Pewaris Tahta Surgawi

Pewaris Tahta Surgawi
Putri Keluarga Ji


__ADS_3

Kemudian awan pekat yang berada tepat di atas langit itu mengeluarkan gemuruh yang hebat l, serta mengeluarkan kilatan Guntur yang menyambar nyambar di daerah di sekitar tempat yang diduduki oleh keluarga Ji itu.


"Nona besar...! Bersiap siaplah, kesengsaraan Guntur itu akan segera terjadi." ucap seorang kakek tua yang berada tidak jauh dari gadis muda yang dipanggilnya itu.


Lalu gadis muda itu pun mengeluarkan aura spiritualnya untuk melindungi tubuhnya ketika kilatan Guntur mulai menyambar di sekitar dirinya.


Dan benar saja, tubuh gadis muda itu tidak terluka sedikitpun karena dilindungi oleh aura spiritual yang ia keluarkan.


Chen Feng yang melihat kejadian itupun merasa sangat kagum, lalu dia bergumam di dalam hatinya.


"Ternyata Gadis itu sedikit memiliki kemampuan." puji Chen Feng.


Sementara di atas langit, kesengsaraan Guntur mulai menampakkan taringnya dengan mengeluarkan suara kilatan yang sangat dahsyat, disertai kilatan Guntur yang semakin intens keluar dari dalam awan hitam pekat Di atas langit tersebut.


Lalu kilatan Guntur yang menyambar nyambar itu pun, meluluhlantakan dan menggetarkan seisi tempat di sekitar gadis muda itu berdiri.


Tak lama berselang, gadis muda itu pun melesat ke atas udara dengan mengacungkan pedangnya menerobos kilatan kilatan petir dari kesengsaraan Guntur yang sedang ingin mencoba berusaha membunuhnya.

__ADS_1


"Tetua....! Apakah nona besar dapat bertahan serta menaklukkan kesengsaraan Guntur ini?" tanya salah satu praktisi di belakang tetua dari keluarga Ji itu.


"Tenanglah...! Nona Ji Ru Yu pasti dapat menaklukkan kesengsaraan Guntur ini, karena keluarga Ji kita telah melatihnya dengan cukup keras, serta telah memberikannya beberapa harta pusaka untuk persiapan melawan kesengsaraan guntur ini. Jadi tenanglah kalian semua, aku yakin nona Ji Ru Yu pasti dapat menaklukkan kesengsaraan Guntur ini." jawab tetua dengan begitu yakin.


Sementara itu, nona muda yang sedang berusaha menaklukkan kesengsaraan Guntur itu yang ternyata bernama Ji Ru Yu sedang bertarung melawan kilatan kilatan guntur yang mencoba membunuhnya.


Namun dengan elegan, dia dapat menghindar serta menebas kilatan kilatan Guntur tersebut, dengan menggunakan pedang yang ada di tangannya.


Lalu ketika kilat dan Guntur yang berukuran sangat besar mencoba mendekatinya, ia langsung mengeluarkan sebuah lonceng yang berwarna emas dan dilemparnya ke atas kepalanya, hingga berubah lah lonceng kecil itu menjadi berukuran besar dan jatuh membungkus gadis muda itu untuk menghalangi kilatan Guntur yang berukuran besar ingin menyentuh tubuh gadis muda tersebut.


Seluruh anggota keluarga Ji yang menyaksikan kejadian itu, sangat khawatir kalau kilatan kilatan guntur itu dapat melukai nona besar mereka.


"Tenanglah...! Jangan panik, coba sekarang kau lihat kemampuan nona Ji Ru Yu." perintah seorang tetua itu yang melihat gadis muda yang bernama Ji Ru Yu mengeluarkan lonceng emas untuk melindungi dirinya.


Dan kejadian itu pun membuat seluruh anggota keluarga yang menemani nona besar mereka menjadi lega.


Sedangkan Chen Feng kembali merasa terpukau akan kehebatan yang di miliki oleh wanita cantik tersebut.

__ADS_1


"Benar benar gadis muda itu memiliki kemampuan yang lumayan." puji Chen Feng pelan.


Hingga pada pada akhirnya, gadis muda yang bernama Ji Ru Yo itu pun berhasil menaklukkan kesengsaraan Guntur yang menguji kekuatannya itu.


Setelah itu, wanita itu pun melesat mendekati anggota kelarganya yang lain.


"Paman Ji Ryu, aku telah selesai dalam mengalahkan kesengsaraan Guntur itu." ucap gadis muda itu dengan sopan sambil memberikan hormatnya kepada tetua di dalam keluarganya itu.


"Nona besar sangat hebat, tidak salah kepala keluarga kita sangat memuji kehebatan dari nona besar." puji seorang kakek tua di kelompok keluarga Ji itu.


"Paman terlalu memuji Ru Yu, Kekuatan ini belumlah hebat dibandingkan dengan kakak kakakku." jawab gadis muda itu dengan sopan.


"Kepala keluarga serta tuan, muda kedua memanglah hebat, namun nona besar juga lah hebat, aku yakin jika keluarga Ji sangat merasa beruntung memiliki kalian bertiga ucap kakek tua itu." jawab tetua itu.


Assalamu'alaikum semuanya.., 🥰🥰🥰🙏🙏


Untuk hari ini, maaf banget ya, gak bisa up banyak, karena author lagi gak enak badan. Tapi aku tetap usahakan untuk updet kok,

__ADS_1


Sekali lagi, terimakasih untuk readers semua yang sudah selalu mampir ke novel ini, love sekebon kebun duren orang untuk kalian semua, 🤣🤣, do'ain author cepat sembuh ya. makasih 😘✌🙏


__ADS_2