Pewaris Tahta Surgawi

Pewaris Tahta Surgawi
Chen Feng kembali bangkit


__ADS_3

Kemudian Ling Ling bertanya kepada komandan iblis Fan Mo.


"Bagaimana keadaan Chen Feng? Apakah dia baik-baik saja?" Ling Ling memasang wajah khawatir.


"Maaf nyonya kami tidak dapat mengetahui keadaan dari tuan Chen Feng, karena kami tidak dapat mendekati gua yang sudah hancur itu sebab petir-petir itu melarang kami untuk mendekatinya nyonya," jawab komandan Iblis Fan Mo.


"Lalu bagaimana dengan Chen Feng kakak? Bagaimana ini," tanya Qian Xue dengan raut wajah yang sangat sedih.


Ling Ling tidak menjawab pertanyaan Qian Xue, dia hanya diam sambil melihat kearah gua yang telah hancur itu, hingga tak lama berselang tiba-tiba ada cahaya putih yang melonjak naik ke atas menembus awan hitam yang bertaburan dengan petir petir itu, aura yang sangat dahsyat sanggup menekan Aura yang ada di sekitarnya.


Tak lama kemudian cahaya merah darah muncul dari reruntuhan itu, membuat keempat komandan iblis berteriak terkejut.


"Tuan Ashura….!" ucap komandan iblis serentak.


Ling Ling dan Qian Xue yang melihat aura ganas itu hati mereka berdua pun menjadi lega, karena mereka tahu di dalam cahaya merah darah itu pastilah Chen Feng yang telah bangkit dan selamat dari reruntuhan gua tersebut. Kemudian cahaya merah darah itu terus membumbung tinggi sampai mendekati awan gelap yang bertabur putih-putih itu, kemudian cahaya merah darah itu menyebar dan berputar mengelilingi sosok yang tidak tampak, hingga setelah cahaya merah darah itu telah menyebar, barulah tampak seorang pria yang sangat berbeda penampilannya dari Chen Feng yang mereka kenal, sosok itu memakai jubah berwarna merah hitam, sambil memegang pedang Iblis Pemusnah Dewa Asura.


Sedangkan di bawah Ling Ling, Qiann Xue, 4 komandan iblis dan yang lainnya menjadi bingung akan sosok yang mereka lihat karena sangat berbeda dari Chen Feng.


Lalu Ling Ling pun bertanya kepada komandan iblis Fan Mo.


"Fan Mo, siapa itu? Apa kau mengenalinya? Apa itu adalah sosok Dewa iblis Asura?" tanya Ling Ling menatap heran kearah sosok yang melayang di udara itu.


Kemudian komandan iblis Fan Mo pun menjawab "Bukan nyonya, itu bukan Tuan Asura, saya tidak mengenalinya,"


"Benar Nyonya apa yang dikatakan komandan iblis Fan Mo, kami tidak mengenali sosok itu, sosok itu bukanlah Tuan Asura," ucap komandan iblis Dixin menimpali.

__ADS_1


Di tengah tengah mereka berbincang, tampak di atas angin pria tegak dan tampan itu menghunuskan pedangnya kearah awan yang bertaburan dengan petir petir menyambar. Lalu diapun bergumam sendiri.


"Ternyata ini adalah jalan dari Dao surgawi kalau ini adalah takdirku aku akan mencoba memahaminya,"


Lalu Chen Feng pun mulai menyerap Aura petir yang terkandung di dalam Jalan Dao surgawi itu melalui Pedang Pemusnah Dewa Asura, kemudian diapun memejamkan keduanmatanya mencoba untuk merasakan jalan Dao surgawi tersebut.


"Kekuatan yang sangat murni, jadi ini adalah jalan Dao Surgawi yang dijelaskan oleh senior, aku harus menemukan jalan dari surga itu sendiri, dan aku harus bisa mengerti makna dari jalan dari surgawi ini, karena aku memiliki tanggung jawab yang besar serta janji-janjiku kepada Guruku dan orang-orang yang berada di sampingku," gumam Chen Feng penuh keyakinan.


Kemudian di depan Chen Feng ada sebuah sinar putih yang terang benderang, yang di mana Sinar itu ketika melihat Chen Feng dia mencoba untuk melarikan diri, melihat reaksi dari cahaya putih itu yang hendak melarikan diri, Chen Feng pun segera mengejarnya.


"Hendak kemana kamu? Aku akan menangkapmu," Chen Feng mengejarnya dengan bersungguh-sungguh dan singkat cerita tak lama berselang Chen Feng pun dapat meraih sinar putih itu yang ketika dia genggam ternyata sinar putih itu adalah asal usul dari kehidupan di alam bawah ini, yang di mana terdapat unsur-unsur awal mulanya terbentuk kehidupan di alam bawah ini.


"Ternyata Jalan dao surgawi adalah cara kita memaknai arti dari esensi kehidupan," ucap Chen Feng yang mulai mengerti.


Lalu Chen Feng pun mendekatkan tangannya yang sedang memegang cahaya putih itu ke dadanya, dan cahayanya itu pun menyebar meresap ke dalam tubuh Chen Feng, di mana Sinar putih itu merombak ulang seluruh bagian tubuh Chen Feng baik di luar maupun di dalam, bahkan meridian darahnya terlahir kembali menjadi sebuah sosok yang baru, yang di mana itu adalah terbentuknya inti suci yang saat ini boleh dikatakan bahwa Chen Feng saat ini menjadi 100% Dewa yang sesungguhnya, kemudian Chen Feng pun membuka matanya dan dia akhirnya mengerti apa yang dimaksud oleh senior Asura.


"Apa ini benar-benar aku? Aku yang hanya orang biasa apakah benar-benar saat ini sudah menjadi dewa?" tanya Chen Feng merasa heran.


Lalu pandangan Chen Feng mengarah ke bawah, melihat Ling Ling, Qian Xue dan empat komandan iblis dan yang lainnya ia seperti melihat sebutiran debu yang tidak berarti.


"Jadi ini yang di maksud bahwa Dewa itu hanya melihat manusia sebagai makhluk yang rendah," gumam Chen Feng kembali.


"Itu sebabnya senior Asura memperingatkanku agar tidak terlalu menghiraukan manusia yang akan menyinggung perasaanku, karena dengan kekuatanku ini aku dapat dengan mudah membunuh manusia hanya dengan jentikan tanganku saja,"


Kemudian Chen Feng mulai berkultivasi kembali untuk memadatkan inti suci miliknya sendiri.

__ADS_1


Sementara itu Ling Ling dan Qian Xu yang sedang memandang sesosok pria yang berada di atas udara itu merasa penasaran akan siapa sebenarnya sosok tersebut, lalu Qian Xue berkata kepada Ling Ling "kakak ayo kita cari Chen Feng di dalam reruntuhan itu," ajak Qian Xue sambil melesat pergi ke arah reruntuhan reruntuhan itu. Ling Ling yang sebelumnya terpaku sambil menatap sosok pria yang berada di atas udara itupun, langsung tersadar dari lamunannya dan segera mengikuti gerakan Qian Xue.


****


Sementara itu di domain atas, karena mendapatkan getaran dari aura yang ditimbulkan oleh Chen Feng, para praktisi kuat yang berada di dalam atas yang masih dalam keadaan ret ret mereka pun tersadar dari tempat ret ret mereka, dan mereka adalah leluhur dari semua klan yang berada di domain atas.


Tidak terkecuali Qian Mu yang sudah selesai dalam ret retnya beberapa pekan yang lalu, dia merasakan sebuah tekanan aura yang begitu dahsyat, bahkan dia yang berada di ranah alam suci dibuat tidak berdaya untuk menahan aura itu.


"Siapa yang mempunyai tekanan kekuatan seperti ini? Aku yakin dia pasti Dewa dari alam atas sana yang turun kemari untuk menyelidiki klan iblis Asura, apakah alam bawah ini akan menjadi tempat peperangan antara kedua klan itu lagi?" gumam leluhur klan pedang surgawi Qian Mo.


Sementara itu dia juga merasakan beberapa kekuatan yang telah kembali ke domain atas.


"Oh ternyata orang-orang tua itu telah kembali dari ret ret mereka, akan tetapi kelihatannya ret ret mereka belum begitu selesai karena dampak dari tekanan Aura kekuatan ini," ucap leluhur Qian Mo.


Kemudian leluhur Qian Mo pun melesat ke udara dan menggunakan kekuatan spiritualnya untuk berbicara dengan keras.


"Hei kalian saudara-saudaraku! Leluhur dari para klan yang ada di domain atas ini, aku harap kalian mendengarkan panggilanku ini dan segeralah menemuiku di aula klan pedang surgawiku, ada beberapa hal yang ingin aku sampaikan kepada kalian," teriak leluhur Qian Mo memanggil para leluhur yang lainnya.


Kemudian tak lama berselang beberapa orang-orang tua hadir di hadapan leluhur Qian Mo.


"Salam saudara Qian Mo, lagi dan lagi anda dapat melampaui kami dari hal kultivasi dengan nama besar klan pedang surgawi," ucap orang tua memuji leluhur Qian Mo.


Lalu orang tua yang berada di samping orang tua yang pertama kali pun ikut berbicara dan bertanya kepada leluhur Qian Mo.


"Saudara Qian Mo,di manakah saudara Fan San dan Yao Ming?" tanya orang tua itu merasa penasaran.

__ADS_1


"Itulah sebabnya aku mengumpulkan kalian semua di tempatku ini, ayo kita turun dan berbicara di aula markasku," ucap leluhur mengajak mereka semua sambil melesat ke arah aula pedang Surgawi.


__ADS_2