Putri Genius Bryan

Putri Genius Bryan
Putri Genuis Bryan 15


__ADS_3

Perlahan lahan Bryan membaringkan tubuh Agatha tanpa melepas ciumannya. Bryan melepaskan pakaian yang melekat pada tubuh Agatha dan dirinya sendiri dengan cepat


Sempat terpikir sejenak oleh Bryan, apakah gadis ini masih suci atau tidak? Ah...palingan juga sudah tidak perawan lagi, lihatlah bahkan dirinya sendiri yang menawarkan tubuhnya


Deg...kaget Bryan saat mengetahui bahwa Agatha masih gadis, itu terlihat dari adanya darah segar yang mengalir dari inti tubuh Agatha


Namun apalah daya? nasi sudah terlanjur menjadi bubur, suka atau tidak saat ini Agatha sudah tidak perawan ditangan Bryan. Ada rasa bersalah yang datang pada Bryan, namun ya...itu semua, Sudah tak ada yang bisa dikembalikan lagi

__ADS_1


mereka bercinta hingga tak terasa waktu telah menunjukkan pukul 3 dini hari, entah lah Bryan sudah melakukan itu berapa lama karena Bryan sendiri tak.ingat dengan jelas pada pukul berapa ia memulai semuanya


Sebenarnya ada sedikit rasa puas dalam diri Bryan, karena mengetahui bahwa Agatha adalah perempuan yang mampu menjaga diri. Emmm...bukankah sama saja bukan? Agatha melakukannya dengan seseorang yang bukan muhrimnya? tapi itulah yang ada di pikiran Bryan saat ini


Bryan menggulingkan tubuhnya disamping Agatha, berusaha menetralkan nafasnya. Setelah merasakan nafasnya kembali normal Bryan bangkit dari posisi berbaringnya, ia duduk lalu menatap Agatha. Dilihatnya wanita cantik ini yang telah tidur dengan nafas teratur. Dikecupnya kening wanita tersebut cukup lama lalu Bryan menarik selimut menutupi tubuh polos mereka berdua


Ia harus bertanggung jawab terhadap Agatha nantinya, ia tak mungkin meninggalkan wanita yang telah rusak tersebut. Lagipula Viola juga telah menghianatinya, meskipun hatinya hancur namun ia harus berusaha menghadapinya. Mungkin ini cara tuhan menghapuskan kesedihannya, menghilangkan Viola dari hidupnya lalu digantikan dengan kehadiran Agatha

__ADS_1


Sungguh ini semua yang terjadi tak pernah sekalipun terpikir bahkan terlintas dalam pikiran Bryan maupun Agatha


Yah...ini adalah jalan yang harus aku ambil, walaupun aku tak mencintainya tapi aku juga turut ikut ambil dalam kejadian ini karena sebagai laki laki aku tak mampu untuk mengendalikan nafsuku....yah...ini langkah yang benar....yakin Bryan


Tapi akankah keluarganya akan menyetujui keinginannya nanti? Atau Papa dan Mamanya justru akan sangat kecewa padanya dan tak akan mempercayai jika pada awalnya Bryan hanya ingin menolong Agtha yang tengah digoda oleh laki laki dalam kondisi mabuk? Ahk....persetan dengan semuanya itu urusan nanti yang terpenting aku harus berusaha dulu menyelesaikan ini semua...batin Bryan menyemangati dirinya sendiri


Lalu bagaimana aku menjelaskan semua ini pada Agatha besok? akan kah dia menganggap aku sebagai laki laki brengsek yang memanfaatkan keadaannya yang tengah mabuk untuk kepuasan diriku sendiri? ...itulah yang dicemaskan oleh Bryan jika besok Agatha akan sama sekali tidak mengingat apa yang terjadi malam ini

__ADS_1


Yang paling Bryan takutkan adalah ketidak bisaan keluarga Agatha menerima keadaan ini, bagaimana mungkin orang tua akan memberikan anak gadisnya pada orang yang telah merusak anaknya? Oke...mungkin mereka akan mengizinkan Bryan untuk menikahi Agatha, tapi itu hanya sebagai bentuk tanggung jawab bukan? pasti mereka akan menilai Bryan sebagai laki laki buruk karena kesan pertama yang orang tua Agatha berikan adalah Bryan lah yang telah menodai Agatha


__ADS_2