
Tak terasa 15 tahun telah berlalu, kini Nayla kecil telah berubah menjadi gadis cantik dengan tubuh mungil mengikuti tubuh Mamanya namun wajahnya lebih mirip Bryan sang Papa
"Radittttt" teriak Nayla melengking
"Raditttt" Nayla pun turun kebawah mencari sosok adik laki lakinya yang terbilang sangat nakal tersebut
"Maaa Radit dimana ma?" tanya Nayla dengan wajah kesal pada Mamanya, rupanya janji Papanya dulu untuk memberinya adik perempuan hanyalah janji palsu semata
"Lagi dikolam renang sama Papa kamu" jawab Agatha yang tengah menuang air minum kedalam gelas tersebut
"Kenapa emangnya?" tanya Agatha yang ikut penasaran
"Nggak papa ma" jawab Nayla singkat kemudian berjalan cepat mencari sosok adiknya berada
Nayla berjalan cepat menuju kolam renang, dari kejauhan nampaklah sang adik yang tengah bercanda ria dengan papanya dengan duduk dipinggiran kolam renang
"Radiiiittt" teriak Nayla sembari terus meneruskan langkah kaki besarnya tersebut
"Kakak" sontak Radit pun langsung menoleh kearah sumber suara yang sudah ia hafali siapa pemiliknya
"Nayla kenapa sayang? kok teriak teriak?" tanya Bryan yang sebenarnya telinganya ikut berdengung akibat teriakan Nayla yang mengagetkannya tadi
"Radit, kamu ambil uang kakak yah?" tanya Nayla langsung pada intinya, ia menatap Radit dengan penuh selidik
"Kamu ambil uang kakak kamu?" tanya Bryan pada Radit
"Aku ambil tapi aku nggak nyolong loh pa, aku udah tulis surat dimeja kakak" jawab Radit
"Tapi kan kakak nggak ngizinin kamu" kesal Nayla, memang benar adiknya menulis surat untukya. Tapi yang diambil uang 500 ribu, memang Nayla suka sembarangan naruh uang dikamarnya karena dirumahnya memang hanya ada keluarganya saja jadi ia tidak akan khawatir. Tapi untuk apa bocah smp jajan segitu banyaknya???
"Emang uang jajan kamu kurang?" tanya Bryan dengan wajah garangnya
"Bukan kurang lagi pa, tapi kurang banget. Nih anak sering main ps sama temen temennya pa" adu Nayla
"Pa, aku minta duit Mama ya?" tanya Nayla
"Aku buru buru banget nih pa" kata Nayla
"Yaudah" jawab Bryan singkat
Nayla pun langsung bergegas kembali kedalam rumahnya
"Aaaaa ampun pa ampunnn aaaa" terdengar ringisan dari Radit, entah hukuman apa yang diberikan papanya pada adiknya tersebut
__ADS_1
"Ma, aku minta uang ma. Cepet aku udah telat banget" Nayla langsung berbicara pada Mamanya saat jarak masih terbentang sekitar 5 meter
"Loh, bukannya udah dijatah sama Papa kamu ya?" tanya Agatha yang heran
"Iya ma tapi uang aku diambil adek ma, krisis banget keuangan aku sekarang ini" jawab Nayla dengan wajah memelas
"Yaudah berapa?" tanya Agatha yang langsung beranjak pergi menuju kamarnya
"Sejuta ma" jawab Agatha dengan sedikit berteriak
"Kok lo lama banget sih?" kesal Vanno yang sedari tadi telah menunggu kedatangan Nayla
"Iya iya, maap atuh bang" kata Nayla dengan nyinyirnya
"Yaudah cepetan, keburu telat nanti" kata Vanno, buru buru Nayla pun langsung naik keatas motor Vanno. Tak lama kemudian Vanno pun langsung melajukan motornya membelah jalanan ibu kota
"Anak anak dimana?" tanya Nayla dengan berteriak
"Udah dilokasi" jawab Vanno yang ikut berteriak juga
"Yah....kok ditinggal sih?" kesal Nayla
Setelah beberapa menit mengendarai motornya kini sampailah Vanno dan Nayla diarena yang digunakan untuk balap liar
"Maap maap" jawab Nayla
"Eh...udah mau mulai tuh" kata salah satu teman yang terlihat sangat girang
"Wauuuuu" teriak Nayla
Nayla, Vanno dan kawan kawan nampak semangat dan senang melihat tontonan ini. Pasalnya Nayla dan Vanno sebenarnya juga sangat menyukai dunia balap, namun orang tua mereka melarang keras akan hal ini
"Eh...gue ketoilet bentar ya, kebelet banget nih gue" kata Nayla yang tiba tiba ingin buang air kecil
"Hah? dimana? disini kan jauh dari perumahan?" kaget Vanno
"Gue pinjem motor lo, gue bakalan cari jalan yang nggak dipakai buat rute balapan ini" jawab Nayla cepat
"Mana?" tanya Nayla sembari menengadahkan tangannya
"Cepettan" desak Nayla
"Oke, nih. Lo nggak mau gue temenin?" tawar Vanno
__ADS_1
"Nggak usah, gue bisa sendiri kok" jawab Nayla yang kemudian langsung meraih kunci motor Vanno
"Ah....lega juga" akhirnya Nayla bisa bernafas lega setelah keluar dari toilet umum
Nayla pun kembali kearena tempat teman temannya berkumpul, namun saat masih diperjalanan ia melihat didepannya ada seorang laki laki yang tengah dikeroyok 2 orang yang dilihat lihat usianya sepantaran. Nayla pun langsung menghentikan motoronya
"Woyyy" teriak Nayla yang langsung membuat 2 orang yang tengah mengeroyok seorang pemuda tersebut langsung menoleh bersamaan
"Mbak pergi aja nggak usah ikut campur" ucap salah satu pemuda
"Woy lo nggak lihat apa, tuh orang udah babak belur" jawab Nayla
"Kalau lo ikutan, gue nggak jamin muka lo bakalan baik baik aja" ancam salah satu orang tersebut
Nayla pun langsung maju, satu tangannya tengah memegang helm dan dilemparkannya helm tersebut mendarat tepat di wajah salah satu pemuda tersebut
Bukkkk
"Ahhhhhh" teriak pemuda yang wajahnya terkena lemparan helm
"Lo jangan ikut campur" kesal salah satu pemuda tersebut langsung mendekat kearah Nayla
Buk...buk...bukk....dengan lihay nya Nayla berhasil menghindar dan menyerang hingga kedua oramg tersebut kewalahan sendiri menghadapi Nayla, beruntuk sejak kecil Nayla selalu dilatih Papanya bela diri, kata Papanya agar ia tak menjadi gadis yang lemah
Halo gaesss maaf melenceng,
Sekedar informasi aja kalau novel Putri Genius Bryan akan segera berakhir
Sebelumnya saya minta maaf yang sebesar besarnya atas banyaknya kekurangan kekurangan dinovel ini yang membingungkan sahabat sahabat semua ketika membacanya
Karena menurut Aku Cerita dari tokoh utamanya udah selesai, jadi saya berniat untuk mengahirinya daripada kedepannya malah semakin ruwet ceritanya
Untuk kisah Bayu dan Ratih aku masih pikirin dulu ya kawan kawan mau lanjut ceritanya apa nggak, karena saat ini aku masih megang novel baru . Kalau aku merasa mampu untuk menaganinya Insya Allah aku mau lanjut lagi cerita Ratih sama Bayu, karena jujur aku suka sama ceritanya dan Alhamdulillah ternyata banyak temen temen yang tertarik juga sama ceritanya
Terima kasih atas kritik, saran dan dukungannya selama ini sehingga saya bisa belajar banyak mengenai kesalahan kesalahan yang sering saya buat
Buat kalian kalian aku tunggu ya kalau sekiranya mau mampir tengok tengok novel baru aku, insya Allah ceritanya nggak mbulet kayak novel ini.
Jadi novel ini berkisah tentang seorang suami yang terpaksa melakukan poligami untuk menyelamatkan seseorang yang hampir melakukan bunuh diri karena ditinggal sang kekasih ketika tengah mengandung
Gimana nih kisah kalanjutannya? kalau penasaran bisa mampir nih
__ADS_1
Ditunggu kedatangan kalian ya teman teman, terima kasih:)