
Keadaan sangat kacau disini, sekarang kami semua sudah ada di desa Mansturi mengobati semua luka yang dialami para prajurit
Bisa dibilang kalau hanya beberapa orang saja yang selamat tanpa mengalami luka. Untung saja beberapa pendeta sudah ada di desa ini sebelumnya
Bahkan aku yang merupakan salah satu panglima dibiarkan saja di lantai padahal pangkatku lumayan tinggi
Berkat perang tadi aku hanya menderita luka dalam saja selain pemakaian force yang berlebihan juga karena menerima serangan force dari para raksasa
"Panglima"(Farel) "Bagaimana keadannya Farel?"
Farel diam sambil memperhatikan banyaknya orang terluka
"Selain yang kabur dan yang panglima sembunyikan semuanya terluka dari 1500 orang, seratus dari mereka dibawa kabur oleh Viscount, yang mengalami luka ringan 300 orang, luka parah 200 orang sisanya...."(Farel)
"Begitukah? Bagaimana keadaan Baron Vendra, Ronald, dan Mansturi?" "Baron Vendra mengalami patah kaki dan dirawat di tenda sebelah, Baron Mansturi koma dan perlu perawatan lebih lanjut, sedangkan Baron Vendra tangannya patah"(Farel)
"Luka mereka lebih ringan dari dugaanku" Mengingat Baron Ronald dan Baron Mansturi yang ada di benteng saat benteng rubuh dan masih selamat memang hal luar biasa
"Kerugian di pihak kita? Berapa banyak yang gugur dari pasukan kita?" "10 orang dari pasukan serigala, 20 orang dari pasukan beruang, dan 3 orang dari pasukan tanah gugur dalam medan perang ini"(Farel)
"Bagaimana dengan kapten pasukan. Selain kamu yang ada disini, apa luka mereka parah?"
"Yang terparah Laria, 3 tulang rusuknya patah dan masih tidak sadarkan diri. Sirus hanya luka ringan, Yang lainnya hanya luka ringan termasuk Stain yang menjaga jalur evakuasi"(Farel)
"Baguslah kalau begitu. Aku bisa sedikit tenang"
"Apa tidak masalah berperang dengan Stor? Kita bertarung 2 kali dengannya apalagi kita berada dalam posisi diserang, dan keduanya rugi besar"(Farel)
"Itulah maksudku saat berbicara dengan raja. Tapi ambisi raja terlalu besar. Aku malah ragu kalau perang ini tidak akan berhenti hanya dengan penaklukan Stor saja"
"Berarti cepat atau lambat kita akan pergi ke Stor ya? Sepertinya semuanya akan semakin sulit"(Farel) "Lebih bagus jika lebih lambat. Kita perlu banyak waktu menyempurnakan pasukan naga begitu juga pasukan perubah medan yang lain. Panggilkan Sila, aku butuh informasi didalam ibu kota"
__ADS_1
"Baik aku mengerti panglima"(Farel) Farel berjalan kearah luar tenda, dari luar masuk Sila membuat keduanya berpapasan didepan situ
"Kebetulan, Panglima mencarimu"(Farel) Farel menyingkir mempersilahkan Sila masuk
"Panglima. Surat pemberitahuan kemenangan kita sudah dikirim lengkap dengan kejadian selama perang"(Sila)
"Baguslah kalau begitu. Bagaimana keadaan ibukota?" "Banyak kekacauan terutama dari faksi pangeran ketiga, sedangkan faksi putra mahkota sibuk merencanakan konspirasi melawan kita. Bahkan ada kabar kalau Monrra membuat serikat dagang yang bertujuan menyelundupkan barang-barang penting"(Sila)
Sudah kuduga bakal ketahuan jika berhubungan langsung. Untungnya aku sudah menyiapkan rencana khusus untuk itu. Dari luar memang penghasilan Monrra dari serikat dagang itu
Tapi sebenarnya itu serikat dagang kecil yang merupakan cabang dari Asosiasi dagang milikku.
Serikat dagang ini memang memiliki banyak jejak transaksi dengan Monrra
Tapi itu tidak ilegal, aku mendaftarkannya pada raja secara langsung dan menjanjikan keuntungan pada raja.
Tentu saja itu bukan sogokan atau suap melainkan investasi. Malah berkat hal itu raja jadi serakah dan memulai perang ini
Putra mahkota tidak mengetahui hal ini, begitu juga pangeran ketiga. Hal ini adalah perangkap untuk menjebak putra mahkota
Tidak mungkin hal ini akan ketahuan dengan mudah "Baguslah kalau begitu. Sesuai perkiraanku, bagaimana dengan surat utusan dari raja?"
"Mengenai hal itu, raja berniat memberikan penghargaan untuk keberhasilan perang ini. Kemungkinan seminggu lagi utusan itu datang"(Sila)
"Begitu ya.. Bagaimana dengan jantung raksasa? Perintahkan mereka yang sudah bisa bergerak untuk mengambil semua jantung itu! Semua itu akan kuberikan pada raja"
"Bagaimana dengan Mithrilnya?"(Sila) "Kalau itu urusan para Baron saja. Aku tidak akan ikut campur"
Valerie mengirimkan pendeta kesini untuk merawat luka para prajurit, dalam seminggu semua prajurit luka ringan sudah sembuh
Dan utusan dari raja datang untuk mengundang kami ke istana untuk menerima penghargaan.
__ADS_1
Para Baron sempat bersikeras untuk menolak semua Mithril dari raksasa
Yang akhirnya memutuskan untuk membawanya sedikit demi sedikit ke ibukota untuk istana. Aku mengirim surat ke Valerie soal keharusan pergi ke ibukota secepatnya.
Jadi aku tidak bisa pulang dulu. Valerie juga membalas kalau dia sudah bersiap berangkat ke ibukota dan akan menemuiku disana
Kami berangkat bersama semua ajudanku, dan keempat baron yang sudah membaik bersama dengan 10 gerobak raksasa yang besarnya hampir sebesar rumah yang terbuat dari tanah yang dipadatkan oleh pasukan tanahku
Gerobak itu ditarik 200 kuda yang membuat kamu terlihat seperti rombongan yang luar biasa
Di sepanjang perjalanan kami menarik perhatian tapi tidak ada yang berani menghentikan kita sama sekali
Kami tiba di Ibukota, jalanan sudah dikosongkan agar kami bisa lewat. Semua ini terasa seperti parade hanya saja keadaan kami semuanya buruk
Semua rakyat yang melihat apa yang ada digerobak terkejut bukan main. Kami bergerak kearah istana tapi berhenti didepan Distrik pusat yang merupakan daerah inti ibukota dimana istana berada.
Gerobak itu diambil alih oleh prajurit dan di bawa pergi. Raja dan Pangeran keluar dari dalam distrik pusat dan menyambut kami
Kami semua langsung berlutut kepada raja "Viscount Monnra sang Runes Swordsman, Baron Vendra sang Strom Swordsman, Baron Mansturi sang Shadow Sun, dan Baron Ronald sang Iron Castle berkat kerja kalian yang luar biasa aku sebagai raja kalian mengucapkan terima kasih dan memberikan kalian hadiah sebesar 100 Sero masing-masing"(Raja)
"Terima kasih atas kemurahan hati yang mulia"(Kami semua) "Yang mulia hamba mempersempahkan 100 jantung raksasa yang kami bunuh di medan perang ini. Jantung itu memiliki force yang melimpah dan cocok untuk dijadikan bahan penelitian, bahkan hanya dengan keberadaanya saja bisa membuat banyak orang menguasai force"
"Yang mulia kami berempat mempersembahkan 50 Senjata Mithril dan zirah Mithril yang digunakan raksasa. Sisanya akan menyusul karena terlalu berat"(Baron Vendra)
"Aku terima pemberian dari kalian. Untuk Viscount Runty sang Tempest Guardian dia akan dieksekusi karena melarikan diri dari medan perang, aku harap dia tidak keberatan"(Raja)
Viscount Runty setelah kabur dari medan perang dia bersembunyi didalam kotanya dan tidak terdengar lagi.
Aku yakin dia tidak akan selamat kali ini tidak perduli bagaimana putra mahkota melindunginya.
Setelah itu pesta kemenangan di gelar selama 3 hari
__ADS_1
Sedangkan aku dipanggil menghadap raja
**TO BE COUNTINUE...***