
Sudah seminggu setelah kami berangkat dari pos
Kota raksasa sudah terlihat didepan sana berbeda dengan desa raksasa yang lain
Kota raksasa terbuat dari besi dan baja selain itu gerbangnya bahkan terbuat dari Mithril yang lebih tinggi dari mansion dirumahku
Pasukan dibagi jadi 2 aku membawa 800 orang pergi ke arah kanan didekat jurang sisanya mempersiapkan alat perang dan mulai berpencar untuk menjebak raksasa yang ada
Perang akan dimulai saat matahari sudah tinggi mengingat sekarang masih pagi hari dan matahari baru terbit
Karl mendatangiku. Karl ini merupakan kapten sementara pasukan racun naga "Panglima semua persiapaan sudah selesai"(Karl) "Bagus Karl. Panggilkan Devan"
Devan adalah bawahan langsung Duke Galarin dia merupakan kapten dari pasukannya "Hamba menghadap panglima"(Devan)
Devan sedikit membungkuk melihatku terlihat raut wajah ketidakpuasan dari wajahnya "Jaga baik-baik prajuritmu. Medan disini sangat berbahaya dan pastikan mereka tidak bergerak sebelum pasukanku menyerang"
"Baik panglima"(Devan) Devan pergi begitu saja mengabaikanku. Aku tidak ambil pusing dengannya pasti dia berpikir aku akan mengambil jasa dengan mengalahkan pasukan Dwarf dengan pasukanku
"Karl aku percayakan badanku padamu ya"
"Hamba mengerti panglima"(Karl) Aku masuk ke tenda sederhana yang dibuat secara terburu-buru
Didalam tenda burung elangku menunggu
"Sudah lama sekali ya aku tidak memakaimu"
Burung itu meminum air yang kuberikan dan menatap mataku.
Aku melihat wajahku, untungnya masih bisa. Aku perlu latihan sedikit. Aku keluar dari tenda dengan terbang
Setelah menghabiskan beberapa waktu aku mulai terbang kearah wilayah Dwargon
'Stell Throne' Salah satu kota milik Dwargon
Aku berkeliaran di atas langit dan tidak menemukan apapun yang mencurigakan
Kota itu memiliki banyak bangunan yang lebar meski begitu sangat sepi dan tidak ada dwarf yang berkeliaran
Kalau aku mendekati kota aku bisa mendengar suara palu dipukul selain itu tidak ada suara apapun lagi
__ADS_1
Diatas dinding berjaga 2 dwarf yang sedang mengamati sekitar dengan benda aneh. Benda itu seperti tabung panjang yang diujungnya sangat besar sedangkan bagian belakangngnya merupakan kristal merah
Aku pernah diberi tahu oleh Dwarsen kristal merah itu merupakan force yang dipadatkan sayangnya salah satu keluarga bangsawan yang bisa membuatnya
Kristal itu akan mengeluarkan Force untuk berbagai macam keperluan. Alasan kenapa kristal itu ada untuk memudahkan para Dwarf untuk membuat sesuatu
Banyak sekali kegunaanya sampai hanya bisa dijelaskan dengan satu kata serba bisa
Kalau ada kristal itu semua pekerjaan yang dilakukan Dwarf akan lebih akurat, teliti dan hemat biaya
Jadi aku yakin ada sesuatu dengan alat itu. Tiba-tiba kristal bersinar dan menembakkan cahaya ke sebuah piringan logam
Aku tidak bisa membacanya tapi aku yakin itu bahasa Dwarf "Datanya berbeda dengan yang terakhir kali"(Dwarf 1) "Apa isinya?"(Dwarf 2)
"Manusia mereka sudah sampai didepan gerbang kota. Sepertinya tujuan mereka benar-benar memperbudak seluruh raksasa"(Dwarf 1)
"Beritahu kepala soal ini"(Dwarf 2)
Salah satu Dwarf mengambil bola dengan kristal merah didalamnya. Saat menyentuh bola itu kristalnya bersinar setelah itu padam
"Haruskah kita sampaikan pada kepala pertahanan?"(Dwarf 2) "Kita tunggu perintah lebih lanjut saja"(Dwarf 1)
"Apa itu tidak masalah? Sudah belasan desa raksasa dikuasai lo. Aku takutnya bakal jadi bencana nantinya. Aku tidak mau kalau harus jadi budak tambang"(Dwarf 2)
Aku membuka sayapku dan terbang. Diatas dinding banyak meriam berbagai ukuran dengan kristal merah dibelakangnya
Kemampuan dwarf yang bisa membuat kristal ini sangat hebat kalau bukan karena Dwarf merupakan kerajaan tertutup pasti kerajaan itu sudah lama menaklukan benua ini
Sepertinya berperang dengan mereka bukan hal buruk juga. Aku terbang mengitari kota dan menyadari hal lainnya
Mereka benar-benar hidup didalam tanah tidak ada apapun didalam kotanya. Bahkan tikus pun tidak ada
Saat aku kembali didepan tembok kota para dwarf berkumpul. Aku terbang mendekat
Yang menarik perhatianku Dwarf dengan zirah mithril padahal yang lainnya hanya menggunakan zirah besi campuran
"Jadi mereka menggiring para raksasa?"(Dwarf Mithril) "Dari pengawasan seperti itu"(Prajurit Dwarf) "Bagaimana dengan Full Mithril Giant?"(Dwarf Mithril)
"Tidak banyak dari mereka yang memakainya hanya 4 orang itu juga hanya sebagai penjaga. Zirah itu membuat mereka lambat"(Prajurit Dwarf)
__ADS_1
"Begitu ya. Bagaimana dengan 800 prajurit yang masih disana? Apa tujuan mereka?"(Dwarf Mithril) "Sepertinya mereka akan menyerang kota saat semua prajurit raksasa meninggalkan kota. Apalagi para raksasa membiarkan gerbang kota terbuka"(Prajurit dwarf)
"Dasar makhluk bodoh. Sepertinya harus kita yang bergerak"(Dwarf Mithril) "Apa yang akan kita pakai? Moving Castle?"(Prajurit Dwarf)
"Hanya 2000 orang cukup kerahkan 100 Cavalery spider dan buat jaga-jaga Homing Spider"(Dwarf Mithril)
Aku meninggalkan mereka dan melihat dari dinding. Dari bawah jurang terlihat beberapa laba-laba yang terbuat dari mithril
Aku terbang kebawah jurang. Dibawah jurang ada tempat terbuka yang berisi ribuan laba-laba mithril berbagai bentuk dan ukuran
Ada yang sebesar rumah, kereta kuda raksasa, kereta kuda. Bentuknya juga beragam ada yang badannya dipenuhi tabung panjang yang sepertinya senjata
Ada juga yang memiliki perisai besar didepannya. Perisai itu jauh lebih kuat dari mithril pasti itu paduan mithril sempurna yang sering dibicarakan Dwarsen
Ada ratusan kurcaci masuk secara tiba-tiba. Setiap 2 kurcaci memasuki satu laba-laba seukuran kereta kuda. Laba-laba itu kemudian bergerak
Mata laba-laba bersinar merah dan mereka mulai menaiki jurang. Baiklah saatnya pergi.
Aku kembali ke tenda dan memasuki tubuhku
"Panglima. Pasukan yang lain sudah mulai menggiring para raksasa setengah jam yang lalu"(Karl) "Aku tahu. Panggilkan Devan"
"Baik panglima"(Karl) Karl keluar dari tenda tidak menunggu lama Devan datang "Hamba-"(Devan)
"Siapkan pasukan para Dwarf bergerak. Perintahkan pasukan untuk mundur 200 meter dari jurang"
"Baik panglima"(Devan) Semua pasukan merapikan perkemahan dan mulai berbaris. Aku bediri sangat dekat dengan jurang
Aku mengeluarkan harta milikku. Great Sword buatan Dwarsen yang terbuat dari mithril. Pedang ini bernama Mithril Killer
"Infernus" Pedang langsung bersinar merah ada puluhan rune Infernus di pedang ini membuat panas dari pedang ini bisa melelehkan besi tanpa menyentuhnya
Kaki laba-laba dari mithril terlihat dan menusuk tepi jurang. Aku langsung maju menusuk kaki laba-laba itu
Pedangku melelehkan mithril dan berhasil membelah kaki itu. Membuat laba-laba yang ingin naik jatuh kebawah lagi
Bersamaan dengan itu kaki-kaki laba-laba lain mulai menusuk tepi jurang dan mulai naik
"Semuanya serang!!!" Suara teriakan terdengar diantara para pasukan dan mereka mulai menyerang
__ADS_1
Dan perang melawan Dwarf dimulai
***TO BE COUNTINUE...***