
Saat ini keluarga Pak Hamdan tengah menikmati acara sarapannya, kecuali Ratih dan Nayla. Ratih sudah berangkat kuliah dikarenakan ada janji dengan teman temannya, sementara Nayla tengah ikut Bibi membeli sayuran
"Ayo ikut aku ke kantor" ajak Bryan menoleh pada Agatha
"Haaa" Agatha terkejut dengan mulut menganga sementara tangannya tengah memegang sendok berisi nasi dan potongan telur dadar
Papa Hamdan dan Mama Henny tampak saling berpandangan, mereka tak melarang sama sekali
"Ayo, akan ku kenalkan kamu pada semua karyawanku" kata Bryan
"Untuk apa?" tanya Agatha yang masih belum mengiyakan ajakan Bryan
"Mereka harus tau siapa calon istri dari atasannya" jawab Bryan
"Apa itu perlu?" tanya Agatha lagi
"Menurutmu?" balik tanya Bryan
"Ikut aja ta" sahut Mama Henny
"Benar" sahut Papa Hamdan singkat
"Dengerin" kata Bryan menyindir Agatha
"Eh....bukan gitu Ma, Pa" tolak Agatha
"Nanti aku musti ngapain dong disana?" tanya Agatha
"Ya nggak musti ngapa ngapain, tinggal duduk aja" jawab Mama Henny
"Nah, bener kata Mama jadi kamu nggak bakalan capek kok" sahut Bryan
"Nah....justru karena aku nggak bakal ngapa ngapain aku kan jadi gabut nanti" kata Agatha
"Emang mau ngapain?" tanya Bryan balik
"Ya....nggak tau juga" jawab Agatha yang juga bingung
"Ah...gimana kalau aku bilang sama Agam buat ajak Milla" kata Bryan memberikan ide
"Nah....oke tuh oke" jawab Agatha dengan raut wajah berbinar
Saat ini Agatha tengah bersiap siap, maklumlah tadi dia hanya memakai kaos dan juga celana kain. Jadi mana mungkin jika ia akan datang bersama dengan Bryan ke kantornya dengan pakaian model begitu. Bisa bisa image Bryan hancur saat hari pertamanya mengenalkan dirinya pada karyawan dong
"Halo, gam" sapa Bryan lewat sambungan telepon
"Yes?" jawab Agam dari seberang sana
"Lo ajak Milla kekantor deh" kata Agam
"Whattt?" kaget Agam
"Ngapain?" tanya Agam lagi
"Gue mau ajak Agatha nih, biar ada temennya ngobrol nanti" jawab Bryan
"Oh....oke oke, nanti gue ajak Milla" kata Agam
__ADS_1
"Oke, thanks brother" ucap Bryan yang kemudian mematikan sambungan teleponnya
Saat ini Bryan tengah menunggu Agatha di ruang tamu, sekalian nanti kalau Agatha sudah datang tinggal keluar dari rumahnya jadi lebih deket
"Loh, belum berangkat yan?" tanya Papa Hamdan yang kebetulan lewat
"Belum pa" jawab Bryan dengan santainya
"Ohm....pasti lagi dandan" kata Papa Hamdan
"You know lah...".jawab Bryan yang kemudian langsung mengalihakan pandangannya pada ponselnya kembali
Hampir 30 menit Bryan menunggu kedatangan Agatha, namun entah apa yang sedang dilakukan oleh Agatha didalam sana kenapa sampai lama sekali
"Mau berubah jadi apa sih?"
"Lama banget" kesal Bryan yang kemudian hendak berdiri
"Ayo" tiba tiba saja Agatha datang.
Waaa.....penampilan Agatha saat ini berbeda dengan sebelum sebelumnya dengan menggunakan dress selutut berwarna navy dengan rambut yang dikuncir namun masih meninggalkan helaian rambut disekitar pelipisnya
Bahkan Bryan sampai terpaku, ini adalah penampilan kedua Agatha yang mampu membuat Bryan terpana. Walaupun menurutnya Agatha lebih cantik saat memakai hijab
"Ngapain bengong?" tanya Agatha dengan raut wajah sinis
"Nggak, siapa yang bengong" balik tanya Bryan dengan gaya sok coolnya
"Lagian dandan gini doang lama banget sih" sinis Bryan dengan tatapan memindai penampilan Agatha mulai dari atas ke bawah dan ekspresinya itu loh, ekspresi dibuat jijik jijik gitu
"Ye....suka suka lah, sewot banget" jawab Agatha yang kemudian langsung berjalan duluan meninggalkan Bryan yang masih berdiri pada tempatnya
"Eh Nayla baru pulang?" tanya Agatha
"Iya ma, soalnya tadi kepasar juga" jawab Nayla
"Kepasar?" tanya Agatha heran
"Iya non, soalnya ada beberapa bahan yang nggak dijual ditukang sayur" Bibi yang bersama Nayla pun ikut menimpali
"Eh...Nayla baru pulang?" tanya Bryan yang tampak terkejut karena baru saja keluar dari pintu dan tiba tiba saja ada Nayla, Agatha dan Bibi yang sedang bergerombol
"Iya Pa, Papa baru mau berangkat?" tanya Nayla, tak biasanya Papanya berangkat jam 9 pagi, biasanya Papanya akan berangkat pada pukul 8 pagi
"Iya" jawab Bryan sembari tersenyum
"Mama mau kemana?" tanya Nayla kembali karena belum mendapat jawaban
"Oh....Mama mau ke kantor Papa, Nayla dirumah aja ya? kan nanti ada sekolah kan?" tanya Agatha
"Iya ma" jawab Nayla
Bryan dan Agatha pun akhirnya berangkat menuju kantor Bryan bersama sopir pribadi Bryan, tak ada percakapan diantara Bryan dan Agatha. Walaupun keduanya sama sama duduk dibelakang, Namun netra keduanya malah menatap pemandangan disampingnya dari balik kaca jendela
Sampai tak sengaja mata Agatha melihat sebuah conter hp, benar saja masalah hp bahkan belum terselesaikan. Laki laki disampingnya ini bahkan belum mengembalikan hp miliknya
"Emmm" Agatha berdehem untuk mencairkan suasana, namun Bryan sama sekali tidak menoleh padanya dan itu tentu saja membuat Agatha kesal
__ADS_1
"Balikin Hpku dong" ucap Agatha to the point, Bryan pun langsung menoleh pada Agatha
"Balikin" kata Agatha lagi karena Bryan belum menjawabnya
"Buat apa?" tanya Bryan
"Hellowww buat apa?" tanya Agatha
"Ya buat dipakai lah, lagi pula aku nggak minta buat dibeliin hp baru ya"
"Aku cuma minta hp ku dibalikin" kata Agatha menekankan kata balikin
"Oke" jawab Bryan singkat
Apa? semudah itu? sial.....jika saja Agatha tau bahwa prosesnya akan semudah ini, tentu saja ia sudah memintanya sedari dulu
"Sudah sampai pak" kata Sopir tersebut
"Baik, terima kasih pak" jawab Bryan
"Ayo turun" perintah Bryan pada Agatha
Tanpa ada yang membukakan pintu untuknya? tak masalah, itu bukan hal yang penting untuk seorang Agatha
Agatha dan Bryan pun mulai berjalan memasuki kantor, sudah mulai terdengar suara bising gosip gosip tetangga. Entahlah....kenapa juga mereka harus berbisik bisik saat yang mereka bicarakan masih ada disana? apa mereka tak lolos ujian menggosip?
"Emmm" Bryan berdehem sembari menghentikan langkahnya
"Saya tau kalian tengah penasaran dengan siapa yang datang bersama saya bukan?" kata Bryan sembari tangannya memegang tangan Agatha kemudian dikaitkannya dengan tangannya sendiri
Para karyawan pun semakin mendekat dan berkerumun disekitaran Bryan dan Agatha, rupanya mereka ingin mendengarkan secara lebih jelas lagi apa yang hendak dikatakan oleh Boss nya tersebut
"Eh.." kaget Agatha dengan gerakan tiba tiba Bryan, namun tangannya tak menolak
"Perkenalkan ini calon Istri saya, namanya Agatha" kata Bryan yang langsung pada intinya
"Waaahhhhh" banyak bisik bisik dari karyawan setelah mendengarkan pengumuman dari Bossnya
"Dimana Milla?" tanya Agatha pada Bryan setelah keduanya sampai duruangan pribadi Bryan. Dengan Agatha yang duduk manis disofa bagaikan tamu istimewa
"Diruangan Agam mungkin" jawab Bryan ambigu
"Dimana?" tanya Agatha yang sudah beranjak berdiri
"Duduk aja, biar aku yang telepon Agam" kata Bryan, Agatha pun tampak duduk kembali mengikuti ucapan Bryan
Bryan pun menekan nomor menggunakan intercom yang ada didepannya
"Bawa Milla keruangan saya sekarang" kata Bryan setelah sambungan telepon terhubung lalu memutuskannya secara sepihak begitu saja
Tok.....tok.....tok.....tak berselang lama ada ketukan dari luar pintu ruangan Bryan
"Masuk" ucap Bryan yang sepertinya memang sudah tau siapa yang datang
Ceklek.....tampaklah Agam dan juga Milla yang datang, benar tepat sesuai dugaan
"Agathaaaa" teriak Milla yang langsung berlari kearah Agatha, sementara Agatha pun langsung berdiri dengan merentangkan kedua tangannya lebar lebar menyambut kedatangan Milla
__ADS_1
"Millllaaaa" teriak Agatha tak kalah hebohnya
Haaaaaa......gimana gue bisa konsentrasiiiii