Runes Swordsman

Runes Swordsman
Part 115


__ADS_3

Kami semua mundur kembali kekota, kejadian tadi benar-benar membuat segalanya jadi kacau balau


Para raksasa seperti menunggu keadaan seperti itu untuk menyerang lebih ganas lagi. Aku sampai terpaksa menggunakan pasukanku untuk bertahan sampai mereka semua mundur dulu


Ini kekalahan pertamaku dalam perang penyebabnya karena senjata sihir buatan Dwarf


Jumlah pasukan yang dibawa pangeran hanya tersisa 1500 orang berkat kejadian itu


Sedangkan pasukan bantuan hanya tersisa 500 orang. Meski tersisa segitu pada kenyataanya banyak sekali yang terluka berat dan membebani seluruh pasukan


Jumlah yang terluka berat menembus 2500 orang termasuk Devan dan Duke Galarin. Pangeran ketiga sendiri terluka ringan karena terkena ledakan saat senjata duke Galarin meledak


Untungnya aku sudah bersiap soal ini dan memerintahkan pasukanku mengirim kabar ke kerajaan


Berkat ini perang akan tertunda paling tidak 1 bulan. Fokus utamaku adalah obat-obatan yang sudah habis saat perang sebelumnya


Kalau istana tidak mengirimkan supplai berupa obat-obatan akan terjadi kematian dan penyakit menular disini


Masalahnya aku tidak bisa mempercayai istana dan akhirnya mengirim permintaan bantuan pada Sani


Aku yakin Sani jauh lebih bisa diandalkan daripada Istana. Moral pasukan pangeran langsung runtuh dan Viscount Runty menuduhku sudah mengetahui hal ini dan membiarkannya


Bahkan dia berpendapat kalau aku harus maju dan menaklukan kota itu dengan pasukanku saja


Hal itu di tolak oleh pangeran ketiga


Menurutnya meski aku tahu semua kesalahan itu adalah salahnya jadi dia yang harus bertanggung jawab


Pokoknya perpecahan terjadi di kalangan komando. Aku meminta pangeran untuk mundur saja dulu dari kota ini


Kota ini tidak terlalu banyak memiliki pertahanan dan bisa dengan mudah dikacaukan oleh para raksasa


Aku yakin melihat tingkah raksasa sebelumnya mereka akan mulai menyerang saat merasa kita seperti ini


Tapi pangeran menolak mundur dan menyerahkan kota ini. Gudang kota sudah terisi penuh dengan makanan kehilangan itu akan membuat segalanya semakin buruk


Perdebatan terus terjadi mengakibatkan rantai komando semakin buruk hal itu ditambah dengan kabar kalau lagi-lagi pengiriman suplai gagal karena serangan monster

__ADS_1


Viscount Runty menyalahkanku karena tidak membasmi monster disepanjang jalan. Yang menurutku itu sudah diluar akal sehat


Sehebat apapun aku membunuh mereka semua sama saja seperti bunuh diri. Untungnya bantuan dari Sani datang, bantuan yang menyamar sebagai supplai dari Monrra


Disitu juga ada berbagai obat-obatan dan anak panah untuk kebutuhan perang. Wajah Vicount Runty terlihat aneh, bahkan dia mencari tahu beberapa informasi soal supplai dari Monrra


Aku memerintahkan Sila mengawasi Viscount Runty secara diam-diam. Sementara itu kami mulai melakukan pengobatan


Aku juga mulai mempersiapkan kereta kuda yang akan membawa prajurit yang tidak bisa bertempur untuk kembali


Tidak ada hari yang tenang sejak kekalahan kita ini. Apalagi datang kabar kalau raksasa datang melalui gunung untuk menyerang


Moral pasukan sudah runtuh kebanyakan mereka memilih pasrah, bahkan beberapa takut memegang pedang lagi. Padahal pasukan pangeran ketiga tinggal setengah


Sila juga memberi tahu balasan dari istana kalau mereka juga sudah mengirim pasukan bersama pasokan itu


Yap pasokan yang musnah melawan monster. Mereka memang gak becus, akhirnya terpaksa cuma kami yang akan berusaha mempertahankan kota


Lusar, Stain akan jadi petarung garis depan. Farel akan menyerang dari tembok kota, Sila akan menjadi mata yang akan mengawasi para raksasa sekaligus pemimpin pasukan naga


Sirus akan mendukung dengan forcenya. Akhirnya mereka tiba, pasukan raksasa muncul dari balik gunung jumlahnya 50 orang


Pasukan raksasa mengangkat kapak dan palunya secara bersamaan "SIRUS BANTUAN!!!" "Force"(Sirus) Force biru menyelimuti seluruh pasukan Lusar


"BERTAHAN... FORCE"(Lusar) "MUNDUS!!!"(Pasukan beruang) Dinding berlapis terbentuk yang tingginya melebihi tembok kota


Getaran terjadi membuat semuanya bergoyang


"TEMBAK!!!"(Farel) Panah-panah api melesat melewati tembok pertahanan


Gelombang panah lain dilesatkan sesuai perintah Farel. Awan berubah dan hujan petir terjadi secara beruntun


"Mereka datang!!"(Farel) Ledakan beruntun terjadi dan dinding pertahanan hancur para raksasa mulai muncul, mereka sudah kehilangan zirah mithril mereka


"Tembak!!"(Sila) Tembakan meriam terdengar dan beberapa raksasa digaris depan jatuh dengan darah keluar dari leher mereka


"SERANG!!!" Aku bersama Stain dan pasukannya maju menyerang para raksasa "Mundus" Aku mengayunkan pedangku

__ADS_1


Dinding tanah dan duri tanah raksasa muncul. Dinding tanah membuat raksasa tidak seimbang dan jatuh kearah duri-duri tanah dan menusuk tubuh mereka


"Ventum" Aku melesat kearah salah satu raksasa yang jatuh dan menebas lehernya. Kepala raksasa jatuh kebawah, aku melanjutkannya menuju kearah raksasa lainnya


Aku sampai ke garis tengah dimana hanya ada raksasa tanpa pasukanku. Disitu sudah banyak raksasa yang jatuh


"Panglima"(Prajurit taring naga) "Lanjutkan saja. Dan tetaplah hidup" "Aku mengerti"(Prajurit taring naga)


Aku dan prajurit itu berpisah menyerang kearah raksasa yang berbeda. Kilatan petir, api dan hembusan angin terjadi dimana-mana membuat seluruh tempat jadi kacau


Gelombang panah kembali melesat kegaris belakang. Dimana semua panah berubah jadi petir dan ledakan beruntun terjadi


Para raksasa mulai bertahan dengan force mereka. Mengabaikan itu aku menusuk leher raksasa dan merobek lehernya memandikan badanku dengan darahnya


Raksasa itu rubuh dan dibelakangnya raksasa lain mengayunkan palunya "Sial" Ledakan besar terjadi mayat rekannya hancur karena ledakan force


Aku terpental melihat para raksasa di garis belakang hanya mengayunkan senjata mereka yang diselimuti force kebawah dan membuat ledakan


"LUSAR!!! MAJU HENTIKAN MEREKA!!!!" "Baik panglima"(Lusar) Lusar bergerak maju. Sedangkan aku membuat beberapa lapis dinding raksasa untuk menghentikan serangan mereka


Mereka berniat menjatuhkan kota ini kedalam jurang. Siapa yang sebenarnya memberikan strategi seperti ini?


Lusar datang dan pasukan beruangnya. Dinding pertahan dibangun dan dihancurkan tanpa henti.


Pasukan formasi terus memborbadir mereka dengan petir maupun api


Pasukan taring naga tidak bisa maju karena gelombang force tanpa henti dari mereka sebagai gantinya pasukan racun naga dibawah Karl yang bergerak membuat kabut racun tebal yang membuat para raksasa tidak bisa menggunakan force lagi


Dengan cepat Stain dan pasukannya maju membunuh raksasa yang tersisa. Perang akhirnya selesai, tapi tebing tidak bisa menahan dampak dari perang dan mulai rubuh


Pasukan Lusar langsung membuat beberapa dinding tinggi disamping jurang. Dengan cepat kami mulai mundur


Meski begitu seluruh tebing runtuh dan banyak orang jatuh kedalam jurang berkat itu. Meski kami berhasil bertahan dari serangan mereka kerugian yang diterima tetap saja besar


Dan bukan cuma itu. Hampir mustahil melanjutkan perang tanpa membuat jalan baru


Jalan luas yang ada dihadapanku tadinya sekarang sudah berubah jadi jurang yang luar biasa lebar.

__ADS_1


Butuh waktu beberapa tahun untuk membuat pos baru diatas gunung. Ini benar-benar menyebalkan


***TO BE COUNTINUE....***


__ADS_2