
"Chen Lou nama yang lucu. Ayah, Chen Cen suka dengan Chen Lou." Ucap Chen Cen sambil terus kegirangan di atas kepala serigala roh salju.
"Kakak selanjutnya apa yang harus kita lakukan?" tanya Chen Xiao si lebah merah.
Kemudian Chen Feng menatap ke arah serigala roh salju sambil mendekatinya.
"Chen Lou apakah ayah dapat meminta pertolongan kepadamu?" tanya Chen Feng menatap mata dari Chen Lou sang serigala roh salju.
Mendengar pertanyaan itu, Chen Lou pun mengelus-eluskan kepalanya ke badan Chen Feng seakan menyetujui dengan apa yang akan dikatakan oleh Chen Feng.
"Dapatkah kamu memanggil para bawahanmu yang lain untuk ditunggangi oleh para teman-teman ayah?" tanya Chen Feng sambil melihat ke arah genius genius muda dari kerajaan Xuan.
Lalu seakan mengerti apa yang dikatakan oleh Chen Feng, si serigala roh salju Chen Lou pun langsung berdiri tegak dan kemudian melonglongkan suaranya yang sangat keras.
Bahkan lolongannya itu pun sampai terdengar amat jelas membuat kekuatan jiwa dari para jenius -jenius muda kerajaan Xuan itu menjadi bergejolak, setelah itu Chen Lou pun menghentikan lolongannya.
Hingga selang beberapa saat terdengar suara riuh menderu dan ada getaran yang menggetarkan bumi yang terasa seperti gempa yang mengguncang, Dan tak berselang lama beberapa serigala darah pun tiba di hadapan Chen Feng serta para jenius jenius dari kerajaan Xuan.
Lalu Chen Feng segera memerintahkan kepada seluruh jenius jenius muda dari kerajaan Xuan itu untuk naik ke atas tubuh binatang spiritual serigala roh salju.
"Sekarang saatnya untuk mencari tempat yang bagus agar para jenius jenius ini dapat berkultivasi guna meningkatkan kekuatan mereka, jadi kita harus mencari tempat di mana aura murni yang cukup bagus berada di tempat itu." titah Chen Feng kepada Chen Lou, lalu memimpin para jenius-genius muda itu untuk pergi dari tempat tersebut.
Hingga tak lama berselang Tuan Putri Xiao Xuan pun mendekati Chen Feng.
"Kali ini kita akan hendak ke mana Chen Feng?"
"Sudah saatnya bagi kalian semua untuk meningkatkan kekuatan yang kalian miliki, maka dari itu kita akan pergi mencari tempat di mana aura spiritual yang bagus berada, sambil mencari tempat yang layak untuk bersembunyi dari semua gangguan yang akan mengganggu di saat kalian sedang berkutivasi." jawab Chen Feng menjelaskan.
"Apakah masih terlalu jauh untuk kita mencari tempat itu?" tanya tuan putri kembali.
"Seharusnya tempat itu ada di balik hutan ini, kalau begitu ayo cepat pertambah laju perjalanan kita." ajak Chen Feng yang menaiki Chen Lou serigala roh salju. Dan memerintahkan Chen Lou agar bergerak dengan cepat.
Kemudian Chen Lou si serigala roh salju itu melesat cepat seperti yang diperintahkan oleh ayahnya Chen Feng. Dan tak butuh waktu lama, akhirnya seluruh jenius jenius muda dari kerajaan Xuan pun tiba di tempat yang diinginkan oleh Chen Feng untuk para jenius jenius muda dari kerajaan Xuan itu melakukan kultivasi mereka.
"Apakah ini tempat yang kamu maksud Chen Feng?" tanya tuan putri Xiao Xuan sambil memperhatikan daerah di sekitarnya.
"Ya benar, inilah tempat yang cocok untuk kalian semua berkultivasi, meningkatkan basis kultivasi yang kalian miliki." jawab Chen Feng melangkahkan kakinya ke atas tanah reruntuhan yang kemudian melihat adanya sebuah altar. Yang di mana sebuah altar itu memiliki formasi penghalang.
"Kelihatannya Altar ini mempunyai sebuah formasi pelindung, aku akan mencoba untuk melihatnya dan mempelajarinya." gumam Chen Feng di dalam hatinya.
Setelah itu Chen Feng pun melangkah mendekati altar tersebut dan menyentuh dataran dari altar itu.
Ia merasakan ada sebuah kekuatan yang menolak ketika Chen Feng hendak menelusuri jejak-jejak dari formasi tersebut.
"Formasi yang sangat hebat, sangat cocok dikatakan sebagai formasi langit, akan tetapi kalian bukanlah lawan dariku jika mengenai tentang sebuah formasi. Itu dikarenakan semua warisan dari guruku ada yang berisikan tentang formasi tingkat dewa." gumam Chen Feng di dalam hatinya.
Lalu Chen Feng pun membuat segel di tangannya, hingga setelah selesai membuat segel ia menghempaskan tangannya ke altar tersebut yang membuat altar itu pun bergetar hebat.
Setelah itu, keluarlah sebuah cahaya keemasan yang ternyata cahaya keemasan itu adalah rune formasi penghalang.
__ADS_1
"Akhirnya muncul juga kau!" gumam Chen Feng tersenyum kecil di sudut bibirnya sedangkan tangan kirinya Chen Feng gunakan untuk membuat segel yang langsung dia rentangkan tangannya itu ke arah altar tersebut yang tampak dikelilingi oleh cahaya keemasan dari Rune formasi penghalang.
Dan dengan kerasnya, rune formasi itupun dapat terserap ke dalam tangan kiri Chen Feng yang membuat seluruh jenius-jenius muda dari kerajaan Xuan yang melihatnya menjadi takjub akan kemampuan yang dimiliki oleh Chen Feng.
"Sebenarnya apa yang terjadi kepada pengawal Chen? Mengapa seluruh keterampilan ia dapat memilikinya? Kekuatan spiritual yang begitu mengesankan, harta pusaka yang sangat mengerikan, memiliki binatang spiritual yang mempunyai kekuatan yang hebat dan sekarang pengawal Chen juga merupakan master dari Rune formasi. Bagaimana mungkin satu orang dapat menguasai semua kekuatan terbaik yang ada di dunia seni bela diri ini?" tanya seluruh para jenius merasa heran.
Terjadi perbincangan di antara para jenius-jenius muda itu. Hingga tak lama kemudian, rune formasi itu pun menghilang terserap ke dalam tangan Chen Feng. Dan pada akhirnya altar tersebut bergetar dan dapat terbuka.
"Kalian semua ayo kita masuk ke dalam ruangan bawah tanah ini." ajak Chen Feng kepada para jenius jenius muda dari kerajaan Xuan itu.
Lalu mereka semua pun memasuki ruang bawah tanah tersebut. Dengan hati-hati Chen Feng memimpin para jenius jenius muda dari kerajaan Xuan untuk menelusuri setiap lorong-lorong dari bangunan bawah tanah tersebut, hingga pada akhirnya mereka semua pun tiba di sebuah tempat yang memiliki aura yang begitu murni dan kental, bahkan aura di tempat itu tidak pernah tersentuh oleh praktisi manapun.
"Kelihatannya tempat ini cocok untuk kalian semua, tidak begitu hebat juga tidak terlalu lemah. Sangat cocok untuk basis kultivasi milik kalian." ucap Chen Feng sambil melihat ke semua jenius jenius muda itu.
Lalu Chen Feng mengambil botol giok dari dalam cincin penyimpanan ruang miliknya dan membagikan pil-pil yang ada di dalam botol tersebut kepada para jenius jenius muda dari kerajaan Xuan itu.
"Makanlah pil pelembur nadi ini, maka kalian akan sangat muda ketika berkutivasi nantinya." perintah Chen Feng sambil melemparkan pil-pil obat itu ke setiap genius genius muda.
Kemudian seluruh jenius muda dari kerajaan Xuan pun memakan pil itu.
Begitu tercengangnya mereka setelah memakan pil pelebur nadi yang telah diberikan oleh Chen Feng.
"Mengapa ada pil pelebur Nandi sebegitu hebat seperti pil pelebur nadi milik pengawal Chen ini! Seumur hidupku aku tidak pernah memakan pil pelebur nadi sebegitu hebat seperti miliknya ini, sebenarnya siapakah pengawal Chen? Mengapa seluruh keterampilan bela diri bisa ada pada dirinya? Bukankah itu tidak mungkin dimiliki oleh orang dengan usia muda seperti dirinya?" kembali terjadi perbincangan di antara para jenius jenius muda dari kerajaan Xuan.
Sementara ketiga anak dari yang mulia raja kerajaan Xuan juga ikut bertanya tanya di dalam hati mereka.
"Adikku benar bukan apa yang aku katakan kepadamu sebelum-sebelumnya, jika sampai sekarang kau tidak bertobat dan masih terus mencari masalah kepada pengawal Chen, maka dapat dipastikan kau tidak akan mendapatkan kesempatan seperti ini atau kau sudah mati jauh-jauh hari." sindir pangeran Lin.
"Benar yang kakak katakan, terima kasih karena selalu menasehatiku dan memberikan pelajaran untukku kak." ucap pangeran Lan.
Sementara itu tuan putri Xiao Xuan setelah memakan pil pelebur nadi yang telah diberikan oleh Chen Feng. Dia pun melangkahkan kakinya mendekat ke arah Chen Feng.
Lalu tuan Putri berkata kepada Chen Feng.
"Apakah kau akan pergi meninggalkan kami? Perasaan ini timbul di dalam hatiku. Dan aku yakin akan firasat yang ku rasakan, jika kau akan meninggalkan kami semua di sini?" tanya tuan putri Xiao Xuan.
Mendengar apa yang diucapkan oleh Tuan Putri Xiao Xuan, membuat para jenius jenius muda dari kerajaan Xuan mendadak terkejut akan apa yang dia ucapkan oleh putri mereka
"Ya benar, apakah pengawal Chen akan meninggalkan kami di saat kami sedang berkutivasi?" tanya pangeran Lan.
"Apakah benar jika pengawal Chen akan pergi meninggalkan kami?"
Terjadi perbincangan di antara para jenius jenius muda dari kerajaan Xuan yang membuat keadaan menjadi gaduh.
"Kalian semua tenanglah, walaupun aku pergi maka kalian tidak akan pernah ada yang mengganggu, percaya akan ucapanku ini, dan jika terjadi masalah di kemudian hari dengan kalian semua, maka aku dapat merasakannya karena di sekitar kalian telah aku pasang seluruh kekuatan teleportasi yang aku ketahui, jadi kalian tidak perlu khawatir. Fokuskan saja menambah tenaga dan kekuatan spiritual yang kalian miliki ke dalam kultivasi yang akan kalian jalani, jangan terlalu banyak berpikir yang tidak perlu. Kalian harus segera meningkatkan basis kultivasi milik kalian, jika kalian tidak ingin dipandang rendah oleh kerajaan kerajaan yang lain, karena kalian adalah penerus dari kerajaan Xuan." jawab Chen Feng sambil memandang ke seluruh jenius jenius muda itu.
"Tapi mengapa kamu harus pergi? Tidak bisakah kamu di sini menemaniku?" tanya tuan putri Xiao Xuan memasang wajah kecewa.
Lalu dengan melangkahkan kakinya perlahan-lahan Chen Feng sudah mendekati Tuan Putri Xiao Xuan sambil mengelus-ngelus rambutnya.
__ADS_1
"Dasar gadis bodoh! Aku tidak akan pergi terlalu jauh, aku hanya ingin mencari keberadaan dari saudara-saudaraku saja, jika aku tidak dapat menemukan mereka perasaanku tidak akan tenang. Sudah aku katakan kamu tidak perlu khawatir akan apa yang terjadi kepada kalian semua, karena aku akan membuat pelindung yang siapapun tidak dapat untuk menerobosnya dan jika ada orang yang dapat menerobosnya di sekitar kalian, telah aku pasang teknik teleportasi yang kamu ketahui seperti yang aku katakan sebelumnya, jadi andai ada sesuatu hal yang akan menyakiti kalian, pasti aku dapat mengetahuinya dan akan cepat datang kemari." jelas Chen Feng sambil menatap tuan putri Xiao Xuan.
Kemudian kedua pangeran pun mendekati tuan putri Xiao Xuan dan Chen Feng.
"Adik Xuan Er, percayalah kepada pengawal Chen, pasti ia akan selalu menempati apa yang ia katakan." ucap pangeran Lin.
"Benar yang dikatakan kakak adik Xuan Er, kamu tidak perlu mengkhawatirkan keadaan kita ini." timpal pangeran Lan.
"Bukan itu yang aku khawatirkan kak, aku takut akan terjadi sesuatu hal yang mengancam jiwamu Chen Feng." sanggah Tuan Putri Xiao Xuan sambil memegang tangan Chen Feng yang sedang mengelus mengelus rambutnya.
Dengan tersenyum tipis Chen Feng pun berkata.
"Tenanglah Xuan Er, di benua barat ini tidak akan ada yang mampu untuk membunuhku, kamu bisa memegang apa yang aku katakan ini, nah sekarang segeralah untuk berkultivasi jika tidak momentumnya akan berubah." titah Chen Feng kepada seluruh jenius jenius muda dari kerajaan Xuan itu.
Lalu seluruh jenius jenius muda pun segera mengambil sikap untuk berkultivasi, termasuk pangeran Lan dan pangeran Lin juga segera ikut untuk bersikap berkultivasi.
Sedangkan tuan putri Xiao Xuan masih enggan beranjak dari tempat ia berdiri dan tidak ingin melepaskan tangan Chen Feng yang tengah ia pegang.
Melihat sikap tuan putri Xiao Xuan kepadanya, Chen Feng pun segera memeluk gadis cantik di hadapannya itu dengan penuh kasih sayang. Dan kemudian ia berkata.
"Tenanglah, aku tidak akan pernah pergi terlalu jauh, aku hanya mengitari tempat di sekitar wilayah ini untuk mencari keberadaan dari saudara-saudaraku dan tidak akan membiarkan apapun menyakitimu. Ayo segeralah kamu berkultivasi jika tidak momentum kebangkitan darah di dalam kandungan pil pelebur tadi akan memudar." Ucap Chen Feng kemudian melepaskan pelukannya kepada tuan putri Xiao Xuan.
Mendapat pelukan dari Chen Feng, membuat jantung Tuan Putri Xiao Xuan semakin berdegup kencang. Pada akhirnya ia yakin akan hatinya bahwa ia sangat menyukai pria muda yang berada hadapannya ini.
Namun ia hanya bisa menuruti apa yang dikatakan oleh Chen Feng seakan-akan ia terhipnotis oleh aura yang dipancarkan oleh pria muda dihadapannya itu.
Dan kemudian ia pun bersikap berkultivasi. Sedangkan Chen Feng yang melihat seluruh jenius-jenius muda dari kerajaan Xuan telah berkultivasi menjadi senang, lalu dari dalam cincin penyimpanan ruang miliknya ia melepaskan seluruh bendera-bendera formasi dan rune rune formasi tingkat dewa miliknya yang ia sebarkan ke seluruh penjuru di sekitar tempat para jenius dari kerajaan Xuan sedang berkultivasi.
Lalu Chen Feng juga menambahkan sebuah larangan di dalam dinding pelindung yang melindungi setiap Rune formasi itu. Setelah selesai membangun rumah dinding formasi pertahanan, Chen Feng kembali menatap seluruh jenius jenius muda dari kerajaan Xuan itu dan ia kembali mengambil sesuatu di dalam cincin penyimpanan ruang miliknya yang ternyata itu adalah sebuah teknik teknik-teknik kelas langit yang telah lama hilang di dataran benua bawah, bahkan juga alam atas.
Teknik itu Chen Feng dapatkan ketika dia berada di tanah terlarang yang berada di domain atas yang merupakan tanah kuno penjara para dewa yang di mana tempat itu adalah aslinya sebuah kuburan para dewa-dewa.
Lalu dengan suara kerasnya ia pun berkata kepada seluruh jenius -jenius muda dari kerajaan Xuan sambil melemparkan teknik-teknik kelas langit miliknya ke kening setiap genius genius muda dari kerajaan Xuan itu.
"Kalian semua! Yang aku berikan itu adalah teknik yang sangat langka, jadi kalian harus pahami dan resapi, serta murnikanlah teknik kelas langit itu, jika kalian dapat menguasai teknik di tingkat langit pada tingkatan kedua, maka dapat aku pastikan kalian telah sejajar dengan para jenius-genius muda dari kerajaan utama di benua barat ini." ucap Chen Feng tegas.
Lalu seluruh jenius jenius muda dari kerajaan Xuan itu pun merasa senang, mendengar apa yang diucapkan oleh Chen Feng, dan wajah yang gembira serta rasa antusias tergambar dari wajah mereka, hingga di setiap hati dan pikiran mereka tertanam bahwasanya mereka harus dapat menguasai teknik yang telah diberikan oleh pengawal Chen, agar nantinya mereka semua memiliki kekuatan yang sejajar dengan para jenius-jenius muda dari kerajaan utama di benua barat ini.
Setelah itu Chen Feng pun kembali berkata lagi.
"Aku harap ketika aku kembali dari pencarianku untuk mencari para saudara-saudaraku, maka kalian telah berhasil naik ke tingkat yang lebih tinggi dari Ranah milik kalian saat ini, dan Kalian juga telah berhasil menguasai tingkat pertama dan kedua dari teknik yang telah aku berikan kepada kalian sebelumnya." kata Chen Feng langsung melangkah keluar dari dalam dinding formasi yang telah ia bentuk.
kemudian Chen Feng kembali membuat segel di tangannya dan langsung membuat dinding transparan agar para jenius jenius muda dari kerajaan Xuan yang sedang berkultivasi tidak dapat dilihat oleh semua kultivator yang masuk ke dalam tanah peninggalan kuno dari kerajaan Chang An ini.
Dan setelah berhasil membuat dinding transparan untuk mengaburkan pandangan mata dari para praktisi praktisi yang berhasil memasuki bangunan tua ini. Setelah itu Chen Feng melesat keluar dan pada akhirnya ia berhasil keluar dari tempat bawah tanah dan langsung muncul di atas altar tempat pertama kali mereka masuk.
Lalu Chen Feng kembali menutup altar tersebut dan memperbaiki rune formasi perlindungan yang sebelumnya sudah Chen Feng hancurkan. Dan dia juga menambahkan sedikit kekuatan rune formasi yang ada pada dirinya guna menambah tingkat keamanan dari para jenius jenius muda yang sedang berkultivasi di dalam bangunan peninggalan kuno itu.
Hingga pada akhirnya Chen Feng melesat ke langit yang jauh untuk mencari seluruh anggota kelompoknya yang terpisah dari dirinya.
__ADS_1