
Aku mengubah rencana dari misi pembasmian jadi misi penangkapan masalahnya jumlah mereka tidak mungkin untuk ditangkap semua
Ada 100 Bone Rhino beserta 10 Skull Rhino diantaranya membuatku berpikir keras. Selain itu aku juga harus memikirkan tempat untuk menampung para monster itu dulu
Akhirnya rencananya tercipta. Dwarf membuat kandang besar tepat dibawah perangkap nantinya
Setelah semua monster itu jatuh ke dalam perangkap mereka akan langsung masuk kedalam kandang
Sementara itu prajurit yang tersisa akan melawan Skull Rhino dan memasukkan mereka kedalam perangkap lagi
Sampai semuanya tertangkap. Rencana ini merupakan rencana yang bagus hanya saja keadaan tidak selalu terencana dengan baik
Semua Rhino itu berbelok dan pergi ke Red Plains saat sudah mendekat membuatku bingung apa yang sebenarnya terjadi
"Mungkin karena indera mereka"(Stain) "Indera?"
"Pada dasarnya Bone dan Skull Rhino hidup dengan tingkat waspada yang tinggi. Mungkin mereka tahu atau mencium bau darah daripara Cheetah akibat perang sebelumnya"(Stain)
Biasanya aku akan senang dengan peristiwa ini. Tapi aku ingin menangkap mereka
"Stain, Sirus, Lusar bawa semua pasukan dibawah kalian dan ikut aku!"
"Bukanya bagus kalau mereka pergi kearah lain?"(Sirus) Aku ingin menangkap mereka!!! Tidak mungkin aku akan bilang seperti itu kan?
"Mereka menuju ke desa Vendra. Jika mereka tiba seluruh desa akan hancur" "Benar juga arahnya kesana ya"(Stain)
"Desa Vendra? Wilayah baron Vendra? Tapi untuk apa kita perduli?"(Sirus) "Mereka pernah membantu sebelumnya"(Stain)
"Ohh... Begitu"(Sirus) "Mengabaikan mereka bukan hal yang baik tahu. Semuanya persiapkan pasukan kita berangkat"
Aku berbalik ke Valerie "Beritahu para Dwarf perubahan rencana. Buat jebakannya 5 km kearah utara"
"Red Plains kan? Aku mengerti"(Valerie) "Ayo berangkat" Aku memimpin pasukan ku yang terdiri dari 500 orang
"Panglima rencanya bagaimana?"(Stain) "Buat lubang jatuhkan mereka" "HAH?!!!"(semua orang)
Tidak butuh waktu lama sampai kami berada di belakang rombongan badak itu
"Pasukan beruang pecah 2 tim, Lusar pimpin satu. Sirus pimpin yang satu lagi. Farel pimpin pasukan elang dan fokuskan serangan pada salah satu skull Rhino. Laria dan Stain pimpin sisanya untuk mengatasi Skull Rhino lainnya. Setelah semua bone Rhino jatuh kejurang baru fokus membunuh semua sisa Skull Rhino"
__ADS_1
"Apa kamu lupa panglima disini tidak ada jebakannya"(Sirus) "Para pasukan beruang lah suruh buat. Aku akan memberikan bantuan nanti"
Sirus dan Lusar memimpin pasukan beruang dan mengepung gerombolan badak itu. Skull Rhino merasa ada yang tidak beres dan ingin berbalik tapi aku muncul
Aku melompat dari kudaku dan mengayunkan pedangku ke kepala Skull Rhino "Ventum!!"
Pedangku mengenai tengkorak yang membungkus kepala Skull Rhino
Ledakan terjadi dan skull Rhino terdorong "TERRA!!!"(Pasukan beruang) Ratusan badak langsung jatuh kedalam jurang yang dibuat sementara.
Meski bagian depan ingin berhenti, mereka tidak bisa berhenti karena didorong bagian belakang membuat semua Bone Rhino jatuh
Hanya saja Skull Rhino yang berada di barisan paling belakang berhenti sebelum jatuh. Skull Rhino yang didepanku ingin menghantam badanku
"Mundus" Aku mengeluarkan pedang dan mengayunkannya. Ombak tanah dan batu tercipta, semua pasukanku menghindar dan menjauh
Sementara Skull Rhino terdorong dan terkubur beberapa jatuh kedalam jurang buatan dan terkubur disana
Ya itu sebenarnya cuma pengalihan saja. Aku tidak mengubur mereka cuma menutup bagian atasnya saja
5 dari 10 Skull Rhino keluar dari tanah.Ternyata 5 yang jatuh kedalam jurang ya. Baguslah aku bisa membayangkan kristal sihir nanti yang akan ku dapat
Gerakan menjadi cepat dan semua serangan dengan force lebih kuat. Badak didepanku menyeruduk kearahku
"Terra" Dinding tanah muncul dan dihantam oleh badak itu "Fulgur" Dengan pedang petir aku menusuk dinding tanah dan menghancurkannya
Pedangku menusuk bagian leher badak itu dan mengenai zirah tulangnya. Aku berhasil mendorongnya sedikit
"Ignis"(Prajurit elang) Panah melesat mengenai tengkorak yang menyelimuti kepala badak itu dan meledak
"Terra"(Prajurit beruang) "Fulgur"(Prajurit serigala) "Ventum"(Prajurit serigala) Dinding tanah muncul dibawah dagu badak itu
Membuat badak itu langsung berdiri. 2 prajurit serigala datang dengan pedang yang dilapisi petir dan angin menusuk kearah perut badak itu yang tidak ditutupi zirah tulang.
Meski begitu kulit badak itu tidak tertembus
"Menyingkir!!!" Aku menusukkan pedangku ketanah membuat pilar petir merah besar kelangit.
Aku mengayunkannya kedepan membuat pilar itu maju dengan cepat kearah badak itu. Badak itu jatuh dan terseret pilar petir itu dan berakhir jatuh
__ADS_1
Beberapa panah kembali datang dan menancap di perut badak itu dan meledak. Api membakar perut badak itu
Sementara itu salah satu prajurit serigala muncul dan menebas leher badak itu dengan pedang yang diselimuti angin
Tapi pedang itu tidak bisa menembus zirah badak itu "Tonitribus" Petir merah turun dari langit memborbadir badak itu. 4 pilar petir menusuk sendi badak itu agar tidak bisa berdiri
Aku mendekati badak itu "Kuajari cara yang benar. Ventum" Pedangku diselimuti angin merah. Angin itu memutari pedangku dengan kecepatan yang mengerikan
Aku mengangkat pedangku dan langsung menebas leher badak itu. Suaranya seperti pedang yang berusaha membelah batu.
Ternyata kerasnya tulangnya memang tidak masuk akal tapi tetap saja zirah tulang lehernya hancur dan pedangku mengenai kulitnya secara langsung
Darah menyembur dari leher badak itu sampai akhirnya aku berhasil memenggal badak itu
Pertarungan yang melelahkan apalagi ini belum berakhir
"Baik kita bantu yang lain" Aku membantu yang lain mengurus badak-badak ini. Pertarungan memakan waktu setengah hari sampai kami berhasil membunuh semua Skull Rhino itu
Jujur saja aku merasa lelah. Apalagi jika melihat mayat badak ini, apa yang harus dilakukan dengan ini?
Kita tidak bisa membiarkan mayat ini begitu saja jika binatang lain memakannya mereka akan jadi monster
Jika monster biasa memakannya mereka akan memiliki inti yang terburuknya mereka akan memiliki pasukan monster lainnya
Dan dikubur juga sulit. Elemen badak ini adalah bumi jika dikubur disini akan membuat seluruh daerah ini jadi tandus
"Menurutmu bagaimana Laria?" "Kulit dan zirah tulangnya bisa dibuat jadi zirah yang bagus. Bahkan zirah kain dari binatang ini bisa sekeras zirah besi. Jadi lebih baik dijual saja atau diolah sendiri saja"(Laria)
"Ya aku setuju soal itu. Tapi lihat betapa sulitnya menguliti badak itu" Aku menunjuk kearah prajurit serigala yang kesulitan membelah zirah tulang dari badak ini
Kekerasan tulangnya memang diluar nalar sih
"Sirus kembali ke desa dan bawa kereta untuk membawa kembali semua bangkai ini. Sepertinya kita harus membongkar semua badak ini di desa"
"Baiklah. Aku akan berangkat sekarang"(Sirus) Sirus pergi dengan kudanya butuh waktu 2 jam sebelum Sirus kembali dengan gerobak besi raksasa
Akhirnya kita kembali kedesa dengan membawa 5 bangkai badak tulang
**TO BE COUNTINUE...***
__ADS_1