Runes Swordsman

Runes Swordsman
Part 15


__ADS_3

"Yang benar saja guru. Dia ini bahkan bukan bangsawan, mau bagaimana cara aku hidup jika jadi istrinya. Lagipula ayah pasti akan menolaknya. Bahkan mungkin membunuhnya"(Valerie)


Kejam tapi anehnya aku merasa itu kebenarannya "Kamu tahu sendirikan bagaimana kemampuannya. Meski masih sulit melawan Viscount sendiri melawan prajuritnya merupakan hal mudah"(Lizra)


"Maaf saja Lizra. Aku juga tidak mau punya istri kayak dia. Bisa mati muda aku, juga seperti katanya count tidak akan membiarkan hal ini begitu saja"


"Kamu jangan terlalu pesimis seperti itu. Aku yakin tidak butuh waktu lama sebelum kamu jadi bangsawan paling tidak baron lah"(Lizra)


Darimananya "Aku tetap tidak mau menikah dengannya. Kalau guru seperti itu kenapa tidak guru saja yang menikah dengannya"(Valerie)


"Aku?! Aku terlalu tua untuknya. Tapi kalau kamu mau aku tidak masalah kok"(Lizra) "Tidak. Tidak aku tidak berani"


"Payah"(Valerie) "Aku bercanda. Apa kamu tidak tahu kenapa baron dipanggil ke ibukota?"(Lizra)


Awalnya aku juga memikirkan hal itu. Tapi itu bukan urusanku sih "Tidak juga" "Untuk ikut serta dalam perang. Sudah 10 tahun Baron mengundur ikut campur perang itu dengan alasan murka hutan. Tapi sekarang hal itu sudah tidak ada"(Lizra)


"Berarti kami harus ikut perang sebagai pasukan?" "Harusnya. Mengingat kemampuanmu sepertinya kamu bisa jadi kapten tim"(Lizra)


Aku tidak tahu akan secepat ini. Memang sih mengingat keadaan kerajaan ini cepat atau lambat kami akan dikirim kemedan perang.


Tapi aku tidak mengira kalau secepat ini


"Aku yakin dengan kemampuanmu mengumpulkan prestasi dimedan perang bukanlah masalah. Jadi gelar baron pun cepat kamu dapatkan"(Lizra)


Setelah berbincang sekadarnya aku memutuskan untuk kembali. Sudah jelas yang memanggilku itu Valerie yang ingin melihat kekuataanku.


Aneh.. Sampai keluar dari rumah kaca aku tidak menemukan siapapun. Aku terus berjalan dan melihat kereta kuda.


Disitu juga ada Viscount yang kebetulan melihatku juga. Sebelum akhirnya dia masuk kedalam


"Josh"(Baron) "Astaga... Baron.. Maaf atas sikapku, aku terkejut tadi" "Aku tahu. Masuk ke kereta kuda! Ada yang harus kubicarakan"(Baron) "Apa tidak masalah?"


"Sudahlah masuk saja"(Baron) "Baiklah, permisi" Aku masuk kedalam kereta kuda. Dan kereta mulai berjalan


"Aku tidak perlu basa basi. Apa yang terjadi di rumah kaca?"(Baron) "Ya.. Itu nona Valerie menguji kemampuanku karena aku memiliki hubungan dengan gurunya"

__ADS_1


"Jadi begitu ya... Viscount hampir saja menggunakan semua yang dia bisa untuk membunuhmu. Apa kamu tidak melakukan kesalahan apapun?"(Baron)


"Aku harap begitu. Hanya saja terjadi kesalahpahaman" "Terserahlah. Nona Vrambell mau melindungimu"(Baron)


"Baguslah kalau begitu"


"Hanya saja. Dia menawarkan agar kamu menikah dengan nona Rosefield"(Baron)


"Jangan bilang. Nona Valerie" "Begitulah. Awalnya Viscount marah karena hal itu. Tapi karena hal itu kamu mau tidak mau harus ikut perang"(Baron)


Ini jadi semakin rumit dan memusingkan "Count setuju dengan perjodohan ini selama kamu bisa meraih prestasi dan mendapat gelar Viscount paling tidak"(Baron)


"Bagaimana kalau aku tidak mau ikut perang?"


"Count akan menggunakan semua kekuataanya untuk membunuhmu. Bisa saja keluargamu juga terlibat"(Baron)


"Berarti tidak ada pilihan lain" "Ya, awalnya tujuanku ke ibukota meminta tambahan waktu pada raja untuk memulihkan desa. Tapi sekarang mau tidak mau aku harus mengirimmu dan pasukan lainnya"(Baron)


"Begitu ya. Kalau itu perintah raja mau bagaimana lagi" "Begitulah. Lebih baik kamu juga bersiap nanti setelah kita kembali"(Baron)


Setelah 3 hari perjalanan dan menginap 2 kali didesa kami tiba di kota Veran. Kami tidak lama disana sebelum pergi lagi ke ibukota.


Setelah 2 hari kami tiba di ibukota. Kami langsung pergi ke mansion milik baron dan tinggal disana.


Kerajaan ini bernama kerajaan Voldugur sejak dulu selalu berhubungan buruk dengan kerajaan sekitar bahkan berkonflik kerajaan Grimmur dan Rodigur


2 kerajaan itu selalu berperang dengan kerajaan ini. Untung saja meski berkonflik dengan kedua kerajaan itu yang ada di utara dan timur.


Kerajaan ini bekerja sama dengan bagian selatan dan barat. Bahkan pangeran menikah dengan kerajaan di selatan kerajaan Rolegur


Dan putri melakukan pernikahan dengan kerajaan Riskur. Hal itulah yang membuat konflik tanpa henti kerajaan itu tidak berubah jadi perang.


Selain itu alasan kenapa perang besar tidak terjadi karena kerajaan Rodigur juga mengalami perang tanpa henti dengan kerajaan Stor.


Kerajaan para raksasa. Hal inilah yang membuat situasi kerajaan ini sedikit lebih tenang.

__ADS_1


Keesokan harinya undangan panggilan ke istana untuk baron datang. Baron langsung bersiap untuk pergi kesana.


Dan aku ikut dengannya. Tentu saja tidak dalam wujud manusia melainkan lalat.


Aku sedikit penasaran dengan raja kerajaan ini.


Aku bersembunyi di rambut baron dan diam disana. Setelah 3 jam istana raksasa terlihat.


Baron terus masuk kedalam, disapa beberapa prajurit sambil terus berjalan.


Hingga keruangan yang paling besar. Disitu diatas tahta ada pria yang berbadan besar. Aku pikir dialah rajanya.


Baron membungkukkan badannya untuk memberi hormat "Hamba menjawab panggilan yang mulia"(Baron)


"Baron Hars. Sudah 10 tahun kita tidak bertemu gara-gara monster diwilayahmu yang sering menyerang"(Raja)


"Maafkan hamba yang mulia karena selama ini-"(Baron) "Tidak, tidak perlu aku tidak marah aku memahami hal itu. Hanya saja sekarang murka hutan sudah hilang kan? Aku sudah memberimu waktu 2 tahun untuk memulihkan desa harusnya sudah cukup kan?"(Raja)


"Terimakasih atas kebaikan yang mulia"(Baron) "Baguslah. Jadi kamu bisa mengirim pasukan kan? Untuk perang nanti"(Raja)


"Tapi yang mulia keadaan desa kami masih jauh dari kata baik dan aman"(Baron)


"Mau berapa lama lagi kamu akan mengundur hal itu? Para bangsawan lain sudah mulai waspada terhadapmu"(Raja)


"Itu..."(Baron) "Karena hal itu sebulan lagi kamu kirimkan pasukan ke perbatasan"(Raja)


"Saya akan menuruti perintah yang mulia"(Baron)


"Aku dengar ada anak yang cukup berparuh selama 2 tahun ini ya?"(Raja) "Begitulah yang mulia"(Baron) "Kirimkan dia sebagai orang yang mengatur pasukanmu. Aku dengar nona Vrambell tertarik untuk menikahkannya dengan muridnya ya?"(Raja)


"Tapi Viscount menolak hal itu"(Baron) "Tidak masalah soal itu. Kirimkan pasukanmu dan dia ke gunung Monrra memang cukup tandus tapi jika dia bisa mengambil alih seluruh daerah sana menjadi Marquess juga tidak masalah"(Raja)


"Apa itu tidak berlebihan?"(Baron) "Tentu saja berlebihan. Jasa selama perang hanya bisa mendukungnya jadi Viscount sisanya harus dilihat pada jasa terhadap negara. Yang jelas jika memenangkan perang itu, aku sendiri yang akan memerintahkan Viscount Rosefield untuk menikahkan putrinya padanya"(Raja)


**TO BE COUNTINUE...***

__ADS_1


__ADS_2