Runes Swordsman

Runes Swordsman
Part 6


__ADS_3

Aku dan Lizra saling memandang melihat genangan kecil merah yang dibuat dari force milikku.


Bahkan Lizra menyentuhnya dengan tangan "Seperti air"(Lizra) "Ya, aku masih bingung apa yang terjadi. Tapi lebih baik aku menariknya" "Tunggu sebentar disini, jangan diapa-apakan itu"(Lizra)


Lizra pergi ke suatu tempat dan kembali membawa gelembung air yang ada ikan didalamnya


"Untuk apa itu?" "Entahlah, aku penasaran saja"(Lizra) Lizra mengambil ikan itu dan memasukkanya kedalam air dari force milikku


Ikan itu berenang seperti itu air biasa. Bener-bener aneh, tunggu dulu apa air itu aman?


Ikan itu menatapku, seolah-olah aku melihat wajahku sendiri. Lebih baik kutarik Force ini dengan sirip?


Ahhh.. Aku jadi ikan!!! Aku bergerak tapi cuma ada genangan disini. Apa yang terjadi padaku!!!


Aku melihat tubuh asliku yang digoyang-goyangkan Lizra "Josh!! Josh!! Apa yang terjadi?"(Lizra)


Aku langsung melompat dari genangan dan aku tidak bisa bernafas. Rasanya seperti dicekik sambil kepalaku ditutupi kain.


Lizra memperhatikanku dan mengambil aku dalam bentuk ikan ini dan memasukkannya kedalam gelembung air.


"Astaga apa yang terjadi? Sebenarnya kenapa bisa begini?"(Lizra) Lizra bolak-balik binggung


Aku berenang mundur sebelum maju dan melompat dari gelembung air ketubuhku yang asli.


Aku mendarat di wajahku dan aku menatap mata ikan yang ada didepanku "Astaga ikan in- Kau sudah sadar"(Lizra) "Apa-apaan itu tadi?"


"Kamu tiba-tiba pingsan"(Lizra) "Bukan itu. Aku jadi ikan" "Apa? Tunggu dulu.. Apa!!"(Lizra)


"Lebih baik Force ini kutarik daripada berbagai masalah lain terjadi" Semua force dalam genangan masuk ketanganku.


Ikan itu juga mengeluarkan Force yang langsung mengalir ketanganku. Dan ikan itu mengambang

__ADS_1


"Dia mati?" "Kayaknya tidak deh"(Lizra) Lizra menyentuh ikannya tidak lama kemudian ikannya kembali bergerak.


"Sebenarnya apa-apaan itu?"(Lizra) "Sumpah, aku juga sebingung kamu" "Aku akan mencatatnya sebentar"(Lizra)


Lizra mengeluarkan buku kecil entah darimana dan menulis dengan pena


"Ini asumsiku. Kamu sudah ditahap manifestasi, tapi anehnya kamu bisa mewujudkan force mu sesuai dengan rune yang ditulis dengan force milikmu. Manifestasi hasil imajinasimu dan Force dari tulisan rune memiliki efek yang berbeda. Yang terakhir mahluk yang terinfeksi force milikmu bisa diambil alih olehmu hanya saja ini belum jelas dan tidak ada yang tahu bagaimana efeknya pada manusia dan monster. Ya ini bisa jadi penelitian baru"(Lizra)


"Aku masih bingung disini lo" "Anggap saja begini jika kamu menulis dengan force kamu bisa membuat force itu jadi elemen. Udah itu saja dulu"(Lizra)


"Anggap saja begitu. Kayaknya itu tidak berguna deh efeknya " "Kata siapa? Nanti kuajari soal itu yang jelas. Jadi tidak melihat hal yang membuat murka hutan?"(Lizra)


"Ya, itu aku hampir saja lupa" Kami berjalan kearah gunung "Apa itu ada digunung itu?"


"Ada didekat sana"(Lizra) "Aku dengar di dekat gunung adalah inti dari hutan. Disana monster seperti kingkong adalah mahluk lemah"


"Itu tidak salah sih"(Lizra) Kami semakin dekat. Disini banyak bukit hijau, aku dan Lizra berusaha sejauh mungkin dari bukit itu.


"Bagaimana seram?"(Lizra) "Tentu saja itu seram" "Coba bayangkan kalau mereka menyerang kita"(Lizra) "Sepertinya kita akan mati"


"Tidak sampai seperti itu. Aku memiliki banyak buku sihir dan mantra tingkat tinggi, hanya saja aku perlu waktu mengaktifkannya jika aku sendirian pasti aku akan mati"(Lizra)


"Benar juga hal itu" Tidak berselang lama, kami mendaki gunung "Kamu bilang didekat gunung" "Memang"(Lizra) "Tapi kalau mendaki gunung bukannya kalau dekat tidak perlu"


"Kamu akan lihat nanti alasannya"(Lizra) setelah mendaki cukup lama Lizra berjalan ke ujung tebing dan duduk disitu.


Aku mendekatinya dan melihat kebawah. Dimana disana ada bunga merah muda yang setinggi pohon dan ada banyak dari mereka.


"Apa itu bunga?" "Ya, itu Giant wild flower. Hewan apapun yang mencium baunya akan menjadi gila untuk memakannya"(Lizra)


"Kalau begitu kenapa bunga itu masih ada?"

__ADS_1


"Apa kamu tidak lihat mereka?"(Lizra) Lizra menunjuk ke 3 tempat membuatku terdiam


"Itu monster" Dan ada 5 dari mereka. Satu dari kanan bunga ada kadal raksasa, satu lagi dari pinggir gunung yang merupakan serigala raksasa, dan tiga sisanya merupakan ular raksasa yang saling melilit jadi satu.


"Ini.. Mengerikan, jika mereka menyerang desa semuanya akan mati" "Benar, jika kita gagal seluruh desa akan ikut mati bersama kita"(Lizra)


"Tapi kenapa mereka tidak memakan bunga itu?" "Tidak ada yang tahu, dan masih diselidiki juga soal itu. Yang aku tahu mereka akan menjaga dan memakan bunga itu 5 tahun sekali. Hal itu membuat bau bunga menyebar diseluruh hutan ini membuat para monster kehilangan kendali. Tapi meski begitu mereka hanya bisa pasrah saat bunga itu dimakan mereka begitu saja dan akhirnya mengamuk dan menyerang desa"(Lizra)


"Jadi itu alasannya-" "Tapi yang akan kulakukan nanti jauh lebih mengerikan lagi. Aku akan membakar seluruh bunga itu dan membuat kegilaan besar keseluruh hutan. Kali ini para monster benar-benar kehilangan akalnya sehingga mereka tidak akan pernah mundur meski tubuhnya terbelah dua"(Lizra)


"Hal ini sudah diluar kemapuanku untuk memutuskan. Aku harus menemui baron"


"Itu lebih baik. Aku berikan kamu waktu 1 bulan, setelahnya aku akan pergi. Karena investigasi sudah selesai sisanya tidak perduli aku selesaikan atau tidak. Bukan lagi urusanku"(Lizra)


"Aku mengerti. Aku lebih baik kembali ke desa" "Oh, ya lebih baik kamu sering berlatih denganku nanti. Untuk membenarkan perkiraanku"(Lizra) "Baik lah aku mengerti"


Aku pulang sendirian karena Lizra mau mengamati sebentar tingkah mereka.


Setelah mulai gelap aku sampai didesa. Kali ini aku tidak pulang kerumah, melainkan mencari Willburd.


Setelah berkeliling aku menemukannya di salah satu bar. Lagi pusing begini bisa-bisanya dia.


"Hei pak!!" "Ada apa? Jo..s..Josh kenapa?"(Willburd) "Astaga. Udah genting begini juga. Apa Baron sudah menyetujui hal itu?"


"Baron? Baron kenapa?"(Willburd) Akhh.. Dia menyebalkan. Lebih baik temui besok pagi.


Saat aku mau keluar, aku melihat salah satu prajurit yang kukenal


"Jack aku butuh bantuanmu" "Josh? Apa yang kamu lakukan ditempat ini?"(Jack) "Itu tidak penting. Bilang saja dengan Pak Willburd kalau aku butuh ketemu besok pagi karena penting"


"Sepenting apa itu?"(Jack) "Lebih baik tidak perlu tahu" Aku keluar dari tempat itu dan pulang kerumah. Aku harus bersiap menemui baron besok dengan atau tanpa Willburd

__ADS_1


**TO BE COUNTINUE...***


__ADS_2