Pewaris Tahta Surgawi

Pewaris Tahta Surgawi
Pencarian Dimulai


__ADS_3

Setelah sampai di dalam ruangan tersebut, Chen Feng dan seluruh anggota kelompoknya berdiri sambil menatap lekat tempat tersebut,


Lalu mereka semua pun mulai merasakan aura di sekitar ruangan tersebut. Hingga tiba-tiba saja di dalam hati Chen Feng ada sebuah dorongan dari sesuatu yang tidak ia ketahui.


"Tuan! Apa perintah Tuan selanjutnya?" tanya komandan iblis Fan Mo membuat Chen Feng tersadar dari lamunannya.


"Maaf saudaraku,maaf karena aku melamun. Saudara Fan Mo, bawalah ketiga saudara komandan iblis yang lain untuk memeriksa ruangan di sekitar sini, jika kalian menemukan harta atau senjata pusaka yang tidak dapat diambil dengan cara lembut, maka ambil dan kumpulkan secara paksa, namun jika semua cara tidak berhasil dilakukan juga, segera tinggalkan harta serta senjata-senjata pusaka itu." titah Chen Feng kepada keempat komandan iblis itu.


"Baiklah Tuan, hamba mengerti apa yang tuan katakan." jawab komandan iblis Fan Mo menunduk hormat.


Setelah itu komandan iblis Fan Mo langsung mengajak ketiga saudara komandan iblis yang lain untuk berangkat masuk ke dalam ruangan tersebut.


"Bagaimana dengan kami Tuan?" tanya Fan Mouji menatap Chen Feng.


"Oh untuk saudara Fan Mouji dan Fan Kiyoung serta Fan Hai, periksalah ruangan di sebelah kanan kalian dan sama seperti yang aku katakan kepada saudara komandan iblis jika memungkinkan untuk mengambil harta-harta serta senjata-senjata pusaka itu dengan lembut, maka ambillah sebanyak-banyaknya, akan tetapi jika harta harta dan senjata-senjata pusaka itu melawan, maka gunakanlah cara pemaksaan, tapi ingat jangan terlalu banyak menimbulkan kegaduhan." kata Chen Feng memberikan peringatan kepada ketiga saudaranya itu.


"Baik Tuan, kami mengerti apa niat dari ucapan tuan, sekarang juga kami mohon pamit Tuan." izin Fan Mouji melesat ke arah yang ditunjuk oleh Chen Feng, diikuti oleh Fan Kiyoung dan Fan Hai yang mengikutinya dari belakang.


Setelah mereka pergi, kini Chen Feng pun memandang ke arah pangeran Hua Ling.


"Hormat hamba Tuan, berikanlah tugas kepada hamba ini." pinta pangeran Hua Ling.


"Baiklah saudara Hua Lingx kali ini kamu juga dapat mencari harta-harta serta senjata-senjata pusaka yang berada di dalam bangunan peninggalan kuno ini, tapi karena saudaraku Hua Ling tidak memiliki teman untuk pergi, maka akan sebaiknya saudaraku ditemani oleh tiga boneka iblis milikku." jelas Chen Feng berwajah tegas.


"Terima kasih Tuan, terima kasih karena telah percaya kepadaku dan kekuatan yang aku miliki. Aku juga ingin menjadi berguna untuk tuan," ujar pangeran Hua Ling tersenyum senang.


"Saudara Hua Ling, kau tidak perlu sungkan kepadaku, karena kita ini adalah keluarga." sarkas Chen Feng sambil mengeluarkan tiga boneka iblis dari dalam cakram spiritual. miliknya.


Yang di mana, sekarang kekuatan dari ketiga boneka iblis itu sudah menyentuh ke ranah alam dewa tingkat kelima akhir.


"Saudara Hua Ling, bawalah ketiga boneka Iblis ini untuk menelusuri setiap ruangan di dalam bangunan kuno ini. Sama seperti yang aku ucapkan kepada saudara-saudaramu yang lainnya, jika memungkinkan maka bertindaklah dengan lembut terhadap harta harta dan senjata pusaka itu, tetapi jika tidak pakailah cara kekerasan untuk merampas mereka dan jika banyak orang-orang lain yang memperebutkan senjata itu dan harta-harta pusaka itu, maka pergilah dari tempat itu, karena kau tidak perlu memperebutkannya melawan para rang-orang kuat dari benua barat ini." ucap Chen Feng kepada pangeran Hua Ling.


Mendengar perkataan yang dilontarkan oleh Chen Feng, pangeran Hua Ling langsung mengangguk mengerti dan kemudian pergi melesat menuju ke ruangan di sebelah kirinya dengan membawa ketiga boneka iblis.

__ADS_1


Hingga sekarang tinggallah Chen Feng seorang diri, yang duduk tepat di depan pintu masuk dari ketiga ruangan yang berada di dalam bangunan kuno itu.


Kedua mata Chen Feng terus-menerus memperhatikan daerah di sekitar ketiga bangunan itu sambil bergumam di dalam hatinya.


" Kenapa aku merasakan seakan-akan tempat ini sedang memperhatikan diriku" gumam Chen Feng di dalam hatinya.


Kemudian aura kekuatan spiritual dari dewa iblis Asura yang telah menyatu di dalam diriChen Feng menjadi bergejolak.


"Ada apa ini? Mengapa darahku seakan-akan mendidih? Serta garis keturunan dari ras iblis Asura yang ada dalam diriku menjadi begitu ganas. Apakah dewa iblis Asura ada hubungannya dengan tanah peninggalan kuno ini?" Gumam Chen Feng merasa bingung.


Hingga tak lama kamudian, tiba-tiba saja ada suatu aura yang merembes keluar dari dinding batu yang berada tepat di atas kepala Chen Feng. Aura itu datang menyelimuti tubuh intens tubuh Chen Feng.


Dan mengetahui hal itu.Chen Feng pun melompat mundur ke belakang berusaha menghindari aura ganas tersebut.


"Wahhh! Aura apa itu? Mengapa aura itu mencoba masuk ke dalam tubuhku. Akan tetapi dilihat dari cara ia mendekatiku tidak ada sama sekali niat yang berbahaya dari aura spiritual itu. Malah dia menjadi sebuah peninggalan kuno. Aura ini sangat-sangat berbahaya, jika dibiarkan masuk ke dalam tubuhku. Aku rasa basis Kultivasiku belum cukup mampu untuk menahan aura ganas dari aura spiritual ini." gumam Chen Feng sambil menyusun rencana.


Sambil terus menghindari aura spiritual ganas yang selalu mencoba untuk masuk ke dalam tubuhnya. Lalu beberapa waktu kemudian Chen Feng terpikirkan kenapa dirinya tidak mengaktifkan garis keturunan dari dewa iblis Asura miliknya.


"Y benar, kenapa aku tidak terpikirkan akan garis keturunan dari klan Asura yang ada pada diriku."


Lalu aura aura merah ganas itu berhenti mengejar Che Feng, danTernyata benar ada hubungan antara aura ganas itu dengan garis keturunan darah dari klan iblis Asura. Dengan ini kelihatannya keempat saudara komandan iblis akan cepat kembali ke tempat di mana kekuatan asli dari mereka bangkit." gumam Chen Feng kembali.


Setelah itu dengan menjulurkan tangannya, iya mencoba menarik masuk aura merah ganas yang berkumpul di depan tiga ruangan yang berada di dalam bangunan kuno itu."


Lalu berapa saat dengan ganasnya aura merah itu dengan cepat menyerang hendak masuk ke arah Chen Feng.


Dan ketika aura merah ganas itu masuk ke dalam tubuh Chen Feng, membuat Chen Feng menjadi sedikit goyah.


"Ini benar-benar hebat! Aku serasa tubuhku dipenuhi dengan aura-aura ini. Bahkan lautan spiritual milikku juga dimasuki oleh aura merah ganas ini, benar-benar harta yang tiada tara. Namun apakah aku sanggup untuk menahan aura merah ganas yang sangat melimpah ini." gumam Chen Feng di dalam hatinya.


Dan semakin lama, semakin ganas masuk masuk ke dalam tubuh Chen Feng, melalui telapak tangan kanannya.


"Kurang ajar! Jika keadaan ini terus berlanjut, maka aku pasti akan meledak karena aura merah ganas ini tidak kunjung habis." ucap Chen Feng panik.

__ADS_1


Kemudian terpikirkan akan teknik penyerapan dimensi miliknya yang menjadi warisan dari mendiang gurunya.


"Mengapa aku tidak terpikirkan akan hal itu!"


Lalu Chen Feng dengan cepat membuat segel di tangannya kemudian merilis tekniknya.


"Teknik penyerapan terlarang kebangkitan jiwa terbukalah!"


Dengan selesainya Chen Feng merilis teknik miliknya, dengan tiba-tiba juga muncul dua sosok yang sangat mirip dengan Chen Feng yang telah berdiri di samping kanan dan kirinya.


Tidak seperti teknik bayangan dari kebanyakan orang. Teknik terlarang yang dibangkitkan oleh Chen Feng ini sama seperti Chen Feng yang asli, yang memiliki kekuatan yang setara dengan yang asli dan seluruh teknik-teknik juga setara dengan yang asli, atau dapat dikatakan menjadi satu kecenderungan.


Dan andai dirinya mati, maka masih ada dua lainnya yang masih hidup untuk menantang langit dan menggantikan dirinya sama seperti apa yang gurunya katakan kepada Chen Feng bahwa Chen Feng adalah Pewaris Tahta Surgawi.


Karena hanya seorang yang biasa dan cenderung bukanlah siapa-siapa dengan berbagai hal yang biasa-biasa saja, namun lihatlah sekarang walau dengan sumber daya yang terbatas, Chen Feng telah menjadi sosok jenius teratas dari alam bawah dan alam atas bahkan dia juga dapat disetarakan dengan para jenius jenius teratas di alam surga.


Kembali ke tempat Chen Feng berada, kedua dirinya yang lain telah hadir lalu Chen Feng berkata kepada kedua bayangannya itu.


"Kalian berdua cepat seraplah aura merah ganas ini, sebelum semua orang-orang kuat yang berada di tanah peninggalan kuno ini datang kemari!" perintah Chen Feng.


Lalu kedua Chen Feng yang lain ketika mendengar sosok dirinya memberi perintah kepada mereka berdua, lantas mereka berdua pun akhirnya merilis teknik yang mereka miliki dan menyerap seluruh aura aura merah ganas dari dalam ruangan itu.


Dan dalam sekejap saja, ketiga Chen Feng itu kini dengan ekstrem menyerap aura merah ganas dari dalam ruangan itu dan tak lama berselang ketiga Chen Feng itupun sekarang telah berhasil menyerap keseluruhan dari aura merah ganas yang menyebar di dalam ruangan tersebut.


"Benar-benar aura kekuatan yang sangat ganas, jika aku berhasil memurnikan aura aura merah ganas ini, maka tidak diragukan lagi semua orang-orang kuat yang berasal dari benua barat ini pasti dapat aku kalahkan, walaupun mereka semua bergabung untuk menyerang diriku." gumam Chen Feng tersenyum bangga.


Namun tiba-tiba ada sebuah getaran hebat tepat di atas kepala Chen Feng, dan muncul sebuah lingkaran sihir yang mempunyai daya hisap yang sangat-sangat luar biasa.


"Apa ini? Mengapa kekuatan hisap ini sangat mengerikan?" tanya Chen Feng merasa terkejut.


Dengan cepat dia pun memerintahkan kepada kedua Chen Feng yang lain untuk segera masuk kembali ke dalam tubuhnya dan kemudian setelah kedua Chen Feng lainnya telah menyatu dengan tubuh asli dari Chen Feng, dengan menggunakan teknik pertahanannya, dia pun mencoba untuk menahan daya hisap dari lingkaran sihir tersebut.


Tapi ketika Chen Feng akan mengeluarkan tehnik terkuatnya, tiba-tiba ada sebuah suara yang berbicara kepada Chen Feng.

__ADS_1


"Hei kau bocah yang telah dipilih oleh dewa iblis Asura sebagai pewarisnya! Jangan kau lawan kekuatan ini, datanglah kemari untuk menerima setiap warisan yang dimiliki oleh dewa iblis sebelum kamu." kata sosok suara tersebut kepada Chen Feng.


Kemudian Chen Feng yang mendengar suara itu berkumandang, langsung melepaskan seluruh teknik bertahan miliknya dan ia merasa kekuatan hisap itu tidak benar-benar menghalanginya, kemudian dalam sekejab saja, Chen Feng pun telah terhisap masuk ke dalam lingkaran sihir tersebut dan keadaan di ruangan itu pun menjadi sama seperti sebelumnya.


__ADS_2