Pewaris Tahta Surgawi

Pewaris Tahta Surgawi
Menggoda nona Qian Xu


__ADS_3

"Jika kau bisa mempelajarinya kau akan memiliki kekuatan yang sangat besar, bahkan menjadi yang terkuat ketika kau sudah mencapai ranah martial Sovereign" ucap Chen Feng kepada Qian Xu


"Memangnya jenis latihan seperti apa ini? " tanya Qian Xu penasaran


"Teknik ini bernama tarian pedang penghancur langit, teknik ini sangat hebat dimasa kejayaannya, bahkan bisa mengguncang surga" jelas Chen Feng


"Dan ini bawalah mereka bertiga, mereka adalah bawahan ku " kata Chen Feng menunjuk kearah boneka nya


"Untuk apa aku harus membawa mereka bertiga? " tanya Qian Xu heran


"Tentu saja untuk melindungi mu, aku tidak ingin kulit mu yang halus itu menjadi tergores, kau tidak ingin kan jika aku berbuat gegabah karena membunuh orang yang telah membuat mu terluka? maka bawalah mereka, ketiga boneka iblis ini akan melindungi mu untuk menggantikan ku" ucap Chen Feng menggoda Qian Xu


"Apa maksud mu? " tanya Qian Xu dengan wajar bersemu merah dibalik cadar yang menutupi wajah nya,


"Maksud ku, karena kau telah bersedia melindungi keluarga ku dari tanah 5 kerajaan makanya aku juga harus melindungi mu, " jawab Chen Feng dengan kikuk


Lalu pandangan Chen Feng mulai mengarah ke arah 3 boneka iblis dan berkata kepada mereka


"Kalian bertiga, lindungi lah Qian Xu seperti kalian melindungi ku, dan ikuti lah perintahnya seperti kalian mengikuti perintah dari ku" ucap Chen Feng dengan tatapan yang tegas


Setelah itu Chen Feng kembali menoleh kepada Qian Xu kembali, sambil berkata


"Pergilah sekarang juga, dan ingat berhati-hati lah kau Qian Xu"


Qian Xu yang mendengar perkataan Chen Feng pun lalu menjawab nya..


"Kau juga harus berhati-hati Chen Feng, jangan melakukan tindakan yang dapat merugikan diri mu Chen Feng"


Setelah itu Qian Xu pun melangkah pergi untuk masuk kedalam lubang hitam itu di ikuti oleh ketiga boneka iblis, keempat komandan yang melihat kepergian Qian Xu pun ikut berkata


"Nyonya harus menjaga diri , kalau tidak tuan kami tidak akan tenang"

__ADS_1


Mendengar hal itu Qian Xu semakin memerah wajahnya, dan jantung nya juga bertambah berdegub dengan cepat, sedangkan Chen Feng dia juga merasa salah tingkah


"Sudah sudah, jangan menggoda nya lagi, " ucap Chen Feng


"Tuan, jangan menyia-nyiakan nyonya, kalau tidak tuan akan menyesal nanti nya, "


"Sudah lah, jangan dilanjutkan lagi, kita harus segera masuk kedalam sana juga, "


Setelah melihat rombongan Qian Xu telah masuk kedalam lubang hitam itu, Chen Feng pun memimpin mereka berempat untuk memasuki lubang hitam itu juga, tak lama kemudian, mereka pun sudah berada di dalam tanah yang sejuk di balik lubang hitam itu, dihadapan ramai-ramai dari domain tengah, Chen Feng yang sudah memakai topeng dan jubah kembali memperhatikan ke sekeliling


"Apakah itu yang dinamakan pohon dewa? " tanya Chen Feng


"Benar tuan, itu adalah pohon dewa yang hanya tumbuh di lembah surga di alam atas tuan, tapi mengapa pohon itu bisa tumbuh di sini kami tidak tahu tuan" jawab komandan Fanmo


"Iya, tapi kelihatan nya buah buah itu belum matang, dan lagi masih ada penghalang yang menyelimuti area pohon dewa itu, dan aliran air itu cukup aneh, ada aura membunuh yang mengerikan yang terpancar dari air itu"ujar Chen Feng menjelaskan


" Lantas apa yang harus kita lakukan tuan? " tanya komandan iblis Dixin


"Ayo ikuti aku" ajak Chen Feng kepada keempat komandan nya,


"Baik tuan " jawab mereka serempak sambil mengikuti Chen Feng yang sudah melesat kedalam lorong lorong itu


Qian Xu yang melihat Chen Feng pergi bersama keempat komandan nya pun melirik kearah mereka, dan Chen Feng yang mengetahui hal itu langsung berkata melalui transmisi suara yang masuk ke telinga Qian Xu dan hanya ia saja yang dapat mendengar nya,


"Tidak perlu khawatir, aku memiliki urusan didalam sana " ucap Chen Feng


"Siapa yang mengkhawatirkan mu? " tanya Qian Xu gengsi


Lalu Chen Feng pun terus masuk kedalam lorong lorong itu, Chen Feng menggunakan kekuatan jiwanya untuk melihat ruangan ruang ruang yang jauh dari nya, tetapi dia tidak menemukan sesuatu yang istimewa, sampai akhirnya tiba pada suatu tempat, ada sebuah suara yang memanggil dirinya,


"Chen Feng Pergilah kearah timur"

__ADS_1


Chen Feng yang mendengar hal itu pun merasa terkejut


"Siapa yang baru saja berbicara? " tanya Chen Feng kepada keempat komandan iblis,


"Apakah kalian mendengar suara orang yang memanggil ku? " tanya Chen Feng lagi


"Tidak tuan, kami tidak mendengar apapun, " jawab komandan iblis Fanmo


"Jadi siapa yang telah memanggil ku dan memberikan ku petunjuk? "


"Chen Feng cepat lah kearah timur" ucap suara itu lagi yang didengar oleh nya


Chen Feng pun merasa sedikit bingung, tapi dia tetap mengikuti suara itu untuk menuju kearah timur, namun mereka menemui jalan buntu, karena didepan mereka hanya ada dinding batu, lalu suara itu kembali berkata


"Sentuh lah dinding ini, dengan persepsi spritual mu, " perintah suara itu


Chen Feng pun meletakkan tangan nya ke dinding itu sambil mengeluarkan persepsi spiritual nya dan


Cringgg.......


Tiba-tiba Chen Feng menghilang dan muncul di suatu tempat yang indah, banyak tumbuh tumbuhan serta tanaman hijau tidak seperti ruangan ruangan sebelumnya yang hanya ada bebatuan yang gelap,


Keempat komandan iblis pun merasa heran dan terkejut, melihat tuan mereka telah menghilang tepat didepan mata mereka..


"Tuan, dimana kau? " teriak mereka panik


Merasa tidak mendengar jawaban, keempat komandan iblis itu mencoba untuk menghancurkan dinding batu tersebut, akan tetapi hasil nya tidak ada, bahkan dinding itu tidak mempan di pukul dan masih utuh tanpa tergores sedikit pun,lalu komandan iblis Dixin berkata


"Mungkin tuan berada di alam buatan dari tanah terlarang ini, sebaiknya kita menunggu saja disini, aku yakin dengan kekuatan tuan sekarang, tidak akan terjadi apa apa dengan dirinya, " kata komandan iblis Dixin


Sedangkan Chen Feng yang berada ditempat begitu luas, dan indah itu mulai menelusuri tempat tersebut,dia melihat ada sebuah air terjun yang dibawah nya terdapat sebuah kolam yang memiliki aura yang begitu murni,

__ADS_1


__ADS_2