
Kemudian mereka semua pun kembali berjalan tanpa berbicara sedikitpun. Tak lama berselang Chen Feng dan seluruh anggota kelompoknya tiba di sebuah danau yang memiliki pemandangan yang sangat indah.
"Saudara Ma. Apakah kamu mengetahui tempat ini?" tanya Chen Feng kepada saudara Ma.
"Tidak tuan Chen, aku tidak mengetahui tempat ini. Kelihatannya dahulu kala ketika aku bepergian ke benua menengah, aku tidak pernah melewati tempat ini." jawab Chang Ma.
"Namun dahulu kala, bukankah ini rute perjalananmu ketika menuju ke benua menengah?" tanya Chen Feng kembali.
"Ya memang betul tebakan tuan, ini adalah rute perjalanan yang aku pilih ketika aku bepergian ke benua menengah. Karena menurut yang mulia raja rute ini adalah rute yang paling sedikit rintangannya ketika akan bepergian menuju ke benua menengah. Akan tetapi kelihatannya aku memang benar-benar tidak tahu kalau dahulu kala ada tempat seperti ini. Karena seingatku memang benar aku tidak pernah melintasi rute ini sebelumnya." jelas Chang Ma dengan sangat yakin.
"Kalau begitu tidak perlu dipikirkan lagi, lebih baik kita beristirahat terlebih dahulu di tempat ini. Kelihatannya tempat ini sangat cocok untuk beristirahat." ujar Chen Feng kembali.
"Baiklah, saya akan mencari beberapa ikan untuk kita Santap disaat kita beristirahat nanti." ucap Fan Mouji.
"Kalau begitu aku akan membantumu saudaraku." kata Fan Kiyoung.
"Ya kami juga akan mencari beberapa buah-buahan agar kita dapat memakannya," timpal 4 komandan iblis.
"Ya, jangan lupa juga klian cari kayu bakar, tampaknya kita akan bermalam di tempat ini." titah Chen Feng kepada mereka.
"Baik Tuan, kami akan segera melaksanakan perintah dari Tuan." jawab Fan Kiyoung dan Fan Mouji serta keempat komandan iblis dari ras iblis Asura.
Melihat seluruh anggota kelompok Chen Feng yang bekerja sama untuk melayani Chen Feng, membuat Chang Ma juga ingin berbuat sesuatu, namun tindakannya itu dilarang oleh Chen Feng.
"Saudara Ma tidak perlu kau ikut serta bersama para saudara-saudaraku itu, karena ada sesuatu hal yang ingin aku tanyakan kepadamu." kata Chen Feng kepada saudara Ma.
"Dan kamu juga saudara Hua Lig, tetaplah di sini aku ingin mendengar apa pendapatmu nantinya." titah Chen Feng kembali.
"Baiklah Tuan jika itu memang keinginan dari Tuan." jawab pangeran Hua Ling dan juga Chang Ma.
__ADS_1
"Saudara Ma. Apakah kau mengetahui apa itu kompetisi untuk menaikkan level dari benua kecil ke benua menengah?" tanya Chen Feng menatap saudara Ma.
"Ya. Aku sedikit mengetahuinya tuan. Setidaknya aku mengetahui tentang beberapa tahap dari kompetisi menaikkan level menjadi kekuatan menengah dialam atas ini. Yang pertama kelihatannya adalah perebutan sebuah harta pusaka di tingkat dewa." jawab Chang Ma mulai menjelaskan.
"Apa harta pusaka di tingkat dewa? Seperti apakah harta pusaka itu saudara Ma?" tanya Chen Feng yang terkejut akan penjelasan dari Chang Ma.
"Mengenai tentang harta pusaka itu aku tidak mengetahuinya Tuan, namun yang aku ketahui setiap kompetisi itu digelar maka harta pusaka yang menjadi perebutan selalu berubah-ubah jenisnya tuan." kata Chang Ma.
"Lalu apa tahapan yang selanjutnya dari kompetisi menaikkan level itu saudara Ma?" tanya Chen Feng kembali.
"Yang kedua dari tahap menaikkan level ke kekuatan menengah, adalah berlomba-lomba untuk menaiki sebuah tangga yang menuju ke sebuah paviliun yang kabarnya paviliun itu merupakan peninggalan dari dewa-dewa kuno tuan Chen."
"Menaiki sebuah tangga! Memangnya seistimewa apa tangga itu hingga harus diperlombakan saudara Ma?" tanya Chen Feng penasaran.
"Kabarnya setiap kita menaiki anak tangga dari paviliun itu, maka ada sebuah tekanan aura sejati yang amat sangat merusak kekuatan inti dewa kita Tuan. Kekuatan menekan inilah yang amat sangat banyak menjatuhkan seluruh kekuatan-kekuatan kecil seperti benua barat kita tuan. Dikarenakan ujian menaiki tangga tersebut memang sangatlah berat dilakukan, karena setiap anak tangga tersebut benar-benar memiliki kekuatan menekan yang amat sangat dahsyat. Bahkan kabarnya banyak kekuatan menengah yang tersingkir akibat menaiki tangga tersebut tuan. Itu pun hamba dengar dari yang mulia raja tuan." jawab Chang ma.
"Lalu apa tahapan selanjutnya Saudara Ma?" tanya Chen Feng kembali.
"Tentu yang terakhir adalah adu kekuatan tuan. Yang terakhir inilah yang membuat seluruh kekuatan-kekuatan kecil seperti benua barat kita tersingkir dari kompetisi menaikkan level ke kekuatan menengah tuan. Karena bukan hanya jenius jenius muda yang akan diturunkan oleh kekuatan-kekuatan besar di benua menengah, melainkan memang sudah para ahli yang akan diturunkan demi menjaga nama baik dari kekuatan kekuatan besar yang ada di benua menengah itu Tuan." jelas Chang Ma serius.
"Oh jadi seperti itu permainan dari benua menengah, mereka tidak ingin ada kekuatan kecil yang menjadi kuat dengan naik level ke kekuatan menengah. Kalau begitu sama saja, untuk apa mereka mengadakan kompetisi menaikkan level jika pada akhirnya hanya merekalah yang menjadi juaranya." ujar Chen Feng mendengus.
"Keadaannya bukan seperti itu juga tuan Chen. Ada juga beberapa kekuatan kecil yang dapat menaikkan status mereka menjadi kekuatan menengah." sangkal Chang Ma menjelaskan kembali.
"Apa! Mengapa bisa seperti itu saudara Ma? Tapi dari berbicaramu sebelumnya, kekuatan kecil seperti kita ini tidak akan pernah dapat menaikkan level kita menjadi kekuatan menengah, namun mengapa sekarang kamu berbicara seperti itu. Aku menjadi bingung akan perkataanmu ini saudara Ma." ucap Chen Feng tak mengerti.
"Tuan Chen, kekuatan kecil yang sekarang menjadi kekuatan menengah itu karena mereka memiliki dukungan dari kekuatan-kekuatan menengah yang berasal dari benua menengah. Tentu mereka bisa langsung lolos karena mereka dilindungi oleh kekuatan-kekuatan besar di benua-benua tersebut. Namun semua itu tidak gratis tuan, kita harus mengirimkan beberapa upeti kepada kekuatan-kekuatan menengah tersebut dan kita juga harus mau tunduk kepada setiap keputusan yang diambil oleh kekuatan-kekuatan besar yang menjadi pendukung kita yang berasal dari benua menengah itu Tuan. Benua barat kita khususnya kerajaan Chang An juga pernah mendapatkan tawaran dari kekuatan besar yang ada di benua menengah. Namun yang mulia raja menolaknya. Itu semua dikarenakan mereka terlalu banyak meminta upeti kepada kita, belum lagi kita harus tunduk kepada setiap keputusan yang sangat merugikan kerajaan kita. Maka dari itu yang mulia raja tidak setuju dengan keputusan yang diambil oleh kekuatan besar yang berasal dari benua menengah itu. Alhasil di kompetisi sebelumnya, kerajaan kita tidak berhasil menaikkan levelnya ke tingkat menengah, dikarenakan kerajaan menjadi target banyak kekuatan kecil maupun menengah sewaktu mengikuti kompetisi menaikkan level di 300 tahun yang lalu." jawab Chang Ma menjelaskan secara detail.
Mendengar hal itu, Chen Feng pun menjadi geram.
__ADS_1
"Kurang ajar sekali mereka itu! Memiliki kekuatan yang besar hanya untuk menindas orang yang lemah, benar-benar orang-orang yang tidak memiliki kebajikan di dalam hatinya." teriak Chen Feng emosi.
"Tuan Chen, memang seperti itulah dunia kultivator di alam atas ini. Jika hanya mengandalkan kekuatan dari benua barat, yang hanya merupakan kekuatan kecil ingin bertarung dengan banyaknya kekuatan besar di level menengah, benar-benar tidak mungkin tuan. Karena pastinya kekuatan-kekuatan besar di benua menengah itu memiliki banyak antek-antek di kekuatan kecil seperti benua baru kita yang akan diperintahkan untuk menargetkan kita. Itulah yang menjadi kendala bagi kekuatan kecil yang tidak ingin tunduk kepada kekuatan besar tuan." kata Chang Ma kembali.
"Tapi apakah harus seperti itu? Aku sangat tidak menyukai cara seperti itu." sarkas Chen Feng emosi yang tampak di raut wajahnya.
"Tuan Chen, jika kita ingin menjadi kuat maka kita harus memiliki kenalan di kekuatan yang besar agar jalan kita menjadi mulus untuk melakukan hal apapun, namun jika kita tidak mengenal kekuatan yang besar maka bisa dipastikan kita akan menjadi semut rendahan sampai kapanpun, itulah hukum di alam atas ini, maka dari itu, yang mulia raja amat sangat tidak menyukainya." jelas Chang Ma dengan raut wajah yang menyedihkan.
"Itu dahulu kala Saudara Ma, tapi tidak untuk saat ini, sekarang kau tenang saja, ada diriku bersama kerajaan Chang An kalian. Para kekuatan besar yang berasal dari benua menengah itu akan mengerti ketika aku mengikuti kompetisi kenaikan level itu. Lihat saja, nanti aku akan menghajar seluruh praktisi-praktisi kuat dari benua menengah itu agar mereka tahu bahwa tidak selamanya kekuatan kecil seperti kerajaan Chang An kita dihuni oleh orang-orang lemah yang tidak mampu melawan kekuatan besar seperti kekuatan besar di benua menengah itu. Lihat saja nanti Saudara Ma, aku akan mencari keadilan bagi benua barat khususnya bagi kekuatan kecil seperti kerajaan Chang An kita." kata Chen Feng penuh keyakinan.
"Bagaimana menurutmu saudara Hua Ling! Apakah ucapanku itu masuk akal untuk dilakukan?" tanya Chen Feng tersenyum miring.
"Maafkan saya tuan. Tuan boleh saja melakukan hal itu, asal jangan terlalu terekspos oleh banyaknya kekuatan yang hadir di tempat kejadian sewaktu tuan mengalahkan para orang-orang kuat yang berasal dari kekuatan besar di benua menengah itu." jawab pangeran Hua Ling.
"Mengapa seperti itu pangeran Hua Ling?" tanya Chen Feng.
"Begini tuan, apakah Tuan lupa tujuan utama kita adalah pergi menuju ke benua utama untuk membalaskan setiap perbuatan yang dilakukan oleh musuh-musuh kita ketika kita berada di alam bawah. Jadi jika tujuan kita adalah ke benua utama, alangkah baiknya kita jangan mencari banyak musuh di benua menengah. Jika itu sampai terjadi maka jalan kita untuk pergi menuju ke benua utama akan terhalang di benua menengah. Jadi saya sarankan ketika tuan melawan kekuatan-kekuatan besar yang berasal dari benua menengah, alangkah baiknya jika Tuan melakukannya secara sembunyi-sembunyi. Tidak terlalu diketahui oleh praktisi-praktisi kuat lainnya yang berasal dari benua menengah." ucap pangeran Hua Ling mengingatkan.
Mendengar apa yang disampaikan oleh pangeran Hua Ling, membuat Chang Ma menjadi terpesona akan cara berpikir pangeran Hua Ling, yang memandang sesuatu sampai seperti itu.
"Saudara Hua Ling memiliki pemikiran yang luas. Sampai-sampai saudara Hua Ling, bisa memikirkan kejadian kedepannya, benar-benar pemikir yang handal. " puji Chang Ma.
"Saya sangat mengagumi cara berpikir dari saudara Hua Ling," kata Chang Ma kembali sambil menaruh hormat kepada pangeran Hua Ling.
"Kau benar saudara Chang Ma. Itulah mengapa aku mempercayakan tampuk kepemimpinan kepada saudara Hua Ling. karena saudara Hua Ling ini memiliki sifat yang tenang dibandingkan dengan kami semua. Dia adalah pemikir dan pembuat strategi yang handal yang membuatku amat sangat mengagumi sifatnya ini. Saudara Hua Ling terima kasih atas saran yang telah kau berikan kepadaku hari ini. Di masa depan jika tiba saatnya pertarungan melawan praktisi-partisi kuat dari benua menengah terjadi, maka tolong ingatkan diriku ini untuk selalu berpikir ke depan." ucap Chen Feng kepada pangeran Hua Ling.
Pangeran Hua Ling yang mendengar perkataan dari tuannya pun langsung menjawab.
"Baik Tuan, baik diri ini akan selalu siap sedia untuk memberikan nasehat dan masukan kepada Tuan." kata pangeran Hua Ling memberikan hormat kepada tuannya itu.
__ADS_1