
"Nyonya mengapa kita harus pergi ke arah markas klan iblis darah?" tanya leluhur Qian Mo merasa heran.
"Tentu saja untuk mencari keberadaan dari suamiku." jawab Ling Ling tampak cetus.
"Tapi Nyonya. Dengan kedatangan kita ke wilayah mereka pasti akan memicu konflik yang baru. Mereka akan mengira kalau kita berniat menyerang mereka." ujar Komandan Fan Mo kembali.
"Aku tidak perduli! Jika mereka berani menyerang terlebih dahulu. Langsung bunuh! Jangan biarkan satu orang pun hidup." jawab Ling Ling dengan sinis.
Mendengar perkataan dari Nyonya mereka, semua bergumam di dalam hatinya.
"Ternyata setelah berevolusi, temperamen dari Nyonya Ling Ling tetap sama tidak berubah sedikitpun. Bahkan terlihat lebih mengerikan. Sangat disayangkan mempunyai wajah yang cantik sempurna, tetapi memiliki temperamen yang begitu mengerikan." gumam para bawahannya.
"Hei kalian! Apa yang sedang kalian pikirkan?" tanya Ling Ling menatap tajam.
"Tidak Nyonya! Tidak. Kami tidak memikirkan apa-apa, kami hanya memikirkan di mana keberadaan dari Tuan Chen Feng." jawab para bawahannya.
Lalu beberapa waktu kemudian, kini Ling Ling dan para anggotanya telah berhasil sampai di mana tempat Chen Feng terakhir kali berada.
"Adikku! Kenalilah aroma ini. Cepat cari tahu di mana keberadaan dari kakak kalian." perintah Ling Ling kepada ketiga adik-adiknya.
Setelah itu dengan cepat, si lebah pencari informasi pun mengeluarkan kekuatan jiwanya dan melihat kejadian sewaktu Chen Feng masih berada di tempat itu.
Hingga tak lama kemudian, Chen Nan berkata kepada Ling Ling.
"Kakak! Kelihatannya Kak Chen Feng di sini telah menemui Su Yan, tapi tentang pembicaraan mereka aku tidak dapat mengetahuinya. Kita harus bertanya kepada Su Yan agar tahu apa yang telah mereka bicarakan." ucap Chen Nan kepada Ling Ling.
Dan tidak membuang-buang waktu lama, Ling Ling menggunakan kekuatan jiwanya untuk memanggil Su Yan, dia berkata kepada Su Yan untuk segera menemuinya di tempat di mana Ling Ling berada saat ini. Lalu tidak lama berselang Su Yan pun hadir menghadap Ling Ling.
"Maaf Nyonya! Bawahan menghadap Ada apa Nyonya mencari bawahan?" tanya Su Yan menunduk hormat.
"Aku ingin bertanya kepadamu Su Yan. Di mana Tuan kalian berada ? Aku tidak bisa mencari keberadaannya walau dengan kekuatan jiwaku." ucap Ling Ling bertanya kepada Su Yan.
"Maaf Nyonya! Sekitar dua pekan yang lalu Tuan Chen Feng mendatangi hamba untuk bertanya di mana keberadaan dari gerbang langit." jawab Su Yan
"Apa! Gerbang langit? Untuk apa dia mencari gerbang langit, sedangkan klan pedang surgawi sudah memiliki gerbang langit sendiri?" tanya Ling Ling sedikit emosi.
"Apakah ini adalah pemikirannya sendiri untuk pergi secara diam-diam ke langit atas dan meninggalkanku sendiri?" tanya Ling Ling kembali tampak meledak-ledak.
"Tidak Nyonya, tidak! Menurut Tuan Chen Feng jika dia menggunakan gerbang langit yang ada di dalam klan pedang surgawi maka kedatangannya dan kita semua akan diketahui oleh orang-orang kuat yang ada di alam sana, dan itu sama halnya dengan menggunakan gerbang langit yang ada di klan iblis darah sendiri. menurut Tuan Chen Feng juga kedatangannya untuk berada di alam atas tidak ingin diketahui sama sekali oleh orang-orang kuat yang ada di alam atas, jadi dia dengan mudah dapat memata-matai para orang-orang yang tidak menyukai kita Nyonya." jawab Su Yan menjelaskan.
"Lalu sebenarnya Chen Feng mencari gerbang langit yang ada di mana?"
Dengan lembut Qian Xue bertanya kepada Su Yan.
"Nyonya! Sekitar satu bulan yang lalu ketika Tuan Chen Feng memerintahkan hamba untuk masuk ke dalam klan iblis darah, Tuan Chen Feng memerintahkan hamba untuk mencari keberadaan dari gerbang langit yang berada di alam liar."
"Lantas! Apakah kalian menemukannya?"
"Ya Nyonya! Kami sebenarnya tidak menemukannya, akan tetapi kami menemukan sebuah daerah yang di mana daerah itu sangat terselubung dilindungi oleh beberapa aura mistik yang tidak dapat ditembus oleh kekuatan biasa. Hal itu sudah saya beritahukan kepada Tuan Chen Feng, lalu Tuan Chen Feng pun bergerak ke sana untuk mencari keberadaan dari gerbang Langit Itu." ucap Su Yan menjelaskan.
"Tapi mengapa Bukan kamu saja yang pergi? Mengapa harus Chen Feng sendiri yang pergi mencari gerbang Langit Itu?" tanya Ling Ling kembali emosi.
Melihat kemarahan Nyonyany, dengan takut Su Yan menjawab pertanyaan Ling Ling.
"Maaf Nyonya! Semua itu memang Tuan Chen Feng sendirilah yang ingin melakukannya. Dia memerintahkan kepada hamba untuk terus berada di dalam markas klan iblis darah, guna mengetahui apapun yang terjadi di dalam markas klan iblis darah. Maaf Nyonya bawahan hanya mengikuti perintah dari Tuan." jawab Su Yan menatap takut kepada Ling Ling.
Mendengar hal itu, Qian Xue pun berkata kepada kakaknya.
"Bagaimana kalau kita ke sana Kak? Chen Feng pasti melakukan itu semua dengan pertimbangan yang matang, tidak mungkin dia melakukan sesuatu yang merugikan dirinya sendiri." ucap Qian Xue menatap Ling Ling.
__ADS_1
"Kau benar adik. Lalu kita harus bagaimana sekarang? Di mana tempat itu berada?" tanya Ling Ling menatap Qian Xue. Setelah itu tatapannya mengarah kearah Chen Feng.
"Hei kau Su Yan! Di mana letak dari gerbang langit di alam liar itu?" tanya Ling Ling.
"Maaf Nyonya! Tempat itu berada di perbatasan, tepatnya di pedalaman hutan di daerah tanah terlarang penjara kuno. tempat itu berada daerah hutan pegunungan Luling, perlu waktu satu minggu dari sini untuk pergi ke sana." jawab Su Yan menundukkan wajahnya
"Kallau begitu apalagi yang kita tunggu. Ayo kita segera pergi ke sana!" ajak Ling Ling kepada para kelompoknya.
Setelah itu Ling Ling pun melesat ke arah yang diberitahu oleh Su Yan. Sementara itu Qian Xue memerintahkan kepada Su Yan agar segera kembali ke dalam markas klan iblis darah untuk melakukan apa yang diperintahkan oleh suaminya Chen Feng.
Mendengar perintah itu, Su Yan pun melesat kembali ke markas klan iblis darah. Setelah itu Qian Xue dan yang lainnya mengikuti Ling Ling yang akan mencari keberadaan dari Chen Feng.
Ketika sudah mendekati Ling Ling, Qian Xue mengatakan kepada Ling Ling untuk berhenti dahulu.
"Kakak! Kakak tunggu." panggil Qian Xue.
Ling Ling yang mendengar panggilan dari Qian Xue pun menghentikan langkahnya.
"Ada apa lagi Qian Xue?"
"kakak! Apakah kakak tahu di mana keberadaan dari tanah terlarang penjara kuno itu?" tanya Qian Xue
Mendengar pertanyaan yang dilontarkan oleh Qian Xue, Ling Ling tampak diam tidak menjawab.
"Kalau kita saja tidak tahu di mana keberadaan tanah terlarang penjara kuno!Lalu bagaimana bisa kita akan sampai ke sana?" tanya Qian Xue kembali.
"Apakah kau punya saran Dik?" kata Ling Ling menatap wajah Qian Xue.
"Kak! Menurut cerita yang pernah aku dengar, ketika kita akan menuju ke tanah terlarang penjara kuno itu, kita akan sangat banyak mengalami kesulitan. Karena di daerah itu banyak sekali jebakan yang bisa membunuh orang-orang di tingkat ranah martial Sovereign."
"Ranah martial Sovereign? Kita ada di tingkat ranah alam suci saat ini, jadi jebakan itu tidak akan berefek kepada kita." ucap Ling Ling memotong perkataan Qian Xue.
"Benar yang di ucapkan Kakak Qian Xue!Izinkan kami dahulu yang menjelajah di tempat itu, setelah terasa aman aku akan menghubungi kalian. " ucap Chen Nan ucapkan langsung berangkat ke arah yang diberitahukan oleh Su Yan.
Setelah Chen Nan pergi, Ling Ling menjadi gelisah, dia terpikir akan rumor tentang tanah terlarang penjara kuno itu. Lalu dia pun melesat mengikuti Chen Nan.
Melihat kakaknya bertindak seperti itu! Mau tidak mau Qian Xue pun berusaha mengejarnya.
"Kakak! Kembali kakak. Apa yang ingin Kakak lakukan?" tanya Qian Xue menghentikan Ling Ling.
"Kalau kamu tidak mengkhawatirkan Chen Feng. Maka biar aku saja yang akan mencarinya,"ucap Ling Ling tanpa menatap Qian Xue.
"Mana mungkin aku tidak menghawkwatirkan suamiku sendiri. Tapi aku hanya meminta kakak untuk berpikir tenang. Apakah kakak tidak percaya akan kemampuan Chen Feng? Aku yakin dia tidak akan pernah terluka dari apapun yang ada di alam bawah ini. Lantas tugas kita hanyalah menjadi tenang untuk memahami situasi seperti ini." ucap Qian Xue mencoba menjelaskan.
Namun Ling Ling tetap saja diam, dan dia terus saja melesat pergi ke arah Chen Nan yang menuju ke arah di mana letak tanah terlarang penjara kuno itu berada. Sementara Qian Xue dan para kelompoknya hanya bisa mengikuti kemana Ling Ling akan pergi.
*****
Di tempat yang lain, saat ini Chrn Feng telah berada di dalam hutan. Dia lalu berjalan dengan santai dan sesekali memandang ke samping kanan kirinya sambil bergumam pelan.
"Tempat ini terlihat sangat tenang, namun pasti ada sesuatu yang mengerikan terkandung di dalamnya."
Hingga tak lama kemudian, tiba tiba saja Chen Feng dihadang oleh 5 orang yang berada di atas pepohonan.
"Berhenti! Siapa kau? Cepat pergi dari sini." teriak salah seorang dari 5 orang itu.
Chen Feng yang melihat ada 5 orang yang berada di atas pepohonan itu pun langsung berkata.
"Apakah kalian orang orang yang diperintahkan oleh Komandan Fan Ji Hoo untuk mencari keberadaan dari gebang langit?" tanya Chen Feng.
__ADS_1
Mendapat pertanyaan semacam itu dari orang yang tidak mereka kenal. Mereka pun kembali bertanya.
"Siapa kau Tuan? Kenapa Tuan tahu akan tugas yang diberikan oleh Komandan iblis Ji Hoo.? tanya orang-orang itu.
Lalu Chen Feng pun menjawab.
"Kalian tidak perlu tahu siapa aku sebenarnya. Yang perlu kalian tahu, apakah kalian suruhan dari Fan Ji Hoo ntuk mencari gerbang langit yang berada di alam liar?"
"Benar! Benar Tuan. Kami adalah bawahan dari ketua klan Ibis darah Fan Hai yang diperintahkan langsung oleh Komandan iblis Fan Ji Hoo untuk mencari gerbang langit yang ada di alam liar." jawab salah seorang dari kelima orang itu.
"Kalau begitu. Tugas kalian telah selesai, kalian dapat pergi meninggalkan tempat ini." ucap Chen Feng sambil mengeluarkan tekanan energi yang menusuk-nusuk ketulang kelima orang itu.
Mendapatkan aura spiritual milik Chen Feng. Mereka semua pun meringis kesakitan, lalu mereka berkata.
"Baik Tuan. Baik, kami akan segera pergi dari tempat ini." ucap orang-orang itu.
Namun ketika mereka hendak melesat pergi, Chen Feng kembali menahan mereka.
"Harus kalian ingat. Jika kejadian ini kalian bicarakan kepada orang lain, maka kalian akan mati aku bunuh." ancam Chen Feng dengan tatapan tajam sambil kembali mengeluarkan kekuatan spiritualnya yang membuat kelima orang itu memuntahkan seteguk darah.
"Baik Tuan. Kami tidak akan membocorkan rahasia ini kepada siapapun termasuk Ketua klan iblis darah Fan Hai." jawab kelima orang itu yang tampak ketakutan.
"Bagus-bagus! Sekarang kalian pergilah." perintah Chen Feng.
Dengan cepat kelima orang itu melesat kabur dari tempat itu. Sedangkan Chen Feng kembali lanjut berjalan menyusuri hutan-hutan yang sangat amat menyeramkan itu.
"Terlihat banyak energi negatif di dalam hutan ini, kelihatannya tempat ini adalah tempat yang sangat tertutup. Terlalu banyak segel formasi yang mengelilingi tempat ini." gumam Chen Feng.
Tak lama Chen Feng pun tiba di sebuah tempat, yang di mana di tempat itu ada tampak dinding batu yang bertuliskan.
"Tanah Terlarang Penjara Dewa Kuno"
Mengetahui hal itu, Chen Feng pun tersenyum tipis.
"Oh! Ternyata begitu. Pantas saja banyak aura negatif yang aku rasakan semenjak aku mau memasuki daerah dari hutan ini. Ternyata terlalu banyak nyawa yang menghilang di sini, terlebih lagi nyawa yang terbunuh adalah orang-orang yang kuat. Sungguh sangat menarik. Aku pasti bisa mendapatkan banyak harta kuno di tempat ini." gumam Chen Feng sambil tersenyum di tipis.
Setelah itu Chen Feng pun melanjutkan langkahnya untuk masuk ke dalam tanah terlarang itu, namun ketika langkahnya yang baru saja menginjakkan kakinya masuk ke dalam tanah terlarang itu. Tiba tiba saja Chen Feng langsung mendapatkan tekanan yang tak berasal dari tanah terlarang tersebut.
"Hebat! Sangat hebat. Dapat menghentikan langkahku, kalian pikir dengan kekuatan level ini, bisa menghalangiku untuk masuk ke dalam tanah terlarang ini? Sungguh menganggap tinggi diri sendiri." ucap Chen Feng.
Lalu Chen Feng pun tampak sedikit memakai kekuatan spiritualnya, dan benar saja dia dapat masuk dengan mudah ke dalam tanah terlarang itu. Namun ketika dia baru masuk, dia sudah disambut oleh sebuah serangan dari sebuah Rone pedang yang memiliki kekuatan di tingkat alam suci.
Dengan spontan aura merah hitam pekat milik Dewa iblis Asura menyelimuti Chen Feng guna menghalangi serangan dari Rone pedang itu.
"Pantas saja tidak pernah ada orang yang berhasil masuk ke dalam tanah terlarang ini. Ternyata ada orang kuat yang memasang jebakan di setiap titiknya, tidak tanggung-tanggung formasi jebakan ini bisa membuat orang yang berada di tingkat alam suci tahap awal menjadi lumpuh."
Setelah itu Chen Feng pun bersila dan berkultivasi untuk memahami formasi Rone pedang tersebut. Dan tidak butuh waktu yang lama, Chen Feng sudah memahami Rone pedang yang menyerang dirinya.
"Sangat hebat! Benar-benar bisa diandalkan, ternyata formasi ini bisa meningkat di saat aku meningkatkan basis kultivasi milikku sendiri. Sungguh sangat beruntung kalau aku mendapatkan formasi tingkat dewa ini." ujar Chen Feng yang sambil memahami dan mempelajari teknik Rone pedang itu. Hingga tak lama Chen Feng pun berhasil memahami Teknik dari Rone pedang tersebut, dan dapat menguasainya.
setelah itu Chen Feng kembali melanjutkan langkahnya, namun sejauh-jauhnya Chen Feng berjalan! Entah mengapa Chen Feng merasa kalau dirinya hanya berjalan di tempat itu itu saja.
"Kurang ajar! Ternyata di sini ada lagi formasi Pembalik Ruang."
Dengan cepat Chen Feng pun kembali berkultivasi untuk mencari tahu di mana pusat formasi itu berada.
Di dalam hatinya, Chen Feng berpikir.Jika saja dia memiliki formasi seperti ini, maka dapat menguntungkannya saat melawan banyak orang yang tidak mungkin dia kalahkan.
Lalu tidak membutuhkan waktu yang lama, akhirnya Chen Feng pun berhasil mengetahui bagaimana cara kerja dari formasi pembalik ruang itu.
__ADS_1