Pewaris Tahta Surgawi

Pewaris Tahta Surgawi
Chen Feng Menyerang Komandan Fan Ji Hoo


__ADS_3

Lantas dengan cepat Chen Feng pun melesat keatas udara sambil menekankan aura kekuatannya masuk ke dalam pagoda kematian untuk melawan serangan kuat dari Komandan Fan Ji Hoo.


Sedangkan Komandan Fan Ji Hoo yang melihat Chen Feng membawa harta pusaka milik klan iblis darah pun menjadi marah.


"Hei bocah! Berani sekali kau mengambil harta pusaka milik klan iblis darahku? Ku pastikan kau akan mati dengan cara yang mengenaskan! Dan setelah kau mati, maka selanjutnya orang-orang yang ada di belakangmu yang akan aku bantai sampai habis. Serta darah mereka akan aku persembahkan untuk nyawa dari para bawahanku yang telah mereka bunuh!" teriak Komandan Fan Ji Hoo terlihat emosi.


Sedangkan di hatinya sempat terlintas di dalam benaknya "Mengapa anak muda yang masih sangat-sangat muda itu memiliki kekuatan yang sangat mengerikan? Bahkan di dalam aura kekuatan itu mengandung aturan hukum ruang yang sangat kental." gumam Komandan Fan Ji Hoo sambil menatap kearah Chen tajam.


Chen Feng yang mendengar cacian dari Komandan Fan Ji Hoo itupun tidak ambil pusing. Karena di dalam pikirannya saat ini hanya terlintas bagaimana caranya untuk menangani iblis ini dengan cepat. Karena kekuatan spiritual miliknya tidak mampu untuk digunakan dalam waktu yang lama.


"Aku harus segera menyelesaikan pertarungan ini," ucap Chen Feng sambil mengeluarkan pedang peninggalan milik Dewa iblis Asura. kekuatan dingin yang sangat menusuk ke dalam tulang-tulang pun terkeluarkan dari pedang tersebut.


Komandan Fan Ji Hoo yang melihat harta pusaka milik Chen Febg menjadi terkejut.


"Itu, itu seperti pedang? Tidak! Apakah aku tidak salah lihat? Pedang itu memang seperti pedang Dewa, tapi tidak mungkin. Mana mungkin senjata pusaka kelas Dewa bisa berada di tangan seorang anak dari manusia biasa! Pasti itu hanya kebetulan mirip," gumam Komandan agak sedikit kaget.


Sedangkan Chen Feng dia mulai mengeluarkan aura pedang yang sangat ganas lalu dilepaskannya ke arah Komandan Fan Ji Hoo.


"Apa ini? Apakah ini adalah niat pedang kehancuran? Tapi mengapa anak muda sepertinya bisa memiliki teknik niat pedang yang sangat legendaris ini? Ya ini benar benar-benar teknik pedang niat pedang kehancuran." ujar Komandan Fab Ji Hoo kembali sambil mengeluarkan harta pusaka miliknya yang berbentuk sebuah kapak raksasa.


Lalu Chen Feng pun membalas serangan menggunakan niat pedang yang dikeluarkan oleh pedang milik Dewa Asura itu, hingga dua kekuatan pedang dan kapak saling beradu.


Kedua belah pihak mendapatkan tekanan dari tabrakan kedua aura kekuatan yang terjadi itu.Benturan pun tidak dapat terhindarkan, menimbulkan suara ledakan yang sangat dahsyat.

__ADS_1


Duarrrrr….Duarr….


Benturan dari dua kekuatan besar saling beradu menyebabkan ledakan yang menghancurkan areal di sekitar mereka. Lalu Chen Feng kembali menekan pagoda kematiannya dan langsung menabrak dengan keras teknik serangan yang dimiliki oleh Komandan Fan Ji Hoo.


Chen Feng dengan sangat ekstrem mengeluarkan kekuatan yang ia milikki. Sedangkan dari kejauhan Ling Ling berniat ingin membantu Chen Feng yang sedang bertarung melawan Komandan Fan Ji Hoo.


Namun niatnya itu langsung diketahui oleh keempat Komponen iblis. Dan keempat Komandan iblis pun segera berlutut dan berkata kepada Nyonya Ling Ling.


Maaf Nyonya! Sepertinya Nyonya harus percaya kepada Tuan Chen Feng. ketika ia sudah bertindak, pasti ia yakin bahwa tindakannya itu akan membuahkan hasil. Jadi kami harap Nyonya tetap tenang dan turutilah kata-kata dari Tuan Chen Feng untuk tidak pergi ke arah pertarungan itu." ucap Komandan iblis Fan Mo.


"Tapi aku tidak tega melihat Chen Feng bertarung seorang diri. Aku ingin berbagi penderitaan dengannya." ucap Ling Ling menatap sedih.


"Nyonya! Ini adalah perintah dari Tuan. Jika sesuatu terjadi kepada Nyonya, maka yang akan disalahkan adalah kami semua. Jadi kami mohon Nyonya! Pertimbangan kembali keinginan Nyony.


"Kakakn! Benar yang dikatakan oleh 4 komandan iblis. Sebenarnya aku pun sangat ingin membantu Chen Feng bertarung, tapi aku yakin itu akan menjadi beban untuk Chen Feng. Jadi lebih baik kita percayakan saja pada Chen Feng. Aku yakin Chen Feng pasti akan berhasil untuk mengalahkan Komandan iblis itu."


Mendengar perkataan Qian Xue. Ling Ling pun menjadi tenang.


Lalu kembali ketempat pertarungan. Chen Feng dan Komandan Fan Ji Hoo yang saling bertukar serangan, pada akhirnya serangan dari mereka berdua pun dinyatakan imbang.


Karena baik serangan yang dikeluarkan oleh Komandan Fan Ji Hoo serta serangan pagoda kematian yang dikeluarkan oleh Chen Feng sama-sama saling terpental.


"Kelihatannya pagoda kematian ini belum kembali ke kekuatan aslinya. Lebih baik aku menyimpannya saja," gumam Chen Feng sambil menarik pagoda kematian agar masuk ke dalam cincin ruang penyimpanannya.

__ADS_1


Setelah itu tanpa membuang waktu lama Chen menggunakan Pedang Iblis Dewa Asura melesat ke arah Komandan Fan Ji Hoo. Begitupun dengan Komandan Fan Ji Hoo, yang telah melesat ke arah Chen Feng untuk menyerangnya. Hingga terjadilah kembali jual beli serangan diantara mereka. Mereka berdua saling menyerang dengan kekuatan dari harta pusaka milik mereka berdua.


"Hei bocah! Pantas kau sombong. Ternyata kau memiliki sedikit kemampuan untuk melawanku, kalau begitu terimalah serangan kapak penghancur bumi ini." teriak Komandan Fan Ji Hoo.


Tak lama kemudian Komandan Fan Ji Hoo merilis tekniknya, hingga muncullah sebuah kapak besar yang berada tepat di atas kepalanya.


"Itu adalah kekuatan spiritual milik Komandan Fan Ji Hoo. Kenapa di membentuk sebuah senjata pusaka?" tanya Chen Feng.


Melihat hal itu Chen Feng tidak merasa panik. Lalu dia pun kembali melesat ke udara dengan pedang di tangannya. Chen Feng mengayunkan pedangnya ke arah depan, dan muncullah lingkaran sihir.


Sebuah lingkaran kecil yang terbentuk di ujung pedang tersebut. Teknik pedang Surgawi. Ini adalah teknik yang dipelajari Chen Feng dari warisan yang ditinggalkan oleh gurunya Jie Liu San.


Lalu di dalam lingkaran sihir itu muncul 9 buah pedang yang berputar di dalam lingkaran sihir tersebut. Kemudian Chen Feng di tangan kirinya mengeluarkan satu pedang lagi dan pedang itu diacungkan kearah atas. Hingga dalam sekejap di belakang Chen Feng muncul kembali sebuah lingkaran sihir, lalu Chen Feng pun berkata.


"Teknik pedang kematian,"


Kemudian di dalam lingkaran sihir itu muncul banyak pedang yang terhitung jumlahnya, pedang itu saling berputar mengikuti porosnya. Setelah itu Chen Feng berkata lagi sambil menyilangkan kedua pedang yang ada di tangannya.


"Formasi Pedang 9 kematian," teriak Chen Feng.


Kemudian pedang pedang yang ada di dalam lingkaran sihir itu berputar-putar membentuk sebuah lingkaran yang di mana lingkaran itu ada 3 dari bagian kecil, sedang, dan juga besar. Setelah itu Chen Feng mengarahkan formasi pedang ke arah Komandan Fan Ji Hoo.


Komandan Fan Ji Hoo terkejut melihat teknik pedang yang di arahkan olehny, namun tidak terlalu memikirkannya.

__ADS_1


"Sialan! Teknik pedang ini sangat mengerikan, untung saja ada jenjang tingkat kultivasi di antara kami berdua, jika anak itu sama-sama berada di tanah alam Dewa sepertiku, maka aku pasti tidak memiliki kesempatan untuk menang," ucap Komandan Fan Ji Hoo sambil mengarahkan kapak raksasa miliknya yang berada di atas kepalanya yang terbentuk dari kekuatan spiritual miliknya langsung mengarah ke arah formasi pedang milik Chen Feng.


__ADS_2