
Kami membicarakan masalah pembangunan itu dan rencana menempatkan semua prajurit bangsawan
"Kamu serius ingin memindahkan semua prajurit ke gudang?"(Sani) "Ya" "Bukanya itu agak berbahaya ya?"(Sani)
Gudang penyimpanan. Seperti namanya ini adalah gudang untuk menyimpan senjata, tapi ada rahasia dibawah gudang itu.
Gudang itu terhubung dengan barak rahasia prajurit yang terkubur diseluruh gunung. Bisa dibilang itu tempat benteng ini menyembunyikan pasukan skala besar
Waktu perang penaklukan aku pikir 12.000 prajurit yang menyerang kita sebelumnya berasal dari sini.
Tapi tempat itu bukan cuma tempat biasa, disana juga sebagai tempat penyimpanan Mithril dari para Dwarf
Tapi tidak perlu khawatir, semua barang tambang sudah kukirim kekerajaan, dan sisa mithril disana sudah kujual dengan asosiasi pedagang yang aku buat secara rahasia
"Tidak perlu khawatir semua mithrilnya sudah tidak ada" "Bukan itu. Tempat disana terlalu nyaman, nanti semua pasukanmu akan berubah jadi manusia gua"(Sani)
Benar ya, soal itu. Aku juga tahu tentang itu, berbeda dengan gua alami yang lebih lembab, dan tidak nyaman.
Ruang bawah tanah dibawah gudang terasa lebih nyaman daripada barak itu sendiri. Alasannya karena Dwarf sangat mencintai Mithril, semua mithril itu diperlakukan lebih istimewa daripada anak sendiri.
Suhu disana juga sangat pas tidak panas dan tidak dingin. Tadinya disana aku mau jadikan markas untuk pasukan elit.
Kalau sudah begini jadikan saja semua pasukan yang mau setia bersamaku jadi pasukan elit
"Nanti aku akan adakan Shift latihan paling tidak seperempat dari mereka harus pergi keatas untuk mengurangi kecurigaan"
"Tapi kalau semua pasukan bangsawan itu melihat kesempatan bagaimana?"(Sani)
"Biarkan saja. Aku akan mengubur mereka nanti"
"Yasudahlah kalau begitu. Sekarang masalah pembangunan, 200 orang pengguna force.
Semua bahan sudah ada pekerja sudah ada, perancang dan mandor sudah diperjalanan dan akan sampai besok. Dengan semua itu butuh waktu 2 bulan hingga bangunannya berdiri"(Sani)
"Terlalu lama. Apa yang kurang?"
"Apanya yang terlalu lama? 2 bulan loh itu. Membangun satu rumah kecil untuk 4 orang saja perlu waktu 1 bulan. Ini satu bangunan besar untuk 1000 orang dalam 2 bulan kamu bilang lama?"(Sani)
__ADS_1
"Ya, terlalu lama. Pasukan bantuan yang datang hanya menambah ketegangan dan kepanikan saja. Aku sendiri tidak tahu butuh waktu berapa lama agar keadaan jadi tenang"
"Bisa diusahakan agar jadi dalam waktu 2 minggu. Asalkan butuh pondasi dan butuh tambahan 100 orang lagi"(Sani)
"Baiklah. Itu saja" "Darimana 100 orang itu mau kamu ambil? Pasukan bantuan?"(Sani)
"Mereka? Sama saja aku seperti menggunakan serigala untuk mengembala domba dong. Dari tahanan perang lah"
"Bukanya itu malah lebih berbahaya?"(Sani)
"Biarkan saja. Memang tempat itu kubangun untuk mereka kalau rubuh berarti kesalahan mereka sendiri"
"Aku baru tahu kalau kamu ternyata cukup kejam juga"(Sani) "Apa surat itu sudah kamu kirim?"
"Ya, dan seperti dugaanmu. Surat itu tidak sampai ke istana, bahkan bisa dibilang karena surat itu mereka kesini"(Sani)
"Ternyata begitu. Memang harus langsung kesana ya" "Bukanya itu lebih mustahil. Apalagi kamu kekurangan bukti untuk menyudutkan mereka"(Sani)
"Tidak perlu bukti. Lagipula aku tidak mau menuntut mereka, aku hanya ingin membuat raja waspada terhadap duke Racantry"
"Dengan begitu pasti gerakan duke juga terhambat ya"(Sani) "Begitulah, kalau begitu cukup sampai disini saja pertemuan kita"
Aku keluar dari ruang rapat dan bertemu Stain diperjalanan kekamar "Tuan"(Stain) "Stain tolong panggilkan Sirus untuk kekamarku ya"
"Baiklah"(Stain) "Satu lagi. Perintahkan tawanan perang sebanyak 100 orang yang bisa menggunakan force untuk membantu pembangunan"
"Baiklah"(Stain) Aku dan Stain berpisah dan aku masuk kekamar. Aku menulis surat dan mengeluarkan buku besar tentang biaya perang ini.
Tidak lama kemudian Sirus datang "Ada apa Josh? Tumben memangilku"(Sirus) "Tolong jaga tubuhku ya. Mungkin aku akan pingsan 1 atau 2 hari. Dan beritahu yang lain saja kalau aku tidak ada disini"
"Begitu ya. Aku mengerti"(Sirus) "Aku mengandalkanmu" Aku mengikat pesan dan buku ke punggung burung elang dan merasukinya.
Sirus membuka jendela dan aku terbang keluar. Pergi ke istana ya? Butuh waktu berapa lama kesana ya?
Dengan kecepatan kuda saja perlu satu minggu. Masalah berikutnya hanya bagaimana caranya aku menemui raja.
Aku tidak bisa memberikan surat ini pada yang lainnya. Setelah terbang selama seperempat hari, aku hinggap dulu dan memakan dendeng yang ku ikat di kantung kain, di leherku.
__ADS_1
Rasanya agak aneh makan tanpa gigi. Setelah itu aku kembali terbang lagi, keesokan harinya saat matahari mulai tinggi aku sampai di istana.
Aku terbang memutari istana untuk mencari keberadaan raja. Dan akhirnya aku menemukannya.
Dia duduk dengan meja dipenuhi dokumen, sepertinya itu ruang kerjanya. Aku hinggap didekat sana agar bisa melihat bagian dalamnya.
Setelah penasehat raja keluar, aku mendekati jendela dan mengetuk jendela dengan paruhku
"Siapa?"(Raja) Raja menatapku dari sana "Elang? Kenapa bisa ada elang disini?"(Raja)
Hanya saja dia tidak membuka jendelanya
Aku mengetuk jendelanya lagi agar dibukakan
"Baik kubukakan. Tapi ingat jika macam-macam kamu akan jadi hidangan buat makan malam"(Raja)
Memang apa yang bisa dilakukan elang? Sampai diancam seperti itu. Raja membuka jendela dan aku bertengger dijendela sambil menunjukkan punggungku
Raja bingung sesaat sebelum melihat buku dan surat disana "Apa ini? Harusnya aku memerintahkan Tanra untuk mengeceknya. Tapi aku penasaran juga"(Raja)
Raja membuka suratku dan membacanya sebentar. Baru kemudian melihat buku milikku
"Apa ini benar? Duke Racantry? Tapi bagaimana caranya panglima dari rakyat biasa menulis? Ini juga mencurigakan. Yang paling mencurigakan burung ini"
Aku tahu soal itu kalau memang semua itu mencurigakan. Kalau bantuan darimu tidak datang aku sendiri yang akan melaporkan ini tau
"Tapi yang lebih anehnya lagi. Bagaimana caranya dia mengirim kamu kesini? Dia sendiri belum pernah keistana?"(Raja)
Astaga aku lupa soal itu "Sepertinya aku akan memanggilnya lebih cepat dari jadwal. Harusnya tersisa 6 bulan lagi, tapi karena serangan dia, membuat Rodigur terdesak. Bahkan gunung Monrra berhasil diambil alih harusnya itu saja sudah cukup untuk memberikannya gelar Viscount. Aku akan membalasnya"(Raja)
Raja menulis sebuah surat dan memberikannya padaku. Tunggu dulu, aku harus mengigit surat ini sepanjang jalan? Yang benar saja
"Tidak nyaman ya? Kalau begitu pakai ini saja"(Raja) Raja memberikan quiver kecil sepanjang lengan anak-anak dan memakaikannya di punggungku.
Aku menarik-narik tali Quiver dan berusaha mengencangkannya "Jangan dilepas"(Raja)
Aku tahu soal itu.
__ADS_1
Begitu sudah kencang, aku kembali terbang ke benteng "Sepertinya aku harus menyuruh mereka kembali"(Raja)
**TO BE COUNTINUE...***