Pewaris Tahta Surgawi

Pewaris Tahta Surgawi
Beradu Teknik Terlarang


__ADS_3

Beralih ke tempat di mana Fan Mouji dan Fan Kiyounh yang sedang bertarung melawan Fan Ming dan Fan Long.


Pertarungan mereka berjalan cukup sengit, walaupun sesekali Fan Mouji dan Fan Kiyoung tidak mampu mengimbangi kekuatan dari Fan Long dan Fan Ming, akan tetapi seiring berjalannya waktu, mereka pun dapat mengikuti irama serangan spiritual yang dilancarkan oleh para iblis utama klan pusat iblis darah yang berasal dari alam atas yaitu Fan Long dan Fan Ming.


*Hai kalian! Mengapa aku samar samar dapat mencium aroma Aura iblis darah dari dalam tubuh kalian? Dan mengapa kalian yang hanya berada di ranah alam Dewa tingkat menengah, mampu untuk melawan kami yang berada di tanah alam Dewa tingkat puncak?" tanya Fan Long merasa heran,


"Kau ingin mengetahui rahasia milik kami berdua! Apakah kalian pantas?" sarkas Fan Mouji sedikit mengejek.


"Benar, sungguh lancang kalian berdua." timpal Fan Kiyoung menatap nyalang.


Mendengar jawaban dari kedua lawannya itu, Fan Long dan Fan Ming pun merasa sangat marah.


"Cih! Kau yang lancang! Seseorang yang akan mati tidak pantas untuk berkata sesombong itu." maki Fan Long sambil merilis kekuatan spiritual miliknya lalu dilesatkan menyerang Fan Mouji.


Melihat serangan itu, Fan Mouji mengeluarkan senjata miliknya dan menggunakan senjata spiritual miliknya itu untuk menangkis serangan yang dilesatkan oleh Fan Long.


Hingga akhirnya kekuatan yang menyerang Fan Mouji pun dapat di redam menggunakan senjata miliknya.


"Jadi hanya segini kemampuan dari kultivator di tingkat ranah alam Dewa tahap akhir! Sangat lemah. Hanya segitu kekuatannya, maka sangat tidak pantas menyandang gelar sebagai komandan utama klan pusat tipis darah, sungguh benar benar lemah." ejek Fan Mouji kemudian melesat ke arah Fan Long.


Fan Long merasa sangat marah, dia pun ikut melesat ke arah Fan Mouji, hingga akhirnya pertempuran di antara Fan Long dan Fan Mouji terjadi kembali. Dan jual beli serangan antara mereka berdua tidak dapat terhindar lagi.


Dentuman demi dentuman terdengar keras di telinga, ketika kekuatan kedua ahli kultivator itu saling beradu ganas, tampak kekuatan mereka satu diantara yang lain sangat seimbang.


Sementara Fan Kiyoung yang sedang mengamati lawan di hadapannya yaitu Fan Ming, tidak bergeming sedikitpun. Di karenakan secara diam-diam saat ini Fan Kiyoung tengah menyerap kekuatan dari alam yang telah diajarkan oleh Chen Feng.


Dan karena hal itulah sehingga Fan Mouji dan Fan Kiyoung mampu melawan seorang kultivator yang lebih tinggi tingkatannya lebih dari ranah yang mereka miliki.


"Hei kau! Mengapa kau tidak bertarung untuk melawanku?" tanya Fan Ming kepada Fan Kiyoung.


"Buat apa jika hanya untuk bertele-tele! Aku tidak ingin melakukannya, karena aku rasa itu hanyalah perbuatan yang sungguh melelahkan." jawab Fan Kiyoung membuat Fan Ming merasa lucu.


"Hahahaahaha ….! Lalu apa yang ingin kau usulkan kepadaku?" tanya Fan Ming kembali kepada Fan Kiyoung sambil mendengus dingin


Mendengar pertanyu yang dilancarkan oleh lawannya, Fan Kiyoung pun menjawab.


"Mengapa kita tidak mengeluarkan teknik kekuatan yang menjadi andalan milik kita berdua! Bukankah itu akan lebih singkat untuk mengetahui siapa yang di antara kita yang lebih kuat? Daripada bertarung seperti mereka berdua?( Fan Mouji dan Fan Long." ujar Fan Kiyoung kepada lawannya Fan Ming


Fan Ming yang mendengar perkataan dari Fan Kiyoung pun terdiam sesaat, di dalam benaknya dia sedang berpikir.


"Mengapa bocah di hadapannya yang tingkatan kultivasinya jauh di bawahnya berani menantangnya untuk mengeluarkan teknik kekuatan spiritual andalannya! Kelihatannya anak ini tidak biasa aku anggap remeh, aku yakin dia punya kartu andalan untuk melawanku. Jika tidak mengapa dia begitu tenang berhadapan dengan diriku yang sangat kuat ini." gumam Fan Ming sambil menatap tajam Fan Kiyoung.


Melihat tatapan Fan Ming, Fan Kiyoung pun tersenyum menyeringai.


"Bagaimana tawaranku? Apakah kau menyetujuinya?" tanya Fan Kiyoung sambil mengendurkan urat urat tangannya.


Rasa dia sudah cukup menyerap kekuatan alam yang ada di alam sekitar. Dan Fan Kiyoung pikir dia akan sanggup untuk melakukan teknik tapak iblis pemecah jiwa yang telah diajarkan oleh Chen Feng yang di mana teknik itu berada di tingkat langit.


"Baik, baiklah kalau itu yang kau inginkan. Seumur hidupku aku tidak pernah tertantang seperti ini dan asal kau tahu aku tidak pernah menganggap remeh semua lawan-lawanku, bahkan dirimu yang tingkatannya jauh berada di bawahku, aku tetap yakin jika kau dan temanmu itu sedang menyembunyikan ranah milik kalian bukan? Kalau tidak mana mungkin seorang kultivator di ranah alam Dewa tingkat menengah dapat melawan kami seorang kultivator yang berada di alam Dewa tingkat akhir, jika begitu mari saatnya kita selesaikan pertarungan kita di sini dengan saling beradu teknik kekuatan spiritual yang menjadi andalan milik kita."ajak Fan Ming sambil mengeluarkan kekuatan spiritual dari dalam tubuhnya.


"Kekuatan spiritual yang sangat mendominasi. Sangat pantas menjadi komandan utama dari klan pusat iblis darah alam atas." batin Fan Kiyoung saat melihat kekuatan spiritual Fan Ming.


Setelah itu Fan Kiyoung pun mulai memusatkan kekuatan spiritual miliknya hingga kekuatan spiritual itu menembus ke setiap celah pori-pori dari dalam tubuhnya, tekanan kekuatan spiritual yang dilepaskan oleh Fan Kiyoung pun hampir seimbang dengan kekuatan spiritual yang dikeluarkan oleh Fan Ming. Membuat Fan Ming tersenyum kecut melihatnya.


"Benar bukan apa yang selama ini aku duga." gumam Fan Ming di dalam hatinya ketika melihat kekuatan spiritual yang dilepaskan oleh Fan Kiyoung kearah dirinya..


Sementara itu di udara yang di mana Fan Mouji dan Fan Long yang sedang bertarung pun mendadak berhenti karena merasakan tekanan kekuatan spiritual yang muncul dengan sangat mendominasi.


"Fan Ming apa yang sedang kau lakukan? Apakah kau berniat untuk melakukan teknik terlarang itu? Apakah kau sudah gila? Nyawamu bisa melayang kapanpun jika kau menggunakan teknik terlarang itu!" teriak Fan Long kepada Fan Ming.

__ADS_1


Mendengar teriakan dari saudaranya, Fan Long, Fan Ming pun menjawab dengan keras.


"Kalau tidak dengan cara ini, lalu bagaimana cara kita untuk menang melawan dua musuh yang ada di hadapan kita saudara Fan Long? Apakah dengan cara terus-terusan bertarung hingga kekuatan spiritual milik kita habis. Bukankah itu sangat melelahkan saudaraku? Lebih baik langsung saja mengeluarkan teknik andalan milik kita dan langsung mengalahkan mereka berdua. Itu lebih mudah bukan." jelas Fan Ming sambil fokus mengeluarkan kekuatan spiritual miliknya menggunakan teknik terlarang.


"Apakah kau tidak memikirkan dampak dari teknik terlarang itu saudaraku?" tanya Fan Long berusaha meredam emosi Fan Ming.


"Dampak akibat yang akan aku terima setidaknya pantas dilakukan jika musuh di depan kita dapat mati dengan teknik terlarang ini." jawab Fan Ming penuh keyakinan.


Kemudian dengan memfokuskan seluruh kekuatan yang ia punya, Fan Ming pun melepaskan kekuatannya ke udara, sontak saja energi merah darah yang begitu kental melonjak naik dari dalam tubuhnya hingga ke langit atas.


Lalu cahaya merah darah itu pun berubah menjadi sebuah lingkaran sihir yang amatn sangat besar dan mempunyai tekanan kekuatan spiritual yang begitu besar.


"Hei kau! Lihatlah teknik kekuatan yang aku punya. Teknik ini bernama naga iblis pemusnah jiwa." ucap Fan Ming memamerkan kekuatannya itu.


Mendengar perkataan dari Fan Ming, Fan Kiyoung lalu memusatkan kekuatan spiritualnya dengan begitu ekstrim.


"Saudaraku! Apakah kau yakin dengan apa yang sedang kau lakukan ini? Jika kita jatuh di sini kita tidak akan mampu untuk membantu saudara-saudara kita yang lain?" tanya Fan Mouji yang melihat Fan Kiyoung sedang memusatkan kekuatan spiritualnya dengan sangat ekstrem.


"Aku yakin saudaraku. Aku hanya butuh dukunganmu. Jika aku tidak dapat membantu saudara-saudaraku yang lain, paling tidak aku berhasil menjatuhkan satu musuh itu yang sekiranya akan lebih baik daripada tidak sama sekali." jawab Fan Kiyoung menjelaskan.


Setelah itu Fan Kiyoung juga melepaskan kekuatannya ke atas udara, hingga tiba-tiba muncullah lingkaran sihir yang berada tepat di hadapannya.


Fan Kiyoung tersenyum tipis, dan dia berkata kepada Fan Ming dengan nada yang menantang.


"Ayo kita tentukan. Mana di antara teknik naga iblis pemusnah jiwamu atau teknik suci tapak suci pemusnah jiwa milikku yang akan bertahan." tantang Fan Kiyoung dengan sangat serius.


"Oh, ternyata dia benar-benar serius dalam ucapannya. Saudara Fan Kiyoung berjuanglah! Aku yakin apapun hasilnya kau adalah saudara terbaikku." sarkas Fan Mouni mendukung Fan Kiyoung.


Setelah itu Fan Mouji pun memindahkan tatapannya ke arah Fan Long.


"Hei kau bagaimana? Ayo segera kita akhiri pertempuran kita ini. Di bawah saudaraku sudah mulai serius dalam pertarungannya, jadi sangat tidak pantas bagiku untuk membuatnya menunggu terlalu lama." ujar Fan Mouji sambil melepaskan kekuatan spiritual miliknya yang mengakibatkan daerah sekitarnya menjadi terdistorsi.


"Baik-baik, kelihatannya benar yang dilakukan oleh saudara Fan Ming." jawab Fan Long yang kemudian Fan Long pun juga melepaskan kekuatan spiritual miliknya dengan gila-gilaan.


Sementara itu Fan Ming pun telah melepaskan kekuatan spiritual miliknya yaitu naga iblis pemusnah jiwa yang ia arahkan ke arah Fan Kiyoung.


Melihat teknik kekuatan spiritual yang menjadi andalan milik Fan Ming telah melesat ke arahnya, dengan cepat Fan Kiyoung juga melepaskan teknik suci tapak suci pemusnah jiwa miliknya.


Dan ia melepaskan teknik itu ke arah naga iblis pemusnah jiwa yang menjadi teknik andalan dari Fan Ming, hingga akhirnya kedua teknik kekuatan spiritual itu pun bertabrakan dan mengakibatkan suatu ledakan yang amat sangat besar, serta menimbulkan sebuah cahaya kilauan yang sangat menyilaukan mata.


Bahkan getaran yang ditimbulkan itu dapat dirasakan oleh semua anggota kelompok Chen Feng dan para utusan yang dikirim oleh klan pusat iblis darah dari alam atas.


Seluruh anggota kelompok Chen Feng pun tersadar, akan kekuatan spiritual yang sedang beradu itu salah satunya adalah milik saudara Fan Kiyoung.


"Kelihatannya saudara Fan Kiyoung sudah memasuki tahap terakhir dalam pertempuran yang ia jalani." ucap komandan iblis Fan Mo.


"Ya benar ini adah aura dari kekuatan miliknya. Sangat disayangkan, bahkan saudara Fan Kiyoung dapat bertarung habis-habisan dengan musuhnya sampai ia pun memiliki kesempatan untuk melepaskan teknik kekuatan yang menjadi andalannya. Sedangkan kita tidak mampu melawan musuh di hadapan kita, walaupun kita telah menggabungkan kekuatan milik kita. " ucap komandan iblis Dixin merasa kecewa.


"Apa yang telah saudara-saudaraku ini katakan! Fokuslah dalam menyembuhkan luka-luka kita, agar kita dapat cepat kembali untuk melanjutkan pertarungan kita melawan iblis itu. Ini bukanlah akhir dari pertarungan kita, jadi jangan berpikir yang bukan-bukan. Ayo fokuslah agar saudara-saudara kita yang lain tidak mengkhawatirkan keadaan kita. " timpal komandan iblis Jiesa sambil melanjutkan kultivasi miliknya.


Dan pada akhirnya komandan iblis Fan Mo serta komandan iblis Dixin pun kembali berkultivasi untuk menyembuhkan semua luka-luka yang mereka derita.


****


Di tempat yang lain, Ling Ling dan Qian Xue langsung menghentikan pertarungannya sejenak ketika merasakan aura kekuatan yang sangat mereka kenali


"Aura kekuatan yang meledak ini adalah milik saudara Fan Kiyoung. Kakak kelihatannya saudara Fan Kiyoung telah mencapai puncak dari pertarungannya, sebaiknya kita juga harus segera menyelesaikan pertarungan kita ini agar kita dapat membantu Chen Feng." ujar Qian Xue kiansu kepada Ling Ling.


"Benar yang kamu katakan adik Qian Xue, mari kita akhiri pertarungan ini dengan cepat." jawab Ling Ling sambil melesat pergi ke arah lawan-lawannya.

__ADS_1


Kembali ketempat di mana Chen Feng dan Fan Xing bertarung. Sambil bertarung tanpak sesekali Chen Feng melihat ke arah di mana Aura kekuatan spiritual yang aling bertabrakan itu, yang telah menyebabkan getaran serta ledakan yang amat sangat terasa mengerikan.


"Kelihatannya ini adalah teknik Suci Tapak Suci pemusnah jiwa yang telah aku berikan kepada saudara Fan Kiyoung. Tampaknya saudara Fan Kiyoung begitu menikmati pertarungan yang sedang ia lakoni." gumam Chen Feng di dalam hatinya.


Fan Xing yang memperhatikan raut wajah Chen Feng pun langsung tersenyum miring.


"Kelihatannya sebentar lagi satu anggota kelompokmu akan segera kehilangan nyawanya. Anggota kelompokmu itu saat ini tengah melawan salah satu saudaraku yang bernama Fan Ming. Kekuatannya memang jauh di bawahku, tapi itu sudah cukup untuk membunuh satu anggota kelompokmu." hina Fan Xing dengan nada yang sombong.


Chen Feng yang mendengar perkataan dari Fan Xing itu pun tidak menganggapnya sama sekali, lalu Chen Feng kembali melesat untuk menyerang Fan Xing.


"Dasar tidak tahu diri!" maki Fan Xing yang juga langsung melesat ke arah Chen Feng.


Pertarungan sengit di antara mereka berdua pun kembali terjadi. Mereka saling mengadu kekuatan untuk mengetahui siapa yang layak menjadi pemenangnya.


****


Kembali ke tempat di mana Fan Mouji dan Fan Kiyoung yang sedang melawan Fan Ling serta Fan Ming.


"Saudaraku! Kau telah melakukan hal yang terbaik, sisanya biar takdir yang menentukan kita dapat hidup atau pun mati." ucap Fan Mouji sambil melepaskan kekuatan spiritualnya yang amat sangat besar dan lalu timbul lingkaran sihir tepat di belakangnya, setelah itu dia pun berteriak.


"Tombak suci penghancur semesta!"


Lalu dengan jelas sebuah tombak berukuran sangat besar keluar dari dalam lingkaran sihir itu, yang di mana tombak itu berisikan riak-riak energi petir yang amat sangat mengerikan.


"Teknik yang telah diajarkan oleh Tuan Chen Feng benar-benar sangat mengerikan. Bahkan aku tidak mampu berlama-lama menahannya." gunan Fan Mouji langsung melesatkan teknik suci tombak Suci penghancur semesta yang telah diajarkan oleh Chen Feng itu ke arah Fan Long.


Sementara itu Fan Long yang melihat teknik kekuatan spiritual milik Fan Mouji itu sedikit terkejut.


"Bagaimana mungkin ada kekuatan yang begitu sangat mengerikan yang dimiliki oleh praktisi-praktisi di alam bawah ini? Tidak! Tidak mungkin ini nyata, aku yakin ini hanyalah halusinasiku saja." gumam Fan Long di dalam hatinya.


Dan langsung saja Ia pun melepaskan kekuatan spiritual miliknya dan di atas kepalanya telah muncul begitu banyak tengkorak-tengkorak yang berwarna merah hitam di mana tengkorak-tengkorak itu adalah teknik kekuatan miliknya.


"Ayo melesatlah tengkorak-tengkorak setan surgawiku. Hancurkan tombak itu!" titah Fan Long sambil berteriak melepaskan teknik kekuatan spiritual miliknya.


Lalu tombak suci penghancur semesta milik Fan Mouji pun melesat kencang dan teknik kekuatan spiritual milik Fan Long yang berupa tengkorak setan surgawi miliknya pun juga melesat dengan kencang.


Hingga pada akhirnya kedua teknik kekuatan spiritual itu pun saling beradu yang mengakibatkan terjadinya ledakan yang amat sangat besar.


BOOOOOOOMMMMMMMMM BOMMMMMMMM bom mmmm.....


Ledakan kekuatan spiritual yang terjadi antara tabrakan dari dua teknik yang menjadi andalan dari kedua orang itu pun menggema, menyapu ke daerah sekitar mereka.


Bahkan ledakan kekuatan spiritual ini lebih besar dari ledakan kekuatan spiritual yang sebelumnya, yang di mana teknik kekuatan spiritual milik Fan Kiyoung dan teknik kekuatan spiritual milik Fan Ming saling bertabrakan.


Bahkan ledakan kekuatan spiritual yang terjadi dikarenakan teknik dari Fan Mouji dan teknik dari Fan long lebih dapat dirasakan di mana daerah pertempuran menjadi terguncang hebat.


Seluruh anggota kelompok Chen Feng yang merasakan kekuatan ledakan itu pun menyadari, bahwa Fan Mouji telah melepaskan kekuatan spiritual yang menjadi andalannya yaitu tombak suci penghancur semesta. Menyusul seperti yang Fan Kiyoung lakukan.


Chen Feng di dalam hatinya ia mengetahui bagaimana dampak dari dikeluarkannya tombak Suci penghancur semesta itu.


"Pasti saudara Fan Mouji akan segera jatuh dikarenakan kekuatan spiritualnya telah habis ia gunakan dalam teknik tombak Suci penghancur semesta ini. Ketika itu terjadi bahkan manusia biasa saja dapat membunuhnya dengan mudah. Tidak! Ini tidak boleh terjadi." gumam Chen Feng merasa khawatir.


Setelah itu Chen Feng pun kembali mentransmisikan suaranya kepada Chen Cen si bayi api hitam kecil untuk segera membantu Fan Mouji dan Fan Fan Kiyoungk.


Mendapat perintah dari ayahnya, Chencen pun memalingkan wajahnya ke arah 4 komandan iblis yang tampaknya hampir selesai dalam berkutivasi menyembuhkan luka-luka yang mereka Derita.


"Paman aku diperintahkan oleh ayah untuk melihat keadaan dari paman Fan mouji dan Paman Fan Kiyoung."kata Chen Ceni bayi api hitam kecil meminta izin.


Mendengar ucapan dari Chen Cen keempat komandan iblis pun bangkit dari keadaan kultivasi milik mereka dan kemudian berkata.

__ADS_1


"Pergilah Tuan muda. Pergilah segera, kami merasa kekuatan kami telah kembali 80% dan Kami yakin kami akan dapat melawan iblis itu yang telah tuan muda lemahkan sebelumnya. Ucap komandan iblis Dixin.


Lalu pada akhirnya Chen Cen sibai api hitam kecil itu pun langsung melesat pergi meninggalkan 4 komandan iblis dan langsung mengarah ke tempat di mana Fan Mouji dan Fan Maouji dan Fan Kiyoung berada.


__ADS_2