Putri Genius Bryan

Putri Genius Bryan
S2 Bab 13


__ADS_3

Tring....tiba tiba saja ponsel Rati berbunyi menandakan ada sebuah pesan yang masuk, Ratih yang sedang rebahan pun meraba raba ponselnya.


"Siapa sih." gumam Ratih yang merasa tak bersemangat setelah over thinking terlebih dahulu, dinyalakannya ponselnya dan.


"Mas Bayu?" gumam Ratih membaca nama yang tersimpan didaftar kontaknya, Dengan malas Ratih pun membuka isi pesan tersebut.


"Satu jam lagi saya jemput kamu." begitulah kira kira isi pesan tersebut.


"Lo mau ada janji jam berapa?" tanya Rissa yang tengah mengotak atik ponselnya.


"Satu jam lagi." jawab Ratih dengan nada lesunya.


"Napa lo gitu jawabnya? biasanya lo langsung seneng, napa kali ini beda?" tanya Rissa yang merasa heran.


"Auk ah gelap." jawab Ratih yang langsung turun dari ranjangnya, ia berencana untuk mandi terlebih dahulu. Namun baru beberapa langkah tiba tiba Ratih menghentikan langkah kakinya karena terfikir sesuatu.


"Rissa." panggil Ratih yang langsung berlari kearah Rissa.


"Hhmm?" tanya Rissa dengan malasnya.


"Risa gue boleh minta tolong nggak sama lo?" tanya Ratih dengan penuh semangat.


"Gak boleh." jawab Rissa singkat.


"Ihhh kok lo gitu sih ris." kesal Ratih yang pura pura merajuk, namun Rissa sama sekali tak perduli.


"Ayolah ris tolongin gue ya, plis plis plis." rengek Ratih yang terpaksa harus memohon mohon agar Rissa mau membantunya.


"Apa sih tih?" tanya Rissa yang merasa risi karena Ratih terus saja menggoyang goyangkan tangannya hingga membuatnya kesulitan saat bermain ponsel.


"Lo harus tolongin gue." ucap Ratih dengan tegas.

__ADS_1


"Iya iya tolongin apa sih?" tanya Rissa yang akhirnya menyerah juga.


"Nahh gitu dong." balas Ratih dengan senyuman penuh kemenangannya.


"Lo ada baju yang seksi nggak?" tanya Ratih langsung pada intinya.


"Hah?" terkejut Rissa mendengar pertanyaan sahabatnya ini.


"Buat apa?" tanya Rissa yang masih terkejut.


"Jangan jangan mau lo pakai buat ketemuan sama Om Bayu yah?" tebak Rissa yang tepat sasaran, Ratih pun hanya menjawabnya dengan senyuman dan anggukan kepala samar.


"Wahhh bener bener gila ya lo tih." ucap Rissa yang masih belum percaya.


"Gue cuma pengen nyoba, lo ada kan?" tanya Ratih memastikan.


"Gue pernah beli sih tapi nggak pernah gue pakai, nggak tau deh masih ada apa nggak tu baju." jawab Rissa sembari turun dari ranjang dan berjalan kearah lemari diikuti oleh Ratih dibelakangnya.


Srettttttt


"Ahh ini dia masih ada." ucap Rissa yang langsung menemukan baju tersebut.


"Wahhhhh." sumringah Ratih karena rencananya berjalan dengan baik, Rissa pun lekas mengambilnya dengan menariknya pelan pelan.


"Ini dia, tadaaa." sumringah Rissa yang langsung membentangkan baju tersebut.


"Wahhhh." Ratih pun langsung merebut baju tersebut dan mengukurnya dengan tubuhnya.


"Wahhh kegedean sedikit, tapi it's okay lah." ucap Ratih yang tampak senang tersebut.


"Kalau gitu gue mau mandi dulu, nanti lo musti dandanin gue. Tapi jangan menor menor, harus elegan pokoknya." ucap Ratih mengingatkan kemudian langsung masuk kedalam kamar mandi.

__ADS_1


15 menit kemudian Ratih telah keluar dari kamar mandi dan langsung memakai pakaian seksi tersebut.


"Tumben cepet banget lo?" tanya Rissa yang langsung menoleh kearah Ratih.


"Woowww wooowww uwwwwoow." terpana Rissa melihat penampilan Ratih.


"Gimana? bagus nggak?" tanya Ratih sembari memutar mutar badannya.


"Biasa aja sih." jawab Rissa kemudian.


"Cihh." desis Ratih.


"Buruan dandanin gue." ucap Ratih yang langsung mendekat kearah Rissa.


"Pertarungan dimulai." ucap Rissa.


30 menit kemudian Rissa telah selesai dalam merias Ratih.


"Gimana? lo puas nggak?" tanya Rissa pada Ratih.


"Wahh the best banget ini woyyy." sorak Ratih yang merasa puas dengan hasil make up Rissa.


Tringgg.....suara ponsel Ratih, Ratih pun langsung membukanya.


"Mas Bayu." gumam Ratih.


"Aku sudah ada didepan." begitulah pesan yang dikirim Om Bayu.


"Udah didepan." ucap Ratih memberitahu Rissa.


"Oke, semua udah siap tinggal pake parfum." ucap Rissa yang langsung mengambil pafrum dan menyemprotkannya ditubuh Ratih.

__ADS_1


"Oke." ucap Rissa dan Ratih secara bersamaan dengan jempol yang mengacung menandakan tanda oke.


__ADS_2