
Selama di perjalanan kembali menuju ke markas klan iblis darah alam bawah, para bawahan dari ketua kelompok yang dikirim oleh klan pusat iblis darah yang berasal dari alam atas itupun terus terusan bertanya kepada ketua kelompok mereka.
"Ketua! Mengapa kita harus kembali dan melapor kepada Ketua Agung yang berada di alam atas? Apakah dengan kekuatan kita yang saat ini kita miliki, kita tidak mampu menangkap orang-orang yang telah membunuh Fan Ji Hoo itu? Kami merasa kekuatan kita sangat berbeda jauh dengan kekuatan yang dimiliki oleh Fan Ji Hoo dan kami mempunyai pendapat bahwasanya pasti kita semua dapat menangkap bocah-bocah itu Ketua. Mereka hanyalah mempunyai basis kultivasi di tingkat alam suci. Mereka dapat mengalahkan Fan Ji Hoo pasti karena Fan Ji Hoo sudah terlalu banyak mengeluarkan kekuatan spiritual miliknya dan di saat itulah Fan Ji Hoo terbunuh." jelas mereka kepada Ketua yang ada dihadapan mereka.
"Benar! Benar sekali itu Ketua. Pasti Fan Ji Hoo bisa kalah melawan bocah-bocah itu dikarenakan Fan Ji Hoo sudah kehilangan banyak sekali kekuatan spiritual miliknya, sebab bocah-bocah itu mengeroyok Fan Ji Hoo Ketua." ucap salah seorang bawahannya yang lain.
Mendengar perkataan para bawahnya, Ketua itupun merasa sangat marah.
"Diam kalian semua! Apa kalian tidak berpikir walaupun mereka menyerang dengan beramai-ramai tidak akan mungkin seseorang di tingkat alam suci dapat mengalahkan seorang kultivator yang berada di tingkat kultivasi alam dewa! Itu benar-benar tidak mungkin. Mengapa kalian tidak bisa memikirkan tentang hal itu." teriak Ketua kelompok itu dengan emosi karena melihat kebodohan dari para bawahannya tersebut.
"Maafkan kami Ketua. Kami hanya tidak percaya bahwa Fan Ji Hoo kalah oleh bocah bocah itu. Kalau bukan karena bocah-bocah itu memainkan sebuah trik, apakah Ketua yakin dapat kalah hanya karena bocah-bocah itu memiliki kekuatan yang hebat?"
"Benar Ketua. Benar yang diucapkan oleh rekan kami ini." timpal para bawahan dari Ketua tersebut.
Mendapat pertanyaan dari para bawahannya kembali. Ketua itu tidak menjawab dan terus saja melesat melanjutkan perjalanannya. Dan para bawahannya pun terpaksa mengikuti Ketua mereka, walaupun mereka sangat ingin pergi dan menangkap bocah-bocah sialan itu.
Hingga tak lama berselang, akhirnya rombongan dari kelompok yang berasal dari alam atas itu pun akhirnya tiba ke dalam markas klan iblis darah alam bawah. Dan mereka pun dengan dipimpin oleh Ketua itu langsung menuju ke arah gerbang langit milik klan iblis darah.
Setelah sampai tepat di depan gerbang langit, Ketua dari kelompok itu pun langsung memerintahkan kepada kelompok bawahannya untuk segera membuat formasi guna membuat panggilan ke dalam klan pusat iblis darah yang berada di alam atas.
Lalu akhirnya formasi itu pun telah selesai dibuat, dan sinyal panggilan ke alam atas pun telah diberikan dan langsung ditujukan kepada Tetua Agung dari klan iblis darah pusat yang berada di alam atas.
Namun rupanya panggilan mereka tidak dapat diterima oleh Ketua Agung itu. Membuat para bawahnya tersebut merasa heran.
"Kenapa Tetua Agung belum menjawab panggilan kita?" tanya bawahan dari ketua itu memasang wajah gusar.
"Sabarlah! Mungkin Tertua Agung saat ini sedang ada urusan yang penting, terus pertahankan formasi ini sampai Tetua Agung mendengar panggilan kita." jawab Ketua kelompok itu.
__ADS_1
Namun sampai hampir satu hari terlewati tetap saja panggilan yang Mereka lakukan pun tidak dapat terjawab oleh Tetua Agung yang berada di alam atas.
"Ketua! Ini sudah cukup memakan waktu lama. Kekuatan spiritual kami mungkin tidak akan cukup untuk mempertahankan formasi pemanggilan ini." panggil para bawahan dari Ketua tersebut.
Lalu sosok yang menjadi Ketua dari kelompok itu pun menyadari bahwa ini memang sudah cukup lama untuk mempertahankan formasi pemanggilan yang mereka buat.
Dan yang menjadi pertanyaannya saat ini.
Mengapa Tetua Agung tidak menjawab panggilannya.
"Ada apa ini? Mengapa Tetua Agung tidak menjawab panggilan dariku? Padahal aku yakin panggilan yang aku buat ini sudah sampai ke dalam kediamannya. Seharusnya walaupun Tetua Agung sedang ada urusan penting, pasti para bawahannya akan menerima panggilan dariku ini. Akan tetapi mengapa tidak ada satupun yang menjawab panggilanku. Apakah semua orang sedang tidak ada di dalam kediaman Tetua Agung? Lalu ke mana mereka sebenarnya di saat seperti ini? Mengapa ini bisa terjadi?" Gumam sosok Ketua dari kelompok itu dengan sedikit emosi yang terpancar jelas dari wajahnya.
Lalu sosok Ketua itu pun berkata kepada para bawahannya.
"Kalian semua! Sudahi dan tarik kembali formasi milik kalian." perintah sosok Ketua itu kepada bawahnya.
Mendapatkan perintah dari Ketua mereka. Para bawahan itu pun akhirnya menarik kembali formasi pemanggilan milik mereka. Lalu salah satu dari bawaan itu pun bertanya kepada Ketuanya.
Dengan sedikit berpikir sosok Ketua itu pun akhirnya berkata kepada para bawahnya.
"Dengarkan perkataanku ini. Untuk kalian semua beristirahatlah dan pulihkanlah kekuatan spiritual milik kalian agar beberapa saat lagi kita dapat kembali melakukan formasi pemanggilan." perintah sosok dari Ketua itu.
Mendengar perintah tersebut, para bawahnya pun akhirnya beristirahat dan berkultivasi untuk memulihkan kekuatan spiritual milik mereka.
Sedangkan Ketua kelompok yang berasal dari alam atas itu memanggil pejabat-pejabat tinggi dari klan iblis darah alam bawah untuk segera berkumpul.
Dengan cepat para pejabat-pejabat tinggi itu pun langsung hadir dan bersujud memberi hormat kepada sosok Ketua terdapat.
__ADS_1
"Maaf Tuan! Maafkan kami, ada apa gerangan Tuan memanggil kami?" tanya salah seorang pejabat tinggi dari iklan Ibis dara alam bawah itu.
"Cepat katakan kepadaku, sebelumnya apa yang telah terjadi di dalam klan iblis darah alam bawah ini? Sampai-sampai klan pusat memerintahkan beberapa orang untuk mengurus kejadian yang ada di dalam klan iblis alam bawah ini?" tanya sosok Ketua itu menampilkan wajah yang sangar.
"Maaf Tuan. Maafkan kami, sebenarnya kami tidak tahu pasti apa yang sedang terjadi dan siapa yang sedang menargetkan klan iblis darah kami. Namun yang hamba ketahui. Kejadian ini bermula saat ujian para jenius yang berada di alam bawah tepatnya yang diselenggarakan di domain Tengah kerajaan Tian Xue," jelas pejabat tinggi dari klan iblis darah alam bawah itu.
"Ujian! Ujian apa itu? Hingga harus dilakukan di domain yang lebih rendah dari domain atas. Lalu mengapa ujian para jenius itu tidak dilakukan di domain atas saja? Mengapa harus jauh-jauh pergi ke domain Tengah?" tanyanya kembali dengan sangat penasaran.
"Maaf Tuan. Dari yang hamba ketahui itu bukanlah ujian para jenius yang biasa-biasa saja, tapi ujian itu sangat-sangat berharga karena dilakukan di tanah terlarang Tian Xue. Menurut legenda yang ada, tanah terlarang itu hanya dibuka 100 tahun sekali dan di dalam tanah terlarang itu cukup banyak harta pusaka serta teknik-teknik kelas bumi dan teknik-teknik kelas langit yang berada di sana. Sebab itulah ujian para jenius itu sangat penting dilakukan di domain Tengah." jelas pejabat tinggi klan iblis darah alam bawah.
"Apa! Tanah terlarang Tian Xue! Bukankah itu.....!!!"
Lama sosok Ketua itu memikirkan sesuatu. Dan pada akhirnya ia pun ingat tentang tanah terlarang Tian Xue tersebut.
"Ya ya. Aku ingat tentang tanah terlarang itu, karena itu adalah tanah yang terlarang untuk dimasuki oleh siapapun. Karena tanah terlarang itu adalah tempat penyegelan sisa-sisa dari klan iblis Asura. Apakah rumor tentang kebangkitan klan iblis Asura itu benar adanya? Jika memang benar, maka ini adalah peristiwa yang sangat-sangat menggemparkan bagi klan inti di alam atas dan alam surga." ucap sosok ketua pemimpin yang berasal dari alam atas itu dengan tampang terkejut.
"Lalu selanjutnya apalagi yang kalian ketahui?" tanya kembali sosok Ketua pemimpin itu.
"Lalu inilah kejadian yang lebih mengerikan bagi kami klan iblis darah alam bawah Tuan. Karena mengetahui para jenius jenius kami telah berguguran, leluhur kami pun langsung memimpin para orang-orang terkuat yang ada di dalam klan untuk mencari orang yang telah membunuh para jenius jenius kami. Tapi bukan mendapat jawaban, tapi korban yang berasal dari klan blis darah alam bawah kami, malah makin banyak yang terbunuh dan pada puncaknya leluhur kami juga mati terbunuh saat mencari pembunuh yang membunuh orang-orang dari klan iblis darah alam bawah kami. Dan pada waktu itu ketua klan FanAi pun memutuskan untuk melakukan panggilan ke alam atas yang dimaksudkan untuk meminta pertolongan kepada klan pusat agar dapat mencari pembunuh yang membunuh orang-orang kuat yang berada di dalam klan iblis darah alam bawah kami. Dan pada akhirnya klan pusat pun mengirim orang-orang kuatnya ke markas klan Ibis darah alam bawah kami. Namun sangat disayangkan kultivator dari alam atas itu pun menghilang tanpa jejak. Dan kami kembali meminta bantuan ke klan pusat dan kembali klan pusat mengirimkan bantuan dengan mengirim beberapa Kultivator yang berada di ranah alam dewa namun hasilnya tetap sama beberapa Kultivator itu juga menghilang tanpa jejak sedikitpun dan pada akhirnya klan pusat mengirimkan Komandan iblis Fan Ji Hoo. Namun hasilnya sama seperti yang Tuan lihat. Komandan iblis Fan Ji Hoo juga ikut menghilang. Dan sekarang klan pusat mengirim Tuan dan para Tuan yang lainnya. Menurut hamba sebaiknya para Tuan-Tuan sekalian jangan mencari orang-orang tersebut. Karena hamba yakin orang-orang tersebut telah mengetahui bahwasanya klan pusat iblis darah telah mengirim para Tuan-Tuan dan telah mempersiapkan diri mereka untuk menyergap para Tuan-Tuan sekalian." ujar pejabat tinggi klan iblis darah alam bawah itu mengingatkan.
Mendengar penjelasan dari pejabat tinggi klan iblis darah alam bawah yang berada tepat di hadapannya, Ketua kelompok dan para bawahannya itu menjadi bingung dan tidak tahu harus berkata apa.
Ketua kelompok itu, juga telah menyadari, bahwa yang mereka hadapi bukanlah orang yang lemah. Dia senang tidak mengikuti emosi dan untuk mencari para bocah-bocah yang telah membunuh komandan iblis Fan Ji Hoo.
Sedangkan para bawahannya yang awalnya sangat bersemangat untuk membalaskan dendam komandan iblis Fan Ji Hoo dan mencari para bocah-bocah yang telah membunuhnya, akhirnya ada rasa lega di hatinya karena tidak mengikuti hawa nafsu mereka untuk membunuh para bocah-bocah yang telah membunuh komandan iblis Fan Ji Hoo.
Mereka semua saling menatap dan menampilkan raut wajah yang bingung. Lalu sosok Ketua dari kelompok itu menyadari bahwa para bawahannya telah sadar bila lawan yang mereka kira lemah ternyata adalah orang-orang yang sangat kuat.
__ADS_1
"Hei kalian semua! Apakah kalian sekarang mengerti apa yang sedang kita hadapi saat ini? Jadi mulai saat ini jangan pernah pergi meninggalkan klan iblis darah alam bawah ini jika tidak ada perintah dari diriku. Dan cepatlah pulihkan kekuatan spiritual kalian naik ke puncaknya, lalu kita harus segera melakukan panggilan lagi ke alam atas untuk memberitahukan kejadian ini kepada Tetua Agung." ujar sosok pemimpin dari kelompok yang berasal dari klan pusat iblis darah yang berada di alam atas itu.
Sedangkan para bawahannya yang mendengarkan perintah dari pemimpinnya hanya bisa menundukkan kepala sambil terus berkultivasi untuk membuat kekuatan spiritual mereka kembali naik ke puncak agar dapat melakukan formasi pemanggilan ke alam atas kembali.