Runes Swordsman

Runes Swordsman
Part 76


__ADS_3

Aku membicarakan masalah penanggulangan untuk serangan monster itu. Bone Rhino tidak terlalu sulit mereka merupakan badak dengan tulang yang keluar dari tubuh mereka


Masalahnya Skull Rhino. Mereka bukan cuma sekedar badak dengan tulang saja melainkan badak dengan zirah tulang


Tulang dari Skull Rhino 4 kali lebih keras daripada besi dan baja. Apalagi jika mereka menyerang sambil berlari


Benteng sekalipun akan langsung hancur ditabrak mereka. Meski begitu mereka memiliki kelemahan yang fatal


Mereka mudah masuk kedalam jurang. Selama bisa membuat perangkap mereka bukan masalah lagi


Untuk yang pertama aku memerintahkan yang lain untuk membuat parit panjang yang sangat lebar dengan pasukan beruang


Yang kedua memerintahkan pasukan gagak untuk mencari tahu jumlah mereka


Untuk sementara kedua hal ini sudah cukup untuk bertahan melawan para monster itu


"Baiklah itu adalah rencanaku untuk menghentikan gelombang monster nanti. Ada pertanyaan?"


Farel mengangkat tangannya "Bagaimana dengan balista dan Cannon Arrownya?"(Farel)


"Kupikir jika menggunakan kedua jenis senjata itu pada barisan depan akan lebih berguna"(Lusar)


"Senjata itu digunakan saat para monster jatuh kedalam jebakan. Jika menggunakan lebih awal, alih-alih mengurangi jumlahnya akan membuat kesulitan lebih. Kedua senjata ini memiliki akurasi yang buruk meski kena sekalipun belum tentu bisa melukai mereka"


"Kalau begitu dimana titik pertempurannya?"(Sirus) "3km dekat gunung Monrra. Ada lagi" "Tugas kami bagaimana sebagai petarung jarak dekat?"(Laria)


"Ok. Sirus, Stain, Laria dan aku akan berusaha mengurus Skull Rhino. Farel pimpin para pemanah untuk menggunakan Balista dan Arrow cannon pada Bone Rhino. Mia urus semua Bone rhino yang berhasil keluar dari lubang dan Valerie sementara Farel menggulur waktu gunakan sihir api untuk mengisi parit. Jadi ada yang keberatan?"


Semua yang ada disana tidak menjawab "Baguslah. Kita akhiri rapat ini, kalian bisa bubar kecuali Mia dan Valerie"


"Kami undur diri"(Semua orang) Semua orang kecuali Valerie dan Mia keluar dari ruangan


"Nah sekarang haruskah aku bicara tentang pasukan penyihir mu?"


"Ya, soal itu. Aku membuatnya agar desa tidak kosong saat kamu membawa semua prajurit untuk ekspedisi atau perang"(Valerie)

__ADS_1


"Aku mengerti tapi tindakanmu ini bisa mengundang kecurigaan raja bukan tidak mungkin jika wilayah ini akan diambil alih"


"Ya, aku tahu soal itu. Tapi mau bagaimana lagi, cuma itu pasukan yang aku bisa buat"(Valerie)


"Ngomong-ngomong berapa banyak jumlah pasukanmu? Dan darimana saja kamu mendapatkannya? Jangan bilang dari Sani?"


"Tidak. Mereka semua warga Rodigur dan juga budak perang yang cocok dengan mana. Untuk sekarang memiliki total 30 orang"(Valerie)


"Banyak ya" Dulu saat didesa yang sudah ada puluhan tahun cuma ada 20 orang saja yang memiliki kecocokan tinggi dengan mana


"Untuk sekarang sembunyikan mereka dulu. Jangan sampai warga tahu untuk menghindari diketahui oleh para mata-mata. Nah sekarang Mia. Apa kamu tahu kalau Dwarf bisa membuat Kristal sihir?"


"Kristal sihir? Dwarf? Aku baru tahu soal itu"(Mia)


"Begitukah. Tapi darimana Rodigur mendapat pasokan kristal sihir? Barrier yang dipasang di Termonn dan juga Magic canon itu perlu kristal sihir"


"Aku juga kurang tahu soal itu. Kira-kira 2 tahun setelah Mithril digunakan ada bantuan dari luar berupa kristal sihir"(Mia)


"Apa bahannya menurut Dwarsen Valerie?" "Kristal sihir? Inti monster kalau tidak salah"(Valerie)


"Kayaknya memang saling berhubungan"(Mia)


"Tapi secepat apapun berkembang biaknya monster mencapai jumlah ribuan perlu puluhan tahun kan?"(Valerie)


"Ada benarnya soal itu" "Jalur bawah tanah... Apa digunakan untuk menyebar monster nantinya?"(Mia)


"Untuk apa hal itu?" "Meski bisa menghancurkan kerajaan sekitar. Rodigur juga akan terkena imbasnya begitu jadi target para monster itu"(Valerie)


"Benar juga. Bagaimanapun mereka tidak terkontrol. Sekuat apapun senjata sihir hampir tidak mungkin untuk mengalahkan ratusan monster"(Mia)


"Terkontrol? Tunggu dulu. Bagaimana kalau ternyata Dwarf bisa membuat alat untuk mengontrol monster" "Itu tidak mungkin Josh"(Valerie) "Benar itu tidak mungkin"(Mia)


"Ya juga tidak mungkin membuat kristal sihir dengan inti monster" Mendengar ini Valerie dan Mia terdiam


Bagaimana jika mereka memang bisa? Bukanya nanti akan menjadi bencana? Tapi kalau para Dwarf bisa melakukannya, harusnya Dwargon tidak akan bekerja sama dengan Stor

__ADS_1


Dan juga dengan monster bukan tidak mungkin menguasai seluruh benua kan?


"Tidak perlu dipikirkan lagi.Kita tanyakan saja langsung"


Aku berdiri diikuti Valerie dan Mia menuju desa Dwarf. Singkat cerita kami tiba dan berbincang dengan Dwarsen


"Aku bisa membuatnya"(Dwarsen) "APA!!!!!"(Mia&Valerie) "Itu tidak mungkin. Jika iya seluruh benua sudah dikuasai Dwargon"


"Tepatnya hanya aku yang bisa. Dwargon tidak tahu teknik ini"(Dwarsen) "Jadi kamu bisa membuatnya? Tapi Dwargon tidak bisa"


"Tepat sekali. Prinsipnya tidak beda jauh dengan membuat kristal sihir dengan Inti monster


Untuk membuat kristal sihir selain inti monster juga perlu penyihir untuk mengubah Force didalamnya jadi mana"(Dwarsen)


"Jadi kalo pengendali monster?" "Aku perlu inti monster dan monster serupa dengan intinya. Setelah itu dengan darahnya aku menulis bahasa Dwarf baru dialiri Force. Monster tanpa inti yang dibawahnya bisa kukendalikan dengan itu"(Dwarsen)


"Kenapa kamu tidak mencobanya dari dulu? Bisa dipastikan kamu tidak perlu berlindung kepada Rodigur kan?"


"Karena sulit lah, dan tidak ada untungnya Pertama aku butuh 2 monster dengan inti yang sama singkat cerita sejenis. Satu harus kubunuh dan satu harus ditahan. Ini saja sudah merepotkan, memang ada cara mengikat monster? Mereka tidak akan diam saja meski aku berhasil membuat tali yang bisa menahannya. Yang kedua monster lain yang kukendalikan tidak bisa dimakan dan tidak bisa disuruh menggali. Jadi buat apa?"(Dwarsen)


Memang sih. Monster itu terkenal akan force melimpah yang dimilikinya jika manusia biasa tanpa force memakannya akan meledak


Bahkan ksatria dan pendekar pedang yang hebat sekalipun hanya bisa memakan sebesar ruas jari itu saja sudah kekenyangan


"Hanya raksasa yang bisa memakan monster seperti itu. Jika aku ketahuan bisa menggunakan hal ini bisa dipastikan aku akan diburu oleh raksasa secara langsung"(Dwarsen)


"Ada benarnya juga. Tapi bukanya dengan itu kita bisa membuat tambang kristal sihir?" "Tidak bisa. Hanya monster sejenis tanpa inti yang bisa dikendalikan"(Dwarsen)


"Sepertinya kamu mulai gila ya?"(Valerie) "Kamu salah Valerie. Ini bisa jadi investasi, bukan tidak mungkin jika kita akan jadi penghasil kristal sihir"


"Tapi tetap saja itu tidak mungkin. Josh"(Dwarsen) "Itu mungkin Dwarsen. Apa kamu lupa syarat evolusi untuk monster berinti"


"Menyerap force berlebih?"(Dwarsen) "Itu dia. Kita tangkap semua monster itu. Pisahkan satu dan beri makan dengan daging temannya. Saat dia berevolusi, bunuh dia dan intinya kita dapatkan setelah itu kamu olah jadi kristal sihir. Tada... Sumber daya tanpa batas tercipta"


"Kamu gila!!!"(Valerie&Mia) "Kamu jenius"(Dwarsen) "Baiklah tinggal kita ubah rencananya saja"

__ADS_1


**TO BE COUNTINUE...***


__ADS_2