
Melihat kehebatan Chen Feng, wanita di hadapan nya yang tak lain bernama Ji Ru Yu serta kedua tetua dari keluarga Ji itu, dapat menebak jika anak muda di hadapan mereka ini adalah praktisi yang sangat hebat.
"Bagaimana mungkin dengan kekuatan dari ketiga gabungan teknik kami dapat membuat ular raksasa itu kewalahan. Tuan terlalu merendahkan diri, mana mungkin kami bertiga yang telah memperlemah ular raksasa itu, kami tahu tuan jika ini adalah murni dari kekuatan Tuan sendiri, yang dapat mengalahkan ular raksasa ini. Sekali lagi aku berterima kasih kepada Tuan."
"Benar yang dikatakan oleh tetua, kalau boleh aku tahu, siapakah nama Tuan ini? Dan berasal dari mana Tuan?" tanya Ji Ru Yu sambil tersenyum manis.
"Aku bukanlah siapa-siapa nona, aku hanya seorang kultivator liar yang ingin merasakan kuatnya para praktisi-praktisi di benua menengah ini, serta mencari beberapa keberuntungan di tanah terlarang ini." jawab Chen Feng sambil turun ke bawah dari atas kepala ular raksasa itu, dan memegang kepala dari ular raksasa itu serta menyerap kekuatan yin dan Yan yang di miliki oleh ular raksasa tersebut, agar masuk ke dalam tubuhnya.
"Maaf tuan..! Walaupun Tuan adalah seorang kultivator liar, bukankah seharusnya Tuan juga memiliki nama! Agar aku dapat mengenang siapa yang telah menolong ku hari ini." kata Ji Ru Yu kembali sambil memperhatikan tindakan yang dilakukan oleh Chen Feng kepada ular itu.
Chen Feng yang mendengar apa yang ditanyakan oleh Ji Ru Yu hanya diam tidak menjawab sedikitpun, karena dia sedang fokus untuk menarik kekuatan yin dan yan yang ada di dalam tubuh ular raksasa tersebut.
Ji Ru Yu yang mendapati pertanyaannya tidak dijawab oleh pria muda yang ada di hadapannya, hanya tertunduk lesu serta menggigit bibir tipisnya.
Tetua dari keluarga Ji, yang mengetahui kesedihan di wajah nona mereka langsung bertanya kepada Chen Feng.
"Maafkan tuan...! Jika kami boleh kami tahh, apa yang sedang Tuan lakukan?"
"Tidak ada tuan. Aku hanya menarik apa yang sebenarnya menjadi milikku yang telah diambil oleh ular raksasa ini." jawab Chen Feng.
Mendengar jawaban yang diutarakan oleh pria muda di hadapan mereka, tetua dari keluarga Ji itu semakin heran dengan tingkah laku dari pria muda yang ada di hadapannya.
Serta wakil dari ketua itu pun merasakan keanehan yang sama seperti yang dirasakan oleh tetua mereka.
"Kalian bertiga tidak perlu memikirkan apa yang tidak sanggup kalian pikirkan, sebaiknya makanlah ini agar kekuatan serta stamina dan luka-luka yang kalian derita sembuh secepatnya." ucap Chen Feng sambil melemparkan tiga buah pil pelebur nadi yang sudah dikombinasikan dengan pemulihan jiwa, kepada Ji Ru Yu serta kedua tetua dari keluarga Ji itu
Melihat pria muda di hadapan mereka memberikan tiga buah pil, mereka pun masih enggan untuk memakannya.
"Jika kalian tidak percaya kepadaku dan menganggap apa yang telah kuberikan kepada kalian adalah pil beracun, lebih baik kalian buang saja. Akan tetapi jika kalian memakannya kalian akan kembali seperti keadaan kalian sebelum bertarung melawan ular raksasa ini. Jadi semua pilihan ada di tangan kalian, aku tidak akan mempermasalahkan nya" ucap Chen Feng sambil menatap tajam ke arah Ji Ru Yuk serta kedua tetua dari keluarga Ji itu.
Setelah mendengar pria muda di hadapannya berkata seperti itu, iya tidak ambil pusing dan langsung menelan pil yang telah diberikan oleh pria muda itu kepadanya.
"Nona besar Nona besar, seharusnya Nona besar jangan mudah percaya kepada anak muda itu, tingkah lakunya sedikit aneh dan mencurigakan." ucap wakil dari tetua keluarga Ji.
__ADS_1
"Jika dia berniat jahat kepada kita, untuk apa dia menolong kita dari terkaman ular raksasa itu, seharusnya biarkan saja kita diterkam dan mati di dalam ular itu, daripada menolong kita dan memberikan kita keselamatan, cobalah paman-paman sekalian pikirkan, mana ada orang jahat yang bertingkah laku seperti dia." tolak Ji Ru Yu tidak setuju.
"Masuk akal juga apa yang Nona pikirkan." ucap kedua tetua dan angsung menelan juga pil yang diberikan oleh Chen Feng kepada mereka bertiga.
Hingga akhirnya mereka pun mengambil sikap berkutivasi, namun tidak selang beberapa lama muncul raut wajah yang keheran-heranan tampak di wajah mereka bertiga.
"Bagaimana mungkin! Bagaimana mungkin ada sebuah pil pelebur nadi dikombinasikan dengan pemulihan jiwa dapat membuat seorang kultivator yang sudah kehabisan kekuatan spiritual serta energinya, bisa kembali pulih seperti sedia kala, sebuah pil penyembuhan yang amat sangat mengerikan, sebenarnya apa status dari bocah muda ini?" gumam tetua dari keluarga Ji itu.
Sedangkan Ji Ru Yu yang memang merasakan dampak dan manfaat dari pil yang diberikan pria muda itu kepadanya, menjadi sangat kagum melihat orang yang berusia tidak jauh dari dirinya, tapi memiliki kemampuan yang amat sangat hebat, selain merupakan ahli kultivator yang kemungkinan jauh di atas ranah miliknya dan sekarang ia juga memiliki keterampilan alkemis, sungguh pria muda yang amat sangat jenius. Puji Ji Ru Yu di dalam hatinya.
Sementara Chen Feng yang telah selesai dalam menyerap kekuatan yin dan yan yang ada di dalam tubuh dari ular raksasa itu. Kemudian Chen Feng pun mulai membuat segel di tangannya yang dimaksudkan untuk mengambil kedua mutiara yang berada di dalam tubuh dari ular tersebut.
Kedua tertua dari keluarga Ji yang melihat anak muda di hadapannya sedang melakukan sesuatu hal yang bisa mereka tebak, mulai bertanya-tanya dan saling memandang satu sama lain, hingga detik kemudian, alangkah terkejutnya mereka bertiga saat melihat ada dua buah cahaya ke emasan yang keluar dari dalam tubuh ular raksasa itu dan kemudian masuk ke dalam tubuh pria muda yang ada di hadapan mereka.
"Maaf anak muda..! Sebenarnya apa itu? Apa yang baru saja keluar dari dalam tubuh ular raksasa itu?" tanya tetua dari keluarga Ji.
"Itu adalah benda yang pada dasarnya adalah benda milikku, aku hanya mengambilnya kembali tuan." jawab Chen Feng bersandiwara.
Lalu Ji Ru Yu melangkahkan kakinya mendekati anak muda di hadapannya yang tak lain adalah Chen Feng.
"Nona muda, tidak perlu kamu membalas setiap tindakanku , karena aku hanya membalas apa yang telah dilakukan seseorang kepadaku sebelumnya, walaupun kamu bukan keturunannya tapi kamu adalah satu garis keluarga dengan dirinya dan kalian bertiga kelihatannya adalah orang yang mempunyai sifat yang baik, itulah sebabnya aku menolong Kalian bertiga." jawab Chen Feng menjelaskan.
"Apa! Apa maksud dari ucapanmu barusan tuan?" tanya wakil tetua dari keluarga Ji itu.
"Kalau dilihat dari nada bicara tuan, kelihatannya Tuan pernah ditolong oleh praktisi dari keluarga Ji kami, bukankah begitu tuan?" tebak tetua dari keluarga Ji itu.
"Maaf tuan....! Apakah tebakan dari kedua pamanku ini benar adanya?" tanya Ji Ru Yu penasaran.
"Tidak sepenuhnya salah, tapi tidak juga sepenuhnya benar. Akan tetapi orang yang berjasa kepadaku itu pernah menjadi bagian dari keluarga Ji kalian dan aku pernah berjanji kepadanya tentang satu hal, namun itu tidak ada gunanya untuk saat ini, karena aku berada di benua menengah. Akan tetapi pada akhirnya jika aku ada di benua utama, maka aku akan mencari apa yang telah aku janjikan kepada orang yang telah berjasa kepadaku itu." jawab Chen Feng tegas.
Mendengar apa yang dijelaskan oleh pria muda di hadapan mereka, mereka pun tidak memiliki lagi pertanyaan yang ada di benak mereka.
"Jika sudah begini baiklah, aku akan pergi tapi ingatlah gadis muda boleh bertindak asal dan jangan merugikan diri sendiri. Karena semua perbuatan akan ada tanggung jawabnya masing-masing, begitu juga dirimu, kamu juga memiliki tanggung jawab yang berbeda dari kebanyakan orang. Jadi aku berharap ketika kau telah menjadi lebih kuat dari saat ini, kau juga harus lebih mempunyai sikap yang tegas yang tidak merugikan dirimu dan orang lain, ingatlah itu gadis muda." ucap Chen Feng lalu hendak melesat pergi dari tempat itu.
__ADS_1
Namun tindakannya dicegah oleh Ji Ru Yu yang telah memegang tangannya dengan erat.
Chen Feng pun menoleh ke belakang sambil melihat ke arah gadis muda yang amat sangat mempesona yang ada di hadapannya, yang sedang memegang tangannya itu.
"Ada apa kamu memegang tanganku?" tanya Chen Feng kepada Ji Ru Yu.
"Aku aku hanya ingin tahu namamu siapa? Apakah hanya sekedar nama, aku tidak boleh mengetahuinya?" tanya Ji Ru Yu dengan wajah memerah.
"Untuk apa nona mengetahui namaku? Aku bukanlah siapa-siapa dan tidak memiliki status yang mewah, juga tidak berasal dari keluarga utama ataupun keluarga menengah dan kecil lainnya, sudah aku katakan kepadamu sedari awal, jika aku adalah kultivator alam liar yang suka akan alam bebas, tidak terikat oleh kekuatan manapun."
"Begitu juga aku tuan, aku juga ingin sekali berkeliaran dengan bebas ke seluruh penjuru alam atas ini, tanpa adanya satupun ikatan yang mengikat diriku. Apakah aku boleh mengikuti dirimu untuk berkelana menjelajahi seluruh pelosok penjuru alam atas ini?" tanya ucap Ji Ru Yu dengan malu-malu dan masih dengan wajah memerah.
Kedua tetua dari keluarga Ji yang mendengar perkataan yang dilontarkan oleh Nona besar mereka pun terkejut dan pusing, seakan-akan kepala mereka mau pecah.
"Nona! Apa yang Nona katakan? Nona besar adalah orang suci dari keluarga Ji, bagaimana mungkin Nona berkata seperti itu? Jika Patriak muda, serta tuan muda kedua mendengar ini, pasti mereka akan marah besar kepada Nona besar." sangkal kedua tertua dari keluarga Ji itu. Bukan hanya kedua tetua dari keluarga Ji itu.
Mendengar perkataan mereka, Chen Feng pun terkejut dan tersentak akan ucapan yang dilontarkan oleh gadis muda yang baru dia kenal yang ada di hadapannya.
"Gadis muda ini apakah aku tidak salah mendengar, bagaimana ada seorang Nona besar dari keluarga utama yang ingin melakukan penjelajahan ke seluruh pelosok wilayah Alam atas, bukankah itu akan sangat melelahkan bagi bangsawan seperti dirinya? Akan tetapi jika dilihat dari raut wajahnya kelihatannya gadis ini sangat serius." gumam Chen Feng di dalam hatinya.
Lalu ketika menyadari bahwa tangan Ji Ru Yu masih tetap memegang tangannya, Chen Feng merasakan ada getaran yang sangat tidak biasa berada di dada Chen Feng, jantungnya berdetak kencang tidak seperti biasanya, ada sebuah chemistry diantara dirinya dan gadis muda di hadapannya yang tidak dapat ia tahan sama sekali.
"Ada apa dengan diriku? Mengapa setelah bersentuhan sebentar saja aku sudah merasa ada sebuah hubungan antara aku dan dirinya?" tanya Chen Feng di dalam hati dengan perasaan bingung.
Sementara itu Ji Ru Yu yang melihat lelaki muda di hadapannya sedang terdiam seperti melamun, ia pun kembali bertanya sambil menggoyang goyangkan tangan dari Chen Feng.
"Bagaimana tuan? Apakah kamu menyetujui jika aku ikut bersamamu untuk berkelana menjelajahi seluruh tempat di penjuru alam atas ini?" tanya Ji Ru Yu dengan pandangan yang menggoda.
Melihat wajah itu, Chen Feng pun seakan-akan tersihir oleh pandangan dari Ji Ru Yu.
"Boleh boleh, tentu boleh." lalu tiba tiba Chen Feng tersadar.
"Tidak, tidak boleh, perjalanan seperti yang aku lakukan amat sangat berbahaya, jika harus dilakukan oleh seorang gadis muda sepertimu, apalagi kamu berasal dari keluarga bangsawan yang dari kecil pastinya kau selalu bergelimerta dan dikelilingi oleh seluruh kemewahan tidak seperti apa yang aku lakukan di seluruh penjuru dunia ini, Yang ada hanyalah hutan seperti ini, tanah yang kotor serta makan yang tidak tentu dan tidur yang selalu di pepohonan ataupun di dalam gua, kamu tidak cocok hidup seperti itu." ucap Chen Feng menolak.
__ADS_1
"Aku tidak peduli, aku sanggup hidup seperti itu, yang terpenting aku dapat bebas berkelana ke seluruh penjuru dunia bersamamu, masalah kenyamanan itu adalah hal yang mudah, aku juga sering berlatih di hutan demi meningkatkan kekuatanku, aku tidak peduli akan hal itu, sudah lama aku tinggalkan kemewahan yang melekat pada diriku karena keinginan hatiku adalah menjadi kultivator, bukan menjadi seorang tuan putri dari sebuah kerajaan yang besar." jawab Ji Ru Yu dengan tegas.
Membuat Chen Feng menjadi terkejut dan bimbang.