Pewaris Tahta Surgawi

Pewaris Tahta Surgawi
Kelompok Chen Feng Diserang


__ADS_3

Kemudian tak lama berselang, Chen Feng dan Ji Ru Yu pun muncul di sebuah tempat yang jauh, hingga beratus ratus kilometer dari kelompok keluarga Ji berada.


Melihat kehebatan teknik yang Chen Feng gunakan, Ji Ru Yu bergumam di dalam hatinya.


"Sebenarnya teknik apa ini? Mengapa kita bisa muncul di tempat yang berbeda dari lebatnya hutan itu?" tanya Ji Ru Yu merasa terkejut, karena tiba-tiba saja mereka sudah berada di tempat yang terdapat bangunan yang sudah rusak.


"Apakah yang gunakan ini adalah teknik perpindahan ruang?" tanya Ji Ru Yu kepada Chen Feng.


"Ya, bisa jadi semacam itu, aku juga tidak terlalu ingin memberikan nama kepada Teknik yang aku gunakan ini, bahkan saudara saudaraku yang lain mengatakan jika teknik ini adalah teknik lubang hitam teleportasi yang diberikan oleh guru kepada ku, sebagai warisan setelah dia mengetahui bagaimana menyedihkan nya kehidupanku ini." jawab Chen Feng penuh makna yang mendalam.


Lalu, Chen Feng pun kembali mengajak Ji Ru Yu untuk melanjutkan perjalanan mereka.


"Ayo Yu Er, kita lanjutkan perjalanan kita." ajak Chen Feng sambil memegang tangan Ji Ru Yu.


Hingga tak lama berselang, Chen Feng mendapatkan panggilan jiwa yang masuk ke dalam pikirannya.


"Kakak..! Cepatlah datang kemari, para saudara-saudara yang lain sedang berada di dalam pengepungan, kami dihajar habis-habisan oleh seluruh kekuatan benua menengah yang bersatu untuk mencoba membunuh kami semua." kata Chennan si lebah penyerap Qi berwarna kuning.


Chen Feng yang mendengar panggilan jiwa itu pun, merasa sangat marah, darah nya seakan mendidih dan bergejolak naik.


"Kurang ajar....! Siapa yang telah berani menghajar saudara-saudaraku? Kalian pasti akan mati jika tidak segera ku Selamatkan, kalau begitu tunggu aku saudaraku, tunggu aku..!" sarkas Chen Feng sambil merentangkan tangannya dan langsung masuk kembali ke dalam lubang hitam teleportasi yang muncul tepat di hadapannya.


Tak lupa Chen Feng juga menarik tangan Ji Ru Yu agar ikut masuk ke dalam lubang hitam teleportasi. Mendengar perkataan Chen Feng yang begitu emosi, Ji Ru Yu pun hanya bisa diam membisu.


Jujur, baru kali ini dia melihat seseorang yang menggunakan tekanan aura kekuatan spiritualnya hingga begitu ganas dan juga amat sangat mengerikan, terlihat jelas dari raut wajah Chen Feng yang berusaha sedang menahan emosi nya yang begitu membuncah.


***


Sedangkan di tempat yang lain, tepatnya di sebuah pelataran yang amat sangat luas, yang ditumbuhi oleh pohon-pohon beraura suci, tampak ada kelompok kecil yang dikelilingi oleh begitu banyak praktisi praktisi kuat sambil memegang senjata, serta harta-harta pusaka milik mereka.


Dan mereka berniat ingin menghabisi seluruh praktisi yang ada di kelompok itu.


"Kalian semua serahkan apapun yang telah kalian dapatkan dari tempat ini..! Jika kalian menurut, maka aku akan memberikan kalian kematian yang cepat." ancam salah seorang praktisi dari kelompok penyerang itu.


Sementara praktisi praktisi yang berada di kelompok kecil itu, yang ternyata mereka adalah anggota kelompok dari Chen Feng, mereka sama sekali tidak mengindahkan perkataan yang dilontarkan oleh praktisi tersebut


"Hanya mengandalkan kalian.. ! Tapi ingin kami untuk menyerahkan apapun yang kami dapat dari tempat ini, kalian jangan bermimpi."


"Dan untuk kalian semua, bagaimana mungkin kalian dapat mengalahkan kami? Andai kalian tidak berbuat curang, dengan menggunakan gas beracun untuk melumpuhkan kami, sudah pasti kami tidak akan bisa kalian sentuh. Ternyata kalian bukanlah praktisi baik baik." sindir Chang Ma dengan nada marah.


"Sungguh miris tingkah dan perbuatan dari praktisi-praktisi di benua menengah ini, sangat tidak beretika l, aku menyesal tidak mengikuti sifat dari tuanku yang langsung membunuh jika ada orang atau kelompok yang akan menghina kami, sungguh aku sangat menyesal." ucap Pengeran Hua Ling langsung menatap kearah para saudaranya.


"Maaf saudara-saudaraku, akibat sikapku yang terlalu baik, akhirnya kita berada dalam situasi seperti ini." kata ucap pangeran Hua Ling menyesal.


"Saudaraku...! Kau tidak perlu meminta maaf, semua yang kau lakukan hanyalah mengikuti perintah dari Tuan, kami tidak pernah menyalahkanmu akan situasi kita saat ini." sangkal Su Yan yang sedang bertarung melawan 4 kakek tua yang memiliki ranah di tingkat alam roh suci.


walaupun saat ini Su Yan sudah merasa sedikit kewalahan, tapi Su Yan tetap bisa mengimbangi keempat praktisi itu.


"Benar yang dikatakan oleh saudara Su Yan, saudara Hua Ling. Kau tidak perlu merasa bersalah, tenang saja kita belum kalah walaupun kita hanya memiliki sisa-sisa dari kekuatan kita, aku jamin jika kita dapat terus bertahan sampai Tuan datang menolong kita." ucap timpal Fan Mouji kepada Pangeran Hua Ling.


"Benar saudaraku, saat ini aku telah menghubungi kakak, jadi kalian bertahanlah sebentar lagi, kami akan mencoba untuk terus melindungi kalian sampai kakak datang ke tempat ini." ucap ketiga lebah penyerap Qi sambil terus bertarung melawan seluruh praktisi praktisi yang merupakan ahli racun.


Lalu seluruh praktisi praktisi ahli racun itupun memberikan perintah kepada para bawahnya.


"Kalian semua tunggu apa lagi, cepat rebut seluruh harta serta buah suci milik mereka, jangan sisahkan walaupun hanya tubuh mereka, cepat habisi mereka semua." titah para kakek tua yang sedang melawan Su Yan.


Mendengar hal itu, membuat emosi dari Su Yan semakin meledak-ledak, lalu ia pun segera mengeluarkan aura membunuh yang amat sangat mengerikan, yang dikombinasikan dengan garis keturunan dari klan iblis darahnya, yang membuat seluruh orang yang berada di bawah nya menjadi ngeri ketakutan.


Akan tetapi tidak dengan empat kakek tua yang menjadi lawannya.


"Ternyata benar tebakan ku, jika kau adalah orang yang dicari oleh klan Ibis darah, dengan membawamu hidup atau mati maka kami akan dapat bersekutu dengan klan paling bersejarah di benua utama ini." ucap keempat kakek tua itu, langsung mengeluarkan tekanan aura yang tidak kalah dari Su Yan.


Lalu mereka pun langsung melesat ke arah Su Yan dengan niat membunuh yang begitu mengerikan.


Melihat hal itu Su Yan pun langsung melesat juga dengan aura yang mengerikan, hingga pertempuran antara Su Yan melawan keempat kakek tua itu tidak dapat terelakan lagi.


Dentuman demi dentuman terus terdengar. Sementara itu para ahli racun juga ikut melesat dengan sinar ungu yang berisikan energi racun, mereka terus membom bardir ketiga lebah beserta pasukan lebahnya.


"Kalau saja kami tidak terlalu banyak makan sebelumnya, maka kalian bukanlah lawan kami." kata Chen Xio sambil terus melawan serangan itu.


Sedangkan di bawah, seluruh anggota kelompok Chen Feng yang lain terus mencoba bertahan dari banyaknya praktisi-praktisi yang menyerang mereka secara bertubi-tubi seakan tidak ada habisnya.


"Siala.....! Kurang ajar,, bagaimana mungkin kita bisa berada di situasi seperti ini, jika Tuan melihat hal ini, maka kita akan sangat malu. Andai saja kita tidak terjebak oleh perangkap yang mereka gunakan, pasti kita tidak akan mendapatkan masalah seperti ini." ucap komandan iblis Fan Mo merasa sangat kesal.


Lebih dari 100 praktisi-praktisi kuat dari benua menengah, terus menerus menyerang kelompok dari Chen Feng dengan menggunakan teknik-teknik andalan milik mereka, yang dipadu padankan dengan senjata-senjata, serta harta harta pusaka milik mereka.


"Kelihatannya kita tidak dapat lagi bertahan, aku juga sudah kehabisan energi spiritual." ujar Fan Kiyoung dengan tubuh yang kehabisan tenaga.


"Tidak....! Bertahanlah saudara-saudaraku, bertahanlah...!" teriak pangeran Hua Ling memberikan semangat kepada seluruh saudara-saudaranya.


Hingga tak lama berselang, tiba-tiba ada aura ganas yang sangat mengerikan yang ternyata itu adalah gabungan dari kekuatan spiritual yang membumbung tinggi membentuk sebuah bola api yang dibuat oleh 6 orang praktisi yang baru hadir di tempat itu.


"Kalian semua minggir....! Biar kami yang menyelesaikannya." teriak salah seorang praktisi yang baru hadir itu, yang rupanya mereka adalah praktisi utama dari klan atau keluarga, serta kerajaan utama yang ada di benua menengah.


Lalu bola api yang amat sangat besar itu pun menuju ke arah pangeran Hua Ling serta anggota kelompok Chen Feng yang lain nya.


Melihat serangan bola api itu, Su Yan pun memberikan aba aba kepada para saudaranya.


"Saudara-saudaraku....! Cepat menghindar." teriak Su Yan ketika melihat bola api itu memiliki energi kekuatan spiritual yang begitu mengerikan.


"Saudara saudaraku....! Cepat pergi dari tempat itu." perintah ketiga lebah penyerap Qi, hingga detik kemudian...


Boommmmmmmmmm.......boommmmmm Boommmmmmmmmm.......


Bola api itu pun menabrak dinding pertahanan yang dibuat oleh empat komandan iblis serta anggota kelompok Chen Feng yang lain.

__ADS_1


Dan Su Yan yang sebelumnya menoleh ketika melihat bola api yang amat sangat besar itu akan menabrak seluruh saudara-saudaranya, akhirnya dia pun terkena serangan telak dari keempat praktisi tua itu.


Sementara ketiga lebah penyerap Qi juga terkena serangan dari para ahli-ahli racun itu, hingga pada akhirnya seluruh anggota kelompok Chen Feng jatuh berlumuran darah, serta terluka parah akibat terkena serangan-serangan yang dilancarkan oleh seluruh praktisi-praktisi dari kekuatan utama yang berasal dari benua menengah.


Mereka tersungkur dan diselubungi oleh kabut debu yang menyelimuti mereka semua. Lalu empat praktisi kakek-kakek tua itu langsung melesat mendekati kepulan kabut debu itu dan dengan lambaian tangannya kabut debu itu langsung lenyap menghilang, hingga tampaklah seluruh anggota kelompok Chen Feng yang terkapar terluka parah serta berlumur darah.


"Kalian semua....! Cepat serahkan apa yang kalian dapat di tempat ini, dan nanti, kalian semua akan aku serahkan kepada klan iblish darah, setelah kita keluar dari tanah terlarang Xin Tian ini." kata salah satu kakek tua yang bernama Bao Ling.


Dia merupakan leluhur dari keluarga utama di benua menengah yaitu keluarga Bao.


"Saudara Bao, apakah keluarga Bao mu ingin memakan semua keberuntungan yang ada di tempat ini?" tanya kakek tua yang bernama Ling Yan.


Dia adalah leluhur dari keluarga Ling Yo,


"Kalian berdua jangan terlalu banyak bicara, cepat bunuh saja mereka dan ambil seluruh cincin penyimpanan milik mereka, dan pada saat kita keluar dari tempat ini, maka berikan saja mayat mereka kepada klan iblis darah." ucap kakek tua yang bernama Song Bah, yang merupakan leluhur dari keluarga Song.


"Benar yang dikatakan oleh saudara Song cepat rebut seluruh cincin penyimpanan ruang milik mereka dan setelah itu kita penggal saja kepala dari mereka semua." timpal kakek tua yang bernama Tian Hao. Yang merupakan leluhur dari keluarga Tian.


lalu dia pun langsung melesat dengan pedang di tangannya, hendak memenggal seluruh anggota kelompok Chen Feng. Melihat kedatangan kakek tua itu, para kelompok Chen Feng pun berkata dengan lirih.


"Pada akhirnya, apakah di sini akhir dari hidup kita? Sungguh sagat disayangkan, cita-cita yang kita buat dan janji yang kita buat untuk Tuan akhirnya tidak dapat kita penuhi." ucap seluruh anggota kelompok Chen Feng mencoba untuk bangkit dan melawan kembali, walaupun pada akhirnya mereka terjatuh lagi akibat luka parah yang mereka derita.


"Kalian semua matilah.....!" teriak Tian Hao leluhur dari keluarga Tian dan langsung menebaskan pedangnya ke arah kepala Su Yan.


Namun tiba-tiba saja, dia dikejutkan dengan munculnya lubang hitam teleportasi yang berada tepat di samping Su Yan.


Lau dengan cepat sebuah tangan keluar dari dalam lubang hitam teleportasi itu, dan memegang pedang dari Tian Hao yang membuat seluruh pasang mata yang ada di pelataran luas itu menjadi terkejut akan tindakan tersebut.


"Kurang ajar......! Sialan, siapa kau....?" tanya kakek tua Tian Hao sambil melihat pria muda yang keluar dari dalam lubang hitam teleportasi itu.


Seluruh anggota kelompok Chen Feng langsung tersenyum bahagia dan gembira. Akhirnya Tuan mereka datang untuk menyelamatkan mereka semua.


"Tuan tuan.....!" teriak seluruh anggota kelompok Chen Feng.


"Maaf, maafkan aku saudara-saudaraku, aku terlambat, hingga membuat kalian terluka parah seperti ini." ucap Chen Feng sambil melemparkan dua botol giok yang berisikan pil pemulihan untuk seluruh anggota kelompoknya.


"Kalian semua beristirahatlah, biarkan aku yang mengurus sisanya." titah Chen Feng sambil melirik ke arah kakek tua Tian Hao.


"Apa katamu bocah kecil..! Mengurus semuanya? Apakah kau sedang bermimpi? Hanya mengandalkanmu untuk mengalahkan kami semua," ucap kakek tua Tian Hao itu tersenyum mengejek.


"Chen Feng lihatlah, mereka sangat banyak, biarkan aku membantumu," ucap Ji Ru Yu sambil mengeluarkan pedang di tangannya.


"Tidak tidak perlu, kamu tidak perlu ikut campur, jika terjadi sesuatu hal kepadamu aku akan sangat merasa bersalah. Jika kamu ingin membantuku cukup jagalah para saudara-saudaraku ini, itu sudah cukup untuk membantuku," tolak Chen Feng kembali melirik sinis ke arah kakek tua Tian Hao itu dan langsung mengeluarkan enam bendera formasinya yang di sebarkan ke seluruh tempat itu.


Dan langsung saja seluruh tempat itu pun tersegel.


"Tidak akan ada yang dapat membantu kalian di tempat ini, " ucap Chen Feng sambil


tangannya memegang pedang dari kakek tua Tian Hao itu.


Melihat apa yang dilakukan oleh Chen Feng, semua praktisi praktisi itu menjadi terkejut.


Setelah itu Chen Feng memegang kepala kakek tua Tian Hao yang telah terputus dari lehernya sambil berteriak keras.


"Ingin memenggal kepala saudara-saudaraku? Apakah kau sudah meminta izin kepadaku...?" tanya Chen Feng lalu mengeluarkan kembali tekanan aura spiritual miliknya yang amat sangat begitu ganas.


Seluruh praktisi-praktisi yang berada di tempat itu pun dibuat merinding ketakutan, bahkan ketiga leluhur yang tersisa pun mendadak merasa ada semacam ketakutan yang amat sangat terasa di dalam hati mereka. Karena hal itulah banyak beberapa praktisi-praktisi mencoba kabur dari tempat itu, namun tidak ada satupun dari mereka yang dapat memecahkan formasi yang dibuat oleh Chen Feng.


"Kalian kalian semua...! Kalian harus membayar setiap tetes darah yang kalian buat kepada seluruh saudara saudaraku, bahkan jika itu harus kalian bayar dengan nyawa kalian, itu juga tidak akan cukup. Aku akan membunuh seluruh keluarga milik kalian dan akan aku hapuskan dari benua menengah ini." teriak Chen Feng dengan lantang.


Seluruh praktisi-praktisi kuat dari benua menengah itu yang mendengar Chen Feng berteriak semacam itu, membuat mereka ketakutan akibat Chen Feng yang telah mengeluarkan tekanan aura kekuatan spiritual miliknya yang amat sangat begitu ganas.


Lalu Chen Feng pun melesat ke arah praktisi-praktisi dari benua menengah itu dengan menggunakan pedangnya, yang dia lesatkan ke arah dari satu persatu kepala praktisi-praktisi kuat dari benua menengah itu.


Hingga akhirnya kepala mereka pun terputus dari leher mereka dan kejadian itu membuat seluruh praktisi-praktisi yang lain menjadi ketakutan, ada yang mencoba berlarian ke sana kemari dengan niat melarikan diri.


"Kalian semua untuk apa kalian lari? Kita memiliki anggota yang begitu banyak, sedangkan dia...! Lihatlah, dia hanya seorang diri, jadi buat apa kalian takut. " ucap kakek tua dari keluarga Bao yang bernama Bao Ling.


"Ya benar, sekarang juga, cepatlah bentuk beberapa kelompok untuk mengepungnya dan kelompok yang lain, segera serang mereka yang sudah terluka dan cepat ambil seluruh harta harta pusaka yang mereka dapatkan dari tempat ini." perintah kakek tua yang bernama Ling Yao.


"Kalian semua, Serang mereka yang telah terluka dan bunuh mereka tanpa ampun." perintah kakek tua dari keluarga Song yang bernama Song Ba.


Mendapat perintah dari ketiga leluhur itu, seluruh praktisi-praktisi yang ada di dalam formasi milik Chen Feng pun membagi-bagi tugas mereka dan langsung menjalankan apa yang diperintahkan oleh leluhur leluhur itu.


Melihat gerakan mereka, Chen Feng pun berteriak keras.


"Kalian semua akan aku bunuh hingga kalian semua tidak tersisa satu orang pun." kata Chen Feng mengeluarkan segel di tangannya dan melemparkan beberapa bendera formasi mengarah ke seluruh anggota kelompoknya dan juga Ji Ru Yu.


Dan formasi perlindungan itu pun telah termuat di sekeliling seluruh tempat anggota kelompok Chen Feng serta Ji Ru Yu berada.


Kemudian Chen Feng mengeluarkan tiga boneka iblis yang ia beri perintah untuk langsung melesat dan melindungi formasi-formasi yang ia bentuk untuk melindungi seluruh saudara-saudaranya itu.


Sedangkan Chen Feng dia langsung kembali melesat untuk membantai seluruh praktisi-praktisi kuat dari benua menengah itu. Seluruh praktisi praktisi menengah itu, yang melihat keganasan dari anak muda yang ada di hadapan mereka sambil memegang pedang yang telah berlumuran darah bersatu padu untuk melawannya.


"Dari pada kita mati dalam keadaan tidak melawan, lebih baik kita bergandengan tangan mengeluarkan seluruh kekuatan yang kita miliki untuk melawannya," ucap salah seorang praktisi yang membangkitkan semangat dari praktisi-praktisi yang lain, kemudian dengan menggunakan kekuatan spiritual milik mereka. Mereka pun langsung menyerbu ke arah Chen Feng dan pada saat itulah ratusan dari praktisi-praktisi kuat yang berasal dari benua menengah menyerang ke arah Chen Feng yang memegang pedang di tangannya.


Boommmmmmmmmm,,,,,,,,,,boommmmmmmmmm......boommmmmmmmmm ........boommmmmmmmmm.......boommmmmmmmmm .....boommmmmmmmmm ......boommmmmmmmmm.......


Ledakan demi ledakan terjadi akibat tubuh yang terjatuh dan menabrak tanah yang kemudian mati berlumuran darah.


"Lagi lagi, ayo kemari serang aku, bukankah kalian sebelumnya sangat bersemangat melawan seluruh saudara-saudaraku yang yang lain? Kalau begitu berikan semangat itu dan serang aku." tantang Chen Feng yang sudah seperti kerasukan Iblis yang di mana pedang dan pakaian serta seluruh tubuhnya dipenuhi noda darah, akibat seluruh pembantaian yang ia lakukan terhadap praktisi-partisi kuat dari benua menengah itu.


"Jika kalian tidak maju, lebih baik aku yang akan mendatangi kalian." ancam Chen Feng sambil memegang pedang di tangannya dan langsung melesat ke arah praktisi-praktisi kuat dari benua menengah yang masihtersisa itu.


Hingga lagi dan lagi, jeritan demi jeritan, sayatan sayatan terjadi akibat ulah Chen Feng yang menggunakan pedangnya untuk memenggal seluruh kepala dari praktisi-praktisi kuat yang ada di dalam formasinya itu.

__ADS_1


Mayat-mayat dari praktisi itu pun terus berjatuhan ke tanah dan akibatnya seluruh tanah di sekitar pelataran itu berubah menjadi seperti kolam darah. Ji Ru Yu yang melihat hal itu pun sambil menggenggam erat kedua tangannya ia tampak sedikit mundur beberapa langkah ke belakang.


"Nyonya tidak perlu takut, ketika tuan seperti itu dia hanya seperti itu ketika orang-orang yang ia cintai dilukai oleh orang lain. Dan tidak akan ada yang dapat menghalanginya untuk berbuat seperti itu nyonya." ucap komandan iblis Fan Mo menjelaskan.


"Benar nyonya, apa yang dikatakan oleh saudara Fan Mo, nyonya tidak perlu takut jika Tuan seperti itu. Ketika ada saudara-saudara dari tuan ataupun orang yang ia cintai dilukai, maka dewa sekalipun akan Tuan bunuh." kata Fan Mouji menimpali.


"Maaf...! Aku bukan nyonya dari kalian. jadi untuk apa kalian memanggilku seperti itu?" tanya Ji Ru Yu merasa bingung


"Nyonya...., tuan tidak pernah membawa orang yang tidak ia cintai masuk ke dalam keluarga kami, bahkan sampai membawanya ke tempat pertempuran itu bukanlah tuan." jawab komandan iblis Dixin.


"Benar nyonya, kami pun tahu bahwa nyonya pun pasti memiliki perasaan untuk Tuan kami. Jadi tidak ada salahnya buat kami untuk memanggil anda dengan sebutan nyonya." ucap Fan Kiyoung.


Ji Ru Yu yang mendengar hal itu, hanya bisa tersenyum dan tersipu malu. Sementara itu di luar dinding pelindung yang dibuat oleh Chen Feng, untuk melindungi seluruh anggota kelompoknya dan juga Ji Ru Yu, banyak praktisi-praktisi kuat yang lainnya yang mencoba menghancurkan dinding pertahanan itu, bahkan ketiga leluhur dari keluarga utama yang berasal dari benua menengah pun ikut untuk mencoba menghancurkan dinding pelindung tersebut.


Namun karena adanya ketiga boneka iblis yang bersatu dengan formasi itu, sehingga mereka dapat memperkuat formasi itu agar tidak akan mudah untuk dihancurkan.


"Mengapa formasi ini tidak dapat kita hancurkan? Padahal kita telah berada di ranah alam roh suci, apakah mungkin informasi ini lebih tinggi dari ranah yang kita miliki?" tanya leluhur Bou Ling.


"Benar yang kau katakan saudara Bao. Mengapa aku merasa sedikit ketakutan saat ini." ujar leluhur Song Ba.


"Kalian berdua jangan banyak termenung" ayo kembali lagi untuk menghancurkan formasi ini dan menangkap mereka semua untuk kita jadikan sandra, agar bocah itu dapat patuh kepada kita." ajak leluhur Ling.


Kemudian ketiga kakek tua itu pun langsung kembali menggempur dinding pertahanan yang melindungi seluruh anggota kelompok Chen Feng dan juga Ji Ru Yu, dibantu dengan praktisi-praktisi kuat dari benua-benua lainnya.


Sedangkan Chen Feng, saat ini dia masih dalam mode pembantaiannya, ia masih terus membunuh seluruh praktisi-praktisi kuat dari benua menengah itu. Dan kini ia melesat ke udara dan menggunakan kekuatan Bloodline Guntur miliknya.


Dan karena teknik itulah, kembali lagi dan lagi seluruh praktisi-praktisi kuat dari benua menengah dan ketiga leluhur dari kekuatan utama yang berasal dari benua menengah itu menjadi sangat terkejut.


"Mengapa kekuatan bocah itu sangat mengerikan? Kau melihatnya bukan, itu adalah kekuatan Guntur. Mengapa aku merasa kekuatan Guntur itu sama dengan sewaktu ketika aku melawan kesengsaraan Guntur? Bahkan kekuatan Guntur ini lebih amat sangat menakutkan ketika aku dipromosikan naik ke tingkat ranah yang lebih tinggi dan mendapatkan kesengsaraan Guntur, bagaimana ini mungkin terjadi?" tanya ketiga leluhur itu sambil melihat kearah Chen Feng yang mengeluarkan kekuatan dari Bloodline guntur miliknya.


Ji Ru Yu yang menyaksikan hal itu menjadi semakin terpesona oleh Chen Feng.


"Apakah benar jika Chen Feng adalah jodoh yang dibuat oleh kakek buyutku untukku? Betapa bahagianya aku jika mendapatkan seorang suami sepertinya, tapi aku harus rela berbagi cinta dengan wanita lain, ya itu tidak masalah,aku rela melakukannya." gumam Ji Ru Yu di dalam hatinya.


Sedangkan Chen Feng yang melayang di atas udara, mengarahkan tangannya ke atas tepat kearah kekuatan Guntur miliknya, lalu kekuatan guntur itu pun menjulang tinggi menembus awan di langit atas sana, yang membuat langit yang pada awalnya terang menjadi gelap gulita, dihiasi riak riak guntur yang muncul dari Awan gelap itu.


Setelah itu Chen Feng menjatuhkan tangannya, sontak membuat banyak Guntur yang terkandung di dalam Awan gelap yang berada di langit atas menghujam ke bawah menghancurkan apapun yang ada di bawah mereka, kecuali Chen Feng sendiri dan seluruh anggota kelompoknya.


Banyak praktisi-praktisi dari benua menengah yang langsung lenyap karena terkena sambaran petir dari Bloodline Guntur milik Chen Feng,dan satu demi satu seluruh praktisi praktisi kuat itu pun mati mengenaskan dan hilang menjadi ketiadaan.


Sementara ketiga leluhur dari keluarga utama itu hanya bisa membuat dinding pertahanan untuk mereka, agar tubuh mereka tidak tersambar oleh kekuatan bloodline Guntur milik Chen Feng.


"Benar-benar gila......! Bagaimana mungkin ada orang yang memiliki kekuatan Bloodline Guntur seperti ini? Bukankah ini sama seperti dewa utama, tapi bagaimana mungkin anak seumuran seperti bocah itu memiliki kekuatan sebesar ini? Sebenarnya siapa yang Kita lawan saat ini?"


Terjadi perbincangan di antara ketiga kakek tua itu, hingga pada akhirnya seluruh praktisi-praktisi dari benua menengah yang berjumlah ratusan praktisi itu, telah lenyap mati secara mengenaskan.


Setelah itu Chen Feng pun melesat dan berhenti tepat di atas ketiga leluhur yang masih tersisa.


"Terakhir adalah kalian." ucap Chen Feng sambil mengacungkan pedangnya ke arah ketiga kakek tua itu.


"Kau pikir kau siapa bocah kecil? Pastinya kau telah banyak mengeluarkan kekuatan spiritual milikmu dan pastinya kau telah kelelahan saat ini, jadi dengan mudah kami dapat mengalahkanmu." ucap ketiga kakek tua itu dengan nada sombong.


Hingga tiba-tiba saja, dari dalam tubuh Chen Feng, keluar bayangan hitam yang tidak lain ia adalah cencen si bayi api hitam kecil serta Chen Luo serigala roh salju.


"Apakah itu? Apa itu sebuah api kecil yang dapat berbicara dan yang satunya lagi adalah binatang spiritual yang legendaris serigala roh salju? Tidak, bagaimana mungkin binatang yang berasal dari alam surga itu bisa berada di alam atas ini dan bersama seorang bocah kecil. Apakah bocah itu berasal dari alam surga dan memiliki status yang sangat tinggi? Ya pasti, pasti dia adalah tuan muda dari keluarga utama yang berasal dari alam surga,"


Terjadi perbincangan di antara ketiga kakek tua itu. Dan kemudian ketiga kakek tua itu pun langsung bersujud dan meminta ampun kepada Chen Feng.


Tapi sayangnya semua sudah terlambat. Karena mereka telah menyakiti seluruh anggota kelompok Chen Feng, hingga pada akhirnya Chen Cen dan Chen Lou pun melesat menyerang kakek tua Bao Ling dan kakek tua Ling Hao.


Sementara Chen Feng menyerang kakek tua Song Ba.


Lalu dalam sekejap saja, kedua kakek tua itu pun dilahap oleh Chen Cen dan Chen Lou.


Sementara Chen Feng terus-menerus menebas tubuh dari kakek tua Song Ba, walaupun kakek tua itu telah kehilangan nyawanya.


Melihat kekejian Chen Feng, Ji Ru Yu yang berada di dalam formasi perlindungan pun keluar dari formasi itu dan tindakan itu pun membuat seluruh anggota kelompok Chen Feng yang berada di dalam formasi perlindungan itu pun menjadi terkejut.


"Bagaimana mungkin nyonya dapat keluar dari dalam dinding perlindungan ini? Atau jangan-jangan ada sebuah ikatan antara teknik ini dan nyonya." tebak seluruh anggota kelompok Chen Feng.


Lalu Ji Ru Yu yang keluar dari dalam formasi perlindungan pun, berlari ke arah Chen Feng, dan langsung memeluk Chen Feng dari belakang, sambil berkata.


"Hentikan hentikan....! Jangan membuat dirimu masuk ke dalam kegelapan. Jangan biarkan dirimu seperti mereka, aku tidak rela Jika kamu memiliki sifat yang sama seperti mereka." ucap Ji Ru Yu sambil memeluk Chen Feng dan menangis terisak-isak.


Chen Feng yang mendengar kata-kata yang dikeluarkan oleh Ji Ru Yu, sambil menangis pada akhirnya, ia pun menghentikan kegilaannya untuk menebas tubuh dari kakek tua Song Bei yang telah mati.


Lalu Chen Feng berbalik badan sambil mengusap air mata yang mengalir dari pipi Ji Ru Yu.


"Sudah aku katakan kepadamu, jangan menangis, aku tidak ingin kamu bersedih." ucap Chen Feng menatap wajah Ji Ru Yu.


"Kalau kamu tidak ingin melihat aku menangis. Mengapa kamu jangan berbuat seperti itu. Apakah kamu tidak mengerti perasaanku ketika melihatmu seperti itu?" tanya Ji Ru Yu sambil memukul-mukul dada Chen Feng.


Melihat hal itu Chen Feng pun memeluk dengan erat. Lalu Chen Feng pun berkata lembut.


"Maafkan aku. Maafkan aku, aku tidak akan mengulangi perbuatan ini di masa depan, jadi tolong jangan menangis. Maafkan aku." ucap Chen Feng memohon kepada Ji Ru Yu untuk tidak menangis lagi sambil terus memeluknya dengan erat.


Setelah itu Chen Cen pun melesat ke dekat Chen Feng berada, kemudian berkata.


"Ayah...! Lihatlah keadaanmu, bagaimana kamu bisa menjadi seperti ini? Sangat berantakan. Apakah kamu ingin mengotori pakaian ibu?" tanya Chen Cen sambil melihat pakaian Chen Feng yang dipenuhi oleh noda darah.


Chen Lou pun langsung mengusap mengusapkan tubuhnya kepada Ji Ru Yu, setelah itu Chen Feng melepaskan pelukannya dan sekali lagi ia berkata kepada Ji Ru Yu.


"Maafkan aku. Maafkan aku." ucap Chen Feng.


"Baiklah, tapi ingat di masa depan kamu tidak boleh seperti itu, aku tidak ingin kamu menjadi orang yang jahat, jika ingin membunuh boleh, tapi tidak boleh seperti itu, tidak baik terus melakukan hal seperti itu kepada orang yang sudah mati." jawab Ji Ru Yu sambil memeluk tubuh Chen Feng kembali.

__ADS_1


Akhirnya, selesai juga bab terpanjang di novel ini, semoga kalian puas ya, terimakasih sudah selalu setia mengikuti perjalanan Chen Feng, semoga kalian gak bosan ya, love u banyak banyakπŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ™πŸ™πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°


__ADS_2