
"Anak Mama udah pulang? Kok cepet? Baru jam berapa ini?" tanya Agatha pada Putri cantiknya
"Nayla nggak tau ma, gurunya cuma bilang sekolahnya dipulangin lebih awal" ucap Gadis kecil tersebut
Yah...Agatha melahirkan seorang putri cantik yang kemudian diberi nama Nayla Putri, beruntung saat itu ada orang baik yang menolongnya dan bahkan merawatnya juga menjaganya hingga detik ini
"Nayla...kok om ditinggal sih?" Bayu
"Habisnya, om lama banget sih" ucap Nayla mengerucutkan bibirnya hingga nampak gemas sendiri orang yang melihat. Sayangnya, wajah anak itu mirip sekali dengan laki laki itu hanya bibir dan bulu matanya saja yang menurun dari Agatha
"Yaudah, kamu makan dulu mau nggak?" tawar Bayu
"Nggak om, aku mau nonton tv aja" ujar Nayla
"Eits...ganti baju dulu tapi, besok kan bajunya dipakai lagi" ucap Bayu
"Iya om" jawab Nayla kemudian berlalu menuju kamarnya
"Makan dulu yu" tawar Agatha
"Nggak usah ta, aku juga buru buru. Oh iya, mana lukisannya? Udah jadi?" tanya Bayu to the point
"Udah, bentar ya aku ambilin dulu" ujar Agatha lalu berlalu dari hadapan Bayu
Yah...entah kebetulan atau apa tapi Agatha sangat beruntung saat itu ia ditabrak oleh keluarga Bayu. Keluarga Bayu memiliki usaha seperti Agatha dulu yaitu menjual lukisan, hanya saja toko milik Keluarga Bayu lebih besar dari milik Agatha dulu
Dulu Agatha tinggal dikediaman keluarga Bayu bersama Kakak dan Istri dari Kakaknya Bayu, namun setelah Agatha melahirkan ia bertekat untuk tinggal sendiri karena tak ingin terlalu banyak hutang budi pada keluarga Bayu. Walaupun berat namun keluarga Bayu akhirnya merelakan dan mengerti keputusan Agatha
Agatha pun bekerja pada toko lukisan milik keluarga Bayu, namun ia melukis dirumah karena ia masih memiliki anak kecil yang harus dijaganya dan keluarga Bayu pun menyetujuinya karena mereka sayang pada Agatha dan juga Nayla
"Ini ada 20" ujar Agatha menyodorkan segepok hasil lukisannya
"Wah...mantap nih ta, lukisan lo emang yang paling laris" puji Bayu
"Udah lah ga usah lebay" Agatha menanggapinya dengan senyuman
"Oh iya, kalau gitu aku pamit dulu ya" ucap Bayu
"Oke, oh iya titip salam ya buat Mas Aryo sama Mbak Vanessa" ucao Agatha
__ADS_1
"Oke" jawab Bayu tersenyum manis. Bayu pun langsung pamit dan Agatha mengentarkan Bayu sampai di pintu depan
"Ommmmmm" teriakan melengking terdengar dari dalam, terlihatlah Nayla yang menjerit sembari berlari
"Ommm" Nayla langsung menghamburkan diri kepelukan Bayu
"Eh, ada apa?" tanya Bayu sembari berjongkok mensejajarkan tinggi bandannya dengan Nayla
"Nayla, gak boleh kayak gitu. Om Bayu mau pulang" tutur Agatha sembari menarik tubuh Nayla
"Nayla mau sama Om Bayu ma" rengek Nayla. Agatha yang merasa tak enak pada Bayu pun menarik tangan Nayla perlahan lahan agar menjauh dari Bayu
"Ma...mamaaa" rengek Nayla sembari berusaha melepaskan tangannya dari sang Mama dan setelah berhasil, Nayla pun kembali memeluk Bayu
"Nggak papa ta" ujar Bayu yang melihat pergerakan Agatha
"Nayla mau apa?" tanya Bayu pada Nayla
"Nayla pengen makan es krim yang ada dideket taman om" ucap Nayla dengan wajah cemberutnya
"Oh...mau es krim? Ya udah ayok kita beli yah" ujar Bayu
"Nggak papa ta, bentaran doang kan? Biar Nayla seneng juga. Kamu mau nitip apa?" tanya Bayu
"Nggak, nggak usah yu" tolak Agatha
"Yaudah"
"Nayla cantik, ayo kita verangkat sekarang" ucap Bayu pada Nayla
"Horeee, ayo om" girang Nayla langsung memasuki mobil Bayu, Bayu yang melihat itu geleng geleng kepala
"Kalau gitu aku pergi dulu ta" ucap Bayu. Agatha hanya menganggukan kepalanya tanda menyetujui
Mobil pun melaju meninggalkan kediaman Agatha
"Om...om, Nayla boleh minta dibeliin baju buat latihan silat lagi nggak? Soalnya udah jelek om. Kalau Nayla minta ke Mama pasti nggak bakalan dikasi om" ujar Nayla
"Kan Mama nggak suka kalau Nayla ikut silat" tanggap Bayu
__ADS_1
"Tapi Nayla suka om, om nggak mau beliin buat Nay yah?" tanya Nayla
"Om kan nggak bilang gitu tadi" ucap Bayu
"Tapi kan om nggak bilang iya tadi" balas Nayla
"Hahahaha....Nayla pinter banget sih sekarang" ucap Bayu mengelus elus pucuk kepala Nayla
"Nay, kalau Nayla pengen apa apa minta sama om Bayu aja ya?" pinta Bayu
"Kan Nayla udah sering minta ke om, om lupa ya? Kemarin Nayla minta sepetu baru dari om?" Anak kecil ini selalu bisa membalikkan kata kata yang keluar dari mulut Bayu
"Oh iya ya? Nayla kan selalu minta ke om ya?" ucap Bayu dengan muka sok kaget yang dibuat buat
"Om om...om kok baik banget sama aku yah? Udah nurutin semua keinginan aku, nggak pernah marah, baik sama Mama juga. Kenapa om nggak nikah sama Mama aja?" tanya Nayla dengan polosnya
"Uhuk...uhuk" Bayu tersedak salivanya sendiri mendengar pertanyaan yang keluar dari bibir gadis kecil itu dengan lancarnya
"Biar kaya temen temen aku om, mereka punya Mama sama Papa. Kata temen aku mereka sering tidur bareng, jadi bertiga om"
"Kan seru ya om ya? Aku nggak pernah kaya gitu om" ujar Nayla dengam sedih
"Oh, gimana kalau malam ini om tidur sama Bay juga sama Mama" ucap Nayla dengan polosnya
"Eh" kaget Bayu
"Emm...emmm...eh iya, nggak bisa nay. Soalnya nanti om ada kerjaan jadi nggak bisa nemenin nay deh" ucap Bayu dengan wajah yang dibuat sok sedih
"Yahhh" Nayla terlihat kecewa
"Eh nggak papa kan? Nanti om kan bakalan beli baju yang nay minta? Jadi nay gak boleh sedih dong" hibur Bayu
"Iya om, makasih ya?" ucap Nayla memeluk tubuh Bayu dari samping
"Iya sama sama cantik" balas Bayu
Sebenarnya Bayu juga menyukai Agatha sejak pertama kali melihatnya, saat itu Agatha tertabrak oleh mobil Mas Aryo, kakak Bayu dan sejak kakaknya membawa Agatha kerumahnya ia langsung jatuh hati. Namun Bayu juga harus menelan kekecewaan saat mengetahui bahwa Agatha tengah hamil, namun seiring berjalannya waktu Bayu dapat menerima kondosi Agatha bahkan dulu ia lah yang sering menemati Agatha ke dokter kandungan
Hingga Agatha melahirkan Nayla pun Bayu selelu ikut andil dalam menjaga Nayla dan Agatha setiap waktu hingga Agatha memituskan untuk tinggal sendiri bersama Nayla
__ADS_1
Itulah yang dirasakan oleh Bayu pada Agatha hingga pada auatu hari ia membulatkan tekad untuk menyatakan perasaannya pada Agatha tepat dihari ulang tahunnya. Namun Agatha saat itu menolaknya dengan alasan merasa bahwa ia tak pantas untu Bayu, namun Bayu terus meyakinkan Nayla hingga pada akhirnya...