SAHABATku PENGANTINku

SAHABATku PENGANTINku
Mengagetkan Zizi


__ADS_3

Sesampainya di dalam kamar mandi, Zizi melepaskan semua pakaiannya tanpa terkecuali, dan Ia pun segera mengguyur tubuhnya di bawah air shower, sejenak Zizi meraba kedua benda sintal yang ada pada tubuhnya, ia merasa jika kedua benda itu terasa mengeras.


"Kok gue aneh banget sih setelah baca itu buku, sumpah gue semakin penasaran aja, kok bisa-bisanya cenut-cenut banget rasanya, apa ini yang dinamakan merangsang?" Ucap Zizi yang heran dengan apa yang sudah ia rasakan setelah membaca buku panduan itu.


Setelah beberapa menit, Zizi pun selesai membersihkan dirinya, dan ia beranjak untuk segera keluar dari kamar mandi. Namun, rupanya ada sesuatu yang membuat Zizi menepuk jidatnya sendiri, ternyata ia terlupa jika membawa handuk ke kamar mandi.


Di saat yang bersamaan, Aksa pun merasa jenuh tanpa merokok, apalagi ia butuh pengalihan agar ia bisa memenangkan Dede kesayangannya agar cepat tenang, dan ia terlupa jika rokoknya ia tinggalkan di dalam kamar.


"Kamvret! Rokok gue ketinggalan di kamar lagi, ambil dulu lah," Aksa pun memutuskan untuk pergi ke kamarnya, sementara itu Zizi yang masih berada di dalam kamar mandi, merasa mulai panik karena dirinya tidak membawa handuk ataupun baju ganti.

__ADS_1


"Waduh gawat! Pakai lupa bawa handuk lagi, dasar otak pikun, kok bisa-bisanya sih gue lupa bawa, terus gimana dong! Apa gue keluar aja, ya? Mumpung si Akang masih berada di luar, daripada gue di sini kedinginan dan masuk angin, ngga lucu ah masa gue minta kerokan sama si Akang." Lirihnya bermonolog sendiri.


Sedangkan di luar, Aksa sudah berada di depan pintu kamarnya dan ia pun segera membuka pintu itu, Aksa masuk tanpa memanggil nama istrinya, mengingat pasti Zizi sedang berada di dalam kamar mandi. Aksa pun dengan santainya mengambil rokok yang ia letakkan di atas meja di sebelah kamar mandi.


Di saat yang bersamaan, Zizi mulai membuka pintu kamar mandi secara perlahan, Aksa pun merasa jika pintu kamar mandi mulai terbuka, sejenak Ia melihat kaki yang mulai muncul duluan sebelum terlihat badannya.


"Zizi ngapain kek gitu? Kayak pencuri aja, hehehe gue kerjain ah, gue kagetin lu!" batin Aksa yang berusaha untuk tenang agar Zizi tidak curiga.


"Ah keknya aman nih, Akang kayaknya masih berada di luar, langsung keluar aja deh ...!" Zizi mulai melangkahkan kakinya menuju keluar kamar mandi, di saat yang bersamaan Aksa pun mulai bergerak mengagetkan Zizi dengan muncul tiba-tiba di depan istrinya.

__ADS_1


Baru satu langkah, Zizi berteriak sejadi-jadinya saat melihat sohibnya yang tiba-tiba saja muncul di hadapannya yang saat itu sedang tidak memakai apapun.


"Doooooorrrrr ...!" Sejenak keduanya saling melongo saat bertatap muka, seolah keduanya saling terperangah, dan seketika Zizi berteriak, "Huaaaaaa ... Akaaanggg!!"


Spontan Aksa yang tak sengaja melihat tubuh polos sohibnya itu, Aksa langsung berbalik badan dan meminta maaf kepada Zizi yang saat itu langsung masuk kembali ke dalam kamar mandi.


"Eh eh sorry-sorry! Huassseeemmm ... mulus banget, njiiir! Kamvret dosa nggak sih gue lihat harta Karun milik Zizi!" umpat Aksa tatkala dirinya secara langsung melihat lekuk tubuh sang istri yang tentu saja tidak memakai sehelai benangpun.


...BERSAMBUNG...

__ADS_1


__ADS_2