SAHABATku PENGANTINku

SAHABATku PENGANTINku
Turis kribo


__ADS_3

Sementara di tempat lain, seorang gadis yang tampak berdiri di depan cermin, ia harus bersiap untuk ikut bersama keluarga di acara makan malam bersama keluarga rekan bisnis sang Papa.


Bening Embun, gadis berusia 26 tahun yang kini berprofesi sebagai dokter kandungan di sebuah rumah sakit, malam ini ia akan bertemu dengan seseorang yang akan dijodohkan dengan dirinya, meskipun sebenarnya ia tidak berkenan untuk dijodohkan, karena Bening masih ingin sendiri, ia masih belum mau menikah.


"Bening! Kamu sudah siap, Nak!" seru sang Mama. Bening tersenyum dan berkata kepada Mama Ara, "Entahlah, Ma! Sebenarnya Bening malas banget untuk ikut, boleh nggak sih Ma Bening di rumah aja, Mama sama Papa aja deh yang datang, Bening di rumah saja," mendengar ucapan dari sang putri, Mama Ara pun berusaha untuk meyakinkan sang anak jika perjodohan ini mereka lakukan demi kebaikan Bening, mengingat usia Bening yang sudah matang.


"Mama ngerti perasaanmu, kami melakukan ini demi kamu juga, Bening! Pemuda yang akan menjadi suamimu bukanlah pemuda sembarangan, dia baru saja pulang dari luar negeri, Mama sangat yakin sekali kamu pasti suka," ucap Mama Ara kepada putrinya.


"Ayolah, Ma. Suka darimana? Bening aja nggak pernah lihat muka dia, bahkan Bening juga nggak kenal sama dia, jadi mana mungkin Bening bakalan suka, iya kalo cakep, kalo dia perjaka tua gimana hayo, Bening nggak mau punya suami tua," balas Bening sembari membayangkan jika dirinya akan bertemu dengan calon suaminya.


Kemudian Bening tampak memakai penutup wajah atau masker, ia tidak mau pria yang akan dijodohkan dengan dirinya melihat wajah aslinya dan Bening pun berinisiatif untuk tidak terlalu berdandan cantik dalam acara pertemuan itu.


Sang Mama meminta Bening untuk memakai gaun yang cantik, tapi Bening menolaknya dengan alasan tidak nyaman, jika sang Mama tetap memaksanya, maka Bening mengancam tidak akan mau ikut. Oleh karena itu, Mama Ara terpaksa menuruti permintaan sang putri dengan membiarkan Bening berdandan seperti kemauannya.

__ADS_1


"Ya sudah terserah kamu, yang penting kamu harus bersiap, Mama dan papa akan menunggumu di luar," ucap sang Mama.


Rupanya bukan Bening saja yang akan menyembunyikan wajahnya, tapi hal sama juga dilakukan oleh Alaska. Ia tampak memakai kumis dan jenggot palsu, serta memakai wig palsu, tentu saja itu membuat Daddy Dion dan Mama Nafa melongo saat Alaska keluar dari kamarnya.


"Alaska sudah siap, Dadd!"


Seketika Daddy Dion dan Mama Nafa bengong melihat penampilan Alaska yang seperti turis kribo.


"Ah Daddy, ini style terbaru dari London, Dadd! Cewek-cewek pasti klepek-klepek kalau lihat penampilan Alaska, tuh ini keren banget Dadd!!" balas Alaska santai, ia berharap gadis yang akan dijodohkan dengannya tidak akan menyukai dirinya dan membatalkan perjodohan itu.


Mama Nafa pun tertawa antara lucu dan juga gemas melihat Alaska yang berdandan gokil seperti itu.


"Ya udah, Sayang!! Udah biarin aja Alaska dandan semau dia, entar kalau dia lihat calon istrinya bakalan dilepas tuh kumis lelenya," ucap Mama Nafa kepada suaminya.

__ADS_1


Pada akhirnya, malam itu pertemuan antara keluarga Daddy Dion dan Papa Carlos baru dimulai, keluarga Papa Carlos sudah datang terlebih dahulu, sementara itu Bening berada di belakang sang Daddy dengan memakai masker dan kacamata hitam untuk menyembunyikan wajah aslinya dari pria yang akan dijodohkan dengannya.


Pun sama, Alaska pun datang dengan berjalan di belakang punggung Daddy Dion. Dari kejauhan, baik Bening maupun Alaska terlihat penasaran.


"Oh ya ampun! Apa pria itu yang akan menjadi suamiku, aduhh itu muka rambut semua, gimana dalamnya? Idiiih geli!!" batin Bening.


"Ohh pasti tuh cewek yang bakalan di jodohkan sama aku, ngapain juga sih ditutupi mukanya, jangan-jangan dia sebenarnya monyong atau giginya ompong, astaga!! Semoga saja tidak seperti yang ku kira, bisa mampus kalau dia monyong beneran!!" batin Alaska.


Mereka berdua sama-sama saling membatin.


...BERSAMBUNG ...


__ADS_1


__ADS_2