Putri Genius Bryan

Putri Genius Bryan
Putri Genius Bryan 97


__ADS_3

Akhirnya hari yang dinanti nanti pun telah tiba, hari ini Agatha tampak cantik menggunakan kebaya berwana putih dan begitu juga dengan Bryan yang tampak gagah menggunakan setelan jas yang berwarna senada dengan yang digunakan Agatha


"Saya terima nikah dan kawinnya Agatha Lestari binti Surya dengan mas kawin seperangkat alat sholat ditambah perhiasan sebesar 30 gram dibayar tunai" ucap Bryan dengan lancar dan lantang hanya dengan satu tarikan nafas saja


"Bagaimana para saksi? sah?" tanya Pak Surya pada para saksi yang sudah datang diacara sakral ini


"Sahhhh" jawab para saksi serempak


"Alhamdulillah"


Acara ijab qhobul pun berjalan dengan lancar, sebenarnya terdengar desas desus miring mengenai pernikahan kedua Bryan ini. Namun entah apa yang dikatakan Mama Henny sehingga bisa membungkam mulut ibu ibu rempong tersebut sehingga bisa menerima alasan yang diucapkan Mama Henny tersebut


"Selamat ya Ma, Pa" ucap Nayla yang memakai baju kebaya seperti yang dikenakan oleh Agatha, namun dalam Versi mininya


"Terima kasih sayang" jawab Agatha sembari memeluk Nayla


"Terima kasih, karena kalian telah hadir dalam hidupku" ucap Bryan yang kemudian langsung ikut membaur memeluk Agatha dan Nayla


"Selamat ya sayang" ucap Mama Henny yang tiba tiba saja sudah ada dibelakang Agatha bersama dengan Pak Hamdan


"Selamat untuk kalian" ucap Pak Hamdan dengan tulus


"Terimakasih Ma, Pa" balas Agatha dengan senyum merekahnya


"Terima kasih Ma, Pa" balas Bryan juga


"Sama sama, Nay ikut Nenek yuk" ajak Mama Henny pada cucunya tersebut


"He eum" balas Nayla sembari menganggukkan kepalanya


Mama Henny dan Pak Hamdan pun membawa Nayla pergi untuk dikenalkan kepada teman teman mereka beserta para kolega yang telah hadir diacara pernikahan ini


"Selamat untuk pernikahan kalian" ucap Pak Surya yang datang tiba tiba, asal kalian tau Pak Surya sendiri lah yang menyerahkan Agatha pada Bryan


"Terima Kasih pa" ucap Bryan tersenyum tulus pada mertuanya tersebut


"Semoga keluarga kecil kalian menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah" doa tulus dari hati Pak Surya

__ADS_1


"Amiin" jawab Bryan dan Agatha serempak


"Ta, maafin Papa yang telah gagal menjadi Papa yang baik untukmu" ucap Pak Hamdan dengan mata yang sudah tampak berkaca kaca


Sekuat apapun Agatha mempertahankan egonya, rupanya darah memang jauh lebih kental dari pada air. Agatga tidak bisa untuk menahan dirinya lagi untuk terus bersikap angkuh pada Papanya, bahkan Agatha sendiri sudah tak mampu menahan untuk tidak memeluk Papanya


"Papaa" Agatha pun menghambur kepelukan Papanya


"Maafin Agatha pa" entah mengapa acara sakral ini, kini berubah menjadi wadah untuk saling meminta maaf


"Maafin Papa juga" kata Pak Surya memeluk erat putri nya tersebut


"Papa harap kamu selalu bahagia"


"Andai Mamamu masih hidup, ia pasti akan sangat bahagia melihat Putrinya menikah" kata Pak Surya dengan mata yang menerawang jauh membayangkan senyum Sukma, Mama Agatha


Acara pun langsung berlanjut ke acara resepsi, jika tadi Agatha dan Bryan memakai pakaian berwarna putih kini mereka berganti warna dengan memakai pakaian berwarna merah hati


Tentu saja Agatha nampak sangat cantik menggunakan gaun mewah ini, ditambah lagi dengan polesan make up natural namun terlihat sangat berkelas. Begitu juga dengan Bryan yang nampak sangat tampan dan berwibawa, memang benar saat hari bahagia pengantin aura mereka akan bersinar sehingga keduanya terlihat sangat cantik dan tampan padahal hanya polesan sederhana lah yang dipakai Agatha


"Selamat untuk kalian" ucap seseorang


Deg....Agatha sama sekali tak menyadari sebelumnya jika yang baru saja memberikan ucapan selamat adah Bayu, laki laki itu sudah mau berbesar hati untuk datang dipernikahan wanita yang dicintainya


"Terima kasih" ucap Bryan yang merasa senang dengan kehadiran Bayu, ia bahkan bukan tidak tau apa ya g terjadi antara Bayu dan Agatha waktu itu


"Aku harap kalian bahagia" jawab Bayu yang kemudian langsung bergantian menyalami Agatha


"Selamat" ucap Bayu


"Terima kasih, aku harap kamu juga lekas menemukan belahan jiwamu" balas Agatha yang hanya dijawabi dengan anggukan kepala ringan dan senyum samar oleh Bayu, entahlah...laki laki itu seperti telah kehilangan kepercayaan dalam dirinya untuk mencintai siapapun


"Cepetan dong om"


Hahhh? Agatha, Bryan dan Bayu pun tampak terkejut dengan suara dengan kata kata yang terdengar agak gatal ditelinga itu


"Ratihhh" kesal Bryan yang baru menoleh pada wanita tersebut yang tak lain adalah adiknya sendiri

__ADS_1


"Ratih" pekik Agatha yang juga ikut terkejut dengan tingkah absurd adik Bryan tersebut, eh....sekarang sudah menjadi adiknya juga kan


"Hehehe,,,abisnya lama banget sih kak" jawab Ratih dengan cengingisan


"Mari kita ambil photo" tiba tiba saja sang potografer pun memberikan arahan


Entah karena memang menyukai photo atau apa, Bayu dan Ratih pun ikut berfoto bersama Agatha dan juga Bryan...eiits, bahkan mungkin akan banyak yang mengira jika Bayu adalah pasangan Ratih karena mereka berdua secara kebetulan menggunakan pakaian dengan warna yang sama yaitu warna biru dongker


"Selamat untuk kalian, semoga kalian bahagia" kini giliran Sellena lah yang memberikan ucapan selamat untuk adiknya, untunglah hubungan keduanya telah membaik semenjak kejadian itu


"Terima kasih" jawab Bryan


"Mama...Papa" teriak Nayla, Rupanya Nayla ikut Sellena bersama Vanno naik kepelaminan Papa Mamanya


"Terima kasih sel" balas Agatha sembari memeluk Sellena


"Aku mau foto bareng sama kalian, sama Vanno juga"


"Iya kan?" tanya Nayla sembari menoleh kearah Vanno, meminta persetujuan pada laki laki yang usianya sepantaran dengannya tersebut


"Boleh dong, kita juga bakalan foto sama Kakek Nenek juga lho" kata Bryan


Keluarga besar pun berkumpul dan berfoto bersama, entah sudah ada berapa banyak jepretan poto yang sudah diambil untuk disimpan sebagai kenang kenangan dihari bahagia ini


"Eittsss, tunggu tunggu" tiba tiba saja terdengar suara wanita yang menghentikan proses foto yang tengah berlangsung tersebut


"Kamu jalannya pelan pelan dong mil" wanti wanti Agam yang merasa was was melihat cara jalan Milla yang terkesan grusa grusu padahal tengah memakai sepatu dengan hak yang tinggi


"Ih...kamu lama banget sih" kesal Milla karena merasa jalan Agam terkesan sangat lambat


"Kok lo baru dateng sih, asisten apaan lo" kesal Bryan melihat anak buahnya yang baru datang tersebut


"Nungguin Bu Boss dari tadi gue, dandannya lama banget padahal hasilnya nggak seberapa" jawab Agam dengan gamblangnya tanpa melihat perubahan raut wajah wanita disampingnya tersebut


"Apa kamu bilang?" teriak Milla dengan tatapan nyalang pada laki laki yang barusan berbicara lancang tersebut


"Asekkk, ada tontonan nih" sorah Ratih yang tampak berbinar melihat keseruan yang akan terjadi

__ADS_1


__ADS_2