Runes Swordsman

Runes Swordsman
Part 94


__ADS_3

Aku mendapat kabar dari masuk penjaga yang ditempatkan di ibukota dan sekitarnya, bahwa bangsawan sekitar mulai bergerak untuk menekan Monrra


Semua itu berdasarkan rumor bahwa Monrra memiliki banyak pasukan yang tersembunyi.


tapi mengingat aku yang sekarang ada di sini Raja menolak melakukan inspeksi pada Monrra


Mungkin aja tahu kalau akulah penentu kemenangan di perang ini. Ya untuk sekarang aku lebih fokus pada perang ini saja


Semua persiapan untuk yang sudah selesai yang kita siap untuk menyerang salah satu pos dari raksasa itu


Sila juga sudah memberi kabar kalau masukkan Taring Naga sudah siap di posisi, didesa itu ada 4 pos yang berisi 10 raksasa


Jumlah mereka tidak banyak, dan karena mereka tidak pandai berpikir kebanyakan pos berada diantara tebing dan dinding membuat pandangan mereka mengecil dan membuat keuntungan sebagai makhluk yang lebih kecil dari raksasa meningkat tajam


Aku mendapat kabar lain dari pasukan gagak, setiap raksasa yang ada di pos tidak menggunakan zirah mithril hanya baju dari kulit dan bulu monster


Bahkan kabar lain datang kalau semua raksasa yang ada didesa tidak ada yang menggunakan zirah Mithril


Hal itu cukup menguntungkanku. Aku memberi perintah pada Sila untuk memulai meracuni pos yang ada didekat kita dulu


"Force Venemun mare"(Pasukan taring naga) Force biru turun dari tebing seperti air yang mengeluarkan asap biru


"Semuanya bersiap!!" Meski air itu cukup banyak tidak cukup untung menggenangi kaki raksasa itu


"Apa ini? Air?"(Raksasa 1) "Baunya aneh apa ini air kencing salah satu dari kalian?"(Raksasa 2)


"Baunya menjijikan sampai membuatku mual"(Raksasa 3)


"Siapa sih kencing sembarangan?"(Raksasa 4)


Aku memperhatikan semua raksasa yang tidak nampak keadaan keracunan


Racun yang digunakan adalah racun khusus yang membuat otot melemah dari baunya yang sangat busuk bukan cuma melemah saja bahkan reaksi mereka juga akan berkurang


Hanya saja efek untuk ke para raksasa membutuhkan waktu lama "Serang!!!" Kami mulai berlari kearah para raksasa dan mereka tidak melihat kami

__ADS_1


"Dengar baik-baik kelemahan mereka lehernya selama bisa memotong pembuluh darah mereka kita bisa membunuhnya. Jadi pasukan beruang buat pijakan!!!"


"Terra, Mons!!"(Pasukan beruang) Pasukan beruang yang berada diantara pasukanku membanting pedang ketanah dan force menyebar membentuk dinding dan gunung warna warni kearah para raksasa


"Eh? Serangan-"(Raksasa 4) "Lambat, Turbo"


Dengan pedang angin aku menembakkan pusaran angin yang ku tekan sampai membentuk tongkat besar.


Tongkat itu melesat ke dahi salah satu raksasa dan membuatnya limbung. Para pasukan serigala berhasil menaiki leher raksasa dan menusuknya


Lusar bahkan sudah menggunakan forcenya untuk membelah leher raksasa, Stain kesulitan karena force miliknya fokus pada kecepatan


Sirus mendukung yang lain dengan forcenya, sedangkan Farel sudah siap dengan para pasukan elemen


Panah tornado langsung mengenai salah satu leher raksasa. Aku juga mulai bergerak


"Mundus"


Rantai merah keluar dari tanah dan tebing di sekitar yang langsung menghantam dan mengikat tangan raksasa


Beberapa kali rantai itu hancur, tapi aku tidak menyerah. Racunnya mulai berefek beberapa raksasa malah hampir tidak bisa melawan


2 raksasa juga jatuh dan mati berkat kerja sama pasukan serigala disusul raksasa yang dilawan Lusar


Stain juga berhasil membunuh satu. Kalau begitu ini juga saatnya aku bergerak "Solis" Aku mengangkat pedangku


Cahaya merah membentuk matahari yang terang dalam sekejap. Matahari merah diatas kepalaku menembakkan 6 laser merah kearah para raksasa yang tersisa.


Tapi tidak terlalu berpengaruh bahkan beberapa raksasa menutupi lehernya dengan tangannya. Aku mengecilkan laser-laser itu dan akhirnya menembus leher mereka hanya saja lubangnya terlalu kecil untuk membunuh mereka.


Dan sayangnya aku tidak bisa mengontrol besarnya laser lagi hanya satu laser saja yang bisa kuperbesar.


Aku membuat laser itu membelah setengah lehernya dan membunuh satu raksasa. Sisanya mati berkat serangan pasukanku


Aku mendapat kabar dari Sila kalau pos berikutnya berhasil diambil juga tersisa 2 pos dari arah timur dan utara

__ADS_1


Setelah mengambil pos di timur kita mulai bergerak kearah desa raksasa yang tadinya kupikir jalan buntu


Dinding batu yang dibuat raksasa seperti tebing. Beberapa raksasa keluar darisana dan melihat kearah pasukan kita


"Serangga?"(Raksasa 2) "Mereka manusia"(Raksasa 1) "Apa yang mereka lakukan disini?"(Raksasa 3) "Bunuh mereka!!!"


Pasukanku menyerang mereka raksasa yang keluar dari desa. Meski cuma ada 5 tapi kami khawatir


Karena itu tanpa basa basi pasukan elemen langsung menembakkan petir yang menyambar mata mereka dan membutakan mereka


Berkat serangan habis-habisan pasukanku dan mereka seluruh tempat ini hancur lebur apalagi dinding batu terangkat membuat banyak raksasa lain keluar dan menyerang kita


5 jadi 10, jadi 15 jadi 20 akhirnya jadi perang untungnya pasukanku sudah pernah menghadapi raksasa jadi tidak ada yang kaget dan khawatir


Meski begitu banyak juga yang berguguran apalagi saat tinju raksasa yang membuat tanah jadi lubang dan ledakan besar


"Pasukan tanah pertahankan pijakan kita hindari tabrakan langsung antara force dengan raksasa"(Farel)


Berkat perintah Farel pasukan tanah menjaga pijakan kita. Pasukan beruang juga berusaha menjaga tebing yang runtuh saat terkena force raksasa


Pasukan taring naga dan racun naga juga mulai menyerang membuat tempat ini jadi neraka. Tidak kusangka jumlah mereka sudah mencapai 50 dan kami dalam masalah


Pasukan sudah banyak berkurang baik gugur karena serangan raksasa atau sibuk mempertahankan longsor disekitar


Aku menggunakan pedang yang diselimuti tornado untuk memotong leher salah satu raksasa


"Jangan panik, pasukan beruang pecah tim satu fokus pada tebing, satu lagi buat lubang langsung untuk menjatuhkan para raksasa ini, Farel perintahkan pasukan tanah untuk menahan tangan dari para raksasa, Sila tukar pasukan taring naga dan racun naga bidik pembuluh darah utama dan racuni seluruh tubuh raksasa"


Berkat perintahku seluruh medan perang berbalik, pasukan beruang membuat lubang tidak main-main dalamnya


Bahkan sampai bisa mengubur raksasa hingga pinggangnya, rantai dari tanah juga mengikat leher dan tangan raksas. Menghentikannya bergerak


Ditambah pasukan racun naga membuat para raksasa kehilangan kekuatan dan pengendalian pada force membuat semuanya jadi mudah dibunuh


Akhirnya hanya dalam waktu 2 hari satu desa jatuh ketangan kami setelah menghacurkan dindingnya kami menahan warga yang masih ada disana dan memasangkannya kalung budak agar tidak ada yang melawan lagi

__ADS_1


Inilah kemenangan pertama kami meski tidak sebanyak perang sebelumnya medan disini tidak menguntungkan berkat itu kami merayakannya


**TO BE COUNTINUE....***


__ADS_2