Pewaris Tahta Surgawi

Pewaris Tahta Surgawi
Bertemu dengan leluhur Qian Mo


__ADS_3

Lalu dari kejauhan muncul beberapa aura kuat yang mendekat ke arah perbatasan antara domain atas dan dominan. Mereka yang berada di sekitar perbatasan dapat merasakan aura kuat itu. Kemudian orang-orang dari klan iblis darah pun saling menatap dan bertanya.


"Siapa yang saat ini datang ke arah kita? Auranya benar-benar sangat kuat," ucap orang orang dari klan iblis darah.


Hingga tak lama berselang aura aura kuat itu pun mendarat di depan mereka semua.Membuat mereka langsung melihat kearah orang orang yang baru tiba itu.


"Salam saudara Qian Mo Ucap orang-orang yang telah hadir di depan leluhur Qian Mo.


"Oh ternyata kalian ya saudara-saudara sekalian. Apa yang membawa kalian semua sampai menuju kemari?" tanya leluhur Qian Mo kepada orang orang yang baru tiba itu.


"Kedatangan kami kemari karena kami merasakan ada aura dari alam Dewa yang beberapa waktu lalu telah turun ke alam bawah ini." jawab salah seorang dari orang-orang yang baru muncul itu.


"Benarkah! Lantas apa yang akan kalian lakukan jika kalian telah menemukan orang-orang yang berada di alam Dewa itu?" tanya leluhur Qian Mo kembali.


"Kami hanya ingin melihat apa yang sedang dilakukan atau dicari oleh orang-orang yang berada di ranah alam Dewa itu saudara Qian Mo." ucap kembali orang-orang yang baru muncul tersebut


Hingga tak lama berselang ketika orang-orang dari domain atas itu sedang berbincang-bincang kepada leluhur Qian Mo, tiba-tiba mereka semua kembali merasakan ada beberapa aura yang berada di ranah Martial King sedang menuju ke arah mereka. Bahkan orang-orang yang berasal dari klan iblis darah pun sudah saling bertanya-tanya.


"Siapa beberapa orang itu? Mengapa mereka menuju ke domain atas?"


Berbeda dari semua orang.Leluhur Qian Mo dan Qian Er tentu saja mengenali aura dari satu orang yang menuju ke domain atas saat ini.


"Kak tampaknya salah satu dari orang-orang itu adalah Qian Xue," ucap Qian Er kepada leluhur Qian Mo.


"Benar yang kau ucapkan adikku. Itu adalah aura milik cucuku Qian Xue."


Lalu beberapa saat kemudian rombongan dari kelompok Chen Feng pun muncul di hadapan semua orang yang berada di perbatasan antara domain atas dan domain tengah itu.


Ketika Qian Xue melihat kearah gurunya beserta kakek angkatnya.Qian Xue pun lalu berteriak sambil berlari ke arah Qian Mo kakeknya dan juga gurunya.


"Guru, kakek leluhur!" teriak Qian Xue sambil memeluk tubuh gurunya dan memandang ke arah wajah leluhur Qian Mo. Setelah melerai pelukannya, Qian Xue pun berkata kepada kakek leluhur Qian Mo.


"Kakek! Maafkan cucumu yang baru bisa kembali dari domain tengah setelah kejadian di tanah terlarang Tian Xue."


"Tidak mengapa cucuku! Asal kau tidak terluka dan kembali secara utuh, maka Kakek tidak akan mempermasalahkannya." jawab leluhur Qian Mo.


"Terima kasih kakek,"

__ADS_1


Lalu Qian Er bertanya kepada Qian Xue "Muridku Su Er. Siapa mereka yang bersamamu? Apakah lelaki yang sedang bersama seorang wanita itu adalah orang yang kamu cintai?" tanya leluhur Qian Mo menimpali pertanyaan guru Qian Er.


Mendengar pertanyaan itu, Qian Xue pun menatap ke arah Chen Feng sambil menjawab dengan nada yang lembut.


"Benar Guru dan Kakek! Pemuda itu adalah orang yang sangat berarti bagi diriku."


Mendengar kata-kata yang diucapkan oleh Qian Xue.Leluhur Qian Mo lalu mendekat ke arah Qian Xue.


"Cucuku! Siapa nama laki-laki itu? Dari mana asalnya dan berasal dari klan mana dirinya?" tanya leluhur Qian Mo menatap lekat, Lalu Qian Xu pun menjawab pertanya leluhur sambil memegang tangan dari leluhur Qian Mo.


"Kakek! Pria tampan itu bernama Chen Feng. Dia tidak memiliki sebuah klan karena dia hanya berasal dari keluarga kecil dari domain bawah," jawab Qian Xue kepada kakeknya


Kemudian leluhur Qian Mo memandang kearah Chen Feng. Dia memperhatikan dengan seksama seorang pria yang amat dicintai oleh cucu angkatnya itu.


"Apakah kau tidak pernah berpikir, bahwa lelaki itu telah memiliki seorang pasangan? Aku tidak ingin nantinya kamu akan terluka," ucap leluhur Qian Mo merasa khawatir


"Tidak apa-apa Kek! Dia adalah pilihan hatiku. Jika kakek tidak menyukainya. Aku akan sangat marah kepada kakek." kata Qian Xue sambil memandang kearah Chen Feng.


Leluhur Qian Mou pun ikut memandang Chen Feng yang berada tidak jauh dari mereka berdiri.


"Bakat yang bagus di usia yang begitu muda! Bahkan dia sudah mencapai ranah Martial King, padahal dia bukan berasal dari klan kuat yang berada di domain atas maupun domain Tengah." gumam Leluhur Qian Mo di dalam hatinya.


"Mengapa Kakek tua itu memandangku dengan tatapan semacam itu?" tanya Chen Feng di dalam hatinya.


Lalu tak lama kemudian. Leluhur Qian Mo memanggil Chen Feng.


"Hei anak muda! Mendekatlah kepadaku," ucap leluhur Qian Mo kepada Chen Feng


Merasa dirinya dipanggil. Chen Feng pun berjalan mendekati leluhur Qian Mo.


"Salam Senior," ucap Chen Feng sopan.


"Ya. Anak muda! Sekarang katakan kepada orang tua ini, siapa nama mu?" tanya leluhur Qian Mo menatap Chen Feng.


"Nama saya Chen Feng senior." jawab Chen Feng.


Lalu leluhur Qian Mo bertanya kembali.

__ADS_1


"Dari mana kamu berasal?"


"Saya berasal dari tempat terpencil yang ada di domain bawah senior." jawab Chen Feng.


"Baiklag. Sekarang aku ingin bertanya serius denganmu. Apa hubunganmu dengan Qian Xue cucuku?" tanya leluhur Qian Mo.


"Hubunganku dengan Qian Xue! Bagaimana aku harus mengatakannya kepada senior. Aku mencintai Qian Xue dan aku ingin melindungi dirinya dari apapun yang akan membahayakan nyawanya. Akan tetapi aku belum bisa memberikanmu sesuatu yang layak sebagai orang yang aku cintai. Karena masih terlalu banyak hal hal yang mesti aku kerjakan. Dan sesuatu hal yang aku kerjakan ini sangat sangat berbahaya jadi karena itulah aku belum bisa memberikan sesuatu yang yang layak bagi Qian Xue. Kira-kira itulah yang bisa aku katakan untuk memberitahu senior tentang hubunganku bersama Qian Xue." jelas Chen Feng tegas.


"Lalu bagaimana dengan gadis yang berada di sampingmu itu? Siapa dia bagimu?" tanya kembali leluhur Qian Mo sambil melirik kearah Ling Ling.


"Oh ya! Kenalkan Sebior. wanita ini adalah Ling Ling. Dialah orang kedua yang aku akui sebagai pasanganku. Setelah pasanganku yang pertama wafat. Dialah yang telah membuatku menjadi lebih kuat untuk menjalani hidup yang kejam di benua ini. Setelah kepergian pasanganku yang pertama dan dia jugalah yang telah membantuku dalam hal apapun yang menyangkut dengan keselamatanku. Itu yang bisa aku katakan kepadamu senior tentang siapa gadis di samping ini."


"Kakek! Aku mencintai Chen Feng. Aku tidak peduli dengan hal apapun. Asalkan aku bisa terus berada di sampingnya, aku sudah sangat senang. Hal yang lain tidak aku pikirkan sama sekali. ucap Qian Xue menyela pembicaraan leluhur Qian Mo.


"Dasar gadis bodoh! Apakah kakek ada melarang untuk berhubungan dengan bocah itu. Kalaupun kakekmu ini melarangmu untuk berhubungan dengan bocah itu. Apakah kamu akan menuruti perkataan kakek?" Ucap leluhur Qian Mo.


Mendengar kakeknya berbicara. Qian Xue hanya diam sambil memeluk gurunya Qian Er.


"Sudah, sudah! Ayo kita kembali ke rumah dahulu." ucap leluhur Qian Mo mengajak Qian Xue dan rombongan Chen Feng.


Namun ketika leluhur Qian Mo akan melangkah pergi, orang-orang dari klan iblis darah menghentikannya dirinya


"Leluhur! Aku ingin menanyakan satu hal kepada anak-anak muda yang baru saja tiba ini." ucap ketua Fan Hai sambil menatap kearah Chen Feng.


"Fan Hai! Hal apa yang ingin kau tanyakan kepada mereka? Mereka adalah teman dari cucuku. Jadi kau harus memberikan muka sedikit kepadaku," ucap leluhur Qian Mo dengan sudut mata yang tajam.


Kemudian leluhur Qian Mo berkata kepada teman-teman dari Qian Xue.


"Hei kalian semua! Ayo ikuti orang tua ini untuk pergi dari tempat ini."


Mendengar ajakan dari leluhur Qian MoMo kepada para kelompok itu. Ketua Fan Hai merasa kesal.


"Leluhur Qian Mo! Bukankah sudah aku katakan kepadamu, kalau ada hal yang mau aku tanyakan kepada orang orang itu." Ucap ketua Fan Hai kembali.


"Buaknkah sudah aku peringatkan kepadamu! Bahwa mereka adalah tamuku. Jika kau benar-benar ingin mencari masalah, jangan salahkan aku jika aku berbuat kasar kepada kalian." ucap leluhur Qian Mo berteriak.


"Kau berani mengancamku! Apakah kau tidak tahu kalau orang-orang dari klan iblis darah yang berada di langit sana sudah turun ke alam bawah ini untuk mencari kebenaran atas tewasnya leluhur kami Fan San!" seru ketua Fan Hai menatap tajam.

__ADS_1


"Lancang! Berani kau mengancamku? Tampaknya kau sudah bosan hidup ya!" ucap leluhur Qian Mo dengan mengeluarkan aura membunuhnya.


"Kau pikir hanya klan iblis darah yang ada di alam atas sana? Klan pedang Surgawi jauh lebih hebat daripada klan kalian yang ada di alam atas sana. Jadi jangan kira aku tidak berani membunuhmu. jika kau masih berani menyinggung orang-orang itu, aku pasti akan langsung membunuhmu." ucap leluhur Qian Mo.


__ADS_2