Runes Swordsman

Runes Swordsman
Part 7


__ADS_3

Sekarang aku dan Willburd berada di satu ruangan yang tertutup "Jadi murka hutan selama ini karena bunga?"(Willburd)


"Ya, sepertinya itu sejenis narkotika untuk para monster. Dan bukan cuma satu selain yang besar ada ratusan yang kecil disekitarnya"


"Aku baru tahu soal ini. Aku malah lebih tertarik dengan monster disana"(Willburd)


"Lupakan soal itu. Apa kita bisa bertemu baron atau tidak?"


"Karena keadaannya sudah seperti ini dan informasinya sudah jelas. Ayo temui baron"(Willburd)


Willburd menyewa kereta kuda dan kita mulai berangkat ke mansion baron ditengah desa. Setelah beberapa menit kami berhenti didepan gerbang.


Aku dan Willburd mulai berjalan dari sini. Rumah ini sangat besar bahkan 4 kali lebih besar dari rumahku


Kami diarahkan ke ruang tamu yang sebesar rumahku. Aku dan Willburd duduk menunggu disitu.


Tidak menunggu lama datang orang dengan jas "Ada apa Will? Kenapa kamu ingin menemuiku?"(Baron)


Willburd berdiri dan membungkukkan badannya. Aku mengikutinya "Secara keseluruhan tidak ada masalah"


Baron itu duduk "Terus apa tujuanmu?"(Baron) "Soal itu muridku yang ingin menemui anda"(Willburd) "Dia kah? Baiklah perkenalkan aku adalah Hash Humontria baron desa ini. Kamu?"


"Aku Josh. Maaf atas gangguannya yang tuan, aku ingin memberi tahu kalau aku sudah mengetahui penyebab murka hutan dan kemungkinan bisa menghentikannya selamanya"


"Murka hutan? Jadi kamu tahu dan bisa menghentikannya? Kenapa tidak berangkat sekarang? Apa kamu butuh prajurit untuk menemani?"(Baron)


"Justru kami butuh lebih banyak prajurit kalau bisa yang mengendalikan Force untuk keamanan desa"


"Apa hubungannya?"(Baron) "Kali ini berbeda dengan murka hutan yang pernah terjadi sebelumnya. Murka hutan kali ini yang terbesar, terganas dan para monster akan kehilangan akalnya"


"Jadi setelah kamu menghancurkan penyebab dari murka hutan. Maka murka hutan sendiri akan dipercepat begitu?"(Baron)


"Begitulah" "Apa yang membuatmu bisa dipercaya?"(Baron) "Nama bunga itu Giant wild Flower penyebab murka hutan terjadi" Baron menatapku dengan curiga dan membunyikan lonceng


Tidak menunggu lama pelayan datang dan mendekat kearah baron "Ambil buku di perpustakaan rak pertama paling atas di pojok kiri"(Baron) "Baik tuan"(Pelayan)


Pelayan itu pergi tidak menunggu lama kembali membawa buku. Baron mengeceknya dan memberikan tanda agar pelayan itu keluar


Baron memberikan bukunya padaku "Cari dan tunjukkan bunga itu dari gambar disitu"(Baron) "Baik tuan"

__ADS_1


Buku itu memiliki judul tanaman sihir berbahaya. Aku membuka satu lembar demi satu lembar dan akhirnya menemukannya.


Aku membacanya dengan cepat


Giant wild Flower merupakan bunga yang bisa setinggi 10 meter yang terkecil satu meter mengeluarkan bau aneh yang mempengaruhi hewan agar memakannya. Karena bunga itu membutuhkan penyebaran bibitnya melalui kotoran hewan.


Mengandung zat narkotika yang kuat hingga bisa membuat hewan itu mengamuk dan kehilangan akal. Jangan digunakan pada manusia karena akan membuat manusia itu gila dan kehilangan rasionalitas serta mati dalam waktu setengah jam.


"Yang ini yang mulia" Aku mengembalikan buku itu dalam keadaan terbuka di halaman dengan gambar bunga itu.


"Benar bunga ini. Dia tidak bisa baca kan?"(Baron) "Seharusnya tidak"(Willburd) Baron menatapku.


"Hamba hanya anak seorang petani yang ingin menjadi swordsman" Aku tidak berbohong sedikitpun lo


"Hanya saja bukti ini masih kurang"(Baron) "Kalau begitu tolong berikan 2 orang yang bisa mengendalikan Force dan bisa menjaga rahasia untuk menemani"


"Bukanya menjaga rahasia berarti tidak melaporkan apapun padaku?"(Baron) "Bukan begitu maksud hamba. Melainkan pihak yang hanya melapor pada Baron saja tidak ke yang lain"


Aku tidak sombong. Aku tahu hanya dengan kekuataanku dan Lizra pasti tidak akan bisa selamat.


Tapi Lizra kan penyihir mungkin saja dia punya cara menyelamatkan diri. Tapi aku pasti mati, masalahnya bukan cuma aku tapi seluruh desa akan ikut menemaniku mati


"Baiklah, beri aku 3 hari akan kukirimkan langsung orangnya ke pelatihan nanti"(Baron)


"Baiklah, hamba permisi" Aku keluar dan langsung masuk ke kereta kuda setelah meminta kusirnya menunggu sebentar.


Rumah yang besar tapi anehnya tidak nyaman apa karena aku tidak biasa kali ya? Tidak menunggu lama Willburd datang dan masuk ke kereta kuda.


Baru kereta itu berjalan kembali ke pusat pelatihan. Setelah sampai aku dan Willburd berpisah.


Willburd mengumpulkan seluruh pria didesa sedangkan aku pergi kehutan. Masalah alasan sudah diselesaikan oleh Willburd nanti.


Aku menemui Lizra didalam hutan. Yang kebetulan dia tidak didalam rumahnya


"Ahh kamu sudah tiba. Bagaimana? Lancar?"(Lizra)


"masalah itu.. Sepertinya aku harus minta maaf dulu" "Kenapa?"(Lizra) "Aku minta bantuan untuk mencari 2 orang lagi. Aku harap kamu tidak keberatan"


"Jadi kamu khawatir identitasku ketahuan?"(Lizra) "Bukanya memang begitu?"

__ADS_1


"Tidak sampai seperti itu kok. Setelah ini aku langsung pergi jadi tidak masalah, aku sebenarnya khawatir jika ketahuan akan membuat keributan. Jadi sudah siap latihan?"(Lizra)


"Ya, aku harus jadi kuat untuk melindungi desa" "Baguslah ayo mulai dari pengendaliannya"(Lizra)


Lizra menyuruhku melakukan banyak hal untuk mencari tahu kemampuanku seutuhnya.


Yang pertama aku tidak bisa menulis di udara. Karena kurang cepat selama bisa lebih cepat harusnya tidak masalah.


Yang kedua wujud dari forcenya berubah sesuai keinginanku dan sifat force akan mengikuti arti dari rune yang kutulis.


Yang ketiga aku bisa mengendalikan elemen yang dihasilkan jika kuselimuti dengan force biasa


Yang keempat harus menggunakan rune agar sifat dari elemennya ada


Yang kelima aku bisa menulisnya dipedang hanya saja pedang itu jadi rapuh cuma bisa dipakai 2 kali sebelum hancur


Yang keenam aku bisa menggunakan rune yang sudah ditulis oleh Lizra dulu hanya saja aku harus mengarahkan force seperti menulis rune.


Aku juga bisa menulis rune diatas kertas dengan cara ini, kertas pun bisa jadi senjata. Tidak berguna pada mantra karena aku tidak tahu kerjanya


Dan terakhir luasnya. Luas dari serangan force milikku 10 meter. Tidak perduli elemen apapun yang kugunakan selama masih di arah 10 meter aku bisa mengendalikannya.


Semua elemen yang dibuat dengan rune dan force akan hilang setelah setengah hari. Inilah yang membuatku tenang.


Untuk efek pada monster dan binatang akan dilakukan besok hari sekarang aku akan pulang.


Desa dirombak habis-habisan didepan desa banyak perangkap, dinding, pagar berduri dan lain sebagainya.


Willburd dan yang lain sedang sibuk termasuk ayah. Aku tidak tahu apa sebulan cukup untuk menyelesaikan itu semua.


Aku pulang kerumah yang kebetulan ibu sudah dirumah. Ibu langsung mengecek keadaanku


"Kamu tidak apa-apa kan?"(Ibu) "Aku tidak kenapa-napa ibu" "Apa kamu tidak pergi saja dari desa?"(Ibu) "Ibu kenapa ngomong seperti itu?"


"Karena kemungkinan seluruh desa ini akan hancur. Kamu harus tetap hidup demi keluarga ini, demi ibu, demi kebaikan kamu sendiri dan masa depanmu"(Ibu)


"Ibu, akulah inti dari semua ini. Perang sebentar lagi akulah penyebabnya. Setelah perang ini aku janji, tidak akan ada monster lain yang menyerang desa. Ibu aku istirahat dulu ya. Besok banyak yang harus ku lakukan"


Aku meninggalkan ibu yang masih duduk tidak lama kemudian suara isak tangis ibu terdengar, aku hanya mendiamkannya saja.

__ADS_1


Maaf ibu


**TO BE COUNTINUE...***


__ADS_2