Pewaris Tahta Surgawi

Pewaris Tahta Surgawi
Kehebatan Api Hitam Kecil


__ADS_3

"Tuan Chen Feng memang benar-benar hebat! Bahkan dia dapat menciptakan sebuah pil yang begitu manjur seperti ini. Di masa depan nanti, kalau aku dapat melewati pertempuran ini, maka aku akan sangat senang jika dapat mengabdi kepada Tuan dan aku akan selalu setia kepadanya." ujar komandan iblis Jiesa.


"Benar yang kau katakan saudaraku! Lagi dan lagi Tuan selalu menyelamatkan nyawa milik kita ini, aku sangat mengeluh kepada diriku sendiri. Padahal sebelumnya kita telah berjanji untuk selalu melindungi Tuan. Sekarang ini Tuanlah yang selalu melindungi dan menyelamatkan kita dalam keadaan terburuk yang menimpa kita. Aku tidak tahu harus membalas kebaikan Tuan ini seperti apa. Hutang budi ini akan aku bawa sampai aku mati nantinya." ucap komandan Fan Long penuh keyakinan.


"Sudah sudah saudara-saudaraku, di saat seperti ini sebaiknya kita harus lebih fokus untuk berkultivasi demi menyembuhkan tubuh kita agar pulih kembali, supaya kita dapat bertarung melawan komandan utama dari klan pusat iblis darah itu. Bukan malah sebaliknya, meratapi nasib kita yang sedang terluka. Berharaplah kita dapat melewati pertempuran ini agar nantinya di masa depan kita dapat berjalan di belakang Tuan dan selalu dapat melindungi keluarga dan para keturunannya." timpal komandan iblis Dixin menginginkan para saudaranya.


Lalu komandan iblis dari klan iblis Asura pun kembali melanjutkan penyembuhan diri mereka dengan berkultivasi.


Sementara itu di atas udara, Chen Cen si bayi api hitam kecil masih terus bertarung dengan Fan Miao. Pertarungan mereka lama semakin lama menjadi semakin sengit dan serius.


Tampak dilihat memang kelihatannya Fan Miao yang lebih unggul dalam pertarungan itu, akan tetapi lama-kelamaan kekuatannya pun sedikit demi sedikit terus berkurang yang Fan Mio sendiri tidak mengetahui mengapa itu semua dapat terjadi.


"Hei bagaimana orang tua! Apakah kau tidak dapat bertarung lagi denganku? Kalau memang iya pergilah kembali ke rumahmu karena masih banyak yang harus aku urus daripada melawanmu bertarung di sini, karena bertarung denganmu begitu sangat membosankan." ejek si bayi api hitam kecil Chen Cen sambil tertawa menghina.


Mendengar apa yang diucapkan oleh makhluk kecil berbentuk api itu, Fan Miao langsung menyadari bahwa serangan dari kekuatan spiritual miliknya dan teknik-teknik yang telah ia lancarkan tidaklah berpengaruh sama sekali terhadap makhluk api hitam kecil itu, malah semakin lama kekuatan spiritual miliknya semakin melemah bagaikan terserap oleh bayi berbentuk api hitam kecil itu


Lalu Fan Miao pun sedikit termenung, hingga tak lama ia tersentak karena merasa terkejut.

__ADS_1


"Apakah jangan-jangan makhluk api kecil itu memiliki kekuatan penghisap? Jika memang iya, kelihatannya aku harus pergi bergabung bersama saudara-saudaraku yang lain lalu baru membuat perhitungan dengan bayi api hitam kecil ini." gumam Fan Miao berencana di dalam hatinya..


"Bagaimana orang tua? Apakah kau ingin tetap melanjutkan pertarungan ini atau jika tidak, maka pergilah. Pergi jauh dari hadapanku." perintah si bayi api hitam kecil yang tak lain adalah Chen Cen.


"Cih! Sombong, sombong kau bocah. Aku bisa kau kalahkan hanya karena aku telah banyak kehabisan kekuatan spiritual milikku dikarenakan aku sudah bertarung melawan keempat temanmu itu, jika tidak bagaimana mungkin kau dapat mengalahkanku dasar makhluk hina." kata Fan Miao dengan nada menghina.


Mendengar kata-kata kasar yang dilontarkan oleh musuh di hadapannya, Chen Cen menjadi sangat berang, lalu ia pun langsung melesat ke arah Fan Miao sambil melemparkan api-api kecil dari jari-jari tangannya yang mungil.


"Mati dan terbakarlah kau dasar orang tua sialan!" sumpah Chen Cen dengan emosi yang lekat di wajahnya.


"Hanya api-api kecil seperti ini berniat ingin membunuhku? Dasar tidak tahu diri kau brengsek." maki Fan Miao sambil mengeluarkan teknik kekuatan spiritual miliknya dan langsung ia lepaskan ke arah api-api hitam kecil yang menjadi teknik kekuatan dari si bayi api hitam kecil.


Menyadari hal tersebut, Fan Miao menjadi terkejut, ia bingung hanya dengan kekuatan api hitam kecil seperti itu teknik kekuatan spiritual yang ia lancarkan tidak mampu untuk memadamkan api-api hitam kecil yang terus menyerang dirinya.


"Sebenarnya siapa makhluk api kecil ini? Mengapa teknik serangan di level dewa milikku tidak berefek sama sekali terhadapnya? Apakah memang benar makhluk-makhluk di alam bawah ini sudah mencapai ke titik seperti itu? Aku rasa tidak mungkin, ini benar-benar tidak mungkin. Bagaimana mungkin makhluk kecil sepertimu memiliki kekuatan yang begitu mengerikan" tanya Fan Miao sambil berteriak dengan keras kearah Chen Cen.


Sangat jelas di wajahnya tersirat rasa ketidakpercayaan dengan apa yang telah ia lihat saat ini.

__ADS_1


"Hanya kau saja tidak pantas untuk mengetahui siapa aku sebenarnya! Bahkan jika kau adalah dewa dari klan iblis darah sekalipun, kau juga tidak pantas untuk mengetahui siapa diriku sebenarnya." jawab Chen Cen si bayi api hitam kecil itu sambil mengeluarkan tekanan dari kekuatan spiritual miliknya dan diarahkan ke arah Fan Miao.


Sontak saja dengan cepat Fan Miao pun terkena tekanan spiritual dari Chen Cen si bayi api hitam kecil, dia tidak bisa menghindar, karena saat ini tubuhnya terasa diam tidak bergerak, seakan-akan tubuhnya ditekan oleh sesuatu yang amat sangat kuat dari atas langit sana, bahkan kekuatan jiwanya harus terluka diakibatkan tekanan dari kekuatan spiritual yang dilayangkan oleh bayi api hitam kecil itu.


"Benar-benar sombong kau sialan! Dengan kekuatanmu ini dapat berkata sombong seperti itu benar-benar menggelikan, kau bahkan berangan-angan mempunyai status yang lebih tinggi dari dewa iblis darah kami. Apakah kau sedang bermimpi bocah! Kekuatanmu sekarang memanglah hebat tapi dibandingkan dengan dewa klan iblis darah kau tidak lebih hanya seujung kuku miliknya, jika dia ada di sini hanya perlu jentikkan jarinya untuk memusnahkanmu menjadi ketiadaan. Apakah kau tahu itu bocah kecil!" ucap Ucap Fan Miao menghina sambil menahan tekanan spiritual yang menyerang dirinya.


Mendengar perkataan dari Fan Miao yang lagi-lagi berkata dengan kasar kepadanya, Chen Cen menjadi lebih kejam, ia menekan kekuatan spiritualnya ke arah Fan Miao dengan cukup keras, hingga membuat Fan Miao terjatuh mencium tanah.


Lalu lagi dan lagi chen cen terus menggerakkan tangan kecilnya yang dimaksudkan untuk menekan Fan Miao.


Kemudian cencen mengeluarkan sebuah tangan api yang muncul tepat di atas kepalanya, dan dia tunjukkan tangan api itu ke arah yang dimaksudkan untuk mencengkram tubuh dari Fan Miao.


"Mau apa kau bocah sialan? Kau cepat lepaskan aku jika tidak kau akan sangat menyesal." ancam Fan Miao sambil berteriak dan meronta-ronta berusaha membebaskan dirinya dari cengkraman tangan api itu.


Lalu Chen Cen meremas tubuh dari Fan Miao hingga terdengar jelas suara retakan retakan tulang yang patah di dalam tubuh Fan Miao


Dan akhirnya Chen Cen pun melemparkan tubuh dari Fan Miao hingga menabrak sebuah dinding batu dan pada akhirnya Fan Miao jatuh terkulai lemas tidak berdaya, yang di mana tubuhnya dipenuhi dengan luka dan darah segar yang mengalir di seluruh pakaian miliknya sambil memuntahkan darah segar dari dalam mulutnya.

__ADS_1


"Ternyata hanya sebatas itukah kekuatan dari komandan utama klan pusat iblis darah yang berasal dari alam surga? Sebuah kekuatan yang biasa-biasa saja." ejek Chen Cen dan sambil tersenyum menghina.


"Mana kesombonganmu yang sebelumnya? Tampaknya kalian hanya bisa berkata sombong jika melawan lawan yang lebih lemah dari kalian. Sangat tidak pantas." sarkas Chen Cen kembali sambil mengarahkan pandangannya ke arah 4 komandan Ibis dari klan iblis Asura yang sedang berkutivasi untuk memulihkan kekuatan spiritual yang mereka miliki.


__ADS_2