
Mendengar pembicaraan mereka semua, leluhur Long Ba Ti An pun ikut bersuara.
"Kalian ini! Untuk apa terlalu membahas begitu jauh. Kita masih berada di alam bawah saat ini. Jadi akan lebih baik kalau kita mulai menyusun rencana keberangkatan kita ke alam atas, dari pada memikirkan jika sudah berada di alam atas. Perjalanan kita masih panjang. Dan untuk kita berlima sendiri, sebelum sampai ke alam atas, alangkah bagusnya jika kita harus mengokohkan basis kultivasi yang kita miliki. Kalian tahu bukan! Tingkat kultivasi kita saat ini sangat jauh menurun dibandingkan dengan masa kejayaan kita dahulu. Oleh karena itu sebaiknya kita harus lebih meningkatkan basis kultivasi milik kita dan juga pondasi dari kultivasi kita. Karena sudah dipastikan, ketika kita sampai ke alam atas setidaknya kita dapat meringankan beban adik Chen Feng dan membantunya mengurangi beban yang ia pikul. Bisa dipastikan juga kita akan dapat memberikan beban kepada adik Chen Feng dan para anggota keluarganya jika kita tidak memiliki kekuatan seperti pada masa jaya dahulu." ucap leluhur pendiri kuil Bloodline Long Ba Ti An mengingatkan.
"Hai saudara Long! Kamu terlalu jujur dalam berkata, kalau masalah yang kamu ucapkan itu tentu kami mengetahuinya, dan pasti kita memang terlebih dahulu harus meningkatkan basis kultivasi dan pondasi kultivasi milik kita. Tetapi seharusnya itukan cukup hanya kita saja yang tahu, jangan kamu katakan secara gamblang seperti itu di depan kedua adik ipar, kalau sudah begini kita kan merasa malu." ujar leluhur Song Jian membuat mereka semua tertawa mendengar perkataan yang dilontarkan oleh leluhur Song Jian itu.
Ketiga leluhur yang lainnya tampak tertawa lucu, begitu juga dengan Ling Ling dan Qian Xue, yang ikut tertawa kecil mendengar kata-kata yang diucapkan oleh leluhur Song Jian tersebut m
"Kak! Kakak tidak mengapa jika berkata seperti itu, kenapa harus malu dengan keluarga sendiri. Ingatlah kak, kita sudah menjadi satu keluarga saat ini, jadi tidak perlu harus bermalu-malu seperti itu." ucap Chen Feng tersenyum menatap leluhur Song Jian.
"Memang benar apa yang dikatakan oleh kakak Long Ba Ti An. Sebelum kita semua naik ke alam atas, akan lebih baik jika kita semua kembali meningkatkan pondasi dari basis kultivasi yang kita miliki. Agar menjadi lebih kokoh saat mencapai ke alam atas. Dengan begitu walaupun basis kultivasi kita lebih rendah dari para kultivator kultivator lain yang berada di alam atas, namun dengan memiliki pondasi yang kokoh. Maka kita bisa dipastikan dapat melawan mereka yang berada di atas tingkatannya dengan ranah milik kita. " jelas Chen Feng kembali.
Sedangkan ditengah perbincangan, leluhur pendiri klan pedang surgawi Qian Bou Bou tiba-tiba saja mengajukan pertanyaan kepada Chen Feng.
"Adik! Jadi kapan kamu akan mengurus hal hal yang berkaitan dengan teman temannya Fan Hai itu?"
"Oh, soal itu ya! Kemungkinan hari ini juga akan aku lakukan kak. Tinggal menunggu waktu yang tepat sebelum keberangkatan kita semua ketempat yang ingin aku tuju," jawab Chen Feng menatap serius.
"Kalau boleh kami tahu, memangnya hendak kamu bawa kemana orang orang itu adikku?" tanya leluhur Lee Gong Gi penasaran.
"Kesebuah tempat dimana aku dilahirkan kak. Aku rasa tempat kelahiranku sangat cocok bagi mereka yang ingin hidup menjauh dari hiruk piruk dunia seni beladiri ini. Karena memang tempat itu benar benar terpencil dan jarang ditemukan oleh orang orang dari dunia beladiri. Jadi tempat itu adalah kriteria yang cocok bagi mereka tinggali." jawab Chen Feng menjelaskan.
Mendengar penjelasan dari Chen Feng, para leluhur dari alam surga itu hanya terdiam. Di dalam hatinya mereka merasa tidak menyangka, bahwa anak muda di depannya adalah seorang pemuda yang biasa-biasa saja yang berasal dari tempat yang begitu terpencil. Namun yang sekarang mereka saksikan, ternyata orang yang biasa-biasa saja yang hanya berasal dari daerah yang amat sangat terpencil itu,kini bisa menjadi orang yang sangat kuat dan amat sangat berbakat. Sungguh ini sangatlah luar biasa.
"Oh ternyata begitu rupanya, kami benar benar tidak menyangka bahwasanya kamu memiliki latar belakang yang seperti itu adik." ujar para leluhur dari alam surga tersebut.
__ADS_1
"Hahaha…..!!"
Chen Feng tertawa melihat ekspresi terkejut dari wajah kelima kakaknya, lalu dia pun berkata.
"Ya benar kak, itu adalah asal-usulku yang sebenarnya. Kakak kakak sekalian, adikmu ini bukanlah dari keluarga bangsawan ataupun keturunan dari klan besar. Aku hanyalah anak dari seorang pencari kayu bakar yang amat sangat miskin. Aku yang sekarang ini kalian semua lihat dapat dikatakan itu semua adalah sebuah keberuntungan yang hinggap pada hidupku ini. Jadi tidak ada sesuatu yang istimewa di dalam kehidupanku ini kecuali dapat bertemu dengan istri-istriku dan keluargaku yang sekarang ini aku miliki." jelas Chen Feng dengan tersenyum bahagia.
"Ternyata ada kisah seperti itu di dalam hidupmu adikku. Tentu dalam hidupmu sangatlah bahagia memiliki kedua istri yang cantik dan sempurna seperti Ling Ling dan Qian Xue." goda leluhur Qian Bou Bou.
"Ya adikku mereka berdua pastilah orang yang pertama kali sangat-sangat kau cintai dan sayangi setelah kedua orang tuamu bukan! Kami kakak-kakakmu ini akan selalu berdoa semoga kedepannya hidupmu akan selalu dinaungi kebahagiaan."
"Terima kasih kak. Terima kasih atas doa dari kalian semua. Tapi maaf kak, sebenarnya mereka bukanlah orang yang aku sayang setelah kedua orang tuaku. dan Untuk kalian berdua istriku tentu kalian berdua mengetahui apa yang akan aku katakan. Aku Chen Feng dalam hidupku aku selalu berbuat adil untuk orang-orang yang aku sayangi dan orang-orang yang berjasa kepadaku, dari situlah mereka memiliki tempat tertentu di dalam hatiku. Dan dari situ juga lah mereka menempati posisi posisi tertentu di dalam sanubariku. Memang di dalam hidupku tentu kedua orang tuaku lah yang paling aku sayangi melebihi apapun yang ada di dunia ini lalu guruku yang telah melatihku hingga aku menjadi kuat seperti ini… . . . !"
Ketika Chen Feng hendak melanjutkan perkataannya, para kakak-kakaknya yang tidak lain adalah para leluhur yang berasal dari alam surga itu pun bertanya-tanya dengan wajah penasaran.
"Benar yang diucapkan oleh saudara Lee Gong Gi, pastilah gurumu orang yang memiliki tingkat kekuatan spiritual yang cukup kuat hingga dapat mencetak seorang murid berbakat seperti dirimu." puji leluhur Qian Bou Bou dan ketiga leluhur lainnya mengiyakan apa yang kedua saudaranya itu katakan.
Lalu Chen Feng pun menjawab pertanyaan mereka dengan santai.
"Maaf kak, tapi aku pun tidak tahu mengenai tingkat berapa kultivasi dari guruku itu! Karena ketika aku bertemu dengannya, dia sudah mati. Dan hanya sosok kesadaran spiritualnya saja yang hadir di hadapanku. Dengan sosok kesadaran spiritualnya itulah, dia selalu membimbingku dalam beberapa tahun. Hingga pada akhirnya ia pun sudah kehabisan kekuatan spiritualnya untuk menopang kesadaran spiritual yang ia punya. Yang selanjutnya aku tahu guruku itu berasal dari alam atas. Dan guruku ini berasal dari keluarga Ji yang ada di alam atas." kata Chen Feng menjelaskan kembali.
"Oh Keluarga Ji. Tidak heran kalau adik Chen Feng mempunyai kekuatan hebat seperti sekarang ini. Benarkan yang aku ucapkan ini saudara Lee Gong Gi?" tanya leluhur pendiri pil tower Mau Yuan menatap ke arah leluhur Le Gong Gi.
Dengan sejenak seperti berpikir, lalu leluhur Le Gong Gi pun kembali berkata.
"Pantas saja di saat aku pertama kali melihatmu, aku merasakan aura dari orang yang aku kenal." ujarnya menatap Chen Feng.
__ADS_1
Mendengar perkataan yang dikeluarkan oleh leluhur Le Gong Gi. Chen Feng bertanya-tanya di dalam hatinya sambil berpikir.
"Apa mungkin leluhur Le Gong Gi mengetahui asal usul dari keluarga Ji itu?"
Tak lama Chen Feng pun langsung bertanya kepada leluhur Lee Gong Gi.
"Kakak Lee Gong Gi, apakah kamu mengenal orang-orang dari keluarga Ji?" tanya Chen Feng kepada leluhur Le Gong Gi.
"Adik! Tentu saja saudara Lee Gong Gi mengenal baik keluarga Ji," sarkas leluhur Song Jian.
"Mengenal baik! Apa maksud kakak Song Jian?" tanya Chen Feng menatap lekat.
"Bagaimana saudara Lee tidak mengenal baik keluarga Ji. Apakah adik Chen Feng tahu, jika keluarga Ji itu adalah keluarga terdekat dari kaisar surgawi pertama yaitu saudara Lee sendiri. Dikarenakan wanita tercantik putri dari patriak keluarga Ji pada saat itu adalah istri dari saudara Lee Gong Gi." jawab leluhur Dong Jian menjelaskan.
"Sudah sudah, hentikan itu saudaraku. Tidak perlu menjelaskannya dengan rinci seperti itu kepada adik Chen Feng. Toh dia juga tidak akan mengetahui siapa itu wanita yang menjadi istriku." timpal leluhur Le Gong Gi.
Chen Feng tampak mulai tertarik akan pembicaraan tersebut, lalu dia bertanya kepada leluhur Lee Gong Gi.
"Tentu kalau adik tidak tahu, lalu mengapa kakak Le Gong Gi tidak memberitahu adik siapa wanita tercantik itu? Yang menjadi istri dari kakak Le Gong Gi. Ini menurut pikiranku, pastinya wanita itu adalah wanita yang sangat kakak Lee Gong Gi cintai bukan." pancing Chen Feng tersenyum.
Namun leluhur Le Gong Gi tetap tidak menanggapi pertanyaan yang ditanyakan oleh adiknya Chen Feng. Mendapat pertanyaan darinya tidak dijawab oleh kakaknya, Chen Feng kemudian bertanya kepada kakaknya Dong Jian.
"Kak! Kelihatannya kakak Ling tidak ingin menjawabnya, bagaimana kalau kakak saja yang memberitahuku siapa wanita itu yang kelihatannya sangat sangat dicintai oleh kakak Lee gong gi?"
"Adikku. Itu hanya sebuah cerita yang sangat panjang, singkat ceritanya saja mereka berdua bertemu pada saat kami berlima belum sampai pada masa kejayaan kami. Dan di saat mereka bertemu untuk pertama kali mereka langsung jatuh cinta, namun karena wanita dari keluarga Ji itu memiliki status yang tinggi di dalam keluarganya, maka saudara Lee Gong Gi tidak dapat berhubungan dengannya. Kalau ingin berhubungan dengannya haruslah mempunyai kekuatan yang amat sangat hebat, jika tidak wanita dari keluarga Ji itu benar-benar tidak pantas untuk saudara Lee Gong Gi," jawab leluhur Mau Yuan menjelaskan.
__ADS_1