Pewaris Tahta Surgawi

Pewaris Tahta Surgawi
Tiba di tempat perkumpulan


__ADS_3

"Itu memang benar, tapi menjadi kuat juga bukan berarti bisa seenaknya menindas yang lemah kan" jawab Renxu,


Chen Feng terdiam mendengar perkataan dari wanita itu, sehingga tanpa terasa kini mereka sudah tiba di sebuah tanah yang sangat lapang dibelakang mansion itu, hingga Renxu kembali berkata


"Kita sudah sampai"


Mendengar ucapan Renxu, Chen Feng langsung melihat ke sekeliling, dan terlihat begitu banyak prajurit istana yang mengelilingi tanah lapang itu,


"Emmm.... masalah, benar benar masalah, "ucap Wudao yang berada disamping mereka


" Apa yang kau ucapkan Wudao, memang nya ada masalah apa? " tanya Linzi


"Kau lihat lah sendiri Renxu dan pemuda itu, bukan kah anak itu terlalu dekat, kalau saudara Xi Jian melihat ini apakah tidak akan menjadi masalah? "


"Benar juga apa yang kau katakan, Xi Jian sudah lama memendam perasaan untuk Renxu, " jawab Linzi mengangguk setuju


Dan benar saja apa yang mereka takutkan itu, karena dikejauhan seseorang telah tampak sedang memandang tajam kearah Renxu dan juga Chen Feng, tatapan mata nya penuh dengan kecemburuan, dan ia lalu meleset dengan cepat menghampiri mereka berdua


"Adik Renxu, kau sedikit terlambat, " ucap nya menyapa


"Oh... ternyata saudara Xi Jian, " ucap Wudao dengan ramah,


"Salam Xi Jian, bagaimana dengan kabar mu, ? " tanya Linzi,


"Oh, kalian berdua pun datang terlambat, "


"Tidak ini bukan terlambat, tapi tepat waktu, " ucap Wudao


"Kau terlalu banyak berkelit Wudao, seperti biasanya kau terlalu pandai menjawab "kata Xi Jian,


" Saudara Xi Jian, kelihatan nya pancaran aura mu sedikit berbeda, terasa semakin kuat"


"Benarkah? kalian juga terasa semakin kuat, "


"Hahaa... kami mana mungkin bisa dibanding kan sama seperti mu dalam tiga tahun saja kau sudah tampak semakin kuat, tapi kami hanya berhasil naik satu tingkat saja" ucap Wudao


"Oya, kalau kami boleh tahu, sudah tingkat berapa kau saat ini Xi Jian? "


"Masih tingkat awal"


Mendengar jawaban Xi Jian, Wudao, Linzi dan Renxu menjadi terkejut


Itu artinya dalam tiga tahun dia bisa melampaui 3 tingkat sekaligus


"Wah... benar benar mengerikan kau saudara Xi Jian" puji Wudao


"Ini baru Xi Jian, orang jenius nomor satu di langit utara"


"Oya, tapi kalau dilihat lihat dimana orang orang dari Kekaisaran Xuan Yan? mengapa tidak ada satu orang pun dari mereka yang hadir ditempat ini? " tanya Wudao memutar penglihatan nya


" Memang benar yang kau katakan itu Wudao, sedari tadi aku juga tidak ada melihat orang orang dari Kekaisaran Xuan Yan,, bahkan satu pun tidak ada yang hadir"


"Apa mereka mengundurkan diri saudara Xi Jian? tanya Linzi


" Aku juga tidak tahu, padahal aku ingin sekali mencoba satu atau dua pukulan ku dengan Chen Feng, aku ingin melihat dengan tingkat kultivasi ku yang sekarang, aku yakin jika aku bisa menang melawan nya" ucap Xi Jian sombong


"Jangan terlalu yakin saudara ku, Chen Feng ini tidak mudah untuk di kalahkan, satu tahun lalu ranah nya lebih rendah dari kita semua, tetapi dia bahkan bisa memukul mundur para tetua dari Kerajaan Wuhun ku, padahal ranah milik Chen Feng terpaut 4 tingkat dari tetua kerajaan Wuhun ku" jelas Wudao mengingat kan mereka


"Benar yang kau ucapkan Wudao, tapi aku memang penasaran sedikit bercampur ketakutan ketika menghadapi nya, tapi aku yakin jika aku bisa mengalahkan nya saat ini" ucap Xi Jian percaya diri


Renxu yang mendengar ucapan mereka pun hanya tersenyum dengan tipis, didalam hati nya dia bergumam


"Mereka tidak tahu kalau orang yang ada didekat mereka saat ini adalah Chen Feng dari Kekaisaran Xuan Yan"


Hingga tak lama kemudian, Renxu dikejutkan oleh suara yang memanggil nama dirinya


"Adik Renxu, kelihatan nya kau pun sudah banyak peningkatan" ucap Xi Jian memuji sambil mengarah kan wajah nya menatap Renxu


"Junior tidak bisa dibanding dengan senior, junior ini masih terlalu lemah, jika dibandingkan dengan tuan Xi Jian" jawab Renxu merendah


"Adik terlalu sungkan , dimasa depan aku akan melindungi mu jika ada orang yang kurang ajar terhadap mu adik" ucap Xi Jian tersenyum tulus dan melirik kearah Chen Feng


Mata Chen Feng menjadi tajam ketika Xi Jian mulai mengeluarkan aura untuk menekan nya, Renxu yang melihat hal ini pun langsung menengahi mereka berdua..


"Sudah sudah, jangan seperti ini, kita ini adalah laliansi ,jadi mengapa kita harus bertengkar? " tanya Renxu


Mendengar ucapan Renxu Xi Jian pun menarik energinya kembali , namun Chen Feng mulai berkata dengan suara dingin nya


"Hanya dengan kekuatan mu kau ingin menekan ku? kau masih belum layak"


Mendengar perkataan Chen Feng , Xi Jian menjadi geram dan dia langsung mengeluarkan lagi aura membunuh nya, orang orang disekitar mereka menjadi kagum dengan pencapaian Xi Jian dalam satu tahun ini,


"Sangat luar biasa, pencapaian Xi Jian dalam kurun waktu satu tahun ini" puji Wudao


"Benar Wudao, kita masih kalah jauh dengan dirinya, "


Akan tetapi Lain hal nya dengan Chen Feng, dia hanya santai menghadapi tekanan yang diberikan oleh Xi Jian ,


"Senior sudah lah jangan bertarung di sini" ucap Renxu mengingat kan


Chen Feng lalu maju dan menarik tangan Renxu agar Renxu berada di belakang Chen Feng, Renxu yang mendapatkan kan perlakuan seperti itu pun menjadi sedikit canggung, namun ia hanay bisa menurut saja


"Hemmm.... bagus, keluarkan semua yang kau punya, aku ingin melihat seberapa kuat dirimu yang sudah mencari tingkat 7 ranah martial Vanarable "


"Sombong kau, jangan salahkan aku jika aku nantinya akan membuat tubuh mu menjadi cacat"


Lalu dilepas kan lah kekuatan Xi Jian yang berupa bola api yang sangat besar, dan langsung melesat untuk menyerang kearah Chen Feng, melihat hal itu Chen Feng dengan santai nya menahan serangan itu dengan hanya menggunakan jari telunjuk nya


Orang orang yang melihat itu pun mencemooh apa yang dilakukan oleh Chen Feng ,

__ADS_1


"Habis sudah anak itu, berani nya dia menahan serangan tuan muda Xi Jian hanya dengan menggunakan satu jari telunjuk nya, "


Namun belum belum selesai mereka berbicara, Tiba-tiba saja mereka melihat jika serangan yang Xi Jian berikan oleh dirinya telah menghilang dengan cepat, mereka semua kembali terkejut dan bertanya tanya


"Kemana bola api itu? mengapa menghilang? " seri orang orang yang ada disana tang melihat mereka bertarung


Lalu Chen Feng pun berkata kepada Xi jian,


"Sangat lemah, kalau begitu ini aku akan kembali kan 10 kali lipat untuk mu, jadi jangan salah kan aku jika nanti nya kau menjadi Cacat" ucap Chen Feng sambil tersenyum jahat


Orang orang yang berada disitu menjadi takut dan ngeri ketika melihat bola api yang sebesar tanah lapangan itu, mengarah kearah Xi Jian, para pengawal yang berada di belakang Xi Jian langsung meleset kedepan Xi Jian untuk melindungi pria tersebut,


"Tuan muda, serangan ini bukan hanya akan membuat tuan muda cacat, tapi bisa membunuh kita semua yang ada dilapangan ini dan meratakan tempat ini tuan muda"


Xi Jian yang melihat serangan itu langsung memasang pertahanan nya, di bantu oleh tiga pengawal nya, serangan bola api dilepas kam oleh Chen Feng pun telah mendarat kepada mereka, dan menghancurkan pertahanan yang telah mereka buat, karena disentuh oleh bola api itu, melihat hal itu mereka menjadi gugup , dan Xi Jian merasa jika nyawa nya sudah berada di ujung tanduk, namun disaat bola api itu akan menyentuh mereka berempat, sinar yang berkilau langsung menghalangi bola api itu,


Lalu terdengar suara menggelegar dari seseorang..


"Maafkan lah anak ku ini , berilah muka untuk orang tua ini, "


Chen Feng yang mendengar permohonan itu langsung mengulur kan tangan nya untuk menyerap kembali kekuatan bola api yang sudah dia lepas kan itu,


Lalu tiba-tiba


Cring......


Bola api itu langsung menghilang dan masuk kedalam tubuh Chen Feng, orang orang yang menyaksikan kejadian itu pun menjadi kaget


"Apa dia Chen Feng yang menjadi juara satu kompetisi satu tahun yang lalu? " tanya mereka yang ada ditanah lapangan itu, Linzi dan Wudao pun sama sama terkejut , lalu menoleh kearah Renxu,


"Apakah kau sudah tahu kalau dia adalah Chen Feng? "


"Senior Wudao bukan kah aku sudah mengatakan kepada mu tadi dan memperingatkan mu juga" jawab Renxu tersenyum


Kemudian Wudao dan Linzi saling memandang dan bergumam


"Untung saja kita tidak memprovokasi nya," ucap mereka merasa bersyukur ,


Sedangkan yang mulai raja , mengucapkan kata hormat kepada Chen Feng, karena lagi lagi pria muda itu mau memaafkan kesombongan putra nya Xi Jian,


"Terimakasih Chen Feng, karena kau mau memandang diriku yang tua ini " ucap yang mulia raja dari kerajaan langit utara,


"Tidak yang mulia raja, yang mulia terlalu sungkan terhadap saya, saya lah yang harus nya meminta maaf, lagian tidak mungkin aku berani membunuh anak dari yang mulia raja, aku hanya sedang memberikan pelajaran kepada nya agar dia tidak sombong kepada setiap orang"" ucap Chen Feng dengan sopan,


"Apa! hanya pelajaran kecil, bahkan serangan nya jelas jelas bisa membunuh tuan muda Xi Jian bahkan menghancurkan tempat ini" ujar para orang orang yang ikut hadir bersama yang mulia raja,


Tetua agung pun ikut berbicara kepada yang mulia raja


"Yang mulia, kultivasi anak ini begitu mengerikan, hanya dalam kurun waktu satu tahun, dia sudah berhasil berada ditahap seperti ini, sangat mengerikan, bahkan aku saja tidak dapat menebak nya apa tingkat dari kultivasi yang dia miliki " ucap tetua agung itu


Tapi Chen Feng bukan lah orang yang suka di puji, dai tidak akan melawan kalau tidak diganggu terlebih dahulu oleh Xi Jian


"Maaf ayah, aku sungguh tidak mengenali dia, karena penampilan diri nya sangat lah berbeda" Jawab Xi Jian memohon ampun


"Untung saja ayah datang diwaktu yang tepat, kalau tidak apa kau tahu apa yang akan terjadi kepada mu dan juga yang lain nya? "


"Iya, aku mengerti ayah, aku sungguh meminta maaf, tapi kalau seandainya aku kehilangan nyawa ku karena dirinya, apakah ayah tidak akan membalas dendam kepada nya ayah? " Tanya Xi Jian


"Entah lah, yang ayah takut kan sebenarnya bukan lah Chen Feng, tapi orang orang yang ada dibelakang nya, apa menurut kalian orang orang di Kerajaan Xuan Yan tidak memiliki kekuatan seperti itu? berfikir lah kalian semua, jika anak muda seperti Chen Feng saja sudah memiliki kekuatan martial King, lalu bagaimana dengan orang orang yang ada dibelakang nya? " ucap yang mulia raja membuat mereka semua merasa terkejut....


Mereka terkejut karena mendengar yang mulia raja mengucapkan ranah yang dimiliki oleh pria muda tersebut..


"Apakah benar jika dia adalah ranah martial King? benar benar sangat mengerikan" gumam mereka saling berbisik


Sedangkan Xi Jian masih tidak percaya dengan apa yang ayah nya ucapkan barusan


"Apa mungkin kultivasi Chen Feng ada di ranah martial King ayah? Apa yang mulia tidak salah melihat nya?, bagaimana mungkin bocah dibawah usia 20 tahun sudah menjadi pejuang di ranah Martial King, itu sangat lah mustahil ayah, dan aku sendiri belum yakin karena aku tidak dapat melihat kultivasi anak ini, semacam ada teknik rahasia yang menutupi penglihatan ku ketika ingin melihat ranah yang dimiliki nya,? " tanya Xi Jian tidak percaya


"Tapi itu lah kenyataan nya putra ku, aku bisa merasakan nafas yang dia keluar kan dan itu terlihat sangat jelas kalau dia berada di ranah martial king,tapi entah ditingkat berapa ayah tidak mengetahui nya, yang pasti itu di tanah martial king"


"Aku beritahu kalian semua agar tidak memprovokasi dirinya, jika ingin nyawa kalian tetap utuh di badan, maka dengarkan perkataan ku ini" ucap yang mulia raja kembali mengingat kan


Chen Feng yang sudah berada jauh dari mereka tidak terlalu menghiraukan pembicaraan mereka, ia bersikap acuh tak acuh dan berjalan kearah kapal milik kerajaan langit utara, yang akan dipakai untuk pergi menuju ke kerajaan Tian Xu


Renxu yang melihat chen Feng akan pergi menaiki kapal itu pun langsung berlari untuk menarik tangan Chen Feng


"Jangan pergi dan menaiki kapal itu! kalau tidak orang orang kerajaan langit utara akan merasa tidak kau hargai, " ucap renxu memperingatkan


Chen Feng yang mendengar perkataan gadis itu pun menatap nya sambil berkata


"Apa hubungannya dengan ku? "


"Tentu saja ada, ingat pikirkan lah juga perasaan orang lain, jangan selalu bertindak sendiri dan gegabah, ingat lah dalam hidup ini kita lebih baik mempunyai banyak teman dari pada banyak musuh, dan lebih sedikit menyinggung perasaan orang lain, itu akan lebih baik didalam hidup kita" kata Renxu memperingatkan


Chen Feng pun mendengar kan perkataan Renxu, langsung mengikutinya nya, karena semua yang dia ucap kan Renxu ada benar nya juga.


Kemudian yang mulia muali berjalan mendekati Chen Feng dan meminta maaf kepada Chen Feng


"Chen Feng, aku meminta maaf kepada mu atas kelakuan putra ku yang selalu membuat mu marah dan suka merendahkan dirimu, sekali lagi tolong maafkan ke lancangan putra ku Xi Jian Chen Feng" ucap yang mulia raja penuh penyesalan


"Tidak apa yang mulia,orang orang yang merasa dirinya lebih kuat,dari orang lain pasti akan melakukan hal yang sama seperti pangeran Xi Jian,di dunia kultivasi ini pastilah yang kuat selalu merasa benar,dan mereka selalu menindak yang lemah,itu wajar bukan?sudah sering terjadi di dekat kita jadi yang mulia tenang saja,aku tidak akan memasukkan nya kedalam hati" Jawab Chen Feng dengan sangat pintar


Mendengar ucapan dari Chen Feng semua orang yang berada disitu merasa canggung dan juga malu, memang benar jika di dunia kultivasi yang lemah selalu ditindas dengan orang orang yang mempunyai kekuasaan selalu menganggap tindakan nya adalah benar, walaupun itu salah sekali pun


"Terimkasih Chen Feng karena sudah memaafkan Xi Jian, dan aku ada satu permintaan kecil kepada mu" kata yang mulia raja


Mendengar perkataan yang mulia raja, Chen Feng pun bertanya kepada yang mulia raja


"Permintaan apa yang anda inginkan yang mulia? "

__ADS_1


"Aku ingin kau berjanji kepada ku untuk melindungi semua orang dari 5 Kerajaan kita, kalian berasal dari tanah yang sama, dan itu artinya kalian adalah saudara" ucap yang mulia raja


"Dan bertindak lah sedikit tidak mencolok, jangan pernah memprovokasi orang orang yang ada didataran tengah, ingat itu" ucap tetua agung menimpali


"Mengapa semua orang takut kepada dataran? " gumam Chen Feng yang masih di dengar oleh Renxu


Dan dia pun langsung menjawab pertanyaan Chen Feng itu


"Itu karena di dataran tengah sangat banyak kultivator yang hebat , bahkan kelas martial King juga banyak , dan tidak menutup kemungkinan mereka memiliki seorang terkuat di ranah martial Sovereign " jelas Renxu


Mendengar hal itu Chen Feng pun berfikir


"Martial Sovereign sangat bagus, aku mungkin bisa menemukan pembunuh istri ku Yunzhi disana, "pikir Chen Feng didalam hati nya


Kemudian yang mulia raja memerintah kan kepada para jenius jenius nya untuk menaiki kapal yang sudah tersedia dan memerintah kan 6 orang yang memiliki ranah martial king tahap 2 dan 3 untuk mengawal mereka masuk kedalam tanah terlarang Kerajaan Tian Xu, lalu semua orang mulai menaiki kapal dan kapal itu pun terbang menuju pergi ke kerajaan Tian Xu, dan setelah kepergian kapal itu, pejabat istana langsung mendekati yang mulia raja


"Yang mulia, kenapa anda terlalu percaya kepada Chen Feng? tanya para pejabat istana itu


" Karena dia memiliki kepribadian yang cukup bagus, dan tidak rakus atas kekuasaan, dia hanya seorang kultivator dan tidak akan mengancam kerajaan kita , aku yakin itu tapi dengan catatan, kita tidak boleh mengganggu nya, kemudian hanya kekuatan milik nya yang bisa menandingi bahkan melampaui orang orang jenius di dataran tengah, "ucap Yang mulia dengan wajah yang serius


" Yang mulia, mengapa Anda begitu yakin kepada nya yang mulia? " tanya mereka lagi merasa penasaran


"Karena aku sendiri mungkin akan kesulitan untuk menghadapi dirinya, "jawab Mulia


Mendengar pernyataan itu semua orang orang yang berada di dekat yang mulia langsung tertegun, tidak disangka sangka jika perkataan itu bisa keluar dari mulut orang terkuat di 5 kerajaan tersebut,


" Jadi seberapa mengerikan nya Chen Feng ini? " gumam semua orang yang ada disitu


Sedangkan di atas kapal, Chen Feng terlihat sedang berdiri di ujung kapal itu, sambil menatap kearah depan, di dalam hati nya dia selalu bergumam menyembuhkan niat yang dia miliki.


"Tanah larangan di Kerajaan Tian Xu, aku datang dan Terima lah aku " gumam Chen Feng


Renxu yang melihat pria itu pun langsung mendekati nya, dan dia mulia memberanikan diri untuk bertanya kepada Chen Feng


"Chen Feng, apa yang sedang kau pikirkan saat ini? " tanya Renxu membuat Chen Feng menoleh tak suka


Chen Feng hanya diam tidak menjawab dan kembali menatap kearah depan


"Oh... aku tahu jika kau pasti sedang memikirkan tanah terlarang kerajaan Tian Xu bukan? baiklah aku bisa sedikit memberitahumu kalau kau mau" ucap Renxu menggertak


Chen Feng langsung bergumam didalam hati nya, karena merasa risih dengan keberadaan wanita itu yang selalu mengikuti dirinya..


"Wanita ini, benar benar mengganggu ku, sebenarnya apa yang dia ingin kan? kenapa dia selalu saja mengikuti ku" gumam Chen Feng didalam hati


Hingga tak lama kemudian, Chen Feng pun mulai mengeluarkan pertanyaan nya kepada Renxu


"Sebenarnya apa yang ingin kua lakukan? " tanya chen Feng dengan nada dingin


"Tidak ada, aku hanya ingin dekat saja dengan orang orang yang ingin pergi ke tanah terlarang Tian Xu" jawab Renxu


"Benarkah..! mereka semua juga akan pergi ke tanah terlarang Tian Xu, tapi kenapa kau tidak mendekati mereka ? "


"Karena aku sudah dekat dengan mereka, jadi tidak perlu lagi kan mendekati mereka lagi, " jawab Renxu gugup


"Ohhh....jadi begitu cara berteman mu,itu artinya setelah kau berhasil mendekati ku makan kau akan melemparkan ku sama seperti yang kau lakukan kepada mereka semua"


"Hah... bukan,, bukan seperti itu maksud ku" ucap Renxu tercekat


"Jadi apa maksud mu? "


Renxu diam sambil menatap dingin kearah Chen Feng, dan Chen Feng membuang muka nya karena jengah


"Sudah lah tidak perlu dijawab, aku juga tidak akan perduli dengan jawaban mu itu" ucap Chen Feng cuek dan terlihat dingin


"Sekarang coba tolong kau jelas kan tentang tanah terlarang yang kau ketahui itu, "


"Cih, apakah begitu cara mu meminta pertolongan kepada seseorang? apakah tidak ada orang yang mengajari mu tentang hal itu? " ucap Renxu dengan pedas membuat Chen Feng merasa heran


"Mulut mu sangat pedas dalam berbicara, tidak cocok dengan wajah mu itu"


"Memang nya wajah ku seperti apa? "


"Sudah lah, aku malas berbicara dengan orang seperti mu" jawab Chen Feng lagi sambil berjalan pergi


Renxu yang melihat itu pun langsung mendekati Chen Feng dan bertanya kepada Chen Feng


"Kau mau kemana?


" Bukan urusan mu"


"Apakah kau tidak ingin mendengar tentang tanah terlarang Tian Xu? " tanya Renxu kembali


"Aku sudah tidak berminat, dan satu lagi jangan ikuti aku"


"Ooooh... memang nya kenapa kalau aku mengikuti mu? " tanya Renxu menggoda Chen Feng


"kalau kau masih mengikuti ku juga, maka jangan salahkan aku jika aku melakukan hal yang tidak pantas kepada mu" jawab Chen Feng memasang wajah serius nya, sambil memegang pinggang Renxu yang sedari tadi mendekati diri nya...


Orang orang dikapal yang melihat kedekatan mereka berdua menjadi riuh, banyak yang berbisik bisik untuk mereka berdua mempertanyakan tentang hubungan mereka, Sedangkan Xi jian yang melihat adegan tersebut pun merasa emosi nya melonjak naik, akan tetapi kekuatan nya sangat berbeda jauh dengan level milik Chen Feng


Sedangkan Chen Feng masih melingkar kan tangan nya di pinggang Renxu membuat Renxu menjadi malu sendiri


"Lepaskan aku berani nya kau melakukan hal ini kepada ku? " teriak Renxu


"Aku akan melepaskan mu, tapi ingat kau jangan pernah lagi mengikuti ku " kata Chen Feng menatap tajam


Setelah itu dia langsung melepaskan pegangan nya di pinggang Renxu dan melangkah pergi dari tempat itu,


"Sial, bocah itu beraninya menyentuh ku, kalau bukan karena perintah guru yang menyuruh ku untuk mendekati pria itu, maka aku tidak akan sudi mendekati pria mengerikan seperti dia" ucap Renxu merasa kesal sekaligus malu..

__ADS_1


Chen Feng kini bukan lah seorang Chen Feng yang dulu, dia telah berubah menjadi pria yang dingin dan juga tak berperasaan setelah ditinggal kan oleh seluruh orang yang dia sayangi, tujuan Chen Feng saat ini hanya lah dua yaitu mencari pembunuh Yunzhi dan menepati janji nya kepada sang guru...


__ADS_2