Runes Swordsman

Runes Swordsman
Part 92


__ADS_3

Sekarang aku menghadap raja, dan raja tidak sendirian selain raja ada putra mahkota dan pangeran ketiga


"Aku bersyukur kamu baik-baik saja"(Pangeran ketiga) "Terima kasih ini semua berkat bantuan pangeran juga"


"Baiklah Viscount Monrra, jujur saja aku sedikit terkejut mendengar kekuatan para raksasa itu. Meski begitu hal itu bukanlah hal yang diluar perkiraan. Tapi kekuatan militermu yang bahkan bisa memusnahkan raksasa itu patut dipertanyakan, jika berkenan bisa kamu jelaskan?"(Raja)


"Baik yang mulia. Hamba sudah membuat pasukan secara tiba-tiba untuk menghadapi para raksasa sejak hamba bertahan dari serangan raksasa itu. Meski semua ini menunjukkan potensi dari pasukan hamba. Sejujurnya pasukan ini tidak sempurna, jika perang terlalu berlarut-larut hamba yang akan kalah disana"


"Ayahanda, menurut hamba pasukan seperti itu harusnya dimiliki oleh istana. Kita tidak bisa membiarkan potensi pemberontakan seperti ini berkembang"(Putra mahkota)


"Maaf pangeran dan yang mulia, hamba bisa menyerahkan semua pasukan itu jika itu keinginan yang mulia. Tapi semua pasukan hamba terbentuk diantara budak dan pengungsi mereka kurang memiliki loyalitas pada istana. Jika hamba mengirimkan mereka dan mereka kabur. Bukanya akan jadi masalah lebih besar jika pasukan sekuat itu menggila?"


"Kamu benar. Pasukanmu bukanlah pasukan yang dibuat oleh istana, bisa dibilang itu benar-benar pasukan pribadimu. Kamu sendiri tahukan kalau aku membiarkan pasukanmu selama ini karena kamu diperbatasan. Tapi pendapat putra mahkota juga tidak salah, mempertahankanmu berbahaya tapi juga tidak sama saja bahayanya. Lalu apa yang harus aku lakukan?"(Raja)


"Ayahanda. Bagaimana dengan begini, karena Viscount bisa melatih pasukan sendiri dari mereka yang hanya budak biasa atau pengungsi menjadi prajurit yang luar biasa. Bagaimana jika baginda mengutus pasukan juga untuk dilatih oleh Viscount untuk jadi kekuatan istana?"(Pangeran ketiga)


Itu bukan ide buruk dengan pasukan itu kekuatan istana akan meningkat, dan aku juga mendapat pasukan tambahan


Hanya mereka perlu diawasi saja, pasti dari mereka ada mata-mata yang dikirm kemungkinan terburuk merekalah mata-matanya


"Apa kamu keberatan dengan ini Viscount?"(Raja)


"Hamba tidak keberatan, tapi ada syarat yang harus dimiliki mereka yang mulia"


"Kamu berani bernegoisasi dengan baginda?"(Putra mahkota) "Pangeran salah paham. Hamba hanya bisa melatih orang yang cocok dengan force tapi belum menguasainya untuk membentuk prajurit yang hebat"


"Jadi intinya adalah orang yang berpotensi jadi pejuang hebat tapi untuk sekarang belum menguasai force?"(Pangeran ketiga)

__ADS_1


"Itu benar pangeran. Hamba harus mengajarkan dari dasarnya untuk membentuk pondasi mereka terlebih dahulu, apalagi untuk mempelajari rune perlu waktu lama. Jika orang yang dikirim sudah menguasai force mereka tidak akan bisa menggunakan rune"


"Aku paham maksudmu, tapi permintaanmu seperti mengirim rakyat biasa kan? Bukanya akan lebih sulit untuk mengajarkan mereka?"(Raja)


"Justru itu kelebihannya yang mulia" "Ayahanda, sepertinya itu tidak masalah, mengingat pasukan tanpa force adalah pemborosan jika ada cara paling mudah mengajarkan force pada mereka pasti kekuatan istana akan meningkat pesat"(Putra mahkota)


"Baiklah, akan kukirimkan perintah pada para bangsawan untuk mengirim mereka yang tidak terlatih. Hanya saja untuk pasukan istana hanya ada 100 orang saja yang sesuai syarat itu"(Raja)


"Itu tidak masalah yang mulia" "Baiklah, sekarang soal Stor. Apa kamu bisa mempersiapkan perang penaklukannya dalam sebulan?"(Raja)


"Ayahanda, para raksasa sudah menyerang sebelumnya. Bagaimana jika mereka tahu kalau pasukan mereka berhasil dimusnahkan? Lebih baik perang dipersiapkan lebih cepat"(Putra mahkota)


"Maaf ayahanda, senjata untuk mengalahkan para raksasa hanya pasukan Viscount Monrra. Setelah mengalami pertarungan seperti itu dan langsung memulai perang selanjutnya akan membuat pasukannya kelelahan. Apalagi Viscount sendiri yang mengatakannya kalau pasukannya tidak sempurna. Mengirimnya lebih cepat ke medan perang hanya membawa kekalahan saja"(Pangeran ketiga)


"Maaf hamba menyela yang mulia. Jika hamba berangkat lebih cepat sekarang, hamba tidak akan memiliki waktu untuk melatih prajurit yang mulia kirimkan. Karena hamba belum memiliki penerus hampir tidak ada orang selain hamba yang bisa membuat pasukan seperti itu"


"Tapi ayahanda. Bagaimana jika mereka menyerang lagi? Bisa dibilang hanya pasukan Viscount Monrra yang bisa menahan mereka. Kalau pasukan itu hancur bukanya cuma menunggu waktu saja kerajaan kita rata dengan tanah?"(Putra mahkota)


"Para raksasa bukanlah makhluk pintar, mereka tidak bisa memasuki daerah kita dari tempat yang jauh dari kerajaanya. Meski bisa sekalipun ukuran besar mereka pasti akan dengan mudah ketahuan. Jika melewati jalur yang sama, aku harap Viscount akan membantu saja"(Raja)


"Tentu saja yang mulia, hamba tidak akan membiarkan para raksasa itu memasuki wilayah ini" "Baguslah, untuk sekarang kamu memiliki waktu paling lama 3 bulan untuk menyiapkan pasukanmu. Sementara itu, beberapa bangsawan akan membantumu nanti sebagai pasukan bantuan"(Raja)


"Hamba menaati keinginan yang mulia. Hamba undur diri" Aku keluar dari ruangan itu, 3 bulan harus kumanfaatkan dengan benar


Untung saja kami telah memiliki cara untuk membuat orang yang memiliki kecocokan dengan force bisa mengendalikan force


Cara pertama dengan menggunakan daging monster hanya saja cara ini memiliki resiko tinggi bahkan jika salah tubuh orang itu bisa meledak seperti balon

__ADS_1


Cara kedua adalah menyuntikan cairan hasil leburan jantung raksasa. Cara ini relatif aman jadi bisa dengan mudah aku gunakan


"Tuan"(Sila) Sila sudah muncul saja dibelakangku


"Bagaimana dengan mereka? Apa berhasil dapat banyak?"


"Di Ibukota banyak organisasi penyelundup ataupun orang-orang lingkungan kumuh. Meski tidak sampai ratusan, dengan mudah total mereka mencapai puluhan"(Sila)


"Di daerah lain?" "Agak susah mencari berbagai daerah milik bangsawan. Meski begitu dengan mudah sudah terkumpul 200 orang"(Sila)


"Baguslah kalau begitu. Beritahu Lusar dan Mia soal prajurit yang akan dikirim oleh istana, dan beri mereka latihan runes dasar"


"Apa tidak bahaya? Meski hanya dasar kemampuan dari gabungan puluhan orang bisa mengimbangi pasukan elemen dengan mudah"(Sila)


"Tidak masalah, tujuanku hanya menunjukkan aku melatih mereka jadi tidak boleh menunjukkan terlalu sedikit tapi juga tidak boleh terlalu banyak. Sekalian batasi pergaulan dengan mereka"


"Baik tuan"(Sila) Sila menghilang, aku perlu banyak hal untuk mengurus seluruh pasukan itu dan menyiapkan perang


Masalah pasukan itu aku sudah mengira sebelumnya kalau putra mahkota akan mengincarnya


Tentu saja semua yang ada di Monrra bukanlah seluruh pasukanku, bagaimanapun juga aku harus bersiap jika bangsawan lain ingin merebut tanahku


Dulu memang Monrra belum menarik perhatian, tapi jika bangsawan lain tahu soal apa yang tersembunyi didalam Monrra mereka akan menyatukan kekuatan untuk membaginya


Karena itu aku harus mempersiapkan diri


**TO BE COUNTINUE...***

__ADS_1


__ADS_2