Pewaris Tahta Surgawi

Pewaris Tahta Surgawi
Bertemu Pengawal Dari Kerajaan Lain


__ADS_3

Setelah melihat orang-orang yang dipimpin oleh King Lin dari kerajaan Han itu pergi meninggalkan tempat tersebut, Thang Hong pun langsung berkata kepada para saudaranya.


"Apa yang diucapkan oleh saudara King, memang ada benarnya saudara Hong. Karena dilihat dari sifat Chang Ma, kelihatannya memang dia tidak pernah memulai sesuatu terlebih dahulu, jika dia tidak merasa terusik."


"Ya benar saudara Thang, jadi memang tidak seharusnya kita mengganggu Chang Mah, demi bisa bisa mendapatkan hasil yang terbaik dalam kompetisi ini. Kalau begitu mari kita pergi untuk mencari keberuntungan di dalam bangunan kuno ini." ajak Hong Le sambil memimpin para jenius jenius dari kekerajaan Tang untuk pergi mencari keberuntungan mereka di bangunan kuno itu.


Sedangkan Thang Hong juga ikut memimpin para jenius jenius dari kerajaan Dawei untuk pergi mencari keberuntungan mereka.


Hingga akhirnya mereka semua pun pergi menuju masuk kedalam bangunan kuno yang ada di tempat itu.


Di lain sisi, Chen Feng masih terus melesat mencari keberadaan para saudaranya, sampai sesaat kemudian Chen Feng merasakan ada sesuatu yang menarik di dalam hatinya. Lalu ia pun mendarat ke tanah dan melihat di sekitarnya banyak tanaman-tanaman spiritual yang berada di level kelas tinggi,


Lalu hanya dalam sekejap saja, Chen Feng pun mengambil seluruh tanaman-tanaman spiritual itu dan memasukkannya ke dalam cincin penyimpanan ruang miliknya, dan di saat yang bersamaan, datanglah beberapa kelompok dari kerajaan menengah tiba di tempat itu.


Mereka yang melihat Chen Feng telah mengambil habis seluruh tanaman-tanaman spiritual yang berada di tempat itu pun menjadi marah.


"Bocah! Apa yang kau lakukan? Ada apa dengan keserakahanmu ini? Apakah kau tidak takut kekenyangan disaat mengambil begitu banyak tanaman-tanaman spiritual yang ada di tempat ini?" tanya salah seorang pengawal dari kerajaan menengah itu.


"Tuan! Apakah Tuan pernah mendengar suatu pepatah yang mengatakan, siapa yang datang lebih cepat maka dialah yang mempunyai hak untuk memiliki semuanya." jawab Chen Feng dengan santai.


"Apa katamu bocah! Dasar lancang kau! Sebenarnya dari mana asalmu? Dari kerajaan mana kau berasal hah!" seru salah satu pengawal dari kelompok itu berteriak marah sambil melesat tepat di hadapan Chen Feng.


"Aku bukan siapa-siapa dan Kalian tidak perlu tahu identitasku, karena kalian tidak pantas untuk mengetahuinya."


Mendengar jawaban dari Chen Feng, membuat kelompok-kelompok jenius jenius yang ada di tempat itu menjadi terkejut.


"Dasar bocah kurang ajar! Biar aku yang memberikan pelajaran kepadamu, agar kau mengerti akan kekuatan yang sebenarnya." ancam pengawal dari salah satu kerajaan tingkat menengah di benua Barat itu, sambil melesat hendak menyerang Chen Feng.


Namun serangan dari pengawal itu ternyata dapat dihindari dengan mudah oleh Chen Feng. Melihat hal itu para jenius-jenius muda yang dikawal oleh pengawal tersebut menjadi semakin terkejut.

__ADS_1


"Siapa bocah itu? Mengapa iya dapat menghindari serangan yang dilancarkan oleh pengawal Thang?"


Sedangkan Chen Feng, dia sekali lagi memberikan peringatan kepada pengawal yang siap menyerang dirinya.


"Hey aku tidak pernah mengusik kalian! Tapi mengapa kalian menyerangku. Jangan kalian pikir aku tidak bisa menghajar kalian ya." ancam Chen Feng dengan wajah serius.


"Memangnya apa yang bisa dilakukan oleh bocah sepertimu hah? Kau itu hanya berada di ranah alam dewa tingkat kedua." ejek salah satu teman dari pengawal yang bernama Tan Hong.


"Tidak perlu banyak bertanya kepada bocah ini! Langsung bunuh dan ambil seluruh harta benda miliknya." perintah pengawal Thang kepada para anak buahnya


Mendengar apa yang dikatakan oleh pria yang bernama Thang Hong, berhasil membuat darah Chen Feng mendidih. Sambil tersenyum kecil Chen Feng pun berkata dengan dingin.


"Apa! Membunuhku! Kalian pikir kalian memiliki kualifikasi untuk itu?" sangkal Chen Feng dengan tiba-tiba muncul di hadapan Thang Hong dan langsung melayangkan tinju nya ke arah wajah Thang Hong, hingga membuat Thang Hong terpental jauh sampai menabrak dinding bangunan kuno.


Kejadian yang dilihat oleh seluruh orang-orang dari kerajaan menengah itu berhasil membuat mereka semua terkejut.


Lalu Than Hong yang melihat hal itu langsung mengeluarkan aura spiritualnya dan melesat menyerang Chen Feng menggunakan tinjunya. Ia mencoba untuk menjatuhkan Chen Feng namun lagi-lagi dengan mudah Chen Feng menghindarinya dan langsung menangkap tangan dari teman Than Hong itu serta mematahkan tangannya.


Kretakkkk.....


Terdengar suara patah tulang yang sangat nyaring di telinga mereka semua, di sertai suara jeritan-jeritan yang keluar dari praktisi itu sampai memekakkan telinga.


"Akhhhggggrrrr....."


"Ternyata hanya segini kekuatan dari pengawal yang mengawal para jenius jenius dari kerajaan menengah, kalian sungguh mengecewakan. Bahkan dengan kekuatanmu ini kau sungguh bersikap sombong kepadaku, sangat tidak pantas." sindir Chen Feng lalu menarik tangan dari praktisi itu hingga terputus.


Darah segar langsung meluncur deras dari pangkal tangan praktisi itu yang terlepas dan kembali, jeritan dari praktisi pengawal kerajaan menengah benua Barat itu kembali terdengar oleh semua orang yang berada di tempat tersebut.


Hingga semua orang dari kerajaan menengah yang berada di sekitar Chen Feng merinding ketakutan.

__ADS_1


"Jika aku tidak memiliki urusan yang penting, maka nyawa kalian semua akan aku lenyap kan di sini." ancam Chen Feng sambil melihat semua orang-orang yang berada tepat di hadapannya.


"Tuan, tuan muda tolong maafkan kami, jangan bunuh kami, kami tidak akan pernah mengganggu Tuan lagi" lirih salah seorang pengawal dari kerajaan menengah yang lain, lalu seluruh jenius jenius muda dari kerajaan menengah itu pun bersujud memohon ampun kepada Chen Feng.


"Tuan, tuan maafkan kami,maafkan kami."


Chen Feng yang memang sedari awal tidak ingin membuat masalah karena tujuannya hanyalah untuk mencari seluruh anggota kelompoknya. Iya pun tidak memperdulikan sama sekali kelompok jenius jenius dari kerajaan menengah itu, lalu dia mengambil cincin penyimpanan ruang dari kedua pengawal yang berhasil ia lumpuhkan dan langsung melesat dengan secepat kilat menghilang dari penglihatan mereka semua.


"Kemana kalian saudara-saudaraku? Kenapa aku sama sekali tidak dapat menemukan kalian." gumam Tan Hong di dalam hatinya.


Namun tak berselang lama, Chen Feng pun dikagetkan oleh suara yang memanggil namanya melalui kekuatan jiwa.


"Siapa siapa itu?" tanya Chen Feng.


"Kak, kak ini aku Chen Nan," ucap Chen Nan.


"Oh ternyata kamu adikku, bagaimana apakah kamu telah menemukan keberadaan dari saudara-saudara kita yang lain? tanya Chen Feng.


"Ya kak, aku telah menemukan keberadaan dari mereka, namun kelihatannya mereka akan sangat sulit untuk keluar dari tempat itu, bahkan aku pun kesulitan wilayah di mana tempat itu berada, karena begitu banyak larangan-larangan disekitar tempat itu berada." jawab Chen Nan.


"Kalau begitu beritahu aku di mana tempat itu berada?" tanya Chen Feng.


" Terulah hingga kakak menemukan sebuah huta, lalu belok lah ke arah kiri di tempat itulah aku sedang menunggu kakak." kata Chen Nan si lebah kuning pencari informasi.


Mendapat informasi dari Chen Nan, membuat Chen Feng begitu bersemangat hingga ia pun melesat dengan secepat kilat. Dan tidak butuh waktu yang lama Chen Feng pun telah tiba di tempat yang di beritahukan oleh Chen Nan.


Di tempat itu Chen Nan telah menanti kakaknya Chen Feng.


"Kakak aku di sini! " panggil Chen Nan memanggil Chen Feng.

__ADS_1


__ADS_2