
Sementara itu Ji Ru Yu yang menggenggam tangan Chen Feng erat, tampak melesat secepat kilat, guna menjauhi tempat di mana mereka sebelumnya berpijak. Ji Ru Yu tahu, ketika dia menggunakan kekuatan spiritualnya, dia merasakan ada beberapa aura spiritual yang sedang mengarah ke tempat paman Wan dan Paman Wei.
Iya juga mengetahui bahwa kelompok itu adalah kelompok dari keluarga Ji dan dia juga mengetahui bahwa itu adalah kelompok dari Ji Long.
"Hei nona....! Bisakah kita berjalan kaki saja? Menurutku ini terlalu membosankan, tidak ada satupun pemandangan yang bisa dilihat jika harus melesat cepat seperti ini, lalu buat apa nona ini memegang erat tanganku, jika hanya untuk melesat dengan cepat seperti ini." sarkas Chen Feng kepada Ji Ru Yu.
"Diamlah tuan, kalau kita tidak cepat, makan kita akan ditemukan oleh mereka." jawab Ji Ru Yu bernada panik.
"Mereka...! Siapa mereka? Apakah yang kamu maksud adalah keluargamu yang lain yang aura spiritualnya dapat aku rasakan ketika kita meninggalkan tempat di mana kau memenjarakan kedua pamanmu itu?" tanya Chen Feng.
"Ya kau benar, mereka memiliki pemimpin kelompok yang berkekuatan tidak lemah, bahkan jika aku harus bertarung mati-matian, aku juga belum tentu dapat mengalahkannya, dia adalah teman dari kedua kakakku yang kekuatannya hanya berada satu tingkat di bawah kakakku." kata Ji Ru Yu.
"Tetapi aku tidak takut dengan mereka, jadi untuk apa aku harus ikut kabur bersamamu? Bukankah dari awal aku katakan bahwa kamu tidak cocok untuk menjadi kultivator liar! Seorang kultivator seperti kami tidak biasa untuk selalu terbang melesat di udara seperti yang kau lakukan sekarang ini, kami lebih suka berjalan menikmati seluruh pemandangan yang kami lewati, itulah gunanya dan keuntungan sebagai kultivator liar." ucap Chen Feng menjelaskan.
"Baiklah jika kamu ingin seperti itu, maka mari kita berjalan kaki." jawab Ji Ru Yu langsung melesat mendarat ke sebuah tempat yang masih dipenuhi oleh pepohonan pepohonan rimbun.
Setelah sampai di tanah, Chen Feng pun berkata.
"Hai nona...! Kehidupanmu sudahlah nyaman, jadi buat apa kamu bersusah payah untuk bertingkah seperti ini?" tanya Chen Feng tidak mengerti.
"Ini adalah cita-citaku, aku tidak ingin hidup dengan kemewahan, bahkan kedua orang tuaku pun selalu berkata seperti apa yang kau katakan sebelumnya. Bahkan nenekku selalu memarahiku karena aku selalu bertindak seperti kakek buyutku. Tahukah kau? Kakek buyutku merupakan orang yang paling jenius di dalam keluarga Ji kami, walaupun dia bukanlah dari keluarga utama, tetapi bakat yang ia miliki serta kekuatannya melebihi seluruh praktisi utama di keluarga Ji kami. Bahkan Patriak keluarga Ji kami, di zaman itu bukanlah tandingan dari kakek buyutku, akan tetapi karena kakek buyutku adalah suami dari nenek buyutku, maka ia harus tunduk kepada patriak lama." ucap Ji Ru Yu kepada Chen Feng.
Mendengar apa yang dikatakan oleh Nona muda di hadapannya, Chen Feng pun tersentak terkejut, tidak menyangka ia mendengar kata-kata seperti itu, apakah wanita ini yang dikatakan oleh guru? Lalu Chen Feng pun bertanya kepada Ji Ru Yu.
"Nona muda....! Apakah kakek buyut mu itu masih hidup?" tanya Chen Feng penasaran.
__ADS_1
"Tidapk, kakek buyutku telah mati ratusan tahun yang lalu, menurut cerita dari ibuku dia difitnah oleh keluarga dari nenekku yang merupakan keluarga utama di keluarga kami, sampai sampai kakekku terbuang dari keluarga Ji kami, pada saat itulah kabar dari kakek buyutku itu tidak ada yang mengetahuinya. Tapi aku pernah beberapa kali berjumpa dengan sisa jiwa peninggalan kakek buyutku, dialah yang mengajarkan aku seni bela diri, bahkan sampai saat ini warisan dari kitab-kitab miliknya ada di dalam pikiranku." jawab Ji Ru Yu.
Namamun di dalam hatinya, wanita itu pun bergumam heran.
"Tunggu....! Mengapa aku mengatakan hal yang begitu bersifat rahasia kepada pria ini? Padahal aku tidak mengenal dirinya sama sekali, namun mengapa ada chemistry yang tidak aku ketahui sama sekali dengan pria ini, seperti aku telah mengenal dirinya bertahun-tahun."
"Oh, ternyata benar, gadis muda ini adalah keturunan dari guru Ji, jadi inilah takdirku Guru, mulai dari gadis muda ini aku akan dapat membalas setiap kebaikan yang telah guru berikan kepadaku dan aku pastikan dari gadis muda ini aku akan mulai menepati janji-janjiku yang telah aku ucapkan dahulu kala kepada guru." gumam Chen Feng berjanji di dalam hati.
"Kalau begitu bagaimana dengan keadaan keluarga Ji mu untuk saat ini?" tanya Chen Feng semakin penasaran.
"Bukankah tidak enak, jika kita saling berbicara tanpa aku mengenal dirimu sama sekali." jawab Ji Ru Yu menatap Chen Feng.
"Bahkan sedari awal aku selalu bertanya, siapakah namamu dan dari manakah asalmu? Tapi kamu tidak pernah menjawabnya. Apakah identitasmu begitu sangat tinggi sampai aku tidak pantas untuk mengetahuinya?" tanya Ji Ru Yu kembali.
Mendengar apa yang diucapkan oleh pria muda di hadapannya, Ji Ru Yu pun tersenyum dengan bahagia.
"Chen Feng dari alam bawah...! Betapa beruntungnya diriku ini dapat bertemu dengan pria muda yang sangat jenius seperti dirimu, yang hanya berasal dari alam bawah tapi memiliki kekuatan yang jauh tingkatannya dengan genius dari alam atas seperti ku, terima kasih Tuan Chen atas Pertolongan mu sebelumnya, namaku Ji Ru Yu." puji Ji Ru Yu sambil menatap Chen Feng dengan tatapan ramah.
"Ji Ru Yu. Nama yang cantik seperti parasnya." puji Chen Feng tersenyum.
"Tuan Chen terlalu memuji diriku ini." ucap Ji Ru Yu tersipu malu.
"Tidak perlu memanggil ku tuan, cukup panggil aku Chen Feng saja." sangkal Chen Feng.
"Kalau begitu, jangan panggil aku nona juga, cukup panggil aku Yu Er saja." timpal Ji Ru Yu kepada Chen Feng.
__ADS_1
Dengan senyuman bahagia di bibirnya, Chen Feng pun lalu menjawab.
"Baiklah baiklah Yu Er. Kalau begitu mari kita pergi dari tempat ini." ajak Chen Feng sambil melangkah berjalan ke depan.
"Lalu kemanakah tujuan kita Chen Feng? tanya Ji Ru Yu penasaran.
"Tahukah kamu tentang kolam darah spiritual? Pastinya keluarga Ji kalian memiliki informasi tentang kolam darah spiritual itu.? tanya Chen Feng.
" Ya ya, memang keluarga Ji kami memiliki informasi tentang kolam darah spiritual itu. Karena itulah tujuan dari kekuatan utama untuk pergi ke benua menengah ini. Akan tetapi ada hal aneh yang terjadi ketika kami telah memasuki daerah hutan lebat ini, ada sebuah dinding penghalang yang menghalangi penglihatan dari peta milik keluarga Ji kami. Sepertinya ada sebuah kekuatan yang tidak ingin jika kolam darah spiritual itu diketahui oleh praktisi praktisi yang ada di alam atas ini." jawab Ji Ru Yu menjelaskan.
"Jika masalah itu, hanyalah keberuntungan yang harus kita andalkan. Walaupun kita memiliki kekuatan yang besar tapi keberuntungan kita tidak punya, maka sama saja dengan ketiadaan." ucap Chen Feng.
"Lalu kalau sudah begitu. Apa yang harus kita lakukan? tanya Ji Ru Yu.
"Ya tentu harus berjalan ke depan, siapa tahu keberuntungan menghampiri kita. " jawab Chen Feng sambil tertawa tipis.
Ji Ru Yu yang mendengar kata-kata yang diucapkan oleh Chen Feng pun ikut tersenyum.
"Chen Feng ini sangat sangat membuatku merasakan sesuatu hal yang tidak aku ketahui sama sekali. Cukup banyak lelaki di alam atas yang memiliki status yang tidak rendah, dan selalu mencoba mendekati diriku, tetapi mereka semua tidak dapat membuat hatiku berdebar. Akan tetapi Chen Feng yang hanya berasal dari alam bawah dan tidak memiliki status sama sekali. Mengapa jantungku merasa berdebar kencang. Ada kenyamanan saat berada di dekatnya dan aku merasa tidak ingin berada jauh dari dirinya ataukah ini yang dikatakan oleh kakek buyutku sewaktu di pagoda emas, waktu aku menerima warisan yang ia tinggalkan. Kakek buyut pernah berkata kepadaku jika suatu saat nanti akan datang kepadamu seorang lelaki yang akan menjadi suamimu yang akan menggetarkan seluruh alam atas dan alam surga, karena dia adalah sang Pewaris Tahta Surgawi. Apakah yang dimaksud guru itu adalah Chen Feng?" tanya Ji Ru Yu bergumam di dalam hatinya sambil tersenyum bahagia.
Chen Feng yang melihat hal itu hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya saja.
Assalamu'alaikum semuanya, gimana ne, ada yang gak suka ya kalau Chen Feng punya wanita lagi.
Sebenarnya ada bocoran sedikit ya, nanti yang sah menjadi istri Chen Feng cuma satu di saat dia telah menjadi pewaris Tahta Surgawi, hayo tebak, siapa kira kira yang cocok? kasih masukan nya ya kak, terimakasih 🥰🙏🙏🙏😘
__ADS_1