Pewaris Tahta Surgawi

Pewaris Tahta Surgawi
Kekalahan Fan Long dan Fan Ming


__ADS_3

"Lalu apakah kau pikir dengan kau mengatakan hal itu, maka aku akan takut kepadamu? Tentu saja tidak, justru aku semakin bersemangat untuk mengetes seberapa hebat orang yang akan datang menyelamatkan kamu itu." tantang Chen Feng dengan nada tak kalah sombong.


"Kau bocah sialan! Benar-benar sombong. Hanya memiliki kekuatan yang lemah saja kau berani bersikap seperti itu kepadaku. Tidak perlu orang-orang yang lebih kuat dariku yang berada di klan pusat iblis darah, yang harus turun untuk menghadapimu, karena aku saja sudah cukup untuk membunuhmu dan para anggota kelompokmu itu." jelas Fan Xing sambil terus bertarung melawan Chen Fengh.


Sedangkan di tempat yang lain, Chen Cen si bayi api hitam kecil yang pergi melesat ke arah di mana Fan Mauji dan Fan Kiyoung berada, kini sudah tiba di tempat pertarungan tersebut.


Setibanya di lokasi itu, Chen Cen si bayi api hitam kecil hanya melihat sebuah tempat yang telah hancur porak-poranda dan juga meninggalkan puing-puing serta pepohonan yang telah hancur berkeping-keping. Diakibatkan oleh ledakan antara kedua kekuatan spiritual yang saling bertabrakan beberapa waktu yang lalu.


Chen Cen pun langsung melihat kesekelilingnya, mencari keberadaan di mana Fan Mouji dan Fan Kiyoung berada saat ini.


Hingga tak lama kemudian, dia merasakan aura dari Fan Mouji dan Fan Kiyoung yang masih berada di sekitar reruntuhan itu.


Lalu dengan secepat kilat, Chen Cen si api hitam kecil itupun langsung melesat kearah di mana Fan Mouji berada, dengan cara memecah dirinya menjadi dua bagian untuk mencari keberadaan Fan Mouji dan juga Fan Kiyoung.


Beberapa waktu kemudian Chen Cen si bayi api hitam kecil itu akhirnya menemukan keberadaan dari Fan Mouji dan Fan Kiyoung.


"Paman, paman! Ini aku CenCen," sapa Chen Cen dengan keras.


Suara Chen Cen yang memanggil Fan Mouji dan Fan Kiyoung pun membuat kedua orang itu mempunyai kesempatan untuk meminta pertolongan.


Mereka langsung mengangkat tangan sebagai pertanda akan keberadaan dari mereka berdua.


Yang mana keadaan dari mereka berdua kini sangatlah mengenaskan, tubuh mereka berdua dipenuhi dengan begitu banyak luka dan darah yang membasahi tubuh mereka. Bahkan saat ini auda kkuatan jiwa serta aura kehidupan mereka pun telah menipis.


Melihat hal itu Chen Chen dengan cepat menggunakan teknik yang telah diberikan oleh Chen Feng untuk menyembuhkan Fan Mouji dan juga Fan Kiyoung.


Hingga akhirnya teknik itu pun membungkus tubuh dari Fan Mouji dan Fan Kiyoung di dalam cahaya merah gelap yang berisikan riak riak petir di dalamnya.


Setelah selesai membungkus tubuh Fan Mouji dan Fan Kiyoung, Chen Cen mengaktifkan kekuatan spiritual miliknya, yang di mana dia tengah menyadari bahwa adanya aura kehidupan yang telah muncul tidak jauh dari dirinya saat ini.


"Kelihatannya iblis iblis itu masih hidup, aku bisa merasakannya." gumam Chrn Cen pelan.


Dan benar saja tebakan Chen Cen, karena ketika kabut debu yang diakibatkan oleh ledakan kekuatan spiritual sebelumnya telah menghilang, tampaklah dua sosok iblis yang bangkit dengan terhuyung-huyung.


Sosok itu adalah Fan Ming dan Fan Long, yang berusaha bangkit dari kesakitan mereka.

__ADS_1


"Sialan! Keadaan memalukan seperti apa ini? Sampai-sampai kita bisa menjadi seperti ini?" tanya Fan Long merasa kesal dan juga marah.


"Seharusnya sedari awal, kita mempercayai apa yang diucapkan oleh saudara Fan Xing. Dengan tidak melawan mereka secara terpisah, karena aku akui mereka bukanlah para kultivator kultivator biasa yang berada di alam bawah dan sepertinya rumor yang beredar itu adalah benar adanya." ucap Fan Ming menimpali dengan suara yang lemah.


Setelah itu mereka berdua berusaha untuk berdiri kembali, namun ketika mereka berdua sedang berbincang sejenak, tiba-tiba saja ada aura dingin yang begitu lemah hadir tepat di belakang tubuh mereka berdua, hingga detik kemudian….


Srrruppppp……….srrruuuppppp…..


Muncul dua buah pedang yang berhasil menusuk ketubuh mereka berdua dari arah belakang, hingga menembus ke arah depan.


Fan Long yang merasakan sakit di bagian dadanya akibat tusukan benda tajam itupun langsung menjerit histeris.


"Dasar kurang ajar! Begitu hina cara kalian! Apakah seperti ini kultivator di alam bawah?" tanya Fan Long yang sudah memegang pedang yang menembus tepat di dadanya, sambil memuntahkan seteguk darah segar dari dalam mulutnya.


"Kau telah menunggu di waktu yang tepat. Bukankah seharusnya kau telah berada di dekat kami setelah kami mengaktifkan teknik andalan kami dan menunggu hingga kami kehabisan kekuatan spiritual milik kami?" tanya Fan Ming kepada sosok yang ada dibelakang mereka.


Lalu sosok di belakang itu yang ternyata adalah Fan Hai sang ketua klan iblis darah alam bawah pun, menjawab pertanyaan dari mereka berdua dengan tertawa gembira.


"Hahahhahaha…! Lihatlah Ayah dan Ibu. Aku telah berhasil membalaskan dendam kalian berdua, dengan cara membunuh orang yang telah menghancurkan keluarga kita!" teriakan Fan Hai tampak sangat gembira.


"Siapa kau? Siapa kau sebenarnya? Kenapa kau ikut campur dalam pertempuran ini? Apakah aku mempunyai kesalahan kepadamu?" tanya Fan Long dengan penuh emosi.


Mendengar pertanyaan yang dilontarkan oleh korbannya, Fan Hai pun kembali menekan pedang yang berada di tangannya untuk memperdalam tusukannya ke dalam tubuh Fan Long.


Fan Long menjerit kesakitan, lalu kemudian Fan Hai berkata kepada kedua sosok iblis itu.


"Kau bertanya kesalahanmu apa? Tentu saja kesalahanmu sangatlah banyak." teriak Fan Hai menjerit marah.


Kemudian Fan Long kembali bertanya lagi menggunakan sisa sisa dari kekuatan miliknya.


"Siapa kau sebenarnya? Aku tidak pernah merasa pernah melihatmu? Jadi bagaimana mungkin aku memiliki kesalahan kepadamu?"


"Cih! Apakah kau lupa atas kejadian ratusan tahun yang lalu! Ketika kau membantai sebuah keluarga kecil di desa Nan yang ada di dekat perbatasan antara kota kekaisaran iblis darah dengan kekaisaran iblis jiwa? Apakah kau juga lupa jika kau telah membuang seorang remaja ke alam bawah ini!" teriak Fan Hai sambil kembali menekan pedang miliknya untuk masuk lebih dalam lagi ke dalam dada Fan Long.


Fan Long yang mendengar perkataan dari sosok di belakangnya itu pun sedikit terdiam, dia berpikir di dalam hatinya akan ingatan masa lalu yang pernah dia lakukan.

__ADS_1


Hingga tak llama kemudian, Fan Long tertawa hebat.


"Hahaha….Ternyata kau adalah remaja yang menangis saat itu, aku tidak menyangka jika kita dapat kembali bertemu di situasi seperti saat ini. Apakah kau selalu mengingat kejadian itu anak muda? Padahal aku telah melupakannya, bahkan tidak pernah mengingatnya sama sekali. Jika kau tidak memberitahukan masalah ini kepadaku terlebih dahulu, Dan ternyata begitu ya, aku pikir kau telah mati ketika aku melemparkanmu ke jurang kematian iblis darah." ucap Fan Ling sambil tertawa keras mengejek Fam Hai.


"Dasar iblis hina! Kalian berdua pantas untuk mati." ucap Fan Hai merasa marah


Setelah itu Fan Hai menggunakan pedangnya untuk mengoyak tubuh Fan Long menjadi dua bagian. Sehingga tubuh Fan Long terbelah saling terpisah menjadi dua bagian.


"Mati kau iblis!" teriak Fan Hai dengan keras ketika setelah berhasil menghabisi Fan Long.


Melihat saudaranya telah di bunuh, Fan Ming pun menjadi murka.


"Berani kau pengkhianat! Beraninya kau membunuh Fan Long. Kau pikir dirimu akan selamat? Ingatlah Tetua Agung pasti akan datang untuk membunuhmu." ancam Fan Ming kepada Fan Hai.


Mendengar ancaman Fan Ming, Fan Hai tidak mengindahkannya sedikitpun, lalu dia pun kembali menebaskan pedangnya yang ada di tangannya tangan kanannya tepat ke leher Fan Ming.


Hingga membuat kepala Fan Ming langsung terlepas dari tubuhnya, dan pada akhirnya kedua komandan utama itu pun mati menjadi ketiadaan, dan hanya menyisakan inti suci dari tubuh mereka berdua.


Lalu ketika inti suci itu tampak melayang di udara, Fan Hai pun mendengar transmisi suara yang dikirimkan oleh Chen Feng.


Di mana Chen Feng berkata kepada Fan Hai untuk segera memurnikan kedua inti suci itu agar masuk ke dalam tubuhnya.


Kemudian Fan Hai pun menjawab perkataan Chen Feng.


"Maaf Tuan. Maaf sekali lagi, tapi apakah aku pantas untuk menerima ini semua?" tanya Fan Hai merasa tidak yakin.


"Fan Hai. Cepat lakukan perintahku dan segera murnikan kedua inti suci itu, tidak ada waktu lagi untuk bertanya." jelas Chen Feng terdengar tegas.


Setelah itu Chen Cen yang berada di bawah pun akhirnya melesat kearah Fan Hai untuk mendekati pria tersebut.


"Paman Fan Hai! Benar yang dikatakan oleh Ayahku, sekarang juga cepatlah murnikan kedua inti suci itu, agar segera masuk ke dalam tubuh Paman. Karena kalau tidak, maka inti suci itu akan kabur dan pada akhirnya kedua iblis itu akan dapat hidup kembali." ucap Chen Cen si bayi api hitam kecil itu menjelaskan kepada Fan Hai.


"Baiklah, kalau memang itu adalah perintah dari Tuan, maka baiklah. Hamba akan berusaha untuk memurnikan kedua inti suci itu." jawab Fan Hai sembari mengambil sikap berkutivasi untuk memurnikan kedua inti suci milik Fan Long dan juga Fan Ming.


Melihat hal itu Chen Cen si bayi api hitam kecil pun, membentuk sebuah formasi yang mengelilingi Fan Hai, agar dia dapat dengan mudah memurnikan kedua inti suci itu untuk masuk ke dalam tubuhnya.

__ADS_1


__ADS_2