Pewaris Tahta Surgawi

Pewaris Tahta Surgawi
Chen Feng yang rendah hati


__ADS_3

Para guru yang melihat apa yang dilakukan oleh Chen Feng bersama elang dara itu pun merasa sangat heran, karena mereka benar-benar tidak menduga jika Chen Feng berhasil mengajak elang dara itu menjadi jinak dan berteman dengan nya, , dan mereka kembali membahas tentang kehebatan Chen Feng yang terlihat luar biasa


"Bagaimana mungkin anak yang usia nya masih sangat muda bisa mempunyai metode kuno untuk menjinakkan hewan buas, bahkan ilmu itu sudah lama lenyap di dunia seni bela diri, sebenarnya siapa yang ada dibelakang anak ini? aku yakin mereka pasti adalah orang orang yang sangat menakutkan, sungguh tidak pernah menyangka jika di tempat terpencil seperti tanah 5 kerajaan,masih tersembunyi seorang praktisi yang kuat, untung saja orang orang seperti kita tidak memprovokasi nya, kalau tidak akan ada sebuah kerugian yang sangat besar, aku yakin di masa depan nanti Chen Feng bisa menjadi kaisar bela diri bahkan menjadi Dewa juga bisa dia wujudkan " bincang para guru itu


Sedangkan Chen Feng yang telah berhasil membuat kontrak dengan elang darah itu langsung memberinya perintah untuk mundur dan tidak mengganggu kelompok nya, mendengar perintah dari Chen Feng, elang darah itu seperti menurut, dia merentang kan kedua sayap nya dan beranjak pergi,


Melihat elang itu pergi, para rombongan elang darah yang lain langsung mengikuti nya,


"Hebat Chen Feng, kau memang seorang jenius yang menantang langit, kedepan nya kami ingin melihat kejutan kejutan apa lagi yang akan kau buat" puji para guru guru itu


"Tidak guru, murid ini tidak melakukan apapun, murid ini hanya berbincang bincang memohon kepada elang darah itu untuk segera pergi, tidak disengaja elang itu mengerti dengan ucapan murid ini guru" jawab Chen Feng tidak sombong sedikit pun


"Kau terlalu merendah Chen Feng" ucap Senior Long tertawa


"Maaf, junior tidak berani senior" balas Chen Feng


Para guru yang melihat keakraban mereka berdua pun sangat terkejut, karena di 5 kerajaan, tidak ada yang berani mendekati pendekar pedang gila Long Hai, tapi Chen Feng berani memanggil dirinya dengan sebutan senior..


"Apa hubungan mereka sudah sedekat itu? tapi kenapa kita tidak mengetahui nya? " bisik para guru


Lalu akhirnya mereka satu persatu mulai meninggal kan tempat itu dan masuk kedalam ruangan mereka masing masing, sementara Chen Feng dan senior Long, masih berbincang bincang di atas kapal,


"Chen Feng, aku benar-benar tidak menyangka jika metode seni bela diri yang telah lama hilang teryata kau memiliki nya, kau memang anak yang tidak terduga, " ucap senior Long memuji

__ADS_1


"Senior Long,terlalu memuji ku, tetapi senior seharusnya kita sudah dekat bukan dengan kota kerajaan Tian Xu? " tanya Chen Feng


"Benar Chen Feng, kurang lebih dua hari lagi kita akan sampai, di arah depan itu adalah kota kerajaan Tian Xu, ada apa kamu menanyakan hal ini Chen Feng? atau jangan jangan kau ingin berpergian dengan elang darah yang barusan kau tundukkan? " tanya senior Long curiga


"Hemmm"


Dengan tertawa kecil Chen Feng menganggukkan kepala nya


"Benar senior, aku ingin Menjelajahi daerah sekitar sini" jawab Chen Feng


"Wah, kau benar-benar anak muda yang penuh dengan rasa penasaran, kau mengingatkan ku pada masa muda ku dulu Chen Feng, kalau begitu pergilah, tapi ingat kau harus tepat waktu untuk hadir di tanah terlarang Tian Xu, kalau tidak kerajaan kita tidak akan memiliki kesempatan untuk menang Chen Feng"


"Kesempatan untuk menang? maksud senior? " tanya Chen Feng tak mengerti


"Oh... ternyata seperti itu, tenang saja senior, aku berjanji akan membuat kita semua masuk kedalam tanah terlarang tanpa tertinggal satu orang pun" jawab Chen Feng percaya diri


"Bagus, bagus anak muda , semangat mu luar biasa, aku sangat menyukai nya"


"Terimakasih senior Long, jika begitu aku permisi sekarang , aku akan datang dengan tepat waktu, " ucap Chen Feng meminta izin sambil membuat segel ditangan nya ,


Dan dalam sekejap seekor elang darah terlihat menghampiri dirinya,


"Senior aku pamit" ucap nya yang sudah naik keatas tubuh elang darah itu

__ADS_1


"Iya, hati hati Chen Feng dan segera kembali tepat waktu" jawab senior Long


Setelah melihat kepergian Chen Feng bersama elang dara itu, Senior Long langsung bergumam didalam hati nya


"Anak muda ini mempunyai masa depan yang tidak terbatas, kelak dia akan menjadi seorang yang mempunyai kekuatan seperti Dewa" ucap nya


Sedangkan Chen Feng, yang sedang berjalan jalan menaiki elang darah itu pun terdiam dengan pemikiran nya sendiri


"Aku tidak pernah menyangka, jika hidup ku yang dulu nya hanya pencari kayu bakar dan juga jamur di dalam hutan, kini bisa menjadi seperti saat ini, "


Kemudian Chen Feng mengingat kenangan kenangan bersama ayah dan juga ibu nya semasa ia masih menjadi orang biasa, hingga selang beberapa waktu ia pun kembali tersadar dari lamunan nya,


"Apa itu" ucap Chen Feng mendengar sebuah ledakan


Lalu dengan cepat Chen Feng menyebarkan kekuatan jiwa nya untuk menelusuri jejak dari ledakan itu, ketika dia sudah menemukan lokasi nya, ia pun melesat turun


"Hei kau, pergi lah beristirahat, aku akan memanggil mu lagi ketika aku membutuhkan mu" ucap Chen Feng kepada elang darah milik nya,


Chen Feng mendarat tepat di atas pepohonan, lalu ia melompat lompat di atas pepohonan itu untuk mendekati asal dari ledakan tersebut, tak lupa ia menekan aura nya karena tidak ingin diketahui oleh orang lain,


Sesampainya disana, ia melihat beberapa orang sedang bertarung dengan seekor ular piton raksasa berwarna putih, beberapa orang itu terlihat sangat kewalahan menghadapi ular piton itu, dan pertarungan berlangsung dari malam hingga pagi hari, tapi tidak ada tanda tanda ular piton itu merasa kewalahan, sebalik nya, orang orang itu merasa sudah tidak tahan lagi,


"Dimana tuan muda dan ketiga tetua? kenapa belum datang juga?kita bisa mati melawan ular ini kalau mereka tidak segera hadir" ucap dari salah seorang kelompok itu,

__ADS_1


Ular piton itu pun tidak memberi ampun kepada mereka, dan ia langsung menyerang mereka lagi, melihat hal itu Chen Feng berniat hendak menolong mereka, namun tiba-tiba Chen Feng merasa ada beberapa kekuatan besar yang melesat cepat kearah mereka dan benar saja, serangan ular piton itu langsung tertahan ketika serangannya hendak mengenai kelompok di bawah pohon yang di tumpangi oleh Chen Feng , Kemudian muncullah tiga sosok tua di hadapan orang orang itu,


__ADS_2