
Semua berjalan damai sampai menanggung kecurigaan dari istana. Sudah 2 bulan sejak perang melawan raksasa terjadi
Monrra semakin subur dan maju. Semua yang ada di Monrra berkembang pesat, peternakan berhasil dibangun
Begitu juga sawah dan kebun. Semua hasil panen melimpah apalagi pembuatan senjata dari besi juga melimpah
Markas tentara bayaran juga membuka cabang disini. Mereka juga mencari pendapatan dengan memburu monster didaerah Rodigur dan menjual inti monsternya atau bahan mentahnya disini
Peternakan monster bawah tanah juga berkembang dengan baik. Malah sempat terlalu baik karena 2 kejadian beruntun masalah sempat terjadi
5 Skull Rhino terbentuk dan mengila tiba-tiba karena daging dari bone Rhino. Membuat kami terpaksa menjatah makan daging untuk para badak itu
Kejadian kedua adalah salah para Dwarf yang tidak sengaja melakukan kesalahan pada alat sihir membuat musim kawin bagi para badak itu terjadi.
Hal itu membuat Monrra mengalami gempa selama 3 hari tanpa henti memaksa kami semua mengungsi
Akhirnya semua betina dari Bone rhino itu mengandung sekarang. Awalnya aku juga bingung sih masalah berkembang biaknya mereka.
Tapi berkat kesalahan itu semuanya selesai dengan aman. Yang kedua kawah yang tadinya benteng Termonn berubah jadi danau raksasa yang mengeluarkan cahaya warna warni.
Cahaya itu berasal dari alat sihir penghasil air untuk danau itu, mana dari daerah itu serta Force yang masih berkumpul disana.
Tempat itu jadi tempat wisatawan karena sangat indah dan dipenuhi pohon sekarang. Membuat tempat itu dikunjungi banyak orang tanpa mengetahui sebenarnya di danau itu dipenuhi monster
Benar. Akulah pelakunya, aku membentuk tambang monster didanau itu. Dengan cara membelah kawah itu jadi 2 dengan Mithril
Bagian atas dan bawah kupisahkan, yang bagian bawah kusebar monster air yang kukumpulkan dari berbagai tempat di kerajaan ini
Setelah itu seluruh kawah ditutupi mineral khusus yang ditempa dengan campuran Mithril, besi dan baja. Membuatnya transparan seperti kristal dan jauh lebih keras dari mithril
Mineral ini yang membuat seluruh danau bercahaya seperti pelangi cair. Selain itu alat sihir juga memenuhi danau bagian bawah untuk menahan agar air tidak membanjiri terowongan disana
Satu lagi yang berubah yaitu sarang Dwarf. Kawasan Dwarf sangat luas bahkan sampai ke perbatasan desa Mansturi dan Desa Vendra
__ADS_1
Begitu juga daerah Termonn dan desa Heath yang membuatku terkejut bukan main. Aku sempat bertengkar soal itu.
Karena kawasan yang mereka bentuk sudah jauh melewati kawasan wilayahku. Membuat kepalaku semakin pusing saja
Lagipula jumlah mereka tidak bertambah sebanyak itu. Ngapain mereka membuat sarang semut sebesar itu didalam tanah?
Akhirnya selain daerah Termonn dan Monra semua tempat itu ditutup dan disegel untuk keadaan darurat saja
Penyelidik istana bolak balik kesini untuk mencari kesalahan dan celah dari pendapatanku. Putra mahkota sepertinya berusaha mencari tahu asal semua uangku
Begitu juga dengan semua asosiasi dagang di kerajaan ini. Putra mahkota berusaha mencari-cari yang memiliki hubungan denganku
Sepertinya dia berusaha menghancurkanku dan wilayah ini. Dari Valerie aku tahu kalau putra mahkota mewaspadai tempat ini karena memiliki kemungkinan paling besar untuk jadi pemberontak
Pertama aku yang merupakan rakyat jelata, dan Valeri yang dari kubu Netral, kedua kekuatan militer yang menandingi kebanyakan Marquess dan seimbang melawan Duke di kerajaan ini
Ketiga Wilayah yang besar serta hampir tidak memiliki perbatasan, keempat rakyat yang kebanyakan merupakan pengungsi kerajaan lain yang memiliki dendam dengan istana
Serta yang terakhir aku tidak memberikan konstribusi apapun pada istana, dan juga tidak menunjukkan sikap membutuhkan serta tunduk
Serta sifatku yang mengisolasi diri dari politik dan pegaulan di ibukota.
Membuat raja menyetujui rencana putra mahkota untuk mengekangku. Karena bangsawan sekitarku yang cuma Baron tidak bisa mendeklarasikan perang wilayah untuk merebut wilayahku
Dan mereka juga tidak bisa mengekang dan menahanku membuat istana kebingungan mengatasiku
Jadi akhirnya terbentuklah rencana mengurangi kekuataanku. Sila kuangkat jadi ajudanku bagian pasukan gagak dan tikus
Berkat itu infomasi terus masuk dan bisa diproses dengan cepat dengan memisahkan yang penting, darurat, dan secepat mungkin diatasi
Dan aku dapat satu pesan secepat mungkin untuk diatasi. Dari pasukan tikus yang mengawasi istana.
Aku langsung mengadakan rapat darurat untuk semua ajudanku termasuk Sila. Tidak menunggu lama semua orang mulai berdatangan dan ruangan langsung penuh
__ADS_1
"Sila kubiarkan kamu yang menjelaskan tujuan dari rapat ini" "Terima kasih tuan. Aku mendapat kabar dari pasukan tikus yang mengawasi istana
Kalau istana bersiap memulai perang dengan Stor dan Dwargon"(Sila)
"Stor? Apa mereka gila?"(Lusar) "Kita bisa memenangkan pertarungan berkat keunggulan tempat, senjata dan perangkap. Tanpa itu akan sangat sulit melawan satu raksasa saja"(Farel)
"Sabarlah, tunggu Sila menyelesaikan semuanya dulu" "Baik, ku lanjutkan. Istana merasa kalau kita memiliki kekuataan untuk mengalahkan raksasa jadi mereka berencana menugaskan kita untuk itu"(Sila)
"Sudah kuduga"(Stain) "Kita tidak mungkin mengalahkannya begitu saja. Force yang kita miliki tidak sekuat milik panglima, hampir mustahil menembus kulit raksasa apalagi jika mereka memakai zirah Mithril"(Mia)
"sebelumnya saja kita sampai mengorbankan Termonn hanya untuk bertahan dari serangan itu. Jika begini bukanya istana meminta kita untuk mati?"(Sirus)
"Bukan cuma itu beberapa bangsawan bahkan siap memperebutkan Monrra jika tuan dinyatakan terbunuh dalam perang"(Sila)
Aku cuma bisa menepuk jidat saja "Apa mereka tidak memandang nyonya sebagai Viscountess?
Bisa-bisanya mereka berniat seperti itu"(Stain)
"Itu wajar. Tidak perduli sehebat apa aku ini. Aku ini tetaplah perempuan, mereka pasti berusaha menjalin hubungan denganku dengan menikahkanku dengan anak mereka yang tidak mendapat warisan"(Valerie)
"Agak gimana gitu membicarakan perjodohan istriku jika aku mati, tapi akunya masih hidup disini"
"Karena itu kamu harus berpikir bagaimana caranya agar kamu tidak mati dalam perang itu!
Kalau kamu mati bukan cuma istrimu ini yang hilang melainkan semua perjuanganmu sampai sekarang termasuk semua yang kamu sembunyikan"(Valerie)
Tidak perduli bagaimana kita berdiskusi tidak ada jalan keluar yang bisa ditemukan. Bahkan meski berdiskusi dengan para Dwarf yang kudapat cuma peta lengkap kerajaan Stor saja.
Dan benar saja keesokan harinya surat perintah untuk aku menghadap tiba, sebelum berangkat aku memberi berbagai perintah penting termasuk untuk membuat semua pasukan berlatih formasi yang kubuat sebelumnya
Aku dan Sila berangkat ke ibukota dengan kereta kuda. Ada alasan aku membawa Sila, aku ingin menempatkan Sila sebagai mata dan telingaku yang akan mengawasi istana.
Aku harus tahu apa rencana raja dan putra mahkota berikutnya
__ADS_1
**TO BE COUNTINUE....***