan yang tidak begitu mewah, tapi kelihatannya nyaman untuk ditinggali.
"Maaf tuan! Aku rasa tempat ini cocok untuk kita. Dengan identitas kita, kelihatannya tempat ini adalah tempat yang paling memungkinkan untuk kita tinggali dengan damai, dan tidak terganggu oleh kultivator kultivator dari benua menengah ini, yang akan mencari masalah dengan kita." ucap pangeran Hua Ling menatap Chen Feng.
"Saudara Hua Ling, pemikiranmu memang cukup cerdik dan bijak. Dapat memikirkan kejadian yang bisa terjadi dengan begitu terperinci." jawab Chang Ma memuji.
"Saudara Ma. Mulai dari pintu gerbang kerajaan Liang, sampai pintu gerbang kerajaan Jin Jun, banyak kultivator kultivator dari benua kecil maupun benua menengah yang memiliki kekuatan yang begitu kuat, dan selalu menargetkan kelompok dari benua barat, khususnya kita sendiri yang berasal dari kerajaan Chang An. Jadi jika kita memilih untuk mencari tempat peristirahatan yang nyaman, mewah dan lengkap di pusat kota kerajaan Jin Jun, maka bersiaplah, kalau setiap harinya kita harus menangani orang-orang dari benua menengah yang mencoba mencari masalah dengan kita, bukankah itu akan sangat melelahkan? Terlebih lagi pasti bukan sedikit kultivator kultivator seperti mereka yang akan mencoba mencari masalah dengan kita. Dan jika semua itu sampai terjadi maka hari-hari kita sebelum kompetisi kenaikan level di Kerajaan Jin Jun ini diadakan l, akan sangat-sangat melelahkan karena kita telah melawan mereka. Aku rasa dengan tinggal di tempat ini, akan sedikit membuat kita nyaman, walaupun pasti tetap akan ada kelompok-kelompok yang hendak mencari masalah dengan kita. Namun alangkah baiknya, jika itu hanyalah sedikit. Ketimbang harus melawan begitu banyaknya kultivator kultivator kuat dari benua menengah." jelas pangeran Hua Ling.
"Saudaraku! Kamu memang sangat cocok untuk menjadi ahli strategi, suatu saat nanti aku akan menjadikanmu ahli strategi di tingkat suci, percayalah kepadaku." puji Chen Feng kepada Pangeran Hua Ling.
Mendengar apa yang dikatakan oleh tuannya, membuat pangeran Hua Ling merasa tersentuh dan langsung memberikan hormat kepada Tuannya, sambil berkata.
"Terima kasih Tuan! Terima kasih atas berkah dan keberuntungan yang selalu Tuan berikan kepadaku, sejak dari alam bawah hingga mencapai alam atas ini. Diriku ini, dari mulai rambut sampai ujung kakiku adalah milik Tuan. Dan seumur hidupku akan selalu setia berbakti kepada Tuan dan seluruh anggota keluarga Tuan." janji pangeran Hua Ling dengan begitu tulus.
Mendengar apa yang diucapkan oleh pangeran Hua Ling, membuat seluruh kelompok Chen Feng bersujud dan memberi hormat.Lalu mereka mengatakan kata-kata yang sama kepada Chen Feng, seperti yang dikatakan oleh pangeran Hua Ling.
"Kalian semua dari alam bawah hingga mencapai alam atas, selalu berkata seperti itu. Bukankah sudah aku katakan berulang-ulang kali, bahwa kita semua adalah satu keluarga, jadi wajar untukku harus membantu kalian menjadi hebat." jawab Chen Feng menjelaskan.
"Sekarang. Ayo kita masuk ke dalam penginapan itu." ajak Chen Feng kepada seluruh anggota kelompoknya.
"Baik baik, mari tuan." jawab pangeran Hua Ling.
__ADS_1
Lalu mereka semuanya pun berjalan masuk kedalam penginapan itu. Kehadiran mereka disambut ramah oleh seorang pemuda yang merupakan pelayan dari penginapan tersebut.
"Tuan-tuan sekalian l, silakan masuk. Apakah tuan-tuan sekalian akan menginap di penginapan ini? Ataukah hanya ingin memakan sesuatu saja?" tanya pelayan tersebut sambil mempersilahkan anggota kelompok Chen Feng duduk di kursi yang telah disediakan oleh penginapan itu.
"Kami ingin menginap di tempat ini Tuan. Tolong sediakan beberapa kamar untuk kami." jawab pangeran Hua Ling.
"Dan jangan lupa hidangkan makanan serta minuman terbaik milik penginapan ini." pinta Chang Ma.
"Baik Tuan, baik kami akan segera membawakan makanan, serta minuman terbaik milik penginapan kami. Dan aku akan segera menyiapkan tempat untuk para tuan-tuan sekalian beristirahat." jelas pelayan tersebut lalu pergi menuju ke dapur.
Tak lama berselang, datanglah beberapa pelayan yang mengantarkan makanan dan minuman ke meja tempat duduk Chen Feng dan para anggota kelompoknya.
"Silakan Tuan! Ini adalah makanan serta minuman terbaik yang ada di perumahan kami." ucap pelayan setengah baya itu.
Lalu ada seorang pria tua dengan pakaian yang cukup rapi mendatangi para anggota kelompok Chen Feng yang sedang menyantap makanan dan minuman di atas meja mereka.
"Maaf tuan-tuan sekalian, saya adalah pemilik dari tempat penginapan ini, bagaimana dengan hidangan yang kami sajikan Tuan? Apakah cocok di lidah para tuan-tuan sekalian?" tanya seorang kakek tua yang merupakan pemilik dari penginapan itu.
"Terima kasih kek, hidangan yang kalian sajikan kepada kami adalah hidangan yang terenak yang pernah kami makan." jawab pangeran Hua Ling menyanjung makanan kakek tersebut.
" Benar kek, benar yang kakek ucapkan kan itu. Kami adalah salah satu peserta yang mengikuti kenaikan level di kerajaan jin Jun ini." jawab pangeran Hua Ling.
"Oh ternyata begitu, kelihatannya keluarga ataupun Kerajaan milik tuan-tuan muda sekalian mengirimkan jenius jenius muda nya kemari. Akan tetapi jika aku boleh mengetahuinya, dari manakah asal tuan tuan muda sekalian ini?" tanya kakek tua itu.
"Kami berasal dari benua barat, yaitu kota Kerajaan Chang An yang ada di benua Barat." jawab pangeran Hua Ling.
"Sangat hebat, sangat hebat Tuan Tuan ini. Sebuah benua kecil dapat mengirimkan beberapa jenius jenius mudanya untuk mengikuti kompetisi kenaikan level di kerajaan JinJun ini. Sungguh langkah yang baik untuk memberikan pengalaman bagi jenius jenius muda seperti kalian." puji kakek tua itu merasa terpukau melihat anggota kelompok Chen Feng.
"Terima kasih, terima kasih kek. Karena telah memuji kami." ujar pangeran Hua Ling.
"Kalau begitu nikmatilah hidangan kami yang telah kami sajikan di hadapan kalian semua. kamar kamar tempat kalian beristirahat juga telah kami siapkan, kalau begitu saya undur diri dulu. " izin kakek tua itu.
__ADS_1
Hingga tak lama kemudian, ada beberapa kelompok yang memasuki penginapan tersebut dan duduk bersampingan dengan anggota kelompok Chen Feng.
"Oh...! Ternyata tempat ini telah di singgahi oleh berapa anak-anak muda yang tidak tahu tingginya langit. Dari pakaian yang kalian gunakan, tampaknya kalian bukan berasal dari benua menengah ini. Atau jangan-jangan kalian berasal dari benua kecil yang merupakan orang-orang yang lemah." hina salah seorang sambil duduk di atas tempat duduknya.
"Kelihatannya di tempat mereka, terlalu meninggikan anak anak muda seperti mereka ini saudaraku. Apakah mereka pikir anak muda ini memiliki kekuatan yang tinggi? Padahal jika dilihat, mereka adalah beberapa anak muda di alam dewa tingkat kelima. Apakah kalian berpikir kalian pantas untuk mengikuti kompetisi kenaikan level ini!" seru salah seorang teman dari orang yang berkata sebelumnya.
Mendengar kata-kata hinaan yang diucapkan oleh para kultivator kultivator yang baru tiba itu, tidak membuat anggota kelompok Chen Feng terpancing emosinya.
Mereka hanya diam tidak menjawab sedikitpun, kata-kata yang diucapkan oleh para kultivator kultivator yang kelihatannya berasal dari benua menengah.
Lalu datang seorang pelayan menanyakan kepada kultivator kultivator yang baru tiba itu.
"Apakah ada yang bisa kami bantu Tuan? Apakah tuan-tuan sekalian ingin makan di tempat kami?" tanya pelayan tersebut.
"Hei kau pelayan lambat. Cepat sediakan makanan serta minuman terbaik milik kalian dan siapkan kamar kamar terbaik untuk kami menginap di tempat ini." kata salah satu kultivator itu.
"Baik Tuan. Kami akan menyediakan makanan serta minuman terbaik kami, tapi maaf tuan, kamar kamar untuk menginap yang Tuan minta sudah tidak ada lagi yang kosong, karena seluruh kanar sudah terlebih dahulu dipesan oleh tuan-tuan ini." jawab pelayan itu sambil menunjuk ke arah anggota kelompok Chen Feng yang sedang duduk menikmati makanan di atas meja mereka.
Mendengar apa yang dikatakan oleh pelayan itu, membuat kultivator yang bertanya itu pun menjadi geram.
"Tidak perlu kau memikirkan tentang mereka! Kamar yang mereka pesan sebelumnya adalah tempat yang menjadi milik kami, jadi berikan itu kepada kami." sangkal kultivator itu menatap tajam.
"Maaf tuan, kami tidak bisa seperti itu. Karena hal itu sangat bertentangan dengan peraturan di penginapan kami."
"Apa yang kau katakan! Berani sekali kau, cepat ulangi perkataanmu barusan?" tanya kultivator itu sambil mencekik leher pelayan tersebut.
Dan tentu saja, perbuatan mereka membuat geram Chen Feng.
Lalu dengan menggunakan sumpit di tangannya, Chen Feng melemparkannya ke arah tangan kultivator yang mencekik leher dari pelayan itu, hingga sumpit itu pun menancap ke tangan kultivator yang sedang mencekik leher pelayan.
Dan tentu saja hal itu membuat kultivator tersebut menjerit kesakitan dan melepaskan cekikannya dari leher pelayan itu.
__ADS_1
"Kurang ajar! Kurang ajar! Siapa yang mencari gara-gara dengan kami!" teriak teman dari kultivator yang terkena serangan sumpit dari Chen Feng.
"Pasti itu ulah mereka, benar pasti itu mereka saudaraku." ucap teman dari kultivator itu sambil bangkit dan hendak menyerang anggota kelompok Chen Feng.